Showing posts with label Music. Show all posts
Showing posts with label Music. Show all posts
Andra and The Backbone Live Concert Bantaeng
Monday, April 28, 2014
Dedy, Stevie dan Andra Junaidi yang tergabung dalam group Andra and The Backbone akan menggebrak Seruni Beach Bantaeng. Diperkirakan para Backboners dari sejumlah daerah di Sulawesi Selatan bersama Backboners Bantaeng akan meramaikan kota berjuluk Butta Toa. Dengan melirik konser sebelumnya, antara lain J-Rocks & d'Masiv, Rhoma Irama dan Wali Band, puluhan ribu penonton membludak memenuhi Kabupaten Bantaeng yang terbilang sebagai kota paling kecil di Sulawesi Selatan. Luas wilayah perkotaannya dapat diitari hanya dalam durasi 15-30 menit saja.
Bisa dibayangkan, betapa padatnya kendaraan yang lalu lalang dan memenuhi ruas-ruas jalan raya. Apalagi lokasi konser hanya bertaut 500 meter dari jalan negara yang menghubungkan Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Bantaeng dan Kota Makassar. Lokasi ini pula menjadi pusat tujuan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri dengan daya tarik Wisata Pantai dan Wisata Kuliner.
Live Concert yang digelar oleh Sounsdsations GoAheadPeople.com bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng, dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, tanggal 30 April 2014 di Alun-alun Pantai Seruni Bantaeng.
Saya sih berharap, semoga kegiatan ini bisa menjernihkan kepenatan masyarakat setelah melalui Pesta Demokrasi Pemilu Legislatif yang baru-baru ini. Khusus para Caleg yang tidak terpilih dan masyarakat yang kecewa dengan Calegnya, mereka butuh hiburan. Demikian diungkapkan Ian (warga Jl. Seruni Bantaeng).
Warga lainnya (Hikmah) mengemukakan pendapatnya, "Syukurlah pak, di Bantaeng ini tidak pernah lagi sepi dengan kegiatan. Ada-ada saja kegiatan yang berlangsung setiap harinya. Kalau dulu, kita sering bertanya-tanya kapan bisa ada Artis tampil di Bantaeng? Sekarang, pertanyaannya sudah diganti pak. Artis siapa lagi lagi ini mau datang?."
Senang rasanya bisa dihibur artis Jakarta. Orang-orang kecil seperti saya ini pak, pasti tidak bisa ke Jakarta. Yang saya sering lihat hanya di Televisi. Besok, saya dan keluarga mau menonton acaranya, tambah Hikmah dengan wajah cerianya.

Seperti biasa, setiap konser diadakan tanpa dipungut biaya masuk (100% FREE). Terdapat 6 jalur masuk menuju Pantai Seruni Bantaeng, yakni Jl. Kenanga, Jl. Dahlia serta Jl. Seruni pada 4 jalur berbeda dari arah Masjid Raya Bantaeng, arah Gereja Katholik Bantaeng, arah BNI Cab. Bantaeng dan arah Masjid Tappanjeng Bantaeng.
Di samping itu, bakal berlangsung pula kegiatan Pameran Pendidikan pada tanggal 29 April 2014 sampai dengan 2 Mei 2014 oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bantaeng. Lokasinya berada di samping Rutan Kelas II-C Bantaeng yang berseberangan dengan Alun-alun Pantai Seruni Bantaeng. Kedua lokasi tersebut masih dalam Kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bantaeng (lihat peta).
Lokasi yang pada kegiatan lainnya kerap dijadikan lahan parkir, praktis harus bersih dari kendaraan bermotor. Hal ini harus menjadi perhatian tersendiri bagi aparat Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Bantaeng sebagai pengelola parkir dan arus kendaraan umum bersama dengan aparat Kepolisisan Resort Bantaeng.
Semoga kegiatan dimaksud berjalan lancar melalui pengelolaan yang sistematis dan berkesinambungan.
Bisa dibayangkan, betapa padatnya kendaraan yang lalu lalang dan memenuhi ruas-ruas jalan raya. Apalagi lokasi konser hanya bertaut 500 meter dari jalan negara yang menghubungkan Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Bantaeng dan Kota Makassar. Lokasi ini pula menjadi pusat tujuan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri dengan daya tarik Wisata Pantai dan Wisata Kuliner.
Live Concert yang digelar oleh Sounsdsations GoAheadPeople.com bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng, dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, tanggal 30 April 2014 di Alun-alun Pantai Seruni Bantaeng.
Saya sih berharap, semoga kegiatan ini bisa menjernihkan kepenatan masyarakat setelah melalui Pesta Demokrasi Pemilu Legislatif yang baru-baru ini. Khusus para Caleg yang tidak terpilih dan masyarakat yang kecewa dengan Calegnya, mereka butuh hiburan. Demikian diungkapkan Ian (warga Jl. Seruni Bantaeng).
Warga lainnya (Hikmah) mengemukakan pendapatnya, "Syukurlah pak, di Bantaeng ini tidak pernah lagi sepi dengan kegiatan. Ada-ada saja kegiatan yang berlangsung setiap harinya. Kalau dulu, kita sering bertanya-tanya kapan bisa ada Artis tampil di Bantaeng? Sekarang, pertanyaannya sudah diganti pak. Artis siapa lagi lagi ini mau datang?."
Senang rasanya bisa dihibur artis Jakarta. Orang-orang kecil seperti saya ini pak, pasti tidak bisa ke Jakarta. Yang saya sering lihat hanya di Televisi. Besok, saya dan keluarga mau menonton acaranya, tambah Hikmah dengan wajah cerianya.

Di samping itu, bakal berlangsung pula kegiatan Pameran Pendidikan pada tanggal 29 April 2014 sampai dengan 2 Mei 2014 oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bantaeng. Lokasinya berada di samping Rutan Kelas II-C Bantaeng yang berseberangan dengan Alun-alun Pantai Seruni Bantaeng. Kedua lokasi tersebut masih dalam Kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bantaeng (lihat peta).
Lokasi yang pada kegiatan lainnya kerap dijadikan lahan parkir, praktis harus bersih dari kendaraan bermotor. Hal ini harus menjadi perhatian tersendiri bagi aparat Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Bantaeng sebagai pengelola parkir dan arus kendaraan umum bersama dengan aparat Kepolisisan Resort Bantaeng.
Semoga kegiatan dimaksud berjalan lancar melalui pengelolaan yang sistematis dan berkesinambungan.
Banjir 3 Jari
Sunday, April 7, 2013
Tumpah ruah di jalanan, banjir melanda kota kecil yang menjadi pusat perhatian Merah Putih akhir-akhir ini. Selama ± 3 jam sejak pukul 09:00-12:00 Wita, kendaraan dari arah Bulukumba menuju Makassar dan sebaliknya tidak dapat melewati jalan poros Bonthain. Seluruh kendaraan terhenti di sisi timur Butta Toa. Dan setelah menunggu lama, barulah dapat meloloskan diri dari banjir menuju kota Tujuan. Betapa tidak, Bonthain merupakan jalur penting di bagian selatan-selatan Propinsi Sulawesi Selatan untuk dapat mencapai kota Makassar. Sementara jalur lainnya harus melewati Kabupaten Bone dan Sinjai sampai pada titik pertemuan di Camba-Maros dengan jarak tempuh yang berlipat ganda.
Terhitung 10 (sepuluh) hari ke depan, Bonthain akan menggelar pesta demokrasi (Pemilihan Umum Calon Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng Periode 2013-2018). Hari ini (Red. : 7 April 2013), jadwal kampanye jatuh pada Pasangan Calon Nomor Urut 3 (Nurdin Abdullah - Muhammad Yasin). Kampanye tidak dilaksanakan dalam bentuk Kampanye Terbuka sesuai ketentuan yang ditetapkan. Olehnya itu, kami menggelar Kampanye berupa Kegiatan Menyapa Masyarakat secara mobile. Simpatisan mengantar NURYASIN (NURDIN-YASIN) dengan menggunakan iring-iringan kendaraan bermotor melewati rute perjalanan yang telah disusun sedemikian rapi. Sedangkan NURYASIN melakukan orasinya di atas kendaraan yang ditumpanginya sambil berjalan perlahan-lahan. Sekali lagi, bukan Kampanye Terbuka layaknya berorasi di sebuah titik saja dan menggunakan fasilitas publik. Kami menyadari bahwa masyarakat ingin melihat calon pemimpinnya secara langsung. Meskipun kegiatan seperti ini telah dilakukan Bapak Prof. DR. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr sejak menjabat sebagai Bupati Bantaeng pada tahun 2008 sampai sekarang. Demikian diungkapkan Darwis, ST yang menjabat sebagai Ketua Tim Kampanye Nomor 3 (DR Community).
Terima kasih disampaikan kepada seluruh Simpatisan/Pendukung, Relawan beserta masing-masing Tim/Komunitas yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan Kampanye Pasangan Nomor Urut 3 (DR. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr & Drs. Muhammad Yasin, MT) pada hari ini. Kampanye berlangsung dengan damai dan aman berkat dukungan Anda sekalian. Daeng DR berseru "Salam 3 Jari" sambil mengacungkan tanggannya menyerupai simbol Metallica.
Masyarakat sangat antusias mengikuti dan menyaksikan NURYASIN melambaikan tangan menyapa masyarakat Bantaeng di sepanjang rute perjalanan yang dilewati. Dalam pelaksanaannya sempat terjadi antrian panjang yang mengakibatkan kemacetan di sejumlah ruas jalan menuju sisi Timur Kabupaten Bantaeng. Kemacetan ini terjadi karena simpatisan yang berjumlah lebih dari 3.000 orang dengan kendaraan berupa Mobil sebanyak 300 unit dan Sepeda Motor sebanyak 500 unit. Dari pantauan Tim Bonthain, antrian kendaraan sepanjang ± 40,7 Km dari rute keseluruhan sepanjang 74,4 Km, dimana bahwa kendaraan terdepan telah tiba di Lapangan Banyorang. Sedangkan kendaraan paling belakang masih berada di Lamalaka.
Bagaimana pendapat Anda menyikapi kemacetan yang terjadi?
Atas terjadinya kemacetan tersebut, Bapak Bupati Bantaeng (Nurdin Abdullah) dan segenap Tim DR Community menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bantaeng serta Kabupaten/Kota tetangga seperti Bulukumba, Jeneponto dan lain-lain. Termasuk mereka yang hendak lewat maupun yang memang sengaja mengunjungi Bonthain untuk menikmati keindahan dan kebersihan Bonthain.
Kehadiran masyarakat Kabupaten Bantaeng pada Kampanye yang berlangsung sejak pukul 09:00 Wita tadi pagi merupakan bentuk dukungan penuh terhadap Calon Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng pilihannya. Dititipkan harapan yang begitu besar kepada NURYASIN, agar Bonthain semakin berkembang. Saya bangga punya The DR (The Doctor) pak. Beliau mampu menyulapnya jadi indah, bersih dan terkenal karena Bonthain punya Rest Area Pantai Marina, Anjungan Pantai Seruni, Kebun Strawbberry, Rusunawa dan lain-lain. OPPOKI...!!! Yel-yel yang tidak henti-hentinya diteriakkan bersama acungan METAL para simpatisan.
Diungkapkan pula Daeng DR setibanya di Kediaman The DR dalam rangkaian kampanye yang berlangsung sampai pukul 15:00 Wita. Bahwa dengan mengedepankan jiwa bermasyarakat, NURYASIN akan mampu membawa Kabupaten Bantaeng menjadi lebih baik sebagai kota terpandang di Sulawesi Selatan pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya.
Terhitung 10 (sepuluh) hari ke depan, Bonthain akan menggelar pesta demokrasi (Pemilihan Umum Calon Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng Periode 2013-2018). Hari ini (Red. : 7 April 2013), jadwal kampanye jatuh pada Pasangan Calon Nomor Urut 3 (Nurdin Abdullah - Muhammad Yasin). Kampanye tidak dilaksanakan dalam bentuk Kampanye Terbuka sesuai ketentuan yang ditetapkan. Olehnya itu, kami menggelar Kampanye berupa Kegiatan Menyapa Masyarakat secara mobile. Simpatisan mengantar NURYASIN (NURDIN-YASIN) dengan menggunakan iring-iringan kendaraan bermotor melewati rute perjalanan yang telah disusun sedemikian rapi. Sedangkan NURYASIN melakukan orasinya di atas kendaraan yang ditumpanginya sambil berjalan perlahan-lahan. Sekali lagi, bukan Kampanye Terbuka layaknya berorasi di sebuah titik saja dan menggunakan fasilitas publik. Kami menyadari bahwa masyarakat ingin melihat calon pemimpinnya secara langsung. Meskipun kegiatan seperti ini telah dilakukan Bapak Prof. DR. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr sejak menjabat sebagai Bupati Bantaeng pada tahun 2008 sampai sekarang. Demikian diungkapkan Darwis, ST yang menjabat sebagai Ketua Tim Kampanye Nomor 3 (DR Community).
Terima kasih disampaikan kepada seluruh Simpatisan/Pendukung, Relawan beserta masing-masing Tim/Komunitas yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan Kampanye Pasangan Nomor Urut 3 (DR. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr & Drs. Muhammad Yasin, MT) pada hari ini. Kampanye berlangsung dengan damai dan aman berkat dukungan Anda sekalian. Daeng DR berseru "Salam 3 Jari" sambil mengacungkan tanggannya menyerupai simbol Metallica.
Masyarakat sangat antusias mengikuti dan menyaksikan NURYASIN melambaikan tangan menyapa masyarakat Bantaeng di sepanjang rute perjalanan yang dilewati. Dalam pelaksanaannya sempat terjadi antrian panjang yang mengakibatkan kemacetan di sejumlah ruas jalan menuju sisi Timur Kabupaten Bantaeng. Kemacetan ini terjadi karena simpatisan yang berjumlah lebih dari 3.000 orang dengan kendaraan berupa Mobil sebanyak 300 unit dan Sepeda Motor sebanyak 500 unit. Dari pantauan Tim Bonthain, antrian kendaraan sepanjang ± 40,7 Km dari rute keseluruhan sepanjang 74,4 Km, dimana bahwa kendaraan terdepan telah tiba di Lapangan Banyorang. Sedangkan kendaraan paling belakang masih berada di Lamalaka.
Bagaimana pendapat Anda menyikapi kemacetan yang terjadi?
Atas terjadinya kemacetan tersebut, Bapak Bupati Bantaeng (Nurdin Abdullah) dan segenap Tim DR Community menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bantaeng serta Kabupaten/Kota tetangga seperti Bulukumba, Jeneponto dan lain-lain. Termasuk mereka yang hendak lewat maupun yang memang sengaja mengunjungi Bonthain untuk menikmati keindahan dan kebersihan Bonthain.
Kehadiran masyarakat Kabupaten Bantaeng pada Kampanye yang berlangsung sejak pukul 09:00 Wita tadi pagi merupakan bentuk dukungan penuh terhadap Calon Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng pilihannya. Dititipkan harapan yang begitu besar kepada NURYASIN, agar Bonthain semakin berkembang. Saya bangga punya The DR (The Doctor) pak. Beliau mampu menyulapnya jadi indah, bersih dan terkenal karena Bonthain punya Rest Area Pantai Marina, Anjungan Pantai Seruni, Kebun Strawbberry, Rusunawa dan lain-lain. OPPOKI...!!! Yel-yel yang tidak henti-hentinya diteriakkan bersama acungan METAL para simpatisan.
Diungkapkan pula Daeng DR setibanya di Kediaman The DR dalam rangkaian kampanye yang berlangsung sampai pukul 15:00 Wita. Bahwa dengan mengedepankan jiwa bermasyarakat, NURYASIN akan mampu membawa Kabupaten Bantaeng menjadi lebih baik sebagai kota terpandang di Sulawesi Selatan pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya.
Songs for NY
Thursday, April 4, 2013
Pilkada membawa berkah tersediri bagi para pekerja seni di Bonthain. Momen politik yang berlangsung sekali dalam kurun waktu 5 tahun, memberi kesempatan para seniman untuk berkarya menghasilkan lagu dukungan terhadap pasangan calon tertentu. Ifhud Iboy, Yoyo, Rusman Zamudra dan MM Religius menyambangi kediaman Nurdin Abdullah kemarin pagi (Red. : 3 April 2013). Kedatangannya sebagai bentuk dukungan melalui lagu yang diciptakan khusus terhadap Pasangan Calon Nomor Urut 3 (Nurdin Abdullah dan Muhammad Yasin) dalam rangka menghadapi Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng Periode 2013-2018.
Sebanyak 11 track lagu bergenre Pop Makassar dan Islami disiapkan untuk memompa semangat simpatisan OPPOKI (Tagline Nomor 3). Lagu tersebut dapat didownload gratis, seperti diungkapkan Yoyo di sela-sela kegiatan Openhouse di kediaman Nurdin Abdullah. Kami akan membagikan lagu ini kepada semua simpatisan dalam bentuk kepingan CD. Dimana telah kami copy sebanyak 3.000 keping. Dan bagi Anda yang mau mendapatkannya lewat internet, dapat mendownload pada sites BONTHAIN.
Berikut lagu karya Yoyo dan kawan-kawan :
Sebanyak 11 track lagu bergenre Pop Makassar dan Islami disiapkan untuk memompa semangat simpatisan OPPOKI (Tagline Nomor 3). Lagu tersebut dapat didownload gratis, seperti diungkapkan Yoyo di sela-sela kegiatan Openhouse di kediaman Nurdin Abdullah. Kami akan membagikan lagu ini kepada semua simpatisan dalam bentuk kepingan CD. Dimana telah kami copy sebanyak 3.000 keping. Dan bagi Anda yang mau mendapatkannya lewat internet, dapat mendownload pada sites BONTHAIN.
Berikut lagu karya Yoyo dan kawan-kawan :
- Ifhud Iboy - Memang Tawwa La Oppoki (Metal)
- Yoyo - Nurdin Yasin Favoritku
- Rusman Zamudra - Karaeng Nurdin Is The Best
- Yoyo - Teaki Lanre
- MM Religius - Sang Pemimpin
- Yoyo - Pantai Marina
- Ifhud Iboy - Bantaeng Butta Masunggu
- Yoyo - Memang Tawwa
- Rusman Zamudra - Nurdin Yasin Selalu di Hati
- Yoyo - Sarengku Anjari Pabbarasa
- Ifhud Iboy - Katteji Riatingku
Nurdin jemput Aspirasi
Thursday, March 14, 2013
Menjelang pesta demokrasi di BONTHAIN, Tim Pemenangan mulai mensosialisasikan masing-masing kandidat pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang didukungnya. Hasil verifikasi KPU BONTHAIN menetapkan 4 (empat) pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan bertarung pada Pilkada BONTHAIN dalam meraih kursi terpanas di daerah ini untuk memimpin masyarakat BONTHAIN periode 2013-2018 mendatang. Adapun kandidat dimaksud (click below to vote) yakni :
1. (No. Urut 1) JABAL NUR JUMAIN - MANSUR TJONGKENG
2. (No. Urut 2) ANDI NURJAYA - M. IDRUS HAMJAL
3. (No. Urut 3) NURDIN ABDULLAH - MUHAMMAD YASIN
4. (No. Urut 4) RAHMAT RAHMAN - IMRAN MASSUALLE
Sebagai salah satu kandidat Pilkada BONTHAIN, Nurdin Abdullah (Nomor Urut 3) antusias menjemput aspirasi masyarakat melalui kegiatan jalan santai bersama keluarga dekatnya. Kegiatan ini telah dilakukannya hampir setiap hari selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng Periode 2013-2018 yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2013 mendatang, Nurdin Abdullah (incumbent) bersama isterinya Lies Fachruddin, gencar mengunjungi warga BONTHAIN. Diharapkan dari kegiatan ini, kami dapat merealisasikan program-program berikutnya yang lebih cemerlang dengan melihat dan mendengar langsung kebutuhan masyarakat pada level bawah hingga level yang lebih tinggi. Menyikapi hal tersebut, The DR menyambangi kampung-kampung pinggiran BONTHAIN dan mendengar langsung usulan masyarakat.
Apa yang kami lakukan tidaklah sepenuhnya Kampanye. Disamping mensosialisasikan Nomor Urut 3 (tiga), kami meyakinkan warga bahwa Nurdin Abdullah masih bersemangat untuk memajukan BONTHAIN. Tidaklah logis kiranya kami meninggalkan BONTHAIN dalam kondisi setengah jalan. Perubahan BONTHAIN terjadi bergitu cepat dan pesat. Hal ini berkat dukungan masyarakat bersama-sama Pemerintah dalam berpikir dan bekerja sepenuh hati. Demikian diungkapkannya di salah satu Posko Pemenangan Timnya (DR Community) sambil mengacungkan jarinya menyerupai simbol Metallica.
Dihadapan Tim Ambae.exe, Nurdin Abdullah menjelaskan makna simbol tersebut. Simbol ini merujuk pada Nomor Urut 3 (tiga). Satu hal perlu dipahami pendukung kami, bahwa METAL diartikan sebagai Meta Total. Meta berasal dari Bahasa Makassar yang bermakna menang. Ditambahkan lagi, The Doctor mengajak pendukungnya untuk mencoblos Nomor 3. Kalau tidak puas dengan nomornya, tusuk kami sekali saja.
1. (No. Urut 1) JABAL NUR JUMAIN - MANSUR TJONGKENG
2. (No. Urut 2) ANDI NURJAYA - M. IDRUS HAMJAL
3. (No. Urut 3) NURDIN ABDULLAH - MUHAMMAD YASIN
4. (No. Urut 4) RAHMAT RAHMAN - IMRAN MASSUALLE
Sebagai salah satu kandidat Pilkada BONTHAIN, Nurdin Abdullah (Nomor Urut 3) antusias menjemput aspirasi masyarakat melalui kegiatan jalan santai bersama keluarga dekatnya. Kegiatan ini telah dilakukannya hampir setiap hari selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng Periode 2013-2018 yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2013 mendatang, Nurdin Abdullah (incumbent) bersama isterinya Lies Fachruddin, gencar mengunjungi warga BONTHAIN. Diharapkan dari kegiatan ini, kami dapat merealisasikan program-program berikutnya yang lebih cemerlang dengan melihat dan mendengar langsung kebutuhan masyarakat pada level bawah hingga level yang lebih tinggi. Menyikapi hal tersebut, The DR menyambangi kampung-kampung pinggiran BONTHAIN dan mendengar langsung usulan masyarakat.
Apa yang kami lakukan tidaklah sepenuhnya Kampanye. Disamping mensosialisasikan Nomor Urut 3 (tiga), kami meyakinkan warga bahwa Nurdin Abdullah masih bersemangat untuk memajukan BONTHAIN. Tidaklah logis kiranya kami meninggalkan BONTHAIN dalam kondisi setengah jalan. Perubahan BONTHAIN terjadi bergitu cepat dan pesat. Hal ini berkat dukungan masyarakat bersama-sama Pemerintah dalam berpikir dan bekerja sepenuh hati. Demikian diungkapkannya di salah satu Posko Pemenangan Timnya (DR Community) sambil mengacungkan jarinya menyerupai simbol Metallica.
Dihadapan Tim Ambae.exe, Nurdin Abdullah menjelaskan makna simbol tersebut. Simbol ini merujuk pada Nomor Urut 3 (tiga). Satu hal perlu dipahami pendukung kami, bahwa METAL diartikan sebagai Meta Total. Meta berasal dari Bahasa Makassar yang bermakna menang. Ditambahkan lagi, The Doctor mengajak pendukungnya untuk mencoblos Nomor 3. Kalau tidak puas dengan nomornya, tusuk kami sekali saja.
Rhoma Irama Begadang
Saturday, December 10, 2011
Malam minggu takkan kelabu bila bisa menikmati semilirnya angin laut Seruni Beach Bonthain. AMBAE ke Bonthain, pijakkan kaki di Butta Toa dan nikmati beragam keindahan alam yang disajikan. Petik Strawberry di Muntea sambil menikmati indahnya landscape Gunung Lompobattang dan Gunung Loka. Masih di sekitar Loka, asah team work kalian di obyek wisata alam Loka Camp (Resort and Outbound) dan To Tangnga Camp (Resort and Outbound). Beranjak dari Loka, di sebelah barat dapat dijumpai Permandian Alam Air Terjun Bissappu, Permandian Alam Air Terjun Bantimurung. Sementara di wilayah timur, wisatawan dapat mengunjungi Permandian Alam Air Terjun Bialo dan Permandian Alam Eremerasa. Di wilayah pesisir, Bonthain menyajikan wisata pantai berupa Seruni Beach, Marina Beach dan Lamalaka Beach. Dan beragam obyek wisata lainnya, termasuk obyek wisata budaya dan seni mengingat Bonthain amat kaya dengan peninggalan sejarah di era kolonial Jepang dan Belanda sebagai daerah Afdeling.
Sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Bonthain ke-757, bung Rhoma turut hadir di Butta Toa ini guna mempersembahkan sajian hiburan musik dangdut fenomenal. Bung Rhoma yang terkenal lewat salah satu lirik lagunya Begadang, hari ini (Sabtu, 10 Desember 2011) akan menghibur publik Bonthain. Wawancara singkat yang dilakukan Admin Bonthain dengan pihak Panitia mengungkapkan bahwa Raja Dangdut dijadwalkan berada di Bonthain mulai tanggal 9-12 Desember 2011.
Mengawali kunjungannya di Bonthain, sehari sebelumnya (9 Desember 2011) H. Rhoma Irama melantunkan beberapa lirik lagunya di Kediaman Bupati Bonthain sebagai ucapan turut berbahagia atas usia Bonthain yang ke-757 tahun. Malam ini bertempat di Jl. Seruni Bonthain (Seruni Beach Bonthain), Konser Akbar bung Rhoma bersama Soneta Group dimulai pukul 19.00-24.00 Wita. Selanjutnya pelantun lagu Begadang ini akan menghibur para wisatawan di Marina Beach dan beberapa obyek wisata lainnya.
Selamat bermalam minggu para penghuni Bonthain bersama hadirnya bung Rhoma. Sore yang indah, Seruni Beach mulai ramai dikunjungi para penonton yang tidak sabar menyaksikan penampilan pujaannya. Tidak hanya kaum tua yang pernah jaya di era dangdut tempo dulu yang berdatangan. Kaum muda, baik adam dan hawa pun tidak mau ketinggalan meski di eranya lazim musik Pop dan Rock. Kehadiran Raja Dangdut di Bonthain dijadikan ajang pelepas dahaga. Mengingat Bonthain tidak setiap hari dapat menyaksikan penampilan bung Rhoma.
Penting diingat, tetap waspada dengan dompet dan kendaraan Anda selama menikmati sajian malam ini. Bilamana Anda pengunjung dari luar kota, mengingatkan bahwa area Konser berada di Seruni Beach Bonthain (lihat peta). Sementara jalur akses masuk menuju lokasi konser telah ditutup untuk pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Sehingga penting untuk diperhatikan, parkirlah kendaraan Anda pada lokasi yang aman. Terkhusus bagi kaum hawa, jangan mengundang hasrat kaum adam untuk berbuat yang tidak diinginkan dengan berpakaian yang pantas dan berkelakuan yang sewajarnya. Begadang boleh saja asalkan bersama bung Rhoma.
Sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Bonthain ke-757, bung Rhoma turut hadir di Butta Toa ini guna mempersembahkan sajian hiburan musik dangdut fenomenal. Bung Rhoma yang terkenal lewat salah satu lirik lagunya Begadang, hari ini (Sabtu, 10 Desember 2011) akan menghibur publik Bonthain. Wawancara singkat yang dilakukan Admin Bonthain dengan pihak Panitia mengungkapkan bahwa Raja Dangdut dijadwalkan berada di Bonthain mulai tanggal 9-12 Desember 2011.
Mengawali kunjungannya di Bonthain, sehari sebelumnya (9 Desember 2011) H. Rhoma Irama melantunkan beberapa lirik lagunya di Kediaman Bupati Bonthain sebagai ucapan turut berbahagia atas usia Bonthain yang ke-757 tahun. Malam ini bertempat di Jl. Seruni Bonthain (Seruni Beach Bonthain), Konser Akbar bung Rhoma bersama Soneta Group dimulai pukul 19.00-24.00 Wita. Selanjutnya pelantun lagu Begadang ini akan menghibur para wisatawan di Marina Beach dan beberapa obyek wisata lainnya.
Selamat bermalam minggu para penghuni Bonthain bersama hadirnya bung Rhoma. Sore yang indah, Seruni Beach mulai ramai dikunjungi para penonton yang tidak sabar menyaksikan penampilan pujaannya. Tidak hanya kaum tua yang pernah jaya di era dangdut tempo dulu yang berdatangan. Kaum muda, baik adam dan hawa pun tidak mau ketinggalan meski di eranya lazim musik Pop dan Rock. Kehadiran Raja Dangdut di Bonthain dijadikan ajang pelepas dahaga. Mengingat Bonthain tidak setiap hari dapat menyaksikan penampilan bung Rhoma.
Penting diingat, tetap waspada dengan dompet dan kendaraan Anda selama menikmati sajian malam ini. Bilamana Anda pengunjung dari luar kota, mengingatkan bahwa area Konser berada di Seruni Beach Bonthain (lihat peta). Sementara jalur akses masuk menuju lokasi konser telah ditutup untuk pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Sehingga penting untuk diperhatikan, parkirlah kendaraan Anda pada lokasi yang aman. Terkhusus bagi kaum hawa, jangan mengundang hasrat kaum adam untuk berbuat yang tidak diinginkan dengan berpakaian yang pantas dan berkelakuan yang sewajarnya. Begadang boleh saja asalkan bersama bung Rhoma.
Tunrung Tumpaka di UNHAS
Wednesday, April 7, 2010
Sendratari Tunrung Tumpaka yang dimainkan kelompok seniman Komunitas Pakampong Tulen (Komplen) Kabupaten Bantaeng akan meramaikan pelantikan Rektor UNHAS hari ini, Rabu 7 April 2010. Seni yang bercerita tentang kebersamaan yang naskahnya ditulis Bahruddin S.Sos (Dion) dengan arrangement musik by Haedir, A.Md tersebut siap mengetuk ego manusia untuk menghilangkan perbedaan (perseteruan) yang tidak jelas dan tak bermuara.
Koordinator Komplen (Dion) menyebutkan, kelompok seni binaan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng ini akan memaniskan perseteruan hingga berbuah perdamaian. Masih menurut Dion, melalui alat musik tradisional yang disertai gerak lincah pemain gandrang dan lagu Makassar khas Bantaeng akan membawa penonton hanyut menyatukan rasa dan mengajak kita semua untuk satu persepsi, satu tujuan bersama menuju The New Bantaeng.
Kelompok seni yang menampilkan 13 pemain pada pelantikan Rektor Unhas ini lahir disebuah kampung Bissampole. Meski begitu, pendeklarasiannya dilakukan di Benteng Somba Opu pada 25 Juli 2005 silam. Komplen hingga saat ini masih tetap melakukan apresiasi dan eksplorasi pada Pentas-pentas yang telah dihasilkan. Kelompok yang terdiri atas berbagai multitalen dan dari sebuah kealamian (Otodidak ) tetap konsisten mengangkat budaya dan tradisi lokal Bantaeng, tambah Dion.
Koordinator Komplen (Dion) menyebutkan, kelompok seni binaan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng ini akan memaniskan perseteruan hingga berbuah perdamaian. Masih menurut Dion, melalui alat musik tradisional yang disertai gerak lincah pemain gandrang dan lagu Makassar khas Bantaeng akan membawa penonton hanyut menyatukan rasa dan mengajak kita semua untuk satu persepsi, satu tujuan bersama menuju The New Bantaeng.
Kelompok seni yang menampilkan 13 pemain pada pelantikan Rektor Unhas ini lahir disebuah kampung Bissampole. Meski begitu, pendeklarasiannya dilakukan di Benteng Somba Opu pada 25 Juli 2005 silam. Komplen hingga saat ini masih tetap melakukan apresiasi dan eksplorasi pada Pentas-pentas yang telah dihasilkan. Kelompok yang terdiri atas berbagai multitalen dan dari sebuah kealamian (Otodidak ) tetap konsisten mengangkat budaya dan tradisi lokal Bantaeng, tambah Dion.
Seruni of Culinary on Bonthain
Saturday, February 6, 2010
Akhir pekan yang indah menyapa seluruh penghuni Bonthain. Seperti biasa di akhir pekan, tepatnya sabtu sore hingga malam jadi Djarum Black, Pantai Seruni Bantaeng dijajaki masyarakat yang. Pantai Seruni itu sendiri, dibagi dalam 2 sisi, yakni timur dan barat. Pada postingan kali ini, Black Community and Black In News of Bonthain akan membahas keramaian di bagian barat pada Pantai Seruni Bantaeng.
Setiap sabtu sore mulai pukul 15.30 WITA, masyarakat Bantaeng melepas lelah dengan Autoblackthrough goes to campus ke pantai ini. Berbagai macam alasan mereka datang. Namun di tempat ini satu alasan yang pasti, tak lain untuk menikmati jajanan yang disediakan di sana. Mulai dari barang mainan, keramik, perabotan rumah tangga, koleksi musik dalam format VCD/MP3/DVD, makanan dan minuman serta yang paling utama berupa pakaian bekas yang lazim disebut CAKAR. Disinyalir pakaian tersebut adalah pakaian impor dari berbagai negara maju yang tidak terpakai lagi mengingat negara maju tidak begitu antusias dalam mengoleksi pakaian di rumah mereka. Adapun supply pakaian Cakar masuk ke Sulawesi Selatan melalui pelabuhan yang ada di Parepare.
Banyak koleksi menarik yang siap dipilih. Penjual berjejer di lokasi tersebut sepanjang ± 250 Meter, menjadikannya amat ramai. Merek dan modelnya pun terbilang tidak kalah dengan pakaian yang hadir di Distro maupun pusat perbelanjaan terkenal yang dikenal saat ini. Sebut saja THE NORTH FACE, THE RED FACE, ALPINE, NIKE, D&G dan lain sebagainya. Pengunjung dapat memilih sesukanya dan menyesuaikan kebutuhannya. Pakaian itu berupa apa saja....................? Jenis-jenisnya antara lain :
Dari segi warna, beragam pula dan tentunya tersedia warna Djarum Black. Bagaimana dengan harganya...? Harga relatif terjangkau bila dibandingkan dengan barang yang yang sama dengan status BARU. Misalnya untuk Sleeping Bag seharga Rp 15.000-Rp 30.000, Baju seharga Rp 10.000-Rp 25.000 dan Celana seharga Rp 15.000-Rp 20.000. Untuk jenis pakaian anak-anak malah lebih murah lagi, harganya berkisar antara Rp 3.000-Rp 10.000. Dengan perbandingan harga tersebut, pengunjung akan sangat berminat mendapatkannya.
Penjual yang menyiapkan ratusan lembar pakaian siap jual sejak sore, sering kali cepat menutup kiosnya sebelum deadline penutupan karena barang dagangannya telah habis terjual. Pengunjung berburu pakaian ini dengan memilih jenis dan model yang terbaik. Kebanggaan tersendiri bisa memakai pakaian bermerek meskipun statusnya CAKAR. Hal ini diutarakan salah satu pengunjung yang sempat diambil keterangannya. Beliau berkata “di luar sana pakaian ini tidak lagi dapat dikenali statusnya”. Pakaian yang mereka pakai pun belum tentu hebat, kalau pun hebat maka fungsinya tetap saja sama yakni melindungi kulit dan badan mereka.
Selain pakaian CAKAR, ada pula pedagang yang menyajikan makanan bagi para pengunjung. Masyarakat begitu cermat melihat peluang yang ada. Tidak semua pengunjung yang datang, hanya berbelanja pakaian. Bahkan ada di antaranya yang khusus mencari makanan. Salah satu makanan yang laris manis di tempat tersebut yaitu LEMANG. Terbuat dari beras ketan dicampur santan kemudian dibakar dalam cetakan bambu. Itulah Lemang dengan khasiat yang tak kalah nikmatnya dengan Djarum Black Slimz dan Djarum Black Menthol.
Yang belum mengunjungi lokasi wisata ini, tidak ada salahnya jika suatu waktu di sabtu sore yang cerah mencoba berkunjung dan menikmati sajiannya. Ramaikan Bonthain dengan menghadirkan berbagai obyek wisata yang diminati para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Datang untuk menikmati Culinary of Tourism dan membawa pulang oleh-oleh dari Bonthain.
Setiap sabtu sore mulai pukul 15.30 WITA, masyarakat Bantaeng melepas lelah dengan Autoblackthrough goes to campus ke pantai ini. Berbagai macam alasan mereka datang. Namun di tempat ini satu alasan yang pasti, tak lain untuk menikmati jajanan yang disediakan di sana. Mulai dari barang mainan, keramik, perabotan rumah tangga, koleksi musik dalam format VCD/MP3/DVD, makanan dan minuman serta yang paling utama berupa pakaian bekas yang lazim disebut CAKAR. Disinyalir pakaian tersebut adalah pakaian impor dari berbagai negara maju yang tidak terpakai lagi mengingat negara maju tidak begitu antusias dalam mengoleksi pakaian di rumah mereka. Adapun supply pakaian Cakar masuk ke Sulawesi Selatan melalui pelabuhan yang ada di Parepare.
Banyak koleksi menarik yang siap dipilih. Penjual berjejer di lokasi tersebut sepanjang ± 250 Meter, menjadikannya amat ramai. Merek dan modelnya pun terbilang tidak kalah dengan pakaian yang hadir di Distro maupun pusat perbelanjaan terkenal yang dikenal saat ini. Sebut saja THE NORTH FACE, THE RED FACE, ALPINE, NIKE, D&G dan lain sebagainya. Pengunjung dapat memilih sesukanya dan menyesuaikan kebutuhannya. Pakaian itu berupa apa saja....................? Jenis-jenisnya antara lain :
Sleeping Bag (SB)
Baju (Luar dan Dalam)
Celana (Luar dan Dalam)
Sepatu
Tas dan Koper
Topi
Seprei
Jaket/Sweater
Kaos Kaki dan Tangan
Dasi alias Tea
Syal
Kelambu
Sarung Bantal
Dari segi warna, beragam pula dan tentunya tersedia warna Djarum Black. Bagaimana dengan harganya...? Harga relatif terjangkau bila dibandingkan dengan barang yang yang sama dengan status BARU. Misalnya untuk Sleeping Bag seharga Rp 15.000-Rp 30.000, Baju seharga Rp 10.000-Rp 25.000 dan Celana seharga Rp 15.000-Rp 20.000. Untuk jenis pakaian anak-anak malah lebih murah lagi, harganya berkisar antara Rp 3.000-Rp 10.000. Dengan perbandingan harga tersebut, pengunjung akan sangat berminat mendapatkannya.
Penjual yang menyiapkan ratusan lembar pakaian siap jual sejak sore, sering kali cepat menutup kiosnya sebelum deadline penutupan karena barang dagangannya telah habis terjual. Pengunjung berburu pakaian ini dengan memilih jenis dan model yang terbaik. Kebanggaan tersendiri bisa memakai pakaian bermerek meskipun statusnya CAKAR. Hal ini diutarakan salah satu pengunjung yang sempat diambil keterangannya. Beliau berkata “di luar sana pakaian ini tidak lagi dapat dikenali statusnya”. Pakaian yang mereka pakai pun belum tentu hebat, kalau pun hebat maka fungsinya tetap saja sama yakni melindungi kulit dan badan mereka.
Selain pakaian CAKAR, ada pula pedagang yang menyajikan makanan bagi para pengunjung. Masyarakat begitu cermat melihat peluang yang ada. Tidak semua pengunjung yang datang, hanya berbelanja pakaian. Bahkan ada di antaranya yang khusus mencari makanan. Salah satu makanan yang laris manis di tempat tersebut yaitu LEMANG. Terbuat dari beras ketan dicampur santan kemudian dibakar dalam cetakan bambu. Itulah Lemang dengan khasiat yang tak kalah nikmatnya dengan Djarum Black Slimz dan Djarum Black Menthol.
Yang belum mengunjungi lokasi wisata ini, tidak ada salahnya jika suatu waktu di sabtu sore yang cerah mencoba berkunjung dan menikmati sajiannya. Ramaikan Bonthain dengan menghadirkan berbagai obyek wisata yang diminati para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Datang untuk menikmati Culinary of Tourism dan membawa pulang oleh-oleh dari Bonthain.
7 Pertama - BGallery Band
Friday, January 8, 2010
BGallery Band didirikan pada tanggal 21 Juli 2008 di Bantaeng. Black Community ini mengusung genre Pop Rock Alternative. Agak berbeda dengan band lain, lagu ciptaannya banyak dibalut pengaruh gitar akustik yang menghasilkan musik easy listening. Band ini mempunyai wadah fans yang dinamakan All Gallery. Band yang bernaung dibawah B Global Management ini telah berhasil masuk dalam album Kompilasi 10 Band Indie yang bertajuk LA LIGHTS COOL BREAK 2009 dan menempati posisi Best Cut dalam album tersebut lewat lagu GeEr.
Album demo yang diberi nama, memuat 7 buah lagu yaitu :
1. GeEr
2. Dua Hati
3. Sepedaku
4. Tempatku Bukan di Hatimu
5. Yang Pertama
6. Hanya Cinta
7. Save Our Green
Lagu dan Video ada disini
Dua diantara lagu di atas bertema lingkungan (Sepedaku dan Save Our Green), BGallery Band telah melaunching album tersebut pada malam pergantian tahun melalui event Konser Old & New Urban Mild 2010 di Kabupaten Bone. Band ini telah menciptakan 40 buah lagu yang digawangi oleh :
1. Vhany (Vocalist)
2. Indra (Guitarist 1 sekaligus Backing Vocal)
3. Dhedy (Guitarist 2)
4. Enho (Bassist)
5. Hadi (Drummer)
Direktur BGlobal Management (Ir. Arfan Doktrin) melakukan upaya penyebarluasan hasil karya yang kecil dan penuh makna ini dengan Blackinnovationawards goes to campus ke 12 Radio FM di Makassar. Harapannya, lantunan lagu BGallery Band dapat didengar seluruh pencinta musik Indonesia. Apalagi ini ciptaan dan hasil Blackinnovationawards goes to campus putra-putri daerah asal Bantaeng, seperti yang dituturkan Syahrul Bayan selaku Sekretaris Eksekutif BGlobal Management. BGallery Band yang baru berusia dini dan mengambil pusat latihan di Baling-baling Restaurant and Cafe, juga dijadikan ajang tampil secara bebas, sekaligus menghibur secara live para pencinta kopi, gorengan dan lain sebagainya.
Arfan Doktrin yang dihubungi secara langsung via ponselnya mengatakan bahwa BGallery Band yang berjenis indie ini telah melahirkan 7 album pertamanya dan memiliki 2 buah lagu yang bertemakan Lingkungan yang khusus diciptakan untuk mendukung program Pemerintah dalam memasyarakatkan program hemat energi dan penyelamatan lingkungan. Ini kami tangkap sebagai peluang, apalagi lagu-lagu BGallery sudah bisa dinikmati di Radio Online. Sebut saja Indiemania Radio Online (IRO). Harapannya, bisa menginjakkan kaki di industri rekaman nasional, semoga dengan kerja keras ini mendapat respon dari industri musik nasional. Sekaligus memperkenalkan lagu ciptaan putra daerah asal Bantaeng.
Kini sementara mempromosikan di 12 buah Radio FM besar di Makassar dan semoga bisa diperdengarkan kepada pencinta musik di radio tersebut, tambah Arfan Doktrin. Personil BGallery Band ini adalah lulusan SMA yang tidak melanjutkan pendidikan. Namun memiliki kegigihan dan integritas yang besar untuk memanfaatkan waktunya pada kegiatan yang bermanfaat, apalagi memberikan hiburan pada masyarakat. Kami juga berharap, BGallery Band akan selalu diundang untuk tampil pada berbagai Autoblackthrough untuk menghibur masyarakat. Uniknya, karena semuanya bermuatan lokal, imbuh Syahrul Bayan yang ditemui kemarin oleh Tim Ambae.exe di Baling-baling Restaurant and Cafe.
Album demo yang diberi nama, memuat 7 buah lagu yaitu :
1. GeEr
2. Dua Hati
3. Sepedaku
4. Tempatku Bukan di Hatimu
5. Yang Pertama
6. Hanya Cinta
7. Save Our Green
Lagu dan Video ada disini
Dua diantara lagu di atas bertema lingkungan (Sepedaku dan Save Our Green), BGallery Band telah melaunching album tersebut pada malam pergantian tahun melalui event Konser Old & New Urban Mild 2010 di Kabupaten Bone. Band ini telah menciptakan 40 buah lagu yang digawangi oleh :
1. Vhany (Vocalist)
2. Indra (Guitarist 1 sekaligus Backing Vocal)
3. Dhedy (Guitarist 2)
4. Enho (Bassist)
5. Hadi (Drummer)
Direktur BGlobal Management (Ir. Arfan Doktrin) melakukan upaya penyebarluasan hasil karya yang kecil dan penuh makna ini dengan Blackinnovationawards goes to campus ke 12 Radio FM di Makassar. Harapannya, lantunan lagu BGallery Band dapat didengar seluruh pencinta musik Indonesia. Apalagi ini ciptaan dan hasil Blackinnovationawards goes to campus putra-putri daerah asal Bantaeng, seperti yang dituturkan Syahrul Bayan selaku Sekretaris Eksekutif BGlobal Management. BGallery Band yang baru berusia dini dan mengambil pusat latihan di Baling-baling Restaurant and Cafe, juga dijadikan ajang tampil secara bebas, sekaligus menghibur secara live para pencinta kopi, gorengan dan lain sebagainya.
Arfan Doktrin yang dihubungi secara langsung via ponselnya mengatakan bahwa BGallery Band yang berjenis indie ini telah melahirkan 7 album pertamanya dan memiliki 2 buah lagu yang bertemakan Lingkungan yang khusus diciptakan untuk mendukung program Pemerintah dalam memasyarakatkan program hemat energi dan penyelamatan lingkungan. Ini kami tangkap sebagai peluang, apalagi lagu-lagu BGallery sudah bisa dinikmati di Radio Online. Sebut saja Indiemania Radio Online (IRO). Harapannya, bisa menginjakkan kaki di industri rekaman nasional, semoga dengan kerja keras ini mendapat respon dari industri musik nasional. Sekaligus memperkenalkan lagu ciptaan putra daerah asal Bantaeng.
Kini sementara mempromosikan di 12 buah Radio FM besar di Makassar dan semoga bisa diperdengarkan kepada pencinta musik di radio tersebut, tambah Arfan Doktrin. Personil BGallery Band ini adalah lulusan SMA yang tidak melanjutkan pendidikan. Namun memiliki kegigihan dan integritas yang besar untuk memanfaatkan waktunya pada kegiatan yang bermanfaat, apalagi memberikan hiburan pada masyarakat. Kami juga berharap, BGallery Band akan selalu diundang untuk tampil pada berbagai Autoblackthrough untuk menghibur masyarakat. Uniknya, karena semuanya bermuatan lokal, imbuh Syahrul Bayan yang ditemui kemarin oleh Tim Ambae.exe di Baling-baling Restaurant and Cafe.
Download Video Gratis
Wednesday, January 6, 2010
Get the video and enjoy it...!!!
Visualisasi Bonthain dapat disaksikan dengan kehadiran beberapa video di bawah ini. Namun alangkah indahnya lagi, bilamana rekan-rekan segera mengunjungi kota yang amat kecil ini. Tentunya setelah menyaksikan video yang telah di download.
1. B Gallery Band - cUMa kAMu yANg Ge eR
2. B Gallery Band - For Our Dream
3. Jamaah Sholat Ied 1429 H MEMBLUDAK
4. Outbound Loka Camp_Makassar Power
5. Suasana Idul Fitri 1429 H di Bantaeng-a
6. Suasana Idul Fitri 1429 H di Bantaeng-b
7. Si Bolang cari SAPIRI
8. Pelantikan Bupati Bantaeng-1
9. Pelantikan Bupati Bantaeng-2a
10. Pelantikan Bupati Bantaeng-2b
11. Pelantikan Bupati Bantaeng-2c
12. Pelantikan Bupati Bantaeng-2d
13. Pelantikan Bupati Bantaeng-2e
14. Simulasi HARLA oleh PMI Cab. Bantaeng-1
15. Simulasi HARLA oleh PMI Cab. Bantaeng-2
16. Simulasi HARLA oleh PMI Cab. Bantaeng-3
17. Simulasi HARLA oleh PMI Cab. Bantaeng-4
18. Simulasi HARLA oleh PMI Cab. Bantaeng-5
19. Idul Adha 1429 H-b1
20. Idul Adha 1429 H-b2
21. Idul Adha 1429 H-b3
22. Idul Adha 1429 H-b4
23. Idul Adha 1429 H-b5
24. Idul Adha 1429 H-b6
25. Goyang Sah-1
26. Goyang Sah-2
27. Road Race BONTHAIN (Kejurda Seri ke-3)-1
28. Sholat Idul Fitri 1431 H ala ambae bro...-1
29. Sholat Idul Fitri 1431 H ala ambae bro...-2
30. Sholat Idul Fitri 1431 H ala ambae bro...-3
31. Rescue from Tower BTS in Bonthain
32. Freedom_45 - Terbang (Ambae Band & Spongebob Band)
33. Di larang merekam011
1. B Gallery Band - cUMa kAMu yANg Ge eR
2. B Gallery Band - For Our Dream
3. Jamaah Sholat Ied 1429 H MEMBLUDAK
4. Outbound Loka Camp_Makassar Power
5. Suasana Idul Fitri 1429 H di Bantaeng-a
6. Suasana Idul Fitri 1429 H di Bantaeng-b
7. Si Bolang cari SAPIRI
8. Pelantikan Bupati Bantaeng-1
9. Pelantikan Bupati Bantaeng-2a
10. Pelantikan Bupati Bantaeng-2b
11. Pelantikan Bupati Bantaeng-2c
12. Pelantikan Bupati Bantaeng-2d
13. Pelantikan Bupati Bantaeng-2e
14. Simulasi HARLA oleh PMI Cab. Bantaeng-1
15. Simulasi HARLA oleh PMI Cab. Bantaeng-2
16. Simulasi HARLA oleh PMI Cab. Bantaeng-3
17. Simulasi HARLA oleh PMI Cab. Bantaeng-4
18. Simulasi HARLA oleh PMI Cab. Bantaeng-5
19. Idul Adha 1429 H-b1
20. Idul Adha 1429 H-b2
21. Idul Adha 1429 H-b3
22. Idul Adha 1429 H-b4
23. Idul Adha 1429 H-b5
24. Idul Adha 1429 H-b6
25. Goyang Sah-1
26. Goyang Sah-2
27. Road Race BONTHAIN (Kejurda Seri ke-3)-1
28. Sholat Idul Fitri 1431 H ala ambae bro...-1
29. Sholat Idul Fitri 1431 H ala ambae bro...-2
30. Sholat Idul Fitri 1431 H ala ambae bro...-3
31. Rescue from Tower BTS in Bonthain
32. Freedom_45 - Terbang (Ambae Band & Spongebob Band)
33. Di larang merekam011
Will a Better Tomorrow
Saturday, March 28, 2009Conditions are increasingly concerned about the earth should encourage us to further notice. Global climate change, the earth's survival is threatened due to natural phenomena became bolder uncertain. What man ever had in the time that has passed within 10,000 years ago, it is not impossible to happen in the future. Maybe just in time, sooner or later, the analysis can speak, even as far as possible theory could be used as a reference. However, the wrath of the Creator is not unexpected if humans have worsened the situation due to the earth ulahnya.
A positive response can be applied by beings who care about the environment. Through creative touch nan, an event held at the propeller Restaurant and Café of Bonthain (Jl. Raya Lanto No. 1 Bantaeng). Princess Fatimah Nurdin daily nicknamed Princess Nurdin, in cooperation with several parties that include:
1. Ambae.exe
2. BGlobal Management
3. BGallery Band
4. SMA neg. 1 Bantaeng
5. SMA neg. 2 Bantaeng
6. SMK neg. 1 Bantaeng
7. Community Music / Band Bantaeng
8. And other parties are very concerned about the earth
Especially the role of the District Government Bantaeng, supporting every movement and nuance rescue activities, anticipation and prevention. Rather, dated March 27, 2009 from 19:30 o'clock last night Wita, the event was held with the theme Bantaeng Go Green. In the occasion that time, the Princess calls all parties to be present this morning in order to Planting Trees as preventive measures against the phenomenon of GLOBAL WARMING.
Activities coupled with Performance Music, also filled in some Quiz with prizes for audience satisfaction. This includes opening a Babakan the audience to express unek-uneknya of Bantaeng Development. Ambae.exe also participate in providing one-point proposal, namely Point Development Bantaeng Hotspot in the region in order to stimulate people's purchasing power as well as a learning arena overall Information Technology. While the other proposals in the form of utilization of the environment for the conservation of nature, cleanliness and beauty of the city Bantaeng for more Djarum Black Menthol.
Regent Bantaeng (HM Nurdin Abdullah) and his mother Chairman Team PKK (Nurdin F. Hj. Lies) who attended the occasion, welcomed the plan of planting trees that have been executed this morning.
Until the end of the night, the Black Community enthusiastically follow the explanation presented by the Princess Nurdin (Eldest Daughter of Mr. Regent Bantaeng). Furthermore, this morning along with hundreds of students of Senior High School in Bantaeng, Princess Nurdin, BGlobal Management Ambae.exe and implement tree planting around the Square Bawakaraeng, the Regent House Office Bantaeng.
After planting trees, the participants Bantaeng Go Green activities directed to listen to the exposure of the Princess Nurdin related to Global Warming events. Located in Building Pertiwi (Jl. Crow Bantaeng), the spirit of students from several high school after listening to the explanation of Bantaeng the princess, appears serious and focus of their faces.
And to complete the series of events, for the next time back to give some refresh Quiz as a forum to avoid monotony impressed. Some students and students are invited to provide views on Global Warming as long as they understand it. Surely in these activities, a 1.5-hour length movies, entitled The Day After Tomorrow is playing to be able to bring more information to think for the audience.
The story is about how the process and the effects that may result from Global Warming. Real life is considered good for this, it is not impossible that one day will vanish, and even a lost civilization swallowed by the earth at once.
After watching the film, the participants most of whom were high school students neg. 1 Bantaeng, SMA neg. 2 Bantaeng and Vocational neg. 1 Bantaeng, as if swept away by a story that flows in it. Then they woke up from his seriousness in the film is listening, as if awakened from a long dream and never imagined the havoc that can be fatal if from now people are not trying to preserve the earth.
So we all keep selayaknyalah this earth, never unmindful of the dangers that can be caused by actions that had been deemed not to damage because of the nature of selfishness, self-interest and indifference.
In order to address Global Warming, let's together think about the best step for the earth we live on. Coab refer to the message below. Read, consider, understand and implement with sincerity.
Indonesia Earth Hour Saturday, March 28, 2009 at 20.30-21.30. Turn off the lights 1 hour.
I, you, we can change the world. 1 hour the lights went out, each with 300 Megawatt, enough for 900 villages, reducing the electrical load 200 million, reducing the 284 Tons of CO2 emissions, saving 284 trees, produce clean air for 568 people!
SAVE THE EARTH, STOP GLOBAL WARMING!
1 hour that can improve the quality of the earth ...
Every 1 person who participated very meaningful to earth ...
Disclose to the other yach ...!!!
A positive response can be applied by beings who care about the environment. Through creative touch nan, an event held at the propeller Restaurant and Café of Bonthain (Jl. Raya Lanto No. 1 Bantaeng). Princess Fatimah Nurdin daily nicknamed Princess Nurdin, in cooperation with several parties that include:
1. Ambae.exe
2. BGlobal Management
3. BGallery Band
4. SMA neg. 1 Bantaeng
5. SMA neg. 2 Bantaeng
6. SMK neg. 1 Bantaeng
7. Community Music / Band Bantaeng
8. And other parties are very concerned about the earth
Especially the role of the District Government Bantaeng, supporting every movement and nuance rescue activities, anticipation and prevention. Rather, dated March 27, 2009 from 19:30 o'clock last night Wita, the event was held with the theme Bantaeng Go Green. In the occasion that time, the Princess calls all parties to be present this morning in order to Planting Trees as preventive measures against the phenomenon of GLOBAL WARMING.
Activities coupled with Performance Music, also filled in some Quiz with prizes for audience satisfaction. This includes opening a Babakan the audience to express unek-uneknya of Bantaeng Development. Ambae.exe also participate in providing one-point proposal, namely Point Development Bantaeng Hotspot in the region in order to stimulate people's purchasing power as well as a learning arena overall Information Technology. While the other proposals in the form of utilization of the environment for the conservation of nature, cleanliness and beauty of the city Bantaeng for more Djarum Black Menthol.
Regent Bantaeng (HM Nurdin Abdullah) and his mother Chairman Team PKK (Nurdin F. Hj. Lies) who attended the occasion, welcomed the plan of planting trees that have been executed this morning.
Until the end of the night, the Black Community enthusiastically follow the explanation presented by the Princess Nurdin (Eldest Daughter of Mr. Regent Bantaeng). Furthermore, this morning along with hundreds of students of Senior High School in Bantaeng, Princess Nurdin, BGlobal Management Ambae.exe and implement tree planting around the Square Bawakaraeng, the Regent House Office Bantaeng.
After planting trees, the participants Bantaeng Go Green activities directed to listen to the exposure of the Princess Nurdin related to Global Warming events. Located in Building Pertiwi (Jl. Crow Bantaeng), the spirit of students from several high school after listening to the explanation of Bantaeng the princess, appears serious and focus of their faces.
And to complete the series of events, for the next time back to give some refresh Quiz as a forum to avoid monotony impressed. Some students and students are invited to provide views on Global Warming as long as they understand it. Surely in these activities, a 1.5-hour length movies, entitled The Day After Tomorrow is playing to be able to bring more information to think for the audience.
The story is about how the process and the effects that may result from Global Warming. Real life is considered good for this, it is not impossible that one day will vanish, and even a lost civilization swallowed by the earth at once.
After watching the film, the participants most of whom were high school students neg. 1 Bantaeng, SMA neg. 2 Bantaeng and Vocational neg. 1 Bantaeng, as if swept away by a story that flows in it. Then they woke up from his seriousness in the film is listening, as if awakened from a long dream and never imagined the havoc that can be fatal if from now people are not trying to preserve the earth.
So we all keep selayaknyalah this earth, never unmindful of the dangers that can be caused by actions that had been deemed not to damage because of the nature of selfishness, self-interest and indifference.
In order to address Global Warming, let's together think about the best step for the earth we live on. Coab refer to the message below. Read, consider, understand and implement with sincerity.
Indonesia Earth Hour Saturday, March 28, 2009 at 20.30-21.30. Turn off the lights 1 hour.
I, you, we can change the world. 1 hour the lights went out, each with 300 Megawatt, enough for 900 villages, reducing the electrical load 200 million, reducing the 284 Tons of CO2 emissions, saving 284 trees, produce clean air for 568 people!
SAVE THE EARTH, STOP GLOBAL WARMING!
1 hour that can improve the quality of the earth ...
Every 1 person who participated very meaningful to earth ...
Disclose to the other yach ...!!!
Entertainment
Thursday, January 3, 1980Live Streaming Television
TV One
Indosiar
Metro TV
RCTI
SCTV
Anteve
Bali TV
First Media
Global TV
SCM
Telkom Vision
TV Consulto
Jak TV
JTV
O Channel
Trans 7
AORA
Garuda TV
OkeVision
Qtv
Sriwijaya TV
Terang Abadi TV
TV Borobudur
Cahaya TV
Pasific TV
RBTV Asli Jogja
SIMS
ITV
Swara TV
TVConAIR
ATV Madiun
Tarakan TV
jogjatv
Media Sino
TPI
TVRI Nasional
VisualJTV
Trans TV
HBO Asia
Cinemax Asia
Makassar TV
Fajar TV Makassar
Indosiar
Metro TV
RCTI
SCTV
Anteve
Bali TV
First Media
Global TV
SCM
Telkom Vision
TV Consulto
Jak TV
JTV
O Channel
Trans 7
AORA
Garuda TV
OkeVision
Qtv
Sriwijaya TV
Terang Abadi TV
TV Borobudur
Cahaya TV
Pasific TV
RBTV Asli Jogja
SIMS
ITV
Swara TV
TVConAIR
ATV Madiun
Tarakan TV
jogjatv
Media Sino
TPI
TVRI Nasional
VisualJTV
Trans TV
HBO Asia
Cinemax Asia
Makassar TV
Fajar TV Makassar
News
Web Hosting
Download Lagu Gratis
After the tour, even pacing. Be worthwhile to listen to some songs that can refresh tired minds and release the shackle of this soul. Local band no less great with a top band. Haven't to compare these bands with the judge could only bring ordinary song. But we must thumbs-up for children's creativity Bantaeng who were able to compete with other bands.
the song is meant that
Ambae.exe
LA Light Cool Break
Flamenco Band-Bayangan Dirimu
NISS Band-Bukan Cuma Dia
Melanie Band-Ending Love
BGallery Band-GeEr
Black Star Band-Hanyalah Cinta
Romantic Five Band-Kemunafikanmu
BNB Band-Mati Rasa
Bunga Low Band-Rasa
DMorning Band-Sendiri Tanpamu
Cikini Band-Sepi Tanpamu
NISS Band-Bukan Cuma Dia
Melanie Band-Ending Love
BGallery Band-GeEr
Black Star Band-Hanyalah Cinta
Romantic Five Band-Kemunafikanmu
BNB Band-Mati Rasa
Bunga Low Band-Rasa
DMorning Band-Sendiri Tanpamu
Cikini Band-Sepi Tanpamu
BGallery Band
BGallery Band-Hanya Cinta
BGallery Band-Tempatku Bukan DiHatimu
BGallery Band-Sepedaku
BGallery Band-Save Our Green
BGallery Band-Dua Hati
BGallery Band-GeEr
BGallery Band-Aku Akan Selalu Menyayangimu
BGallery Band-Yang Pertama
BGallery Band-Tempatku Bukan DiHatimu
BGallery Band-Sepedaku
BGallery Band-Save Our Green
BGallery Band-Dua Hati
BGallery Band-GeEr
BGallery Band-Aku Akan Selalu Menyayangimu
BGallery Band-Yang Pertama
World Cup
Ambae.band
01. Ambae.band-Menanti Jawaban Dinda
02. Ambae.band-Takkan Rela
03. Ambae.band-Slave Women
04. The Pocker (Wahyu)-Takkan Rela
02. Ambae.band-Takkan Rela
03. Ambae.band-Slave Women
04. The Pocker (Wahyu)-Takkan Rela
Music Fest Competition
MFC (FYV) CMC-Music Fest Competition (Free Your Voice 16102010) in Bantaeng
MFC (FYV) D'Finov-Music Fest Competition (Free Your Voice 16102010) in Bantaeng
MFC (FYV) D'Finov2-Music Fest Competition (Free Your Voice 16102010) in Bantaeng
MFC (FYV) Aurora-Pintu Sorga
MFC (FYV) Aurora-Satu Rasa
MFC (FYV) WWW-Pangeran Cinta
MFC (FYV) D'Finov-Music Fest Competition (Free Your Voice 16102010) in Bantaeng
MFC (FYV) D'Finov2-Music Fest Competition (Free Your Voice 16102010) in Bantaeng
MFC (FYV) Aurora-Pintu Sorga
MFC (FYV) Aurora-Satu Rasa
MFC (FYV) WWW-Pangeran Cinta
Bonthain
Bantaeng Kupariati
Album Terbaru Makassar Variatif
01. Azikin Solthan-Manna Niapa
02. Udhin Pansel-Kala'biranna Butta Toa
03. Ardi Tahir-Silo'lorang Je'ne Mata
04. Azikin Solthan&Hj. Linda Azikin-Bunga-bunganna Bantaeng
05. Ibrahim Solthan-Manna Bosi Bulaeng
06. A. Lilianti-Angngimbolong Simpung
07. Ivan Azis-Rapang Bintoeng
08. Ibrahim Solthan-Se're Tonji
09. Kasir Madong-Pa'minasangku
10. Ardi Tahir-Ma'rannu-rannu
02. Udhin Pansel-Kala'biranna Butta Toa
03. Ardi Tahir-Silo'lorang Je'ne Mata
04. Azikin Solthan&Hj. Linda Azikin-Bunga-bunganna Bantaeng
05. Ibrahim Solthan-Manna Bosi Bulaeng
06. A. Lilianti-Angngimbolong Simpung
07. Ivan Azis-Rapang Bintoeng
08. Ibrahim Solthan-Se're Tonji
09. Kasir Madong-Pa'minasangku
10. Ardi Tahir-Ma'rannu-rannu
Makassar
Koleksi Daerah Irama Baru
Makassar 2007-2008 (Ridwan Sau)
01. Ridwan Sau-La'rokong Tojengma Kapang
02. Ridwan Sau-Jojama Nakke
03. Ridwan Sau-Naloko Nakku
04. Ridwan Sau-Inga'ko Andi
05. Ridwan Sau-Alle Mama' Tea Bilang
06. Ridwan Sau-Apamo Anne
07. Ridwan Sau-Ikattemi Antu
08. Ridwan Sau-Tea Lapanra Pinruang
09. Ridwan Sau-Jammeng Talingka
02. Ridwan Sau-Jojama Nakke
03. Ridwan Sau-Naloko Nakku
04. Ridwan Sau-Inga'ko Andi
05. Ridwan Sau-Alle Mama' Tea Bilang
06. Ridwan Sau-Apamo Anne
07. Ridwan Sau-Ikattemi Antu
08. Ridwan Sau-Tea Lapanra Pinruang
09. Ridwan Sau-Jammeng Talingka
Koleksi Daerah Irama Baru
Makassar 2008-2009 (Ridwan Sau)
01. Ridwan Sau-Julei Rikau
02. Ridwan Sau-Langngapaja' Paeng
03. Ridwan Sau-Pangngu'rangi
04. Ridwan Sau-Bura'ne Tonja
05. Ridwan Sau-Limbangmi Taung
06. Ridwan Sau-Tea Tonja
07. Ridwan Sau-Sarengku
08. Ridwan Sau-Masagalayya
09. Ridwan Sau-Tassisurakkang
02. Ridwan Sau-Langngapaja' Paeng
03. Ridwan Sau-Pangngu'rangi
04. Ridwan Sau-Bura'ne Tonja
05. Ridwan Sau-Limbangmi Taung
06. Ridwan Sau-Tea Tonja
07. Ridwan Sau-Sarengku
08. Ridwan Sau-Masagalayya
09. Ridwan Sau-Tassisurakkang
Udhyn Panzel - Bonthain
01. Udhyn Panzel - Sampul
02. Udhyn Panzel - Kampong Kayangang
03. Udhyn Panzel - Balla' Tujua Ri Onto
04. Udhyn Panzel - Kayu Bangkoa
05. Udhyn Panzel - Tena Kulleku
06. Udhyn Panzel - Coto-na H. Modding BTG
07. Udhyn Panzel - Bombong-na Kampong Beru
08. Udhyn Panzel - Sa'bia Anne Sa'rangku
09. Udhyn Panzel - Pabalu' Juku'ja
10. Udhyn Panzel - Pagoyang Tallu Roda
11. Udhyn Panzel - Pasar Lambocca
02. Udhyn Panzel - Kampong Kayangang
03. Udhyn Panzel - Balla' Tujua Ri Onto
04. Udhyn Panzel - Kayu Bangkoa
05. Udhyn Panzel - Tena Kulleku
06. Udhyn Panzel - Coto-na H. Modding BTG
07. Udhyn Panzel - Bombong-na Kampong Beru
08. Udhyn Panzel - Sa'bia Anne Sa'rangku
09. Udhyn Panzel - Pabalu' Juku'ja
10. Udhyn Panzel - Pagoyang Tallu Roda
11. Udhyn Panzel - Pasar Lambocca
Songs for NY
01. Ifhud Iboy - Memang Tawwa La Oppoki (Metal)
02. Yoyo - Nurdin Yasin Favoritku
03. Rusman Zamudra - Karaeng Nurdin Is The Best
04. Yoyo - Teaki Lanre
05. MM Religius - Sang Pemimpin
06. Yoyo - Pantai Marina
07. Ifhud Iboy - Bantaeng Butta Masunggu
08. Yoyo - Memang Tawwa
09. Rusman Zamudra - Nurdin Yasin Selalu di Hati
10. Yoyo - Sarengku Anjari Pabbarasa
11. Ifhud Iboy - Katteji Riatingku
02. Yoyo - Nurdin Yasin Favoritku
03. Rusman Zamudra - Karaeng Nurdin Is The Best
04. Yoyo - Teaki Lanre
05. MM Religius - Sang Pemimpin
06. Yoyo - Pantai Marina
07. Ifhud Iboy - Bantaeng Butta Masunggu
08. Yoyo - Memang Tawwa
09. Rusman Zamudra - Nurdin Yasin Selalu di Hati
10. Yoyo - Sarengku Anjari Pabbarasa
11. Ifhud Iboy - Katteji Riatingku
Bonthain
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor









































