Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Bunda PAUD Lepas Anak Didik TK se-Kabupaten Bantaeng
Sunday, June 14, 2015
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng selaku Bunda PAUD Kabupaten Bantaeng (Hj. Liestiaty F. Nurdin) didampingi Ketua Gabungan Orgnasiasi Wanita (GOW) Kabupaten Bantaeng (Hj. Aisyah Yasin), Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bantaeng (Hj. Nuraeni Gani) dan Ketua Bhayangkari Bantaeng melepas anak didik TK se-Kabupaten Bantaeng.
Para anak didik ini berasal dari 8 Kecamatan, masing-masing Kecamatan Bissappu, Sinoa, Ulu Ere, Bantaeng, Eremerasa, Pa'jukukang, Gantarang Keke dan Tompobulu. Ribuan anak didik tampak gembira dengan pakaian yang beragam, mulai dari pakaian adat hingga seragam tentara maupun polisi.
Hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng (H. Abdul Gani), Ketua Dewan Pembina Pendidikan Kabupaten Bantaeng (H. Ahmad Karim), Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bantaeng (H. Syamsu Alam), Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng dan perwakilan dari PT. Nestle.
Prosesi Pelepasan Anak Didik TK se-Kabupaten Bantaeng Tahun Pelajaran 2014-2015 ini berlangsung di Balai Kartini Bantaeng (12/06). Beberapa TK menampilkan kreasi anak didiknya di hadapan tamu undangan. TK Kartini menampilkan tarian, diikuti penampilan TK Pembina dengan dance dan TK Bhayangkari dengan pengenalan rambu-rambu lalu lintas.
Kegiatan ini mengambil tema "Membangun karakter anak bangsa melalui Pendidikan Anak Usia Dini". Ribuan anak didik TK begitu antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Baik anak didik maupun para guru dan pendidik menjadikannya sebagai ajang silaturahmi antara sekolah yang satu dengan yang lainnya.
H. Abdul Gani saat membacakan sambutan tertulis Bupati Bantaeng menyampaikan, "Pemerintah Kabupaten Bantaeng berkomitmen tinggi dalam meningkatkan profesionalitas dan kesejahteraan guru. Karena 2 hal ini merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan."
Segenap guru harus meningkatkan kompetensi dan inovasinya sebagai bekal untuk tampil lebih baik di depan anak didiknya. Tentunya untuk melahirkan generasi yang cerdas, terampil dan memiliki karakter yang kuat serta berakhlak mulia.
Sementara itu Basmawati selaku orang tua anak didik, berterima kasih atas bimbingan, pemahaman dan pendidikan yang diberikan para pendidik. Menurutnya Selama anaknya menjalani pendidikan, banyak mengalami kemajuan yang signifikan. Baik dalam hal motivasi maupun rasa percaya diri. Sebagai contoh, awalnya tidak mengenal huruf. Tetapi setelah menjalani pendidikan, anaknya dapat mengenal, melafalkan dan menuliskan bahkan membaca kata per kata. Begitu juga dalam bidang agama, bisa mempraktekkan Sholat.
Pada kesempatan itu, masing-masing perwakilan TK se-Kabupaten Bantaeng menerima ijazah yang diserahkan secara simbolis. Sedangkan PT. Nestle, menyerahkan bantuan formula kepada Bunda PAUD Kabupaten Bantaeng.
Para anak didik ini berasal dari 8 Kecamatan, masing-masing Kecamatan Bissappu, Sinoa, Ulu Ere, Bantaeng, Eremerasa, Pa'jukukang, Gantarang Keke dan Tompobulu. Ribuan anak didik tampak gembira dengan pakaian yang beragam, mulai dari pakaian adat hingga seragam tentara maupun polisi.
Hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng (H. Abdul Gani), Ketua Dewan Pembina Pendidikan Kabupaten Bantaeng (H. Ahmad Karim), Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bantaeng (H. Syamsu Alam), Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng dan perwakilan dari PT. Nestle.
Prosesi Pelepasan Anak Didik TK se-Kabupaten Bantaeng Tahun Pelajaran 2014-2015 ini berlangsung di Balai Kartini Bantaeng (12/06). Beberapa TK menampilkan kreasi anak didiknya di hadapan tamu undangan. TK Kartini menampilkan tarian, diikuti penampilan TK Pembina dengan dance dan TK Bhayangkari dengan pengenalan rambu-rambu lalu lintas.
Kegiatan ini mengambil tema "Membangun karakter anak bangsa melalui Pendidikan Anak Usia Dini". Ribuan anak didik TK begitu antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Baik anak didik maupun para guru dan pendidik menjadikannya sebagai ajang silaturahmi antara sekolah yang satu dengan yang lainnya.
H. Abdul Gani saat membacakan sambutan tertulis Bupati Bantaeng menyampaikan, "Pemerintah Kabupaten Bantaeng berkomitmen tinggi dalam meningkatkan profesionalitas dan kesejahteraan guru. Karena 2 hal ini merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan."
Segenap guru harus meningkatkan kompetensi dan inovasinya sebagai bekal untuk tampil lebih baik di depan anak didiknya. Tentunya untuk melahirkan generasi yang cerdas, terampil dan memiliki karakter yang kuat serta berakhlak mulia.
Sementara itu Basmawati selaku orang tua anak didik, berterima kasih atas bimbingan, pemahaman dan pendidikan yang diberikan para pendidik. Menurutnya Selama anaknya menjalani pendidikan, banyak mengalami kemajuan yang signifikan. Baik dalam hal motivasi maupun rasa percaya diri. Sebagai contoh, awalnya tidak mengenal huruf. Tetapi setelah menjalani pendidikan, anaknya dapat mengenal, melafalkan dan menuliskan bahkan membaca kata per kata. Begitu juga dalam bidang agama, bisa mempraktekkan Sholat.
Pada kesempatan itu, masing-masing perwakilan TK se-Kabupaten Bantaeng menerima ijazah yang diserahkan secara simbolis. Sedangkan PT. Nestle, menyerahkan bantuan formula kepada Bunda PAUD Kabupaten Bantaeng.
Hadapi MEA bersama Smansa Bantaeng
Wednesday, February 11, 2015
Berangkat dari sebuah ide untuk melakukan gebrakan kecil di sekolah tertua di Bantaeng, Kepsek (H. M. Alam Nur) mempersembahkan event bergengsi tingkat sekolah bertajuk Pameran Spektakuler (Prestasi dan Ekstrakurikuler). Melalui pameran ini, diharapkan menjadi langkah awal yang positif untuk memicu terlaksananya event serupa di beberapa sekolah di Kabupaten Bantaeng, khususnya pada tingkatan SMA maupun SMP. Hasil kreasi siswa yang telah dibuat selama ini melalui bimbingan guru, dipamerkan untuk mendapat penilaian dari para pengunjung. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat membeli dan melakukan pesanan terhadap beberapa produk yang telah siap jual.
Pameran yang berlangsung sejak kemarin (Red. : Selasa, 10 Pebruari 2015) di Kampus SMA Negeri 1 Bantaeng, direncanakan berlangsung sampai tanggal 12 Pebruari 2015. Adapun pesertanya, pada umumnya berasal dari kalangan siswa/siswi SMA Negeri 1 Bantaeng.
Peserta dari kalangan luar sekolah ini, antara lain :
Peserta dari kalangan siswa SMA Negeri 1 Bantaeng, terdiri dari :
Turut hadir dalam seremonial pembukaan yang berlangsung kemarin sore, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga yang diwakili oleh Sekretaris (Basri), Ketua Komite Sekolah (Muslimin) dan Dewan Pembina Guru.
"Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) terbilang mudah diucapkan, tetapi sangat sulit untuk merealisasikannya ke dalam kehidupan kita. Bulan Oktober mendatang, MEA mulai akan didengungkan. Namun, saat ini kita sudah merasakan dampak yang ditimbulkannya. Indonesia merupakan negara dengan kekayaan alam yang melimpah ruah. Tetapi kemiskinan dan pengangguran masih menghantui di seluruh pelosok tanah air. Olehnya itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi pengangguran. Saat ini, sedang digodok dan dilakukan pendaftaran tenaga kerja yang akan disiapkan untuk mengisi posisi-posisi strategis di Bantaeng Industrial Park (BIP) di Pa'jukukang. Melalui pendaftaran tersebut, sekitar 30-40 orang akan dikirim ke China untuk Training sekaligus belajar beradaptasi dengan lingkungan industri yang akan dihadapinya kelak. Demikian diungkapkan H. M. Nurdin Abdullah saat membuka acara Pameran Spektakuler.
Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah) dalam sambutannya mengapresiasi penuh event tersebut. "Kita patut mengapresiasi kegiatan ini, dan mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah, para guru serta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga. Saya menitipkan pesan kepada semua pihak yang berkompeten, khususnya kepada Kepala Sekolah agar dapat membimbing anak-anak kita menjadi generasi yang lebih berkualitas. Jangan lagi ada yang bermain busur-busur, dan tawuran. Kreasi seperti ini diharapkan meminimalisir perilaku buruk yang dapat menjerumuskan siswa ke dalam hal-hal kriminalitas."
Kabupaten Bantaeng telah menjadi salah satu daerah yang terus dilirik dan menjadi daerah percontohan nasional. Berbagai daerah di Indonesia melakukan kunjungan untuk belajar kepada Bantaeng. Bahkan dari luar negeri pun sudah tidak asing lagi, sering melakukan kunjungan di daerah kita ini. Generasi muda saat ini dituntut untuk dapat menguasai minimal 2 bahasa asing, yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. Anak-anak kita yang mampu menguasai bahasa tersebut, tentunya akan lebih siap menghadapi setiap perubahan dan kemajuan, khususnya menghadapi dan melalui MEA.
PUNNA ERO' KO ANJAMA...MANGE KO RI PA'JUKUKANG...!!!
Kalimat ini, diungkapkan Bupati Bantaeng untuk menggambarkan bahwa di Pa'jukukang terdapat ruang yang sebesar-besarnya untuk memenuhi kebutuhan ketenagakerjaan dan peluang hidup yang lebih baik.
Selama ini, daerah yang begitu kecil di Sulawesi Selatan ini tidak pernah dilirik dan kerap disepelekan. Namun dengan kehadiran beberapa icon-icon baru seperti BIP di Kecamatan Pa'jukukang, Bantaeng berbalik 180 derajat sebagai daerah tujuan dan daerah kunjungan. Warga Pa'jukukang dulunya tidak pernah mau berbangga dan mengaku sebagai warga setempat ketika ditanya daerah asalnya. Tetapi, sekarang ketika ditanya, mereka akan bersahutan seraya meneriakkan kobaran semangat dari dalam jiwanya, "Saya dari Pa'jukukang di Kabupaten Bantaeng", tambah H. M. Nurdin Abdullah dengan keceriaannya.
Pameran yang berlangsung sejak kemarin (Red. : Selasa, 10 Pebruari 2015) di Kampus SMA Negeri 1 Bantaeng, direncanakan berlangsung sampai tanggal 12 Pebruari 2015. Adapun pesertanya, pada umumnya berasal dari kalangan siswa/siswi SMA Negeri 1 Bantaeng.
Peserta dari kalangan luar sekolah ini, antara lain :
- Pengusaha Batu Permata dari dalam dan luar Bantaeng
- Sekolah Penerbangan dari Gowa
- AMBAE dari Kabupaten Bantaeng
Peserta dari kalangan siswa SMA Negeri 1 Bantaeng, terdiri dari :
- OSIS
- PASKIBRAKA
- SANGGAR SENI
- PMR
- JURNALIS
- KIR
- IRMUS
- PRAMUKA
- OLAH RAGA
- UKS
- KIS
- PIK
- S3PALA
- Menciptakan alat pendeteksi Banjir
- Beras analog yang terbuat dari umbi-umbian (Ui)
Turut hadir dalam seremonial pembukaan yang berlangsung kemarin sore, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga yang diwakili oleh Sekretaris (Basri), Ketua Komite Sekolah (Muslimin) dan Dewan Pembina Guru.
"Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) terbilang mudah diucapkan, tetapi sangat sulit untuk merealisasikannya ke dalam kehidupan kita. Bulan Oktober mendatang, MEA mulai akan didengungkan. Namun, saat ini kita sudah merasakan dampak yang ditimbulkannya. Indonesia merupakan negara dengan kekayaan alam yang melimpah ruah. Tetapi kemiskinan dan pengangguran masih menghantui di seluruh pelosok tanah air. Olehnya itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi pengangguran. Saat ini, sedang digodok dan dilakukan pendaftaran tenaga kerja yang akan disiapkan untuk mengisi posisi-posisi strategis di Bantaeng Industrial Park (BIP) di Pa'jukukang. Melalui pendaftaran tersebut, sekitar 30-40 orang akan dikirim ke China untuk Training sekaligus belajar beradaptasi dengan lingkungan industri yang akan dihadapinya kelak. Demikian diungkapkan H. M. Nurdin Abdullah saat membuka acara Pameran Spektakuler.
Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah) dalam sambutannya mengapresiasi penuh event tersebut. "Kita patut mengapresiasi kegiatan ini, dan mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah, para guru serta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga. Saya menitipkan pesan kepada semua pihak yang berkompeten, khususnya kepada Kepala Sekolah agar dapat membimbing anak-anak kita menjadi generasi yang lebih berkualitas. Jangan lagi ada yang bermain busur-busur, dan tawuran. Kreasi seperti ini diharapkan meminimalisir perilaku buruk yang dapat menjerumuskan siswa ke dalam hal-hal kriminalitas."
Kabupaten Bantaeng telah menjadi salah satu daerah yang terus dilirik dan menjadi daerah percontohan nasional. Berbagai daerah di Indonesia melakukan kunjungan untuk belajar kepada Bantaeng. Bahkan dari luar negeri pun sudah tidak asing lagi, sering melakukan kunjungan di daerah kita ini. Generasi muda saat ini dituntut untuk dapat menguasai minimal 2 bahasa asing, yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. Anak-anak kita yang mampu menguasai bahasa tersebut, tentunya akan lebih siap menghadapi setiap perubahan dan kemajuan, khususnya menghadapi dan melalui MEA.
PUNNA ERO' KO ANJAMA...MANGE KO RI PA'JUKUKANG...!!!
Kalimat ini, diungkapkan Bupati Bantaeng untuk menggambarkan bahwa di Pa'jukukang terdapat ruang yang sebesar-besarnya untuk memenuhi kebutuhan ketenagakerjaan dan peluang hidup yang lebih baik.
Selama ini, daerah yang begitu kecil di Sulawesi Selatan ini tidak pernah dilirik dan kerap disepelekan. Namun dengan kehadiran beberapa icon-icon baru seperti BIP di Kecamatan Pa'jukukang, Bantaeng berbalik 180 derajat sebagai daerah tujuan dan daerah kunjungan. Warga Pa'jukukang dulunya tidak pernah mau berbangga dan mengaku sebagai warga setempat ketika ditanya daerah asalnya. Tetapi, sekarang ketika ditanya, mereka akan bersahutan seraya meneriakkan kobaran semangat dari dalam jiwanya, "Saya dari Pa'jukukang di Kabupaten Bantaeng", tambah H. M. Nurdin Abdullah dengan keceriaannya.
Damkar Cilik
Saturday, May 18, 2013Pendidikan anak usia dini merupakan tonggak tumbuh kembangnya generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan anak bangsa pada era berikutnya. Sedini mungkin, anak-anak harus dibekali pendidikan yang positif. Anak-anak harus memahami banyak hal sebelum terjun ke masyarakat yang heterogen dengan berbagai pengaruh di dalamnya. Pendidik diharapkan lebih kreatif agar anak didik mampu mencintai pendidikan itu sendiri.
Menyikapi hal tersebut, Lembaga Pendidikan Kartini Bonthain yang terdiri dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Penitipan Anak (TPA), Taman Kanak-kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) mengajak anak didiknya untuk mengenali lingkungan sekitarnya. Bekerja sama dengan Unit Pemadam Kebakaran Bonthain yang tergabung dalam Brigade Siaga Bencana (BSB) Bonthain, lembaga tersebut mengajak anak didiknya untuk mengenal lebih dekat tentang Pemadam Kebakaran.
Mereka diajak berkeliling kota Bonthain dalam sesi patroli penanggulangan bahaya kebakaran. Selanjutnya, anak-anak dipertontonkan teknik memadamkan api dan penyelamatan yang dilakukan oleh para Kru Damkar Bonthain. Tidak hanya itu, guru beserta anak didiknya mendapat kesempatan untuk mencoba berbagai peralatan milik Damkar pada sesi Latihan di Kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bonthain. Mereka didampingi para kru dan dilengkapi alat pengaman sesuai prosedur standar.
Rencana berikutnya, anak-anak akan kami bawa mengunjungi Kepolisian Resort Bantaeng, Tagana Bonthain, Kodim 1410 Bantaeng dan institusi lainnya. Di usia anak yang banyak menginginkan bermain, mereka perlu diperkenalkan dengan lingkungan sekitarnya. Sehingga mereka tidak jenuh dengan lingkungan sekolah. Kami tetap mendampingi mereka dengan penjelasan-penjelasan singkat dan mudah dipahami. Demikian disampaikan Ibu Suhemy (salah seorang Guru PAUD Kartini).
Ketika mereka kembali ke sekolah, banyak cerita yang akan mereka perbincangkan dari kegiatan ini. Dan dengan kegiatan ini pula, banyak hal yang dapat kami kembangkan sebagai bahan ajar berikutnya terhadap para anak didik kami, tambahnya.
Menyikapi hal tersebut, Lembaga Pendidikan Kartini Bonthain yang terdiri dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Penitipan Anak (TPA), Taman Kanak-kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) mengajak anak didiknya untuk mengenali lingkungan sekitarnya. Bekerja sama dengan Unit Pemadam Kebakaran Bonthain yang tergabung dalam Brigade Siaga Bencana (BSB) Bonthain, lembaga tersebut mengajak anak didiknya untuk mengenal lebih dekat tentang Pemadam Kebakaran.
Mereka diajak berkeliling kota Bonthain dalam sesi patroli penanggulangan bahaya kebakaran. Selanjutnya, anak-anak dipertontonkan teknik memadamkan api dan penyelamatan yang dilakukan oleh para Kru Damkar Bonthain. Tidak hanya itu, guru beserta anak didiknya mendapat kesempatan untuk mencoba berbagai peralatan milik Damkar pada sesi Latihan di Kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bonthain. Mereka didampingi para kru dan dilengkapi alat pengaman sesuai prosedur standar.
Rencana berikutnya, anak-anak akan kami bawa mengunjungi Kepolisian Resort Bantaeng, Tagana Bonthain, Kodim 1410 Bantaeng dan institusi lainnya. Di usia anak yang banyak menginginkan bermain, mereka perlu diperkenalkan dengan lingkungan sekitarnya. Sehingga mereka tidak jenuh dengan lingkungan sekolah. Kami tetap mendampingi mereka dengan penjelasan-penjelasan singkat dan mudah dipahami. Demikian disampaikan Ibu Suhemy (salah seorang Guru PAUD Kartini).
Ketika mereka kembali ke sekolah, banyak cerita yang akan mereka perbincangkan dari kegiatan ini. Dan dengan kegiatan ini pula, banyak hal yang dapat kami kembangkan sebagai bahan ajar berikutnya terhadap para anak didik kami, tambahnya.
Diklat sebelum Bertugas
Friday, September 7, 2012Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa kupanjatkan rasa terima kasihku kepada-NYA, demikian diungkapkan Rini (ibu paruh baya) di Balai Kartini (Red. 7 September 2012). Rini menambahkan dalam pernyataannya kepada Tim Bonthain, "Ternyata tahun 2012 bukanlah kiamat bagiku, malah anugerah terbesar kudapatkan. Segala upaya yang kulakukan selama ini beserta segenap do'a yang tiada hentinya kupanjatkan, kini kucapai dan berharap agar apa yang akan kujalani dapat berjalan sesuai rencana dan harapanku.”
H. M. Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng) dalam sambutannya menegaskan agar para abdi negara sebagai pelayan publik tersebut dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Hal senada disampaikan Kepada BKD dan Diklat Kab. Bantaeng "Ciptakanlah kepemerintahan yang baik dengan sikap profesionalisme dan penuh tanggung jawab terhadap tugas yang dibebankan oleh negara."
Setelah melalui tahapan sebagai CPNS, saatnya mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan menuju tahapan berikutnya sebagai PNS yang siap bertugas pada instansi/SKPD yang ada di Bonthain. Sebanyak 218 CPNS lingkup Pemda Kabupaten Bantaeng mengikuti acara Pembukaan Diklat Prajabatan yang dihadiri oleh Bupati Bantaeng, Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Bantaeng, Ketua DPRD Kab. Bantaeng, Kepala Badan Diklat Prop. Sulawesi Selatan dan Kepala BKD dan Diklat Kab. Bantaeng.
Diklat Prajabatan tersebut akan berlangsung selama ± 25 hari. Peserta Prajabatan Angkatan 2012 terdiri atas Golongan II sebanyak 71 orang (Laki-laki : 21 orang dan Perempuan : 50 orang) dan Golongan III sebanyak 147 orang (Laki-laki : 50 orang dan Perempuan : 97 orang). Golongan II dibagi ke dalam 2 kelas/ruangan, sedangkan Golongan III dibagi ke dalam 4 kelas/ruangan. Panitia Pelaksana dalam laporannya menyiapkan beberapa lokasi yang akan digunakan untuk mendidik dan melatih CPNS dimaksud, antara lain Aula SMA Negeri 2 Bantaeng, Aula KPN Radar, Aula SMK Negeri 1 Bantaeng, Gedung Pertiwi Bantaeng, Aula SDN No. 5 Lembang Cina, Aula SDN No. 2 Lembang Cina dan Aula SDN No. 3 Lembang Cina. Mulai tanggal 7 September sampai dengan 1 Oktober 2012, Golongan III akan digembleng dengan berbagai materi yang telah disiapkan selama ± 174 jam. Sementara Golongan II baru akan dimulai pada tanggal 13 September 2012 dan berakhir tanggal 29 September 2012 selama ± 216 jam. Peserta Diklat Prajabatan yang dinyatakan LULUS, akan mendapatkan sertifikat. Selanjutnya sertifikat tersebut dijadikan Dokumen Penting sebagai salah satu prasyarat untuk mengangkat seorang CPNS menjadi PNS seutuhnya dengan penggajian sebesar 100% sesuai dengan Pangkat dan Golongan/Ruang yang dimilikinya.
Sebagai pelayan masyarakat dan berdedikasi yang baik, PNS diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada segenap masyarakat yang ada tanpa memandang status dan keberadaannya. Bupati Bantaeng berharap, PNS dapat meningkatkan profesionalismenya sesuai dengan kebutuhan instansinya. Melalui Diklat Prajabatan, seorang PNS dapat meningkatkan kompetensi tekhnis terhadap manajerial kepemimpinannya. Hal ini sangat penting dalam rangka peranannya yang begitu besar dalam menentukan pembangunan yang lebih terarah.
H. M. Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng) dalam sambutannya menegaskan agar para abdi negara sebagai pelayan publik tersebut dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Hal senada disampaikan Kepada BKD dan Diklat Kab. Bantaeng "Ciptakanlah kepemerintahan yang baik dengan sikap profesionalisme dan penuh tanggung jawab terhadap tugas yang dibebankan oleh negara."
Setelah melalui tahapan sebagai CPNS, saatnya mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan menuju tahapan berikutnya sebagai PNS yang siap bertugas pada instansi/SKPD yang ada di Bonthain. Sebanyak 218 CPNS lingkup Pemda Kabupaten Bantaeng mengikuti acara Pembukaan Diklat Prajabatan yang dihadiri oleh Bupati Bantaeng, Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Bantaeng, Ketua DPRD Kab. Bantaeng, Kepala Badan Diklat Prop. Sulawesi Selatan dan Kepala BKD dan Diklat Kab. Bantaeng.
Diklat Prajabatan tersebut akan berlangsung selama ± 25 hari. Peserta Prajabatan Angkatan 2012 terdiri atas Golongan II sebanyak 71 orang (Laki-laki : 21 orang dan Perempuan : 50 orang) dan Golongan III sebanyak 147 orang (Laki-laki : 50 orang dan Perempuan : 97 orang). Golongan II dibagi ke dalam 2 kelas/ruangan, sedangkan Golongan III dibagi ke dalam 4 kelas/ruangan. Panitia Pelaksana dalam laporannya menyiapkan beberapa lokasi yang akan digunakan untuk mendidik dan melatih CPNS dimaksud, antara lain Aula SMA Negeri 2 Bantaeng, Aula KPN Radar, Aula SMK Negeri 1 Bantaeng, Gedung Pertiwi Bantaeng, Aula SDN No. 5 Lembang Cina, Aula SDN No. 2 Lembang Cina dan Aula SDN No. 3 Lembang Cina. Mulai tanggal 7 September sampai dengan 1 Oktober 2012, Golongan III akan digembleng dengan berbagai materi yang telah disiapkan selama ± 174 jam. Sementara Golongan II baru akan dimulai pada tanggal 13 September 2012 dan berakhir tanggal 29 September 2012 selama ± 216 jam. Peserta Diklat Prajabatan yang dinyatakan LULUS, akan mendapatkan sertifikat. Selanjutnya sertifikat tersebut dijadikan Dokumen Penting sebagai salah satu prasyarat untuk mengangkat seorang CPNS menjadi PNS seutuhnya dengan penggajian sebesar 100% sesuai dengan Pangkat dan Golongan/Ruang yang dimilikinya.
Sebagai pelayan masyarakat dan berdedikasi yang baik, PNS diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada segenap masyarakat yang ada tanpa memandang status dan keberadaannya. Bupati Bantaeng berharap, PNS dapat meningkatkan profesionalismenya sesuai dengan kebutuhan instansinya. Melalui Diklat Prajabatan, seorang PNS dapat meningkatkan kompetensi tekhnis terhadap manajerial kepemimpinannya. Hal ini sangat penting dalam rangka peranannya yang begitu besar dalam menentukan pembangunan yang lebih terarah.
SIAP mengenakan Abu-abu
Wednesday, July 4, 2012Libur telah tiba. Setelah bergelut selama 3 (tiga) tahun berseragam biru, saatnya Anak SMP menikmati masa liburan. Menikmati liburan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Mengunjungi obyek wisata, pulang kampung ataupun tetap tinggal di rumah sembari mengikuti proses pendaftaran siswa baru guna melanjutkan ke jenjang SMA. Hari ini (Red. : 4 Juli 2012), siswa SMP se-Kabupaten Bantaeng menunggu Hasil Seleksi Penerimaan Siswa Baru (PSB) yang diumumkan pihak sekolah. Rasa was-was menghantui sebagian calon siswa baru, namun tidak kurang pula yang begitu enjoy menanti pengumuman dan tetap optimis akan kelulusannya.
Tim Bonthain kali ini akan mempublikasikan Pengumuman Hasil Seleksi Penerimaan Siswa Baru (PSB) Tahun Pelajaran 2012/2013 yang akan menempati 10 (sepuluh) ruang kelas 1/X di SMA Negeri 1 Bantaeng. Sekolah ini menjadi favorit di Bonthain sebagai sekolah unggulan. Sehingga setiap tahunnya, ribuan pendaftar berupaya mengisi quota yang disiapkan. Sebanyak 264 orang calon siswa baru yang SIAP mengenakan seragam abu-abu di sekolah tersebut, 223 orang merupakan calon siswa yang LULUS berdasarkan hasil seleksi. Sementara 41 orang calon siswa lainnya berpredikat Bebas Tes.
Download versi Originalnya :
Pengumuman Hasil Seleksi PSB 2012 SMA Negeri 1 Bantaeng
Tim Bonthain kali ini akan mempublikasikan Pengumuman Hasil Seleksi Penerimaan Siswa Baru (PSB) Tahun Pelajaran 2012/2013 yang akan menempati 10 (sepuluh) ruang kelas 1/X di SMA Negeri 1 Bantaeng. Sekolah ini menjadi favorit di Bonthain sebagai sekolah unggulan. Sehingga setiap tahunnya, ribuan pendaftar berupaya mengisi quota yang disiapkan. Sebanyak 264 orang calon siswa baru yang SIAP mengenakan seragam abu-abu di sekolah tersebut, 223 orang merupakan calon siswa yang LULUS berdasarkan hasil seleksi. Sementara 41 orang calon siswa lainnya berpredikat Bebas Tes.
Download versi Originalnya :
Pengumuman Hasil Seleksi PSB 2012 SMA Negeri 1 Bantaeng
Pameran Pendidikan Bonthain 2012
Thursday, May 10, 2012Masih rangkaian dari Hari Pendidikan Nasional tahun 2012 yang diperingati 2 Mei 2012 yang lalu, Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Bantaeng sebagai Leading Sektor dunia pendidikan di Kabupaten Bantaeng kembali mengadakan Pameran Pendidikan Bonthain. Berbagai tingkatan sekolah turut serta menyemarakkan kegiatan. Mulai dari tingkatan TK, SD, SMP, SMA dan SMK se-Kabupaten Bantaeng. Menurut sumber Tim Bonthain, pameran tersebut akan dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA).
M.Nuh yang tiba di Bonthain hari ini (Red. Kamis, 10 Mei 2012, 17:00 Wita) bersama Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah) dan rombongan berkeliling kota Bonthain sekaligus memantau persiapan pelaksanaan Pameran Pendidikan di Kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bonthain.
Sejak akhir April kemarin, beberapa kegiatan perlombaan/pertandingan telah dilaksanakan antara lain perlombaan/pertandingan berbagai cabang olah raga dan seni serta karnaval. Semarak Hardiknas di Bonthain juga akan diramaikan dengan Pameran Pendidikan yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 11-13 Mei 2012 di kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bonthain.
Pameran ini akan berlangsung selama 3 hari, mulai hari Jum'at-Minggu tanggal 11-13 Mei 2012 di kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bonthain (Jl. Seruni Bantaeng). Peserta pameran terdiri dari :
Tingkatan SMA
Tingkatan SMK
Tingkatan SMP
Tingkatan SD
Tingkatan TK
Berbagai kreasi dan kerajinan hasil karya anak Bonthain ditampilkan dalam pameran kali ini. Termasuk pula kreasi para guru hasil pelaksanaan KKG serta prestasi para siswa dann guru selama tahun 2011-2012. Melalui pameran ini diharapkan mampu mendorong semangat para siswa pada khususnya serta para pendidik dan tenaga kependidikan pada umumnya untuk terus berkreasi dan memajukan dunia pendidikan di Bonthain, demikian disampaikan M. Sakring, S.Pd (salah seorang guru yang tergabung dalam Gugus SDN No. 5 Lembang Cina).
Berselang beberapa menit setelah kunjungan rombongan Mendiknas, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bantaeng (Hj. A. Sinasari) juga hadir memantau persiapan yang dilakukan para peserta pameran. Berdasarkan Surat Kadis. Diknas Kab. Bantaeng yang diperlihatkan kepada Tim Bonthain, Pembukaan pameran akan dilaksanakan pada pukul 14:30 Wita esok (Red. 11 Mei 2012).
Sofyan, S.Pd yang ditemui Tim Bonthain di Stand Gugus SDN No. 14 Allu berharap agar pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung meriah, lancar, aman dan tertib.
M.Nuh yang tiba di Bonthain hari ini (Red. Kamis, 10 Mei 2012, 17:00 Wita) bersama Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah) dan rombongan berkeliling kota Bonthain sekaligus memantau persiapan pelaksanaan Pameran Pendidikan di Kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bonthain.
Sejak akhir April kemarin, beberapa kegiatan perlombaan/pertandingan telah dilaksanakan antara lain perlombaan/pertandingan berbagai cabang olah raga dan seni serta karnaval. Semarak Hardiknas di Bonthain juga akan diramaikan dengan Pameran Pendidikan yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 11-13 Mei 2012 di kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bonthain.
Pameran ini akan berlangsung selama 3 hari, mulai hari Jum'at-Minggu tanggal 11-13 Mei 2012 di kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bonthain (Jl. Seruni Bantaeng). Peserta pameran terdiri dari :
Tingkatan SMA
- SMA Neg. 1 Bantaeng
- SMA Neg. 2 Bantaeng
- SMA Neg. 1 Bissappu
- SMA Neg. 1 Tompobulu
Tingkatan SMK
- SMK Neg. 1 Bantaeng
- SMK Neg. 2 Bantaeng
- SMK Neg. 3 Bantaeng
- SMK Neg. 4 Bantaeng
- SMK Neg. 5 Bantaeng
Tingkatan SMP
- MKKS-SMP se-Kab. Bantaeng
Tingkatan SD
- Gugus SDN No. 5 Lembang Cina
- Gugus SDN No. 7 Letta
- Gugus SDN No. 19 Landang
- Gugus SDN No. 14 Allu
- Gugus SDN No. 32 Bungloe
- Gugus SD Inp. Tappanjeng
- Gugus SD Inp. Pullauweng
- Gugus SD Inp. Lonrong
- Gugus SD Inp. Ujung Katinting
- Gugus SD Inp. Ganting
- Gugus SD Inp. Jatia
- Gugus SD Inp. Moti
- Gugus SD Inp. Loka
- Gugus SD Inp. Morowa
- Gugus SD Inp. Tala-tala
Tingkatan TK
- Gugus TK se-Kec. Bissappu, Sinoa dan Ulu Ere
- Gugus TK se-Kec. Bantaeng dan Eremerasa
- Gugus TK se-Kec. Pa'jukukang, Gantarang Keke dan Tompobulu
Berbagai kreasi dan kerajinan hasil karya anak Bonthain ditampilkan dalam pameran kali ini. Termasuk pula kreasi para guru hasil pelaksanaan KKG serta prestasi para siswa dann guru selama tahun 2011-2012. Melalui pameran ini diharapkan mampu mendorong semangat para siswa pada khususnya serta para pendidik dan tenaga kependidikan pada umumnya untuk terus berkreasi dan memajukan dunia pendidikan di Bonthain, demikian disampaikan M. Sakring, S.Pd (salah seorang guru yang tergabung dalam Gugus SDN No. 5 Lembang Cina).
Berselang beberapa menit setelah kunjungan rombongan Mendiknas, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bantaeng (Hj. A. Sinasari) juga hadir memantau persiapan yang dilakukan para peserta pameran. Berdasarkan Surat Kadis. Diknas Kab. Bantaeng yang diperlihatkan kepada Tim Bonthain, Pembukaan pameran akan dilaksanakan pada pukul 14:30 Wita esok (Red. 11 Mei 2012).
Sofyan, S.Pd yang ditemui Tim Bonthain di Stand Gugus SDN No. 14 Allu berharap agar pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung meriah, lancar, aman dan tertib.
Pendukung Jusuf Kalla Rela Kepanasan
Sunday, July 17, 2011Dua minggu mendatang, Ramadhan bakal tiba. Puasa sebulan penuh lamanya, berbagai kegiatan pun dilaksanakan di seantero Indonesia. Bulan sebelumnya, Pramuka melaksanakan Perkemahan Jum'at Sabtu Minggu (PERJUSAMI). Kali ini giliran Palang Merah Indonesia (PMI) melaksanakan Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) Palang Merah Remaja (PMR) se-Kabupaten Bantaeng. Berlangsung sejak tanggal 15 Juli 2011 kemarin dan akan berakhir tanggal 19 Juli 2011 lusa. Ratusan peserta tingkat Madya dan Wira dari berbagai sekolah ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Sesepuh PMI Butta Toa Cabang Bantaeng (Andi Burhanuddin Syaggaf) menjelaskan, JUMBARA bertujuan untuk menggali potensi para relawan Madya dan Wira atas latihan yang selama ini dilaksanakan di sekolah masing-masing sekaligus memberikan penilaian, memantapkan dan memberikan penghargaan atas jerih payahnya. Tidak hanya itu, menurutnya dengan JUMBARA para relawan dapat bertukar informasi, membangkitkan semangat perdamaian dan persatuan. Termasuk di dalamnya dapat mempererat persaudaraan antara Pembina, Guru, Pelatih dan Relawan serta antar Relawan itu sendiri.
JUMBARA jangan sekedar dijadikan sebagai ajang lomba saja, meski pada dasarnya dalam kegiatan ini berkaitan erat dengan perlombaan. KAENG atau Karaeng Boer yang juga akrab disapa Bung Tomo oleh Komunitas Radio 2 Meteran, menekankan kepada setiap Panitia yang tergabung dalam Korps Suka Rela (KSR) Butta Toa agar mengarahkan dan memberikan pembinaan terhadap Relawan Madya maupun Wira bilamana dalam pelaksanaan lomba masih mengalami kendala. Hal ini dilakukan demi mempersiapkan PMR Madya dan Wira yang siap menjadi generasi penerus PMI di masa mendatang.
JUMBARA PMR ke-III se-Kabupaten Bantaeng Tahun 2011 mengambil Tema Ceria, Cerdas dan Bersahabat (Cheerful, Smart and Friendly) dengan Sub Tema Berprestasi, Berkreasi dan Meningkatkan Keterampilan untuk Kemanusiaan yang mengambil lokasi di Lapangan Sambang Katimbang, Kamp. Pullauweng, Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng. Peserta sebanyak 207 orang Relawan dan 36 orang Pembina, terdiri dari :
Madya
Support dari berbagai kalangan terhadap kegiatan ini amatlah besar, antara lain :
JUMPA
Semangat kemanusiaan mengalir dalam jiwa para Relawan. Angkat tandumu kawan dan songsong pasien di depan mata. Bantu insan lainnya meskipun dia musuhmu.
Salam Kemanusiaan
JUMBARA jangan sekedar dijadikan sebagai ajang lomba saja, meski pada dasarnya dalam kegiatan ini berkaitan erat dengan perlombaan. KAENG atau Karaeng Boer yang juga akrab disapa Bung Tomo oleh Komunitas Radio 2 Meteran, menekankan kepada setiap Panitia yang tergabung dalam Korps Suka Rela (KSR) Butta Toa agar mengarahkan dan memberikan pembinaan terhadap Relawan Madya maupun Wira bilamana dalam pelaksanaan lomba masih mengalami kendala. Hal ini dilakukan demi mempersiapkan PMR Madya dan Wira yang siap menjadi generasi penerus PMI di masa mendatang.
JUMBARA PMR ke-III se-Kabupaten Bantaeng Tahun 2011 mengambil Tema Ceria, Cerdas dan Bersahabat (Cheerful, Smart and Friendly) dengan Sub Tema Berprestasi, Berkreasi dan Meningkatkan Keterampilan untuk Kemanusiaan yang mengambil lokasi di Lapangan Sambang Katimbang, Kamp. Pullauweng, Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng. Peserta sebanyak 207 orang Relawan dan 36 orang Pembina, terdiri dari :
Madya
- SMP Neg. 2 Bissappu
- SMP PGRI Campagaloe
- SMP Neg. 2 Gantarang Keke
- SMP DDI Mattoanging
- Mts. Hasyim Ashari (Tanetea)
- MTs. Ma'Arif Puro'ro
- SMA Neg. 1 Bantaeng
- SMA Neg. 1 Bissappu
- SMK Yayasan Mega Anugerah (Rappoa)
- MA Nahdhatul Tawalib Tompong
Support dari berbagai kalangan terhadap kegiatan ini amatlah besar, antara lain :
- Fire Rescue of Bonthain
- Brigade Siaga Bencana (BSB) Bonthain
- Pemerintah Kabupaten Bantaeng
- Rumah Sakit Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng
- Puskesmas Sinoa
- Sanggar Seni Latar Nusa
- AMBAE
- Ambae.exe
- Gadde-gadde
- PMI Cabang Bulukumba
- KSR Panrita Lopi-Bulukumba
- Baling-baling Adventure Team (BAT)
- POM
- TNI
- Komunitas Seni dan Budaya Bantaeng
- Komunitas Seni dan Budaya Bulukumba
- dan Komunitas Jajanan Bonthain
JUMPA
- Pertolongan Pertama (PP)
- Pasang Bongkar Tandu (PBT)
- Cerdas Cermat Kepalangmerahan (KPMR)
- Dapur Umum Kreasi (DUK)
- Perawatan Keluarga (PK)
- Penghijauan/Penanaman Pohon
- Vocal Group
- Drama Kemanusiaan 7 (Tujuh) Prinsip Dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional
- Panggung Seni Kontingen
- Olah Raga (Sepak Bola Sarung)
- Anjang Sana antar Kontingen Peserta
- Pemilihan Putera dan Puteri Palang Merah Indonesia
- Pameran Kontingen
- Lomba Majalah Dinding (ukuran 1x1 M)
Semangat kemanusiaan mengalir dalam jiwa para Relawan. Angkat tandumu kawan dan songsong pasien di depan mata. Bantu insan lainnya meskipun dia musuhmu.
Ratusan Muda Mudi Bonthain SIAGA di Stadion
Friday, June 24, 2011Sore itu langit menjadi gelap. Padahal sejak pagi hingga siang, terik menyengat kulit layaknya semut menggerogoti gula. Di sekitar area Lamalaka ramai lalu lalang puluhan lelaki paruh baya dengan berbagai aktifitas yang mengundang rasa penasaran.
Ada apa gerangan di Lamalaka ?
Dari kejauhan terlihat 5 (lima) orang lelaki berkumis mengangkat bambu, ada pula yang membopong terpal, matras, gulungan kain berwarna coklat, beberapa ikat patok dan sebuah palu di tangan kirinya. Sementara ibu-ibu sesekali berhenti di tengah jalan menuju Stadion. Betapa tidak, di tangan kanannya panci besar dan di tangan kirinya 3 (tiga) buah ember menemani perjalanannya. Lagi-lagi rasa penasaran Tim Bonthain masih menghantui.
Demi memuaskan rasa penasaran itu, Tim bergerak menuju tujuan yang sama dengan lelaki dan ibu-ibu tadi. Alhasil, barang-barang yang mereka bawa merupakan perlengkapan pelaksanaan Perkemahan yang akan dilaksanakan di Stadion Mini Lamalaka Bonthain mulai besok (Red. today). Perkemahan ini dilaksanakan oleh PRAMUKA SIAGA yang tergabung dari puluhan Sekolah Dasar di Kabupaten Bantaeng, antara lain :
Sejak kemarin (tanggal 23 Juni 2011), sebagian SD telah memulai aktifitas mendirikan tenda di lokasi dimaksud. Namun belum terlihat dengan jelas apa gerangan yang akan diadakan disana sejak kemarin. Hari ini, barulah nampak disana sini para SIAGA dan Pembinanya sibuk dengan beragam aktifitas di bumi perkemahan PERJUSAMI. Kegiatan di lokasi masih sebatas menndirikan/menata tenda/kemah dan lingkungan sekitarnya. Kreasi tiap sekolah ditampilkan demi mempercantik tenda/kemah masing-masing. Sementara di luar area perkemahan belum nampak aktifitas kepramukaan/kepanduan karena pelaksanaannya masih disiapkan sampai prosesi Pembukaan dimulai pada pukul 16.00 waktu Bonthain dan sekitarnya (WITA).
Lalu, apa alasan pelaksanaan PERJUSAMI ini ?
Informasi yang dihimpun Tim Bonthain melaporkan bahwa PERJUSAMI ini diadakan dalam rangka memeriahkan Kegiatan/Acara "Penamatan/pelepasan murid/siswa Kelas VI yang baru saja selesai melaksanakan UAN/UAS. Alasan lainnya terkait dengan Proses Belajar Mengajar dunia pendidikan, khususnya PRAMUKA SIAGA yang akan terhenti sementara waktu pada bulan Agustus 2011 mendatang. Setiap tahunnya Pramuka merayakan hari jadinya (Hari Pramuka) pada tanggal 14 Agustus. Pada puncak perayaan tersebut, lazim diadakan perkemahan dimana-mana. Namun, mengingat pada bulan Agustus bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan 1432H bagi umat Islam, maka kegiatan seperti ini otomatis akan terhambat. Oleh karenanya, wajar saja bila dilaksanakan PERJUSAMI saat ini yang bertepatan dengan masa pendaftaraan siswa baru dan menjelang libur Semester.
Tim Bonthain yang menempatkan dirinya sebagai masyarakat berharap agar melalui pelaksanaan PERJUSAMI ini akan terjalin kerukunan yang semakin erat, baik antar PRAMUKA SIAGA PA/PI, antar Pembina maupun antara SIAGA dengan Pembinanya. Sehingga dengan sendirinya akan memunculkan suasana semakin akrab kedua pihak saat melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM) nantinya di sekolah. Apresiasi patut kita haturkan kepada mereka bahwa selagi negeri ini berada dalam krisis moral dan krisis kepercayaan, para Guru masih dan selalu mencurahkan perhatiannya untuk membangun negeri ini dari sisi perbaikan moral berlandaskan keimanan dan ketaqwaan. Siswa yang menjadi obyek ajar para Guru bisa mengikuti ajaran gurunya dan berlaku baik sejak dini. Tentunya harapan terbesar kita agar Muda-mudi Bonthain ini mampu mempertahankan moralitas yang telah tertanam saat ini hingga kelak, khususnya ketika menempati posisi penting di negeri ini. Sehingga moralitas bangsa yang saat ini kian terpuruk dapat diperbaiki kelak oleh Ratusan Muda Mudi Bonthain dan daerah lainnya di Indonesia.
Salam PRAMUKA...!!!
Ada apa gerangan di Lamalaka ?
Dari kejauhan terlihat 5 (lima) orang lelaki berkumis mengangkat bambu, ada pula yang membopong terpal, matras, gulungan kain berwarna coklat, beberapa ikat patok dan sebuah palu di tangan kirinya. Sementara ibu-ibu sesekali berhenti di tengah jalan menuju Stadion. Betapa tidak, di tangan kanannya panci besar dan di tangan kirinya 3 (tiga) buah ember menemani perjalanannya. Lagi-lagi rasa penasaran Tim Bonthain masih menghantui.
Demi memuaskan rasa penasaran itu, Tim bergerak menuju tujuan yang sama dengan lelaki dan ibu-ibu tadi. Alhasil, barang-barang yang mereka bawa merupakan perlengkapan pelaksanaan Perkemahan yang akan dilaksanakan di Stadion Mini Lamalaka Bonthain mulai besok (Red. today). Perkemahan ini dilaksanakan oleh PRAMUKA SIAGA yang tergabung dari puluhan Sekolah Dasar di Kabupaten Bantaeng, antara lain :
- Gudep SDN No. 1 Lembang Cina
- Gudep SDN No. 2 Lembang Cina
- Gudep SDN No. 3 Lembang Cina
- Gudep SDN No. 4 Lembang Cina
- Gudep SDN No. 5 Lembang Cina
- Gudep SD Inpres Jagong
- SDN No. 6 Lembang Cina
- SD Inpres Tappanjeng
- SDN No. 7 Letta
- SDN No. 8 Kalimbaung
- SDN No. 9 Lembang
- dan puluhan SD lainnya
Sejak kemarin (tanggal 23 Juni 2011), sebagian SD telah memulai aktifitas mendirikan tenda di lokasi dimaksud. Namun belum terlihat dengan jelas apa gerangan yang akan diadakan disana sejak kemarin. Hari ini, barulah nampak disana sini para SIAGA dan Pembinanya sibuk dengan beragam aktifitas di bumi perkemahan PERJUSAMI. Kegiatan di lokasi masih sebatas menndirikan/menata tenda/kemah dan lingkungan sekitarnya. Kreasi tiap sekolah ditampilkan demi mempercantik tenda/kemah masing-masing. Sementara di luar area perkemahan belum nampak aktifitas kepramukaan/kepanduan karena pelaksanaannya masih disiapkan sampai prosesi Pembukaan dimulai pada pukul 16.00 waktu Bonthain dan sekitarnya (WITA).
Lalu, apa alasan pelaksanaan PERJUSAMI ini ?
Informasi yang dihimpun Tim Bonthain melaporkan bahwa PERJUSAMI ini diadakan dalam rangka memeriahkan Kegiatan/Acara "Penamatan/pelepasan murid/siswa Kelas VI yang baru saja selesai melaksanakan UAN/UAS. Alasan lainnya terkait dengan Proses Belajar Mengajar dunia pendidikan, khususnya PRAMUKA SIAGA yang akan terhenti sementara waktu pada bulan Agustus 2011 mendatang. Setiap tahunnya Pramuka merayakan hari jadinya (Hari Pramuka) pada tanggal 14 Agustus. Pada puncak perayaan tersebut, lazim diadakan perkemahan dimana-mana. Namun, mengingat pada bulan Agustus bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan 1432H bagi umat Islam, maka kegiatan seperti ini otomatis akan terhambat. Oleh karenanya, wajar saja bila dilaksanakan PERJUSAMI saat ini yang bertepatan dengan masa pendaftaraan siswa baru dan menjelang libur Semester.
Tim Bonthain yang menempatkan dirinya sebagai masyarakat berharap agar melalui pelaksanaan PERJUSAMI ini akan terjalin kerukunan yang semakin erat, baik antar PRAMUKA SIAGA PA/PI, antar Pembina maupun antara SIAGA dengan Pembinanya. Sehingga dengan sendirinya akan memunculkan suasana semakin akrab kedua pihak saat melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM) nantinya di sekolah. Apresiasi patut kita haturkan kepada mereka bahwa selagi negeri ini berada dalam krisis moral dan krisis kepercayaan, para Guru masih dan selalu mencurahkan perhatiannya untuk membangun negeri ini dari sisi perbaikan moral berlandaskan keimanan dan ketaqwaan. Siswa yang menjadi obyek ajar para Guru bisa mengikuti ajaran gurunya dan berlaku baik sejak dini. Tentunya harapan terbesar kita agar Muda-mudi Bonthain ini mampu mempertahankan moralitas yang telah tertanam saat ini hingga kelak, khususnya ketika menempati posisi penting di negeri ini. Sehingga moralitas bangsa yang saat ini kian terpuruk dapat diperbaiki kelak oleh Ratusan Muda Mudi Bonthain dan daerah lainnya di Indonesia.
Salam PRAMUKA...!!!
LULUS UAN...harapnya
Tuesday, March 23, 2010Sebanyak 2.455 orang siswa SMA, Madrasah Aliyah dan SMK se-Kabupaten Bantaeng mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) yang diadakan hingga 25 Maret 2010. Keseluruhan siswa tersebut terdiri atas 24 sekolah (4 SMA).
Pelaksanaan UAN tersebut berlangsung tertib. Bupati Bantaeng (H. M Nurdin Abdullah) berkesempatan meninjau pelaksanaan UAN tersebut di SMA Negeri 1 Unggulan Bantaeng. Bupati yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Hj. Andi Sinasari) dan Ketua DPRD (Hj. Novrota Langgara) melihat langsung pelaksanaan UAN yang diawasi Prof. Dr. Galib dan sejumlah pengawas lainnya.
Sekretaris Dikpora (M. Basri) mengatakan, pelaksanaan UAN kali ini diharapkan lebih baik dari tahun sebelumnya. Kami berharap tingkat kelulusan juga lebih baik sebab tahun lalu tingkat kelulusan kami mencapai 92%. Mudah-mudahan tingkat kelulusan kali ini mencapai minimal 98 persen, harap Basri.
Pelaksanaan UAN tersebut berlangsung tertib. Bupati Bantaeng (H. M Nurdin Abdullah) berkesempatan meninjau pelaksanaan UAN tersebut di SMA Negeri 1 Unggulan Bantaeng. Bupati yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Hj. Andi Sinasari) dan Ketua DPRD (Hj. Novrota Langgara) melihat langsung pelaksanaan UAN yang diawasi Prof. Dr. Galib dan sejumlah pengawas lainnya.
Sekretaris Dikpora (M. Basri) mengatakan, pelaksanaan UAN kali ini diharapkan lebih baik dari tahun sebelumnya. Kami berharap tingkat kelulusan juga lebih baik sebab tahun lalu tingkat kelulusan kami mencapai 92%. Mudah-mudahan tingkat kelulusan kali ini mencapai minimal 98 persen, harap Basri.
UAN 2010 cukup mendebarkan
Tuesday, March 9, 2010Ujian Akhir Nasional (UAN) makin dekat. Seluruh siswa/siswi SMU/SMK/MA sibuk melakukan persiapan menjelang pelaksanaan UAN yang akan berlangsung 22-24 Maret 2010. Sekolah-sekolah yang akan melaksanakan UAN tersebut melaksanakan Rapat yang mempertemukan guru dan para orang tua siswa/siswi.
Beberapa hal yang dibicarakan dalam pertemuan dimaksud yakni :
1. Orang tua harus aktif dalam membimbing anaknya menyiapkan diri mengikuti UAN
2. Orang tua mesti selektif mengawasi kegiatan anaknya
3. Para guru akan membimbing terus siswanya hingga siswa lebih fokus pada pelajaran
4. Kehidupan anak di dunia maya harus dikurangi menjelang UAN berlangsung
Kesepakatan ini dipahami betul oleh kedua pihak. Mengingat UAN merupakan prioritas utama seorang siswa dalam penentuan kelulusan nantinya. Melirik ke belakang beberapa tahun silam, beberapa kejadian memberi kita sebuah gambaran. Tak kurang dari pelajar TIDAK LULUS, sedangkan pelajar bersangkutan merupakan idola di sekolahnya sejak kelas satu karena prestasinya yang di atas rata-rata. Bahkan, ada pula yang memang menyandang Peringkat/Rangking Pertama selama 3 tahun. Namun, UAN meruntuhkan segalanya. Hal ini terjadi karena siswa tersebut terbebani dengan pelaksanaan UAN. Fokus yang berlebihan dapat pula menjadi faktor kebingungan seorang siswa dalam melalui proses UAN.
Diharapkan melalui pertemuan tersebut, kedua pihak khususnya orang tua lebih aktif mengarahkan si anak untuk fokus dan lebih enjoy menghadapi UAN sebagai proses akhir masa SMA. Lazim didengung-dengungkan bahwa MASA SMA merupakan masa terindah. Namun, bisa saja berubah menjadi masa terkelam andai kelulusan jauh di mata. Olehnya, mari bersama-sama mengarahkan para siswa untuk lebih SIAP dengan UAN. Sehingga harapan para siswa agar LULUS dapat dirasakannya. Lebih jauh lagi, setelah LULUS dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi yakni Universitas yang berkualitas. Untuk selanjutnya akan melanjutkan tongkat estapet para pendahulu dalam membangun daerah ke arah lebih maju.
Beberapa hal yang dibicarakan dalam pertemuan dimaksud yakni :
1. Orang tua harus aktif dalam membimbing anaknya menyiapkan diri mengikuti UAN
2. Orang tua mesti selektif mengawasi kegiatan anaknya
3. Para guru akan membimbing terus siswanya hingga siswa lebih fokus pada pelajaran
4. Kehidupan anak di dunia maya harus dikurangi menjelang UAN berlangsung
Kesepakatan ini dipahami betul oleh kedua pihak. Mengingat UAN merupakan prioritas utama seorang siswa dalam penentuan kelulusan nantinya. Melirik ke belakang beberapa tahun silam, beberapa kejadian memberi kita sebuah gambaran. Tak kurang dari pelajar TIDAK LULUS, sedangkan pelajar bersangkutan merupakan idola di sekolahnya sejak kelas satu karena prestasinya yang di atas rata-rata. Bahkan, ada pula yang memang menyandang Peringkat/Rangking Pertama selama 3 tahun. Namun, UAN meruntuhkan segalanya. Hal ini terjadi karena siswa tersebut terbebani dengan pelaksanaan UAN. Fokus yang berlebihan dapat pula menjadi faktor kebingungan seorang siswa dalam melalui proses UAN.
Diharapkan melalui pertemuan tersebut, kedua pihak khususnya orang tua lebih aktif mengarahkan si anak untuk fokus dan lebih enjoy menghadapi UAN sebagai proses akhir masa SMA. Lazim didengung-dengungkan bahwa MASA SMA merupakan masa terindah. Namun, bisa saja berubah menjadi masa terkelam andai kelulusan jauh di mata. Olehnya, mari bersama-sama mengarahkan para siswa untuk lebih SIAP dengan UAN. Sehingga harapan para siswa agar LULUS dapat dirasakannya. Lebih jauh lagi, setelah LULUS dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi yakni Universitas yang berkualitas. Untuk selanjutnya akan melanjutkan tongkat estapet para pendahulu dalam membangun daerah ke arah lebih maju.
Data Base CPNS diubah Panitia Lokal
Tuesday, January 26, 2010Pihak Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar akhirnya bersedia membuka data base peserta CPNS Bulukumba, Senin, 25 Januari. Data base ini dibuka menyusul adanya saling klaim
kelulusan dua pelamar CPNS Bulukumba pada formasi S1 Keperawatan, yakni Herlina dan Arniati.
Hal ini disebabkan karena panitia di Bulukumba mengubah nomor tes salah satu dari dua peserta ini. Hal ini diungkapkan Kabag Humas Unhas, Dahlan Abubakar yang dikonfirmasi via telepon usai pertemuan dengan anggota DPRD Bulukumba di kampus Unhas, Senin 25 Januari.
Pertemuan yang diusulkan Komisi A DPRD Bulukumba ini diterima Rektor Unhas, Prof Idrus A Paturusi, Pembantu Rektor IV Dwia Aries Tina, tim CPNS Unhas Tajuddin Parenta dan Dr Hasrat Arief Saleh, serta Kabag Humas Unhas, Dahlan Abubakar.
Sementara dari Bulukumba, hadir lima anggota DPRD Bulukumba masing-masing, Ketua Komisi A DPRD Andi Syahrir Sahib, Wakil Ketua Komisi A Amar Ma'ruf, anggota komisi A DPRD Bulukumba lainnya, Thamsyar Syam, dan Abd Rajab.
Selain anggota dewan juga hadir Kepala Inspektorat Bulukumba, R Krg Suginna serta Kepala BKDD Bulukumba, Andi Hartatiah. Dahlan yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengungkapkan, berdasarkan data base yang dikirim tim seleksi CPNS Bulukumba ke Unhas, pemilik nomor ujian
11101104 adalah Herlina. Meski sebelumnya,
peserta lainnya, Arniati juga diakui sebagai pemilik nomor ini. Dalam waktu dekat ini, kata Dahlan, pihaknya akan menyurat secara resmi kepada BKDD Bulukumba terkait pemilik nomor tes 11101104. Yang pasti lanjutnya, pemilik nomor ujian 11101104 sesuai data base adalah Herlina yang meraih nilai lebih tinggi dibanding nomor ujian 11101105.
Dahlan mengatakan ada kekeliruan yang dilakukan tim seleksi CPNS di Bulukumba yang melakukan perubahan nomor ujian tanpa menyampaikan ke Unhas. "Yang kita sesalkan mengapa panitia di Bulukumba mengubah nomor tes tanpa dikoordinasikan dengan Unhas," katanya.
Nomor Herlina memang diubah oleh panitia seleksi sebelum pengumuman. Hal ini diakui sendiri Herlina saat hearing di komisi A DPRD Bulukumba beberapa waktu lalu. Herlina mengaku nomor tes yang diisi pada LJK sesuai hasil perubahan yakni 11101105. Termasuk daftar hadir juga diisi sesuai dengan hasil perubahan nomor tes tadi. Herannya, LJK dan data base tadi bisa disinkronkan melalui teknologi komputer meski data berbeda.
kelulusan dua pelamar CPNS Bulukumba pada formasi S1 Keperawatan, yakni Herlina dan Arniati.
Hal ini disebabkan karena panitia di Bulukumba mengubah nomor tes salah satu dari dua peserta ini. Hal ini diungkapkan Kabag Humas Unhas, Dahlan Abubakar yang dikonfirmasi via telepon usai pertemuan dengan anggota DPRD Bulukumba di kampus Unhas, Senin 25 Januari.
Pertemuan yang diusulkan Komisi A DPRD Bulukumba ini diterima Rektor Unhas, Prof Idrus A Paturusi, Pembantu Rektor IV Dwia Aries Tina, tim CPNS Unhas Tajuddin Parenta dan Dr Hasrat Arief Saleh, serta Kabag Humas Unhas, Dahlan Abubakar.
Sementara dari Bulukumba, hadir lima anggota DPRD Bulukumba masing-masing, Ketua Komisi A DPRD Andi Syahrir Sahib, Wakil Ketua Komisi A Amar Ma'ruf, anggota komisi A DPRD Bulukumba lainnya, Thamsyar Syam, dan Abd Rajab.
Selain anggota dewan juga hadir Kepala Inspektorat Bulukumba, R Krg Suginna serta Kepala BKDD Bulukumba, Andi Hartatiah. Dahlan yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengungkapkan, berdasarkan data base yang dikirim tim seleksi CPNS Bulukumba ke Unhas, pemilik nomor ujian
11101104 adalah Herlina. Meski sebelumnya,
peserta lainnya, Arniati juga diakui sebagai pemilik nomor ini. Dalam waktu dekat ini, kata Dahlan, pihaknya akan menyurat secara resmi kepada BKDD Bulukumba terkait pemilik nomor tes 11101104. Yang pasti lanjutnya, pemilik nomor ujian 11101104 sesuai data base adalah Herlina yang meraih nilai lebih tinggi dibanding nomor ujian 11101105.
Dahlan mengatakan ada kekeliruan yang dilakukan tim seleksi CPNS di Bulukumba yang melakukan perubahan nomor ujian tanpa menyampaikan ke Unhas. "Yang kita sesalkan mengapa panitia di Bulukumba mengubah nomor tes tanpa dikoordinasikan dengan Unhas," katanya.
Nomor Herlina memang diubah oleh panitia seleksi sebelum pengumuman. Hal ini diakui sendiri Herlina saat hearing di komisi A DPRD Bulukumba beberapa waktu lalu. Herlina mengaku nomor tes yang diisi pada LJK sesuai hasil perubahan yakni 11101105. Termasuk daftar hadir juga diisi sesuai dengan hasil perubahan nomor tes tadi. Herannya, LJK dan data base tadi bisa disinkronkan melalui teknologi komputer meski data berbeda.
Bonthain
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor









