blog how to, blog trick, blog tips, tutorial blog, blog hack

Monday, March 3, 2014

7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain

7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain
Gebrakan demi gebrakan dilakukan The Doctor of Bonthain. Sejak memimpin Bantaeng Butta Toa di awal tahun 2008 silam, berbagai perubahan nampak berseliwerang di Kabupaten Bantaeng. Pemadam Kebakaran tidak terlepas dari perhatiannya. Bahkan tercurah perhatian yang amat besar terhadap unit kerja yang berada di bawah pengawasan langsung Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Daerah (Bapedalda) Kabupaten Bantaeng.

Mimpi H. M. Nurdin Abdullah telah tercipta dengan dijadikannya Kabupaten Bantaeng sebagai daerah percontohan nasional, khususnya di bidang penanganan bencana. Kabupaten Bantaeng semakin dikenal di kancah nasional berkat kesigapan aparatur yang bertugas di Brigade Siaga Bencana (BSB) Bonthain. Didalamnnya terdapat unit respon yang siap siaga selama 24 jam sehari, antara lain Pemadam Kebakaran, Medis, ORARI, PMI dan Tagana.

Tahun 2014, Bonthain akan kedatangan kembali beberapa unit kendaraan dengan teknologi modern untuk memperkuat Brigade Siaga Bencana Bonthain, yakni :
  • 1 Unit Mobil Pemadam Kebakaran dengan fasilitas Lift yang kapasitasnya lebih kecil dari Mobil Damkar yang sudah ada sebelumnya.
  • 1 Unit Mobil Pemadam Kebakaran dengan kapasitas angkat 2 Ton yang juga dilengkapi dengan fasilitas Lift.
  • 5 Unit Mobil Pemadam Kebakaran untuk skala kecil/biasa.
  • 2 Unit Mobil Ambulance berteknologi modern yang mampu melakukan ICU berjalan dengan merek Nissan Elgrand.
  • 1 Unit Mobil Bis.
Insya Allah 7 unit mobil Damkar siap menghuni Kabupaten Bantaeng tahun ini. Kesemua itu merupakan sumbangan dalam bentuk Hibah Jepang, masing-masing dari Toyota Ehime Corporation dan Walikota Toon City. Diharapkan, fasilitas ini akan semakin memperkuat dan meningkatkan kualitas penanganan bahaya kebakaran di Kabupaten Bantaeng. Namun, penting pula untuk meningkatkan kualitas aparatur yang bertugas pada Damkar. Saudara-saudara saya di Damkar telah memberi sumbangsih yang luar biasa dalam rangka peningkatan perekonomian Bantaeng. Betapa tidak, penanganan kebakaran menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang nyaman menuju peningkatan taraf perekonomian yang lebih baik. Demikian diungkapkan H. M. Nurdin Abdullah dalam sambutannya sebagai Pembina Apel dalam rangka Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran Nasional ke-95 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Bantaeng, hari Senin tanggal 3 Maret 20014.

The Doctor of Bonthain (sapaan akrab H. M. Nurdin Abdullah) mengajak kepada seluruh peserta Apel untuk mengheningkan cipta sejenak, mengirimkan do'a kepada almarhum Ilham (Boby) yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu saat menjalankan tugasnya sebagai Satgas Pemadam Kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, H. M. Nurdin Abdullah membacakan Sambutan Tertulis Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Gamawan Fauzi) yang berlangsung sekitar 20 menit.

Gamawan Fauzi mengajak kepada seluruh Pemerintah Daerah untuk proaktif melakukan penanganan kebakaran secara preventif bukan sekedar responsif saja. Asap yang ditimbulkan dari kebakaran, baik lingkungan permukiman maupun hutan mmemberi dampak yang sangat signifikan terhadap meningkatnya emisi gas sampai pada angka 470 Mega Ton. Asap tersebut seringkali menjadi faktor perselisihan, mengingat asap mampu melintasi batas wilayah daerah dan batas wilayah negara yang menimbulkan protes dari negara lain.

Peringatan HUT Damkar ke-95 kali ini mengambil tema "Mari kita cegah bersama kebakaran dan bencana pencemaran asap untuk mendukung lingkungan hidup dan penurunan emisi gas rumah kaca". Pemerintah Daerah selayaknya melakukan serangkaian penanganan kebakaran melalui sosialisasi terhadap bahaya kebakaran dan inspeksi terhadap kepemilikan peralatan standar pemadam kebakaran kepada pemilik usaha maupun masyarakat. Sehingga emisi gas dapat dikurangi dalam rangka peningkatan kualitas lingkungan yang lebih nyaman dan sejuk.

Hal senada disampaikan pula oleh H. Abdullah Taibe (Kepala Bapedalda Kabupaten Bantaeng) kepada Tim Bonthain setelah apel pagi tadi. Dikonfirmasi perihal waktu kedatangan mobil tersebut, H. Abdullah Taibe mengungkapkan, "Dalam waktu dekat, Bupati Bantaeng akan melakukan sejumlah kunjungan ke Jepang untuk membahas proses pengiriman kendaraan tersebut menuju Indonesia hingga tiba di Kabupaten Bantaeng."

7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-1
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-2
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-3
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-4
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-5
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-6
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-7
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-8
7 Unit Damkar Siap Menghuni Bonthain-9

2 comments:

Jeunesse Global Indonesia said...

klo pemimpinnya benar dan tidak korupsi maka dana yang sudah dialokasikan pasti dibuat untuk keperluan pembangunan rakyat. salah satunya y ini.

Paket Wisata Pulau Seribu said...

kita memang butuh banyak kendaraan untuk mobil kebakaran. karena klo kita lihat kondisi di Indonesia memang sangat membutuhkan banyak mobil kebakaran. apalagi tingkat kebakaran di Indonesia lumayan tinggi.

Post a Comment

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

Thankz atas comment-nya...jangan bosan tuk mampir
Bonthain

Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Powered by Counters4blogs.com
 

Twitter Update

Followers

Newspaper Template

© Black Newspaper Copyright by Bonthain | Design by Ambae.exe | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks