blog how to, blog trick, blog tips, tutorial blog, blog hack

Daftar Isi





Showing posts with label Firefighting. Show all posts
Showing posts with label Firefighting. Show all posts

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang

Tuesday, January 27, 2015
ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang
Pantai Seruni kembali diramaikan ceremonial event dalam rangka Serah Terima bantuan hibah dari negeri Sakura.

Mobil Damkar sebanyak 6 unit, masing-masing mobil bermerek Toyota dengan tipe Hiace (nama kerennya : ToyoAce), terdiri dari 5 unit ukuran standar beroda 4 dan 1 unit ukuran mini yang juga beroda 4.

Mobil Ambulance (Paramedic Car) sebanyak 1 unit dilengkapi teknologi modern. Kemampuan armada ini dapat membantu Tim Medis melakukan operasi ringan dan beberapa tindakan penyelamatan darurat sebelum tiba di rumah sakit.

Mobil Bus Pariwisata sebanyak 1 unit dengan kapasitas 20 orang. Nantinya diharapkan dimanfaatkan untuk beberapa fungsi, antara lain transportasi pariwisata dan penjemputan tamu.

Ketiga jenis mobil tersebut merupakan mobil matic. Meski bukan mobil yang baru dibuka dari plastiknya, mobil tersebut terbilang belum terlalu tua. Jarak tempuh penggunaanya di Jepang pada kisaran 200.000 Km/unitnya (sesuai data pabrikan yang resmi dan kondisi fisik Speedometer).

Pemerintah Kabupaten Bantaeng sangat senang dengan semua sumbangsih Jepang selama ini. Kami haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Jepang, khususnya Ehime Toyota. Manfaat yang begitu besar dirasakan seluruh masyarakat Kabupaten Bantaeng dengan hadirnya armada dalam bentuk bantuan hibah ini. Tentunya menjadi tanggung jawab bersama Pemerintah dan masyarakat Butta Toa dalam menjaganya, tutur H. M. Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng).

Ditambahkan oleh orang nomor satu di daerah ini, APBD kita tidak mampu menyiapkan armada sebanyak ini. Sehingga kita patut bersyukur dan berterima kasih.

Tak hanya Kabupaten Bantaeng yang telah mendapatkan bantuan hibah. Daerah lainnya antara lain Kota Makassar sebanyak 17 unit Mobil Damkar dan 1 unit Mobil Ambulance, Kabupaten Jeneponto sebanyak 1 unit Mobil Damkar, Kabupaten Takalar sebanyak 1 unit Mobil Damkar dan Kabupaten Pinrang sebanyak 3 unit Mobil Damkar serta Kabupaten Gunung Kidul di tanah Jawa. Sementara untuk Kota Pare-pare dan Kabupaten Jeneponto yang rencananya kembali akan mendapat bantuan hibah, saat ini Mobil Damkar dalam proses pengiriman dari Jepang menuju Indonesia.

Kehadiran armada pada hari ini, oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng disiapkan untuk memperkuat layanan Brigade Siaga Bencana (BSB) Bonthain pada tingkat kecamatan. BSB yang di dalamnya antara lain mencakup unit Pemadam Kebakaran dan Tim Medis telah dibentuk pada beberapa kecamatan yakni Kecamatan Ulu Ere, Kecamatan Pa'jukukang dan Kecamatan Tompobulu. Ketiganya menjadi prioritas utama dengan pertimbangan jarak yang relatif jauh dari pusat Kota Bantaeng (markas utama BSB Bonthain).

Selamat kepada Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Bantaeng serta terima kasih kepada semua pihak yang berperan aktif didalamnya.

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-1

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-2

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-3

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-4

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-5

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-6

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-7

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-8

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-9

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-10

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-11

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-12

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-13

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-14

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-15

ToyoAce - Hasil Memulung di Jepang-16
Read Full 0 comments

7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain

Monday, March 3, 2014
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain
Gebrakan demi gebrakan dilakukan The Doctor of Bonthain. Sejak memimpin Bantaeng Butta Toa di awal tahun 2008 silam, berbagai perubahan nampak berseliwerang di Kabupaten Bantaeng. Pemadam Kebakaran tidak terlepas dari perhatiannya. Bahkan tercurah perhatian yang amat besar terhadap unit kerja yang berada di bawah pengawasan langsung Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Daerah (Bapedalda) Kabupaten Bantaeng.

Mimpi H. M. Nurdin Abdullah telah tercipta dengan dijadikannya Kabupaten Bantaeng sebagai daerah percontohan nasional, khususnya di bidang penanganan bencana. Kabupaten Bantaeng semakin dikenal di kancah nasional berkat kesigapan aparatur yang bertugas di Brigade Siaga Bencana (BSB) Bonthain. Didalamnnya terdapat unit respon yang siap siaga selama 24 jam sehari, antara lain Pemadam Kebakaran, Medis, ORARI, PMI dan Tagana.

Tahun 2014, Bonthain akan kedatangan kembali beberapa unit kendaraan dengan teknologi modern untuk memperkuat Brigade Siaga Bencana Bonthain, yakni :
  • 1 Unit Mobil Pemadam Kebakaran dengan fasilitas Lift yang kapasitasnya lebih kecil dari Mobil Damkar yang sudah ada sebelumnya.
  • 1 Unit Mobil Pemadam Kebakaran dengan kapasitas angkat 2 Ton yang juga dilengkapi dengan fasilitas Lift.
  • 5 Unit Mobil Pemadam Kebakaran untuk skala kecil/biasa.
  • 2 Unit Mobil Ambulance berteknologi modern yang mampu melakukan ICU berjalan dengan merek Nissan Elgrand.
  • 1 Unit Mobil Bis.
Insya Allah 7 unit mobil Damkar siap menghuni Kabupaten Bantaeng tahun ini. Kesemua itu merupakan sumbangan dalam bentuk Hibah Jepang, masing-masing dari Toyota Ehime Corporation dan Walikota Toon City. Diharapkan, fasilitas ini akan semakin memperkuat dan meningkatkan kualitas penanganan bahaya kebakaran di Kabupaten Bantaeng. Namun, penting pula untuk meningkatkan kualitas aparatur yang bertugas pada Damkar. Saudara-saudara saya di Damkar telah memberi sumbangsih yang luar biasa dalam rangka peningkatan perekonomian Bantaeng. Betapa tidak, penanganan kebakaran menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang nyaman menuju peningkatan taraf perekonomian yang lebih baik. Demikian diungkapkan H. M. Nurdin Abdullah dalam sambutannya sebagai Pembina Apel dalam rangka Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran Nasional ke-95 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Bantaeng, hari Senin tanggal 3 Maret 20014.

The Doctor of Bonthain (sapaan akrab H. M. Nurdin Abdullah) mengajak kepada seluruh peserta Apel untuk mengheningkan cipta sejenak, mengirimkan do'a kepada almarhum Ilham (Boby) yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu saat menjalankan tugasnya sebagai Satgas Pemadam Kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, H. M. Nurdin Abdullah membacakan Sambutan Tertulis Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Gamawan Fauzi) yang berlangsung sekitar 20 menit.

Gamawan Fauzi mengajak kepada seluruh Pemerintah Daerah untuk proaktif melakukan penanganan kebakaran secara preventif bukan sekedar responsif saja. Asap yang ditimbulkan dari kebakaran, baik lingkungan permukiman maupun hutan mmemberi dampak yang sangat signifikan terhadap meningkatnya emisi gas sampai pada angka 470 Mega Ton. Asap tersebut seringkali menjadi faktor perselisihan, mengingat asap mampu melintasi batas wilayah daerah dan batas wilayah negara yang menimbulkan protes dari negara lain.

Peringatan HUT Damkar ke-95 kali ini mengambil tema "Mari kita cegah bersama kebakaran dan bencana pencemaran asap untuk mendukung lingkungan hidup dan penurunan emisi gas rumah kaca". Pemerintah Daerah selayaknya melakukan serangkaian penanganan kebakaran melalui sosialisasi terhadap bahaya kebakaran dan inspeksi terhadap kepemilikan peralatan standar pemadam kebakaran kepada pemilik usaha maupun masyarakat. Sehingga emisi gas dapat dikurangi dalam rangka peningkatan kualitas lingkungan yang lebih nyaman dan sejuk.

Hal senada disampaikan pula oleh H. Abdullah Taibe (Kepala Bapedalda Kabupaten Bantaeng) kepada Tim Bonthain setelah apel pagi tadi. Dikonfirmasi perihal waktu kedatangan mobil tersebut, H. Abdullah Taibe mengungkapkan, "Dalam waktu dekat, Bupati Bantaeng akan melakukan sejumlah kunjungan ke Jepang untuk membahas proses pengiriman kendaraan tersebut menuju Indonesia hingga tiba di Kabupaten Bantaeng."

7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-1
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-2
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-3
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-4
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-5
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-6
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-7
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-8
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-9
Read Full 59 comments

Japan and Russian haven't Come to Colonize

Thursday, December 8, 2011
Japan and Russia haven't Come to Colonize
Pemerintah Jepang melalui Ehime Toyota Motor Corporation menyerahkan bantuan dua unit Ambulance dan satu unit pemadam kebakaran (Damkar).

Penyerahan kendaraan bantuan tersebut dilakukan pada peringatan HUT ke-757 Kabupaten Bantaeng pada hari Rabu tanggal 7 Desember 2011 yang dipusatkan di Gedung Balai Kartini Bantaeng. Penyerahan dilakukan oleh Managing Director Ehime Toyota Jepang Tatsumi Takemoto kepada Bupati Bantaeng H. M. Nurdin Abdullah disaksikan Gubernur Sulawesi Selatan (H. Syahrul Yasin Limpo) dan sejumlah petinggi lainnya (baca : Bonthain Anniversary of 757).

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan naskah kerja sama antara Pemda Kabupaten Bantaeng dengan Pemda Kabupaten Gunungkidul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta serta Kabupaten Karangasem Propinsi Bali. Selain itu, juga dilakukan peresmian proyek Pembangunan Gedung Balai Kartini oleh Dinas PU dan Kimpraswil Kabupaten Bantaeng bernilai Rp 2,6 miliar, Pembangunan Gudang Pembibitan dan Rumah Jaga Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bantaeng bernilai Rp 320 juta serta Pembangunan Stasiun Relay PT .Sulawesi Televisi Cemerlang senilai Rp 500 juta.

Proyek lainnya yang diresmikan adalah Pembangunan Pasar Rakyat Tradisional Percontohan Nasional Lambocca bernilai Rp 15 miliar dan Pembangunan Proyek Pasar Modern Marina Beach masing-masing berlokasi di Kecamatan Pa’jukukang. Kerja sama juga dilakukan antara Perusda Baji Minasa Kabupaten Bantaeng dengan pengusaha Rusia (PT. Rumput Laut Sulawesi) disaksikan Duta Besar Rusia dan sejumlah pejabat teras lainnya.

Bupati Bantaeng H. M. Nurdin Abdullah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kerja sama ini semakin memperkokoh Kabupaten Bantaeng menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di bagian selatan Propinsi Sulawesi Selatan. Menurutnya, Pemda berkomitmen melakukan sinergi untuk kapasitas masing-masing guna mendorong ekonomi masyarakat, ujarnya seraya mengemukakan kinerja layanan publik yang terus dipacu.

Beliau kemudian menyebut kehadiran Sekolah Bertaraf Internasional yang sudah berjumlah dua unit. Sedangkan di bidang kesehatan, daerah ini berhasil meraih penghargaan Kabupaten Sehat Nasional. Keberhasilan tersebut berkat upaya pelayanan dasar melalui Poskesdes hingga ke Pos pembantu serta Brigade Siaga Bencana (BSB) Kabupaten Bantaeng. Kehadiran BSB berhasil menurunkan angka kematian ibu dan anak.

Karena itu, Bupati Bantaeng berterima kasih kepada Pemerintah Jepang yang telah memberikan bantuan hibah ambulance, mobil pemadam kebakaran dan fasilitas lainnya. Bupati menambahkan lagi, kini telah dibangun rumah sakit modern yang dimaksudkan mengatasi pelayanan kesehatan dan rujukan dari daerah lain. Sedangkan untuk mendorong perekonomian masyarakat, Pemda telah membangun 8 (delapan) unit pasar termasuk pasar bantuan Gubernur Sulawesi Selatan berupa Pasar Moderen Marina Beach serta Pasar Rakyat Tradisional Percontohan Nasional Lambocca.

Pada tingka desa, Pemda telah membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Sementara untuk membantu masyarakat kurang mampu, Pemda membangun sekitar 50-an unit rumah dalam bentuk swadaya. Sektor pertanian yang merupakan urat nadi kehidupan masyarakat juga terus dipacu dengan memanfaatkan teknologi, termasuk untuk pengembangan talas yang telah memiliki pasar jelas ke Jepang.

Sektor ini juga mendapat backup dari BPPT dengan membangun industri pupuk bernilai Rp 50 miliar. Demikian pula terhadap pengembangan Ikan Nila Gesit yang memanfaatkan lahan yang tidak produktif. Pemda juga menyiapkan fasilitas wisata pantai dan wisata agro pada wilayah pantai dan dataran tinggi untuk menunjang Visit South Sulawesi 2012, jelasnya.
Read Full 0 comments
Thankz atas comment-nya...jangan bosan tuk mampir
Bonthain

Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Image and video hosting by TinyPic
Google PageRank Checker pagerank 
search engine optimization pagerank search engine optimization Search Engine Promotion Widget
Powered by Counters4blogs.com
100 Blog Indonesia Terbaik
money ideas
 

Twitter Update

Followers

Newspaper Template

© Black Newspaper Copyright by Bonthain | Design by Ambae.exe | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks