blog how to, blog trick, blog tips, tutorial blog, blog hack

Daftar Isi





Showing posts with label Youth. Show all posts
Showing posts with label Youth. Show all posts

Generasi Emas

Wednesday, May 2, 2012
Generasi Emas
Bulan Mei 2012 adalah bulan yang dinanti para pendidik, anak didik dan semua unsur kependidikan di Indonesia. Bulan dimana ramai dilaksanakan berbagai kegiatan yang terkait dengan dunia pendidikan. Keseluruhan kegiatan merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional pada hari ini, 2 Mei 2012. Perayaan di Bonthain kali ini dipusatkan di Lapangan Lompobattang Kabupaten Bantaeng dengan menampilkan beragam kreasi yang ditampilkan ratusan anak didik dari berbagai tingkatan sekolah.

Sejak akhir April kemarin, beberapa kegiatan perlombaan/pertandingan telah dilaksanakan antara lain perlombaan/pertandingan berbagai cabang olah raga dan seni serta karnaval. Semarak Hardiknas di Bonthain juga akan diramaikan dengan Pameran Pendidikan yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 11-13 Mei 2012 di kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bonthain.

Dengan mengusung tema Bangkitnya Generasi Emas Indonesia, peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2012 juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Menurut Mohammad Nuh (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) pada press conference di jakarta beberapa waktu lalu, tema Hardiknas 2012 disesuaikan dengan rencana besar Kemdikbud untuk mempersiapkan generasi emas 100 tahun Indonesia merdeka (2045).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2011, jumlah penduduk Indonesia 2010 usia muda lebih banyak dibandingkan dengan usia tua. Dalam data itu terlihat, jumlah anak kelompok usia 0-9 tahun sebanyak 45,93 juta. Sedangkan anak usia 10-19 tahun berjumlah 43,55 juta jiwa. Nanti pada tahun 2045, mereka yang usia 0-9 tahun akan berusia 35-45 tahun. Sedangkan yang usia 10-20 tahun berusia 45-54. Nuh menilai, pada usia-usia itu yang memang memegang peran di suatu negara, tambahnya (Source : Pikiran Rakyat).

Gencarnya Pemerintah Pusat dalam membangun dan mengembangkan dunia pendidikan di tanah air sudah seharusnya diikuti dengan keikutsertaan Pemerintah Daerah dalam mendukung setiap program yang ditelorkan. Pemerintah Kabupaten Bantaeng pun tidak tinggal diam dalam hal ini. Sarana dan prasarana pendidikan, khususnya bangunan sekolah dan perangkatnya terus diperbaiki. Meski kenyataan di lapangan memperlihatkan bahwa masih ada sarana dan prasarana yang perlu mendapat perhatian. Hal ini tidak saja terjadi di Bonthain, tetapi hampir di seluruh pelosok nusantara. Kenyataan yang membuka mata kita bahwa pendidikan itu penting karena terkait dengan kelangsungan bangsa ini di masa mendatang. Dimana generasi emas yang dipersiapkan diharapkan mampu mengubah dan membawa Indonesia ke arah lebih baik. Tentunya peran aktif semua pihak baik Pemerintah maupun masyarakat dari berbagai elemen diharapkan dapat memperhatikan dunia pendidikan dengan penuh keseriusan dan rasa peduli yang tinggi.

Selamat merayakan Hardiknas dan Harkitnas. Mari bersama-sama mengembangkan pendidikan dalam hal apapun bentuk dan penerapannya.


Generasi Emas-1

Generasi Emas-2

Generasi Emas-3

Generasi Emas-4

Generasi Emas-5



Read Full 25 comments

Pendukung Jusuf Kalla Rela Kepanasan

Sunday, July 17, 2011
Pendukung Jusuf Kalla Rela Kepanasan
Dua minggu mendatang, Ramadhan bakal tiba. Puasa sebulan penuh lamanya, berbagai kegiatan pun dilaksanakan di seantero Indonesia. Bulan sebelumnya, Pramuka melaksanakan Perkemahan Jum'at Sabtu Minggu (PERJUSAMI). Kali ini giliran Palang Merah Indonesia (PMI) melaksanakan Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) Palang Merah Remaja (PMR) se-Kabupaten Bantaeng. Berlangsung sejak tanggal 15 Juli 2011 kemarin dan akan berakhir tanggal 19 Juli 2011 lusa. Ratusan peserta tingkat Madya dan Wira dari berbagai sekolah ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Sesepuh PMI Butta Toa Cabang Bantaeng (Andi Burhanuddin Syaggaf) menjelaskan, JUMBARA bertujuan untuk menggali potensi para relawan Madya dan Wira atas latihan yang selama ini dilaksanakan di sekolah masing-masing sekaligus memberikan penilaian, memantapkan dan memberikan penghargaan atas jerih payahnya. Tidak hanya itu, menurutnya dengan JUMBARA para relawan dapat bertukar informasi, membangkitkan semangat perdamaian dan persatuan. Termasuk di dalamnya dapat mempererat persaudaraan antara Pembina, Guru, Pelatih dan Relawan serta antar Relawan itu sendiri.

JUMBARA jangan sekedar dijadikan sebagai ajang lomba saja, meski pada dasarnya dalam kegiatan ini berkaitan erat dengan perlombaan. KAENG atau Karaeng Boer yang juga akrab disapa Bung Tomo oleh Komunitas Radio 2 Meteran, menekankan kepada setiap Panitia yang tergabung dalam Korps Suka Rela (KSR) Butta Toa agar mengarahkan dan memberikan pembinaan terhadap Relawan Madya maupun Wira bilamana dalam pelaksanaan lomba masih mengalami kendala. Hal ini dilakukan demi mempersiapkan PMR Madya dan Wira yang siap menjadi generasi penerus PMI di masa mendatang.

JUMBARA PMR ke-III se-Kabupaten Bantaeng Tahun 2011 mengambil Tema Ceria, Cerdas dan Bersahabat (Cheerful, Smart and Friendly) dengan Sub Tema Berprestasi, Berkreasi dan Meningkatkan Keterampilan untuk Kemanusiaan yang mengambil lokasi di Lapangan Sambang Katimbang, Kamp. Pullauweng, Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng. Peserta sebanyak 207 orang Relawan dan 36 orang Pembina, terdiri dari :

Madya
  • SMP Neg. 2 Bissappu
  • SMP PGRI Campagaloe
  • SMP Neg. 2 Gantarang Keke
  • SMP DDI Mattoanging
  • Mts. Hasyim Ashari (Tanetea)
  • MTs. Ma'Arif Puro'ro
Wira
  • SMA Neg. 1 Bantaeng
  • SMA Neg. 1 Bissappu
  • SMK Yayasan Mega Anugerah (Rappoa)
  • MA Nahdhatul Tawalib Tompong
Diharapkan melalui JUMBARA ini akan mewujudkan Remaja PMI yang berkarakter dan berbakti kepada masyarakat. PMR dapat menjalin dan mempererat persahabatan nasional maupun internasional, mengingat Relawan di bawah panji Palang Merah adalah satu-satunya komunitas independen yang dapat menengahi kubu-kubu yang berseteru. Bercermin pada tokoh Jusuf Kalla (JK) yang juga Ketua Umum PMI dalam penyelesaian konflik GAM di Aceh. Seluruh Relawan, baik dari tingkat Mula, Madya, Wira, KSR, Pembina, Pelatih dan sebagainya kiranya dapat mengikuti jejak petinggi PMI itu. Menanamkan jiwa kepedulian di dalam dirinya. Peduli tanpa pamrih dan tidak mengutamakan kepentingan golongan tertentu meski harus rela kepansanan, kedinginan dan kehujanan.

Support dari berbagai kalangan terhadap kegiatan ini amatlah besar, antara lain :
  • Fire Rescue of Bonthain
  • Brigade Siaga Bencana (BSB) Bonthain
  • Pemerintah Kabupaten Bantaeng
  • Rumah Sakit Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng
  • Puskesmas Sinoa
  • Sanggar Seni Latar Nusa
  • AMBAE
  • Ambae.exe
  • Gadde-gadde
  • PMI Cabang Bulukumba
  • KSR Panrita Lopi-Bulukumba
  • Baling-baling Adventure Team (BAT)
  • POM
  • TNI
  • Komunitas Seni dan Budaya Bantaeng
  • Komunitas Seni dan Budaya Bulukumba
  • dan Komunitas Jajanan Bonthain
PMR merupakan cikal bakal Relawan PMI yang berkualitas yang mampu menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dan menjalin kesinambungan organisasi PMI di masa depan. Olehnya itu, PMR harus dididik, dibina dan dikembangkan sejak dini agar bisa menjadi sosok Relawan yang berkarakter keIndonesia-an, terampil, kreatif dan memiliki jiwa kepemimpinan. JUMBARA merupakan sarana untuk mewujudkan upaya tersebut dengan mengadakan berbagai perlombaan. Sehingga Relawan memiliki bekal sebelum terjun ke lapangan, khususnya dalam menangani korban kecelakaan atau pun bencana. Lomba-lomba yang harus diikuti tiap peserta Madya maupun Wira yakni :

JUMPA
  • Pertolongan Pertama (PP)
  • Pasang Bongkar Tandu (PBT)
  • Cerdas Cermat Kepalangmerahan (KPMR)
  • Dapur Umum Kreasi (DUK)
  • Perawatan Keluarga (PK)
BAKTI
  • Penghijauan/Penanaman Pohon
GEMBIRA
  • Vocal Group
  • Drama Kemanusiaan 7 (Tujuh) Prinsip Dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional
  • Panggung Seni Kontingen
  • Olah Raga (Sepak Bola Sarung)
  • Anjang Sana antar Kontingen Peserta
  • Pemilihan Putera dan Puteri Palang Merah Indonesia
  • Pameran Kontingen
  • Lomba Majalah Dinding (ukuran 1x1 M)
JUMBARA tak lain sebagai ajang simulasi penanganan kecelakaan atau bencana. Sehingga anggota PMR siap berperan aktif bersama Relawan PMI lainnya dalam penanganan kecelakaan atau bencana pada kondisi yang nyata. Simulasi adalah bagian tak terpisahkan dari kegiatan lomba. Dengan lomba dimaksud, para Relawan dapat belajar dan memacu semangat untuk terus memperbaiki diri serta menggali potensi dalam dirinya untuk mengabdikan diri dalam kegiatan Kepalangmerahan.

Semangat kemanusiaan mengalir dalam jiwa para Relawan. Angkat tandumu kawan dan songsong pasien di depan mata. Bantu insan lainnya meskipun dia musuhmu.

Salam Kemanusiaan



Pendukung Jusuf Kalla Rela Kepanasan-1

Pendukung Jusuf Kalla Rela Kepanasan-2

Pendukung Jusuf Kalla Rela Kepanasan-3

Pendukung Jusuf Kalla Rela Kepanasan-4

Pendukung Jusuf Kalla Rela Kepanasan-5


Read Full 15 comments

Ratusan Muda Mudi Bonthain SIAGA di Stadion

Friday, June 24, 2011
Ratusan Muda Mudi Bonthain SIAGA di Stadion
Sore itu langit menjadi gelap. Padahal sejak pagi hingga siang, terik menyengat kulit layaknya semut menggerogoti gula. Di sekitar area Lamalaka ramai lalu lalang puluhan lelaki paruh baya dengan berbagai aktifitas yang mengundang rasa penasaran.

Ada apa gerangan di Lamalaka ?

Dari kejauhan terlihat 5 (lima) orang lelaki berkumis mengangkat bambu, ada pula yang membopong terpal, matras, gulungan kain berwarna coklat, beberapa ikat patok dan sebuah palu di tangan kirinya. Sementara ibu-ibu sesekali berhenti di tengah jalan menuju Stadion. Betapa tidak, di tangan kanannya panci besar dan di tangan kirinya 3 (tiga) buah ember menemani perjalanannya. Lagi-lagi rasa penasaran Tim Bonthain masih menghantui.

Demi memuaskan rasa penasaran itu, Tim bergerak menuju tujuan yang sama dengan lelaki dan ibu-ibu tadi. Alhasil, barang-barang yang mereka bawa merupakan perlengkapan pelaksanaan Perkemahan yang akan dilaksanakan di Stadion Mini Lamalaka Bonthain mulai besok (Red. today). Perkemahan ini dilaksanakan oleh PRAMUKA SIAGA yang tergabung dari puluhan Sekolah Dasar di Kabupaten Bantaeng, antara lain :
  • Gudep SDN No. 1 Lembang Cina
  • Gudep SDN No. 2 Lembang Cina
  • Gudep SDN No. 3 Lembang Cina
  • Gudep SDN No. 4 Lembang Cina
  • Gudep SDN No. 5 Lembang Cina
  • Gudep SD Inpres Jagong
  • SDN No. 6 Lembang Cina
  • SD Inpres Tappanjeng
  • SDN No. 7 Letta
  • SDN No. 8 Kalimbaung
  • SDN No. 9 Lembang
  • dan puluhan SD lainnya
Ratusan murid/siswa SD berkumpul di lokasi tersebut guna mengikuti PERJUSAMI (Perkemahan Jum'at Sabtu Minggu) mulai tanggal 24-26 Juni 2011. Muda-mudi Bonthain ini kerap dikenal dengan nama PRAMUKA SIAGA, lengkap dengan pakaian seragam Pramuka yang bernuansa cokelat.

Sejak kemarin (tanggal 23 Juni 2011), sebagian SD telah memulai aktifitas mendirikan tenda di lokasi dimaksud. Namun belum terlihat dengan jelas apa gerangan yang akan diadakan disana sejak kemarin. Hari ini, barulah nampak disana sini para SIAGA dan Pembinanya sibuk dengan beragam aktifitas di bumi perkemahan PERJUSAMI. Kegiatan di lokasi masih sebatas menndirikan/menata tenda/kemah dan lingkungan sekitarnya. Kreasi tiap sekolah ditampilkan demi mempercantik tenda/kemah masing-masing. Sementara di luar area perkemahan belum nampak aktifitas kepramukaan/kepanduan karena pelaksanaannya masih disiapkan sampai prosesi Pembukaan dimulai pada pukul 16.00 waktu Bonthain dan sekitarnya (WITA).

Lalu, apa alasan pelaksanaan PERJUSAMI ini ?

Informasi yang dihimpun Tim Bonthain melaporkan bahwa PERJUSAMI ini diadakan dalam rangka memeriahkan Kegiatan/Acara "Penamatan/pelepasan murid/siswa Kelas VI yang baru saja selesai melaksanakan UAN/UAS. Alasan lainnya terkait dengan Proses Belajar Mengajar dunia pendidikan, khususnya PRAMUKA SIAGA yang akan terhenti sementara waktu pada bulan Agustus 2011 mendatang. Setiap tahunnya Pramuka merayakan hari jadinya (Hari Pramuka) pada tanggal 14 Agustus. Pada puncak perayaan tersebut, lazim diadakan perkemahan dimana-mana. Namun, mengingat pada bulan Agustus bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan 1432H bagi umat Islam, maka kegiatan seperti ini otomatis akan terhambat. Oleh karenanya, wajar saja bila dilaksanakan PERJUSAMI saat ini yang bertepatan dengan masa pendaftaraan siswa baru dan menjelang libur Semester.

Tim Bonthain yang menempatkan dirinya sebagai masyarakat berharap agar melalui pelaksanaan PERJUSAMI ini akan terjalin kerukunan yang semakin erat, baik antar PRAMUKA SIAGA PA/PI, antar Pembina maupun antara SIAGA dengan Pembinanya. Sehingga dengan sendirinya akan memunculkan suasana semakin akrab kedua pihak saat melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM) nantinya di sekolah. Apresiasi patut kita haturkan kepada mereka bahwa selagi negeri ini berada dalam krisis moral dan krisis kepercayaan, para Guru masih dan selalu mencurahkan perhatiannya untuk membangun negeri ini dari sisi perbaikan moral berlandaskan keimanan dan ketaqwaan. Siswa yang menjadi obyek ajar para Guru bisa mengikuti ajaran gurunya dan berlaku baik sejak dini. Tentunya harapan terbesar kita agar Muda-mudi Bonthain ini mampu mempertahankan moralitas yang telah tertanam saat ini hingga kelak, khususnya ketika menempati posisi penting di negeri ini. Sehingga moralitas bangsa yang saat ini kian terpuruk dapat diperbaiki kelak oleh Ratusan Muda Mudi Bonthain dan daerah lainnya di Indonesia.

Salam PRAMUKA...!!!


Ratusan Muda Mudi Bonthain SIAGA di Stadion-1

Ratusan Muda Mudi Bonthain SIAGA di Stadion-2

Ratusan Muda Mudi Bonthain SIAGA di Stadion-3

Ratusan Muda Mudi Bonthain SIAGA di Stadion-4

Ratusan Muda Mudi Bonthain SIAGA di Stadion-5


Read Full 3 comments

LULUS UAN...harapnya

Tuesday, March 23, 2010
Sebanyak 2.455 orang siswa SMA, Madrasah Aliyah dan SMK se-Kabupaten Bantaeng mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) yang diadakan hingga 25 Maret 2010. Keseluruhan siswa tersebut terdiri atas 24 sekolah (4 SMA).

Pelaksanaan UAN tersebut berlangsung tertib. Bupati Bantaeng (H. M Nurdin Abdullah) berkesempatan meninjau pelaksanaan UAN tersebut di SMA Negeri 1 Unggulan Bantaeng. Bupati yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Hj. Andi Sinasari) dan Ketua DPRD (Hj. Novrota Langgara) melihat langsung pelaksanaan UAN yang diawasi Prof. Dr. Galib dan sejumlah pengawas lainnya.

Sekretaris Dikpora (M. Basri) mengatakan, pelaksanaan UAN kali ini diharapkan lebih baik dari tahun sebelumnya. Kami berharap tingkat kelulusan juga lebih baik sebab tahun lalu tingkat kelulusan kami mencapai 92%. Mudah-mudahan tingkat kelulusan kali ini mencapai minimal 98 persen, harap Basri.
Read Full 5 comments

UAN 2010 cukup mendebarkan

Tuesday, March 9, 2010
Ujian Akhir Nasional (UAN) makin dekat. Seluruh siswa/siswi SMU/SMK/MA sibuk melakukan persiapan menjelang pelaksanaan UAN yang akan berlangsung 22-24 Maret 2010. Sekolah-sekolah yang akan melaksanakan UAN tersebut melaksanakan Rapat yang mempertemukan guru dan para orang tua siswa/siswi.

Beberapa hal yang dibicarakan dalam pertemuan dimaksud yakni :
1. Orang tua harus aktif dalam membimbing anaknya menyiapkan diri mengikuti UAN
2. Orang tua mesti selektif mengawasi kegiatan anaknya
3. Para guru akan membimbing terus siswanya hingga siswa lebih fokus pada pelajaran
4. Kehidupan anak di dunia maya harus dikurangi menjelang UAN berlangsung

Kesepakatan ini dipahami betul oleh kedua pihak. Mengingat UAN merupakan prioritas utama seorang siswa dalam penentuan kelulusan nantinya. Melirik ke belakang beberapa tahun silam, beberapa kejadian memberi kita sebuah gambaran. Tak kurang dari pelajar TIDAK LULUS, sedangkan pelajar bersangkutan merupakan idola di sekolahnya sejak kelas satu karena prestasinya yang di atas rata-rata. Bahkan, ada pula yang memang menyandang Peringkat/Rangking Pertama selama 3 tahun. Namun, UAN meruntuhkan segalanya. Hal ini terjadi karena siswa tersebut terbebani dengan pelaksanaan UAN. Fokus yang berlebihan dapat pula menjadi faktor kebingungan seorang siswa dalam melalui proses UAN.

Diharapkan melalui pertemuan tersebut, kedua pihak khususnya orang tua lebih aktif mengarahkan si anak untuk fokus dan lebih enjoy menghadapi UAN sebagai proses akhir masa SMA. Lazim didengung-dengungkan bahwa MASA SMA merupakan masa terindah. Namun, bisa saja berubah menjadi masa terkelam andai kelulusan jauh di mata. Olehnya, mari bersama-sama mengarahkan para siswa untuk lebih SIAP dengan UAN. Sehingga harapan para siswa agar LULUS dapat dirasakannya. Lebih jauh lagi, setelah LULUS dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi yakni Universitas yang berkualitas. Untuk selanjutnya akan melanjutkan tongkat estapet para pendahulu dalam membangun daerah ke arah lebih maju.
Read Full 0 comments

Gold Medal for Karate Bonthain

Thursday, March 4, 2010
Olah raga di Bonthain terus dipacu agar lebih meningkat. Dukungan Pemerintah dalam bidang ini patut diacungkan jempol. Berbagai upaya dilakukan agar para atlit di Butta Toa mampu bersaing dengan daerah lainnya dalam peningkatan prestasi di bidang olah raga.

Tak sia-sia dukungan yang diberikan Pemerintah. Atlit Pencak Silat Bonthain kembali mempersembahkan oleh-oleh berharga sekaligus mengharumkan nama Bonthain. Kesempatan ini diperoleh saat bertanding di Kejuaraan Karate Nasional yang dilaksanakan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Kapolri di Jakarta Januari lalu.

Gelar juara pun diraihnya, masing-masing :
Juara I Komite + 70 Pa TNI/POLRI
Juara III Komite + 84 Pa Umum

Dengan menjuarai turnamen Inkanas di Jakarta, Bonthain berhasil memboyong 2 medali emas, 3 medali perak dan 2 medali perunggu. Turut pula meloloskan seorang Wasit Karate Nasional atas nama Drs. Syarifuddin.

Prestasi luar biasa untuk daerah yang amat kecil di bagian selatan Propinsi Sulawesi Selatan. Pemerintah Daerah Bonthain memberikan selamat kepada para atlit. Demikian disampaikan Bupati Bantaeng dan Ketua KONI Bantaeng saat menerima kedatangan atlit di Kantor Bupati Bantaeng.

Semoga tidak sampai disini saja, namun semangat kemenangan harus hadir di hati para atlit. Dengan semangat ini, diharapkan prestasi dapat ditingkatkan nantinya. Ddukungan Pemerintah dalam peningkatan kualitas olah raga di Bonthain pun harus ditingkatkan.
Read Full 0 comments

Menang di Srilanka

Wednesday, March 3, 2010
Bertarung di tingkat internasional, Bonthain menorehkan lagi satu prestasi besar setelah menang di Srilanka. Petenis junior nasional asal Bantaeng, Nur Adim Ramdani (panggilan Adim) bersama 2 rekan lainnya masing-masing (Wisnu Adi Nugroho (Tegal) dan David Manoah (Jakarta) di ajang Pra Kualifikasi Davis Cup Junior Asia Pasifik yang digelar di Srilanka, 22-27 Pebruari 2010, meraih gelar juara dan lolos ke babak Kualifikasi Davis Cup Junior Asia Pasifik yang akan digelar pada bulan April 2010 di Malaysia. Ini membuktikan, bahwa semangat dan jiwa merah putih Adim Cs, dibuktikannya.

Keberhasilan Adim Cs, disambut gembira oleh berbagai pihak. Terkhusus pengelola Bantaeng Tennis Camp (BTC) bersama Iswan Nurdin selaku pelatih dan orang tua Adim, yang mendidik lebih awal yang selanjutnya berlatih dan camp di Cibubur Tennis Camp sejak Maret 2008 yang lalu.

Pada babak Pra Kualifikasi ini diikuti oleh 9 negara, diantaranya Indonesia, Srilanka, Arab Saudi, Singapura, Malaysia, Kazakstan, Bangladesh, Siria dll. Tim Davis Cup Junior Indonesia ini berhasil
mengalahkan masing-masing Negara Arab Saudi (3-0), Siria (3-0), Srilanka (3-0), Bangladesh (3-0), Kazakstan (3-0). Dari hasil Pra Kualifikasi ini, maka Tim Davis Junior Indonesia lolos ke Babak Kualifikasi yang diikuti 16 negara Asia Pasifik dan akan digelar pada bulan April 2010 di Malaysia. Adim memang memiliki kualitas permainan yang sangat bagus, fisik dan postur tubuh yang memungkinkan untuk dicetak menjadi atlet tennis dunia masa depan. Apalagi prosfektifnya, bahwa berdasarkan hasil Rakernas Pelti 2010 beberapa waktu lalu di Jakarta memutuskan untuk menyetujui batasan usia atlet peserta PON di usia 21 tahun, keputusan ini diambil setelah melalui adu argumentasi yang alot.

Prestasi Adim, terbilang menjulang setelah berdomisili di Kabupaten Bogor sejak Maret 2008 yang lalu, dimana perhatian dan bimbingan dari pelatih nasional, Ardy Rivali, sehingga Adim memiliki kematangan
bermain yang sangat bagus.

Sebagai Pengelola Bantaeng Tennis Camp, merasa bangga karena Adim telah mampu mempersembahkan yang terbaik untuk negeri dan nama daerah Bantaeng. Kini, Bantaeng Tennis Camp akan mempersiapkan beberapa petenis junior putra dan putri terbaiknya untuk bertandimg di ajang Pra Porda 2010 dan Porda 2010 di Kabupeten Pangkep. Dimana visi Bantaeng Tennis Camp adalah Menuju Prestasi Dunia, lambat tapi pasti ternyata segera terwujud.
Read Full 5 comments

Matic Motor of Bonthain

Monday, February 22, 2010
Kalangan anak muda Bonthain sejak lama menggandrungi organsisasi motor dengan berbagai tipe dan jenis. Antara lain Vespa, Moge, Honda Classic, Motor Matic dan sebagainya. Black Motor Community pun bermunculan dengan mengusung nama-nama yang keren dan penuh cerita didalamnya.

Salah satu Black Community yakni Black Motor Community Motor Matic terbilang unik dan penuh kreasi. Betapa tidak, setiap sorenya, komunitas ini dengan lihai mempertontonkan kepiawaiannya melalui atraksi Motor matic di salah satu sudut kota Bonthain.

Lokasinya berada di area Pantai Lamalaka. Anggota komunitas ini mampu memberikan hiburan tersendiri bagi masyarakat Bonthain. Mengendarai Motor Matic dengan berbagai gaya ekstrim, tidaklah mudah dibayangkan layaknya mengendarai motor yang sama bagi pengendara awam. Beberapa gaya yang disukai Black Community and Black In News of Bonthain dan pengunjung lainnya yakni :
1. Roda depan terangkat/jumping sementara roda belakang berjalan menopang badan motor
2. Roda belakang terangkat/jumping sementara roda depan berjalan menopang badan motor
3. Roda depan jumping menopang 2 orang yang mengendarai motor tersebut
4. Roda belakang jumping menopang 2 orang yang mengendarai motor tersebut
5. Pengendara berdiri di atas Jok motor saat motor lagi berjalan
6. Pengendara berdiri di atas Kemudi motor saat motor lagi berjalan
7. Melepaskan tangan pada kemudi, sementara motor masih berjalan
8. Mengangkat Roda depan sambil berbelok
9. Mengendarai motor dengan banyak orang diatasnya
10. dan masih banyak lagi atraksi lainnya

Atraksi ini benar-benar mendebarkan, khususnya bagi penonton yang menyaksikannya di sekitar area Track yang jadi langganan bagi Black Motor Community. Area ini merupakan salah satu bagian Jalan Pantai Lamalaka yang dikenal tidak padat dilewati Black Car Community maupun Black Motor Community.

Selain atraksi di tempat tersebut, pada hari-hari tertentu komunitas ini berlaih ke Pantai Seruni. Bahkan pada hari Sabtu sore hingga malam, ratusan motor melakukan pawai mengelilingi kota Bonthain. Pawai pun tidak hanya dilakukan komunitas Matic, melainkan seluruh komunitas Black Car Community dan Black Motor Community. Kegiatan ini membuat kota Bonthain lebih ramai layaknya kota besar di Indonesia. Luas wilayah, khususnya pusat kota Bonthain yang terbilang amat kecil yang dapat dikelilingi dalam waktu hanya ± 15 menit saja, turut membantu pawai tersebut berlangsung lebih santai.

Bagi yang ingin menikmati sajian atraksi Motor Matic, silakan mampir di Pantai Lamalaka dan beri applaus pada sang JOKI. Paling tidak hal di atas dapat dijadikan ajang pengalihan kebiasaan buruk para Pemuda yang lebih suka balapan liar di jalanan.

Apresiasi yang lumayan besar diberikan pihak berwajib. Tiap sosialisasi yang dilakukan Kepolisian Resort Bantaeng, Black Motor Community dari berbagai Black Community menjadi pionir penyelenggaraan sosialisasi. Antara lain Sosialisasi Helm yang dilaksanakan seminggu yang lalu, Kapolres Bantaeng dan Bupati Bantaeng memberdayakan komunitas ini untuk mengelilingi Bonthain dalam rangka memperkenalkan salah satu aturan yang diterapkan dalam Undang-Undang Lalu Lintas yang baru.
Read Full 6 comments

Profil Bantaeng Tennis Camp

Thursday, February 18, 2010
Untuk mengetahui sejarah berdirinya Bantaeng Tenis Camp, Black Community and Black In News of Bonthain mencari informasi tersebut langsung pada pihak yang mengelolanya. Sebelum nama Bantaeng Tennis Camp, dulunya bernama Bawakaraeng Junior Tennis Camp (BJTC) diresmikan oleh Bapak H. M. Amin Syam (Ketua Pengda PELTI Sulawesi Selatan) pada tanggal 29 Juni 2004 yang ditandai dengan penandatanganan Prasasti. Peresmian ini dilakukan pada saat beliau Blackinnovationawards goes to campus di Bonthain dalam rangka Peresmian Rehab. Lapangan Tenis PELTI Bawakaraeng Bantaeng.

Bawakaraeng Junior Tennis Camp (BJTC) Bantaeng lahir, berawal dari keprihatinan para penggagas atas prestasi junior Kabupaten Bantaeng pada setiap event-event di Makassar. Adapun Penggagas pembentukan Bawakaraeng Junior Tennis Camp (BJTC) Bantaeng adalah :
1. Ir. H.Syafruddin Siata, MS
2. H. Asri Rani
3. Syahrul Bayan, SSTP
4. Iswan Nurdin

Lambat laun, Bawakaraeng Junior Tennis Camp berubah nama menjadi Bantaeng Tennis Camp (BTC) pada tanggal 9 September 2008, seiring dengan pencitraan nama Kabupaten Bantaeng. Harapannya, dengan jalur prestasi tennis, Bantaeng dapat dikenal dimana saja. Bantaeng Tennis Camp (BTC) menetapkan Visi Raih Prestasi dengan Team Work yang Solid dengan Program kerja yang mengacu pada penggalian bakat petenis junior Kabupaten Bantaeng dan peningkatan prestasi di tingkat Regional maupun di tingkat Nasional.

Salah satu strategi yang dilakukan dengan mengirimkan Iswan Nurdin untuk mengikuti pelatihan pelatih Level I dan Level II. Dari ilmu pertenisan yang diraihnya, diteruskan kepada anak didik. Terbilang singkat, namun dengan modal semangat akhirnya 6 bulan latihan, telah mampu menunjukkan prestasi regional dan nasional waktu itu.

Dalam upaya mengarah pada peningkatan Prestasi Petenis Junior Bantaeng, dari pihak Pengelola BTC melakukan kerja sama dengan Loka Camp Resort and Outbound. Hal ini dilakukan demi peningkatan semangat semangat, peningkatan percaya diri dan motivasi individu berupa kegiatan Outbound untuk pembentukan tim work yang solid.

Dari sinilah, sehingga prestasi Petenis-petenis junior asal Bantaeng bermunculan. Nur Adim Ramdani, Nur Oktafianti, Azima Faradina, Fauziah Azis, A. Nesti Ramdani dan Yaumil Iswan. Prestasi mereka tak diragukan khususnya di tingkat Indonesia Timur bahkan Asia.
Read Full 1 comments

Petenis Junior Asal Bonthain ke Srilanka

Wednesday, February 17, 2010
Nur Adim Ramdani (panggilan Adim), petenis junior nasional asal Bantaeng yang kini berkiprah di gelanggang Nasional dan Asia. Si atlit menempati urutan kedua pada ajang Seleksi Nasional Kelompok Umur 16 Tahun setelah dikalahkan oleh Petenis junior asal Tegal, Wisnu Adi Nugroho. Ajang seleknas ini digelar di Lapangan tenis Kemayoran Jakarta, 5-9 Fenruari 2010 lalu. Ajang ini hanya diikuti oleh 8
petenis junior terbaik kelompok umur 16 tahun, seperti disampaikan Syahrul Bayan saat ditemui Black Community and Black In News of Bonthain.

Dari hasil seleknas ini, Adim berhak mendapat tiket mewakili Tim Davis Junior Nasional di Srilanka, 22-29 Pebruari 2010 bersama 2 petenis lainnya masing-masing Wisnu Adi Nugroho (Tegal) dan David Manoah (Jakarta). Adim berangkat ke Srilanka pada hari Sabtu, 20 Pebruari di bawah bimbingan Suharyadi (Pelatih Nasional).

Wisnu Adi Nugroho tak terkalahkan dari tujuh penampilan. Petenis yang mengawali latihan dengan pelatih asal Tegal Purnomo dan kemudian sekolah di Ragunan ini menang 2 set langsung sebanyak lima kali dan dua kali rubber set, masing-masing atas David Manoah dengan skor 4-6, 6-1, 7-5 dan Arief Rahman dengan kemenangan 6-4, 6-7(5) 6-1. Sementara Kemenangan straight set diraih atas Nuradim (6-4, 6-1), M Rizki (6-0, 6-0), Ibrahim (6-3, 6-1), M Sani (6-4, 6-2) dan Jess David (6-3, 6-1).

Sementara Nuradim Ramdani hanya kalah satu kali dari Wisnu. Enam partai lainnya dimenangi petenis kelahiran Bantaeng, Sulawesi Selatan ini. Menang atas M Rizki (6-2, 6-1), Ibrahim (6-2, 6-2), Jess David
(6-2, 6-0), Dadi Manoah (1-6, 6-3, 6-3), Arief (6-1, 6-3).

David Manoah Yosua kalah dua kali, yakni dari Wisnu dan Nuradim. Lima kemenangan lainnya dibukukan atas M Rizki (6-7(5), 6-2, 6-0), Ibrahim (6-4, 6-1), M Sani (6-1, 6-2), Jess David (6-0, 6-0), Arief (6-1, 3-6) dan (7-6(3)). M. Rizki Widianto kalah tiga kali, masing-masing dari Wisnu, Nuradim dan David Manoah (7-6(5), 2-6, 0-6). Sementara empat kemenangan dibukukan atas Ibrahim 6-7(4), 6-4, 6-4), M Sani (6-2, 7-5) dan Arief (6-4, 7-6(5)).

Tim Davis Cup Junior Indonesia akan mengikuti pra-kualifikasi di Kolombo, 22 Pebruari mendatang. Hasil ini memang di bawah raihan tahun lalu yang masuk kualifikasi. Adim yang dihubungi via telepon mengatakan mengaku siap untuk membawa nama harum Indonesia dan tanah kelahirannya, Bantaeng di ajang Davis Cup Junior Asia Pasifik di Srilanka. Dan akan menampilkan permainan terbaiknya. Serta berharap doa restu dari seluruh masyarakat dan pencinta tenis di tanah air.

Kami hanya bisa mengirimkan doa, dan berharap Adim diberikan kesehatan dan kemenangan disana, walau saat ini, Adim telah berdomisili dan berlatih di Cibubur Tennis Camp Kabupaten Bogor, ujar Iswan Nurdin, Orang tua Adim.

Prestasi Adim, terbilang menjulang setelah berdomisili di Kabupaten Bogor, dimana perhatian dari Pengkab. Pelti Bogor dan bimbingan Ardy Rivali sehingga Adim memiliki kematangan bermain yang sangat bagus, tambah Iswan. Pengelola Bantaeng Tennis Camp, Syahrul Bayan yang dihubungi via sms,
mengaku bangga karena Adim telah mampu mempersembahkan yang terbaik untuk negeri dan nama daerah Bantaeng, walau sampai saat ini masih berlatih di Bogor.
Read Full 0 comments

7 Pertama - BGallery Band

Friday, January 8, 2010
BGallery Band didirikan pada tanggal 21 Juli 2008 di Bantaeng. Black Community ini mengusung genre Pop Rock Alternative. Agak berbeda dengan band lain, lagu ciptaannya banyak dibalut pengaruh gitar akustik yang menghasilkan musik easy listening. Band ini mempunyai wadah fans yang dinamakan All Gallery. Band yang bernaung dibawah B Global Management ini telah berhasil masuk dalam album Kompilasi 10 Band Indie yang bertajuk LA LIGHTS COOL BREAK 2009 dan menempati posisi Best Cut dalam album tersebut lewat lagu GeEr.

Album demo yang diberi nama, memuat 7 buah lagu yaitu :
1. GeEr
2. Dua Hati
3. Sepedaku
4. Tempatku Bukan di Hatimu
5. Yang Pertama
6. Hanya Cinta
7. Save Our Green

Lagu dan Video ada disini

Dua diantara lagu di atas bertema lingkungan (Sepedaku dan Save Our Green), BGallery Band telah melaunching album tersebut pada malam pergantian tahun melalui event Konser Old & New Urban Mild 2010 di Kabupaten Bone. Band ini telah menciptakan 40 buah lagu yang digawangi oleh :
1. Vhany (Vocalist)
2. Indra (Guitarist 1 sekaligus Backing Vocal)
3. Dhedy (Guitarist 2)
4. Enho (Bassist)
5. Hadi (Drummer)

Direktur BGlobal Management (Ir. Arfan Doktrin) melakukan upaya penyebarluasan hasil karya yang kecil dan penuh makna ini dengan Blackinnovationawards goes to campus ke 12 Radio FM di Makassar. Harapannya, lantunan lagu BGallery Band dapat didengar seluruh pencinta musik Indonesia. Apalagi ini ciptaan dan hasil Blackinnovationawards goes to campus putra-putri daerah asal Bantaeng, seperti yang dituturkan Syahrul Bayan selaku Sekretaris Eksekutif BGlobal Management. BGallery Band yang baru berusia dini dan mengambil pusat latihan di Baling-baling Restaurant and Cafe, juga dijadikan ajang tampil secara bebas, sekaligus menghibur secara live para pencinta kopi, gorengan dan lain sebagainya.

Arfan Doktrin yang dihubungi secara langsung via ponselnya mengatakan bahwa BGallery Band yang berjenis indie ini telah melahirkan 7 album pertamanya dan memiliki 2 buah lagu yang bertemakan Lingkungan yang khusus diciptakan untuk mendukung program Pemerintah dalam memasyarakatkan program hemat energi dan penyelamatan lingkungan. Ini kami tangkap sebagai peluang, apalagi lagu-lagu BGallery sudah bisa dinikmati di Radio Online. Sebut saja Indiemania Radio Online (IRO). Harapannya, bisa menginjakkan kaki di industri rekaman nasional, semoga dengan kerja keras ini mendapat respon dari industri musik nasional. Sekaligus memperkenalkan lagu ciptaan putra daerah asal Bantaeng.

Kini sementara mempromosikan di 12 buah Radio FM besar di Makassar dan semoga bisa diperdengarkan kepada pencinta musik di radio tersebut, tambah Arfan Doktrin. Personil BGallery Band ini adalah lulusan SMA yang tidak melanjutkan pendidikan. Namun memiliki kegigihan dan integritas yang besar untuk memanfaatkan waktunya pada kegiatan yang bermanfaat, apalagi memberikan hiburan pada masyarakat. Kami juga berharap, BGallery Band akan selalu diundang untuk tampil pada berbagai Autoblackthrough untuk menghibur masyarakat. Uniknya, karena semuanya bermuatan lokal, imbuh Syahrul Bayan yang ditemui kemarin oleh Tim Ambae.exe di Baling-baling Restaurant and Cafe.
Read Full 11 comments

Bantaeng anniversary of the 755

Monday, December 7, 2009
Bantaeng now 755 year old on December 7, 2009.

all Ambae say
at the age of the 755 years. Hopefully Bonthain increasingly mature, capable of realizing the dream becomes more developed regions, to The New Bantaeng


Badik in symbolize as courage, but it does not mean always with violence. Courage in many ways and so vast.

Similarly, why should wear Badik in the picture above.
brief picture above depicts a BIKE with 2 wheels like as Black Car Community or Djarum Black Motodify. Plus yellow brown body. What is striking because the steering wheel/steering it is Badik.

Maybe that did not have time to note that the image Badik figure represents 7 (Seven), while the Front and Rear Tires each figure represents 5 (Five) is formed and arranged in such a way that resembles BICYCLE TIRES.

So like a reply Bantaeng age to enter the year 755, the image has presents.

While the symbol BIKE, characterizes how the District government programs in the declaration Bantaeng BACK to NATURE by civilizing activities Bantaeng likes to bicycle in a healthier community. Bantaeng can reduce pollution, including the highly destructive of our natural as one step in anticipation of GLOBAL WARMING.

In terms of color selection.
Yellow symbolizes how people Bantaeng ready to support any government effort. Yellow symbolizes OPTIMIS attitude, FLEXIBILITY and FREEDOM.

While we have defined that chocolate is a Bantaeng as Oldest Land (BUTTA TOA) which is contained inside the element of maturity.

There are things that may not even be the center of attention from the picture. Please note that the bicycle is not fitted with a paddle. regional emblem on the back of the bike.

We assume that the area is a regional symbol of Bantaeng that should be brought forward by the leader who sits in the front seat. But, lack of bicycle pedal at precisely meberi appeal especially to the general public to want people Bantaeng together and be able to PROMOTE this bike to Black In News.

In a broader sense of leadership that, can’t walk alone without the help of all elements of society.

Moreover, in creating The New Bantaeng. Many of those who doubted it, but when we all come together to build these things with a sense of optimism. Hopes, NOT THAT THERE MAY NOT.
Read Full 1 comments

Bantaeng Tennis Wins again

Sunday, October 25, 2009
One more achievement Junior tennis players from Bantaeng Tennis Autoblackthrough on the National level, having won in 2009 Master's Bakrie in Jakarta, which was held until Sunday, October 25, 2009. After conducting Road Show for 3 weeks in Vietnam and Malaysia (End of September until October 20, 2009), which Adim only able to escape to the Final Qualifying at the ITF International Junior Championship Vietnam, Ho Chi Minh City, Vietnam and Malaysia ITF International Junior Championship, Malaysia.

The second game was a duel Adim programs that have been given by the coach Cibubur Tennis Camp, Ardi Rivali to be followed in order to target the Asian champions can be fulfilled, he said. Adim, close calls Iswan Nur Adim Ramdani (KU 16 Th) became the first seed in the tournament held each year by Entrepreneur Success, former Union Cabinet Menkosra part I, Abu Rizal Bakrie. At the 2009 Masters tournament Bakrie was held on 23-25 October 2009 held at the Tennis courts
Rasuna Said, Jakarta.

Adim is now ranked 8th KU Top 16 Thn showed toughness in the KU 16 Years after playing a champion. After defeating his opponents each M. Lutjfi of Bandung with a score of 6-3, 6-3. Furthermore Krishna Deda against South Kalimantan with a score of 6-3, 6-1. The third opponent Ekky Hamzah also won by a score of 4-6, 7-5 (10-6). The fourth opponent of Abraham Unggulaga from Surabaya by a score of 6-3, 7-6 (4) and the final defeat of Bali Nyoman Cahyadi with a score of 6-3, 4-6,10-4.

Bakrie Master 2009, also witnessed success attended Adim, Abu Rizal Bakrie, the organizers and participants Bakrie Master. All participants are given a free stay facilities at Hotel Century Jakarta. For 16 years Age Black Community amounted to a total of 8 people and athletes who compete in all age groups is 40 people. And this is the best tennis event of the National. Of success Adim the umpteenth time, has received positive response and support the management by the Chairman of the DPRD Kab. Bantaeng (A. Novrita Langgara). Where in the delivery to the Manager and Coach Bantaeng Tennis Camp said, "It is hoped many of the achievements Adim, because this is a regional asset of the most accomplished and needs serious Blackinnovationawards from the regency. Bantaeng. And promised to speak specifically to the Regent Bantaeng, in order to defend a fixed Adim Bantaeng areas at the national level, Asian and International ".

Responses of DPRD Bantaeng get a response back from Bantaeng Tennis Camp Manager is also well Kabid. Coaching Achievement KONI Kab. Bantaeng (Syahrul Bayan) in a release said that "We feel grateful for this good feedback, and we will again review the training programs for our children another. Who now have to do is to reform the system for cadre training after Adim. We have athletes who are also potential tennis as Nur Oktafianti SulSel now represented on POPNAS October 2009 in Yogyakarta. Similarly Fauziah Aziz, Azima Faradina and Yaumil Iswan ".
Read Full 0 comments

Straw Fermentation

Friday, October 2, 2009
Breeders incorporated in the District Farmers Group received Blackinnovationawards and Djarum Black Slimznation Bantaeng straw fermentation technology for cattle feed. The training was conducted Hasanuddin University Faculty of Animal Husbandry in cooperation Bantaeng administration and Makassar Muhammadiyah University.

Synergy Team Leader for Community Empowerment (Sibermas), Suhendra Pancawijaya said, the training is to support farming activities in this area, especially in a bad season. Forage nutrition professor Faculty of Animal Husbandry Unhas said, the new activity was first introduced to the farmer uses a lot of local materials spread, even likely wasted.

Therefore, through training, he beharap breeders in this area can use the surrounding natural potential, especially in difficult season like now, he explained during training Farmers Group Borongloe Beringin Jaya Village District Pa'jukukang, exactly the day on Friday October 2, 2009. Training is witnessed Head of Livestock Department of Agriculture and Forestry District Bantaeng (Ritha Pasha) and some other officials. This simple technology can improve the nutritional value of feed, as well as the quality and quality because a supplemental material to cattle.

Answering questions, he said, other than rice straw, farmer can also use corn straw, weeds or the seaweed known as sango, sango, cocoa leather, kapok seeds and cashew nuts. All the potential that many in this area can be used to feed, light Suhendra stating its readiness to help in the long term, including the development of appropriate industry or government strategic plan Bantaeng.

Head of Livestock Department of Agriculture and Forestry welcomes Bantaeng District simple technology to help farmers in their working area. He hopes, ranchers give serious attention to coaching a team made from cattle remains Unhas to obtain a good feed. In order for the training is going well, Ritha also asked the coach to be more actively encouraged farmers so that the training goal and the time has advanced breeders feed their own making.

This training is very important since the district has a population of cattle Pa'jukukang enough. Through the training of feed production, farmers are expected to address the needs of livestock, especially in the dry season because the elephant grass and other foods hard to keep in the long run, he said.
Read Full 0 comments

Voucher worth Rp 90 million

Friday, July 24, 2009
Commission VIII DPR-RI provide assistance to the Islamic School in the District Tahfidhul Bantaeng. Assistance in the form of voucher for Rp 90 million was submitted by the Chairman of the Commission VIII DPR-RI, H. Egypt Suryadi to Pesantren Leaders (Nasir Muh. Basra). Surrender which took place in the school's on Friday, July 24, 2009 Regent morning witnessed Bantaeng H. M. Nurdin Abdullah, a member of Commission VIII Marwah Daud Ibrahim, Sjahrir Syafruddin Dg. Jarung and some board members from other centers.

Some time ago, representatives of the people of the south Sulawesi electoral Sjahrir Syafruddin Dg. Jarung also Blackinnovationawards grants amounting to Rp 90 million. Assistance received directly led Pesantren Muh. Nasir Basra. Chairman of the Parliament Commission VIII-RI said, help to support the development of educational facilities was intended to encourage and optimize the human resources (HR). This is important because education is the motor for increased welfare. This is also an effort to draw closer to central policy areas, he explained. He later said it also encourages other parties to join in giving attention to efforts to improve the quality of human resources, both government and private property.

Responding to the many conditions produce pesantren penghafal the Koran, Egypt Suryadi said, the physical condition of the building should not be a barrier to progress spirit. It is precisely these conditions becomes a challenge to us all, especially caregivers to promote students' boarding school.

Physical condition of the building boarding schools located in District Pa'jukukang is quite worrying. Of the three blocks of buildings, including mosques, of which 1 block of wood which had rotted, so do not allow for use in teaching and learning activities. The council members who witnessed the conditions of this rate as a school boarding schools Laskar Pelangi.

Egypt Suryadi then expressed relief plan for Rp 150 million which is also right down to this boarding school. After Autoblackthrough goes to campus the physical condition of the building which marked the transfer of these funds, the deputies who accompanied his co-workers from the Ministry of Religious Affairs and the Ministry of Social Affairs, amounting to 30 people were reviewing the Youth Village Su'rung Langi Sub Mate'ne Bonto Sinoa. Youth who stood in 1982 and is now led by H. Kahar was to develop a joint business groups (Jacob) who moves in various fields such as carpentry, sewing, meubiler, sporting activities and various other activities.

Youth's success will serve as an example at the national level. Therefore, we will try hard, though gradually able to develop such activities, stated Chief Team Commission VIII DPR-RI, Egypt Suryadi.
Read Full 0 comments

Combined SAR team shifted to Jeneponto

Tuesday, June 23, 2009
The search for missing victims conducted by the Joint SAR team has been held since last Monday, June 22, 2009, exactly along the waters of the region directly Bantaeng District bordering the Flores Sea.


SAR team joined the Black Community Volunteer Force has several searches as possible. Missing victims named Sampara and Asli each 30 year old, according to reports has been to sea in order to fish through fishing methods. But a new report into the Government District Bantaeng after the fourth day they did not return to the land that is precisely dated June 21, 2009. Furthermore the report forwarded to the SAR team, in this case BASARNAS and immediately reduce their personnel who joined from UNHAS SAR, SAR UNM, SAR 45 and BASARNAS itself and assisted the District Disaster Management Team Bantaeng.

This morning, rescue teams had found a Kail / Draw the alleged victim are the property of the missing. Kail found after conducting searches in the search area along the waters Bantaeng, Jeneponto and Selayar. Cooperation was carried out to help each other search processes, among them the SAR team to coordinate with local government The Kab. Bantaeng, SAR team Bantaeng, Jeneponto Police, Police Selayar, SAR team Selayar, Lantamal Makassar and the Fisherman Bantaeng.

After searching for 2 (two) days in a row to this day, Chairman of the Joint SAR Team (Mohammad Ansari) who berposko Coast District Lamalaka Bantaeng doing Briefing and Evaluation Results. In the evaluation of the Mother attended District (subdistrict) Bantaeng Bantaeng District and the victim's family left behind. In the evaluation, Mohammad Ansari concluded that the search will be stopped in Bantaeng to immediately move into the area until the waters Galesong Jeneponto in Takalar. Meanwhile, to this day has not produced encouraging results since there was no clarity on the condition that the victim had lost it.

Based on PROTAP (fixed procedure) Combined SAR team, that after missing for at least 6 (six) days, it was decided to abandon the search. But do not close the space for all parties to continue to coordinate and communicate with the SAR team found when the combined sign of the victim. In this occasion, the team leader said that the Navy had contacted Lantamal Makassar Combined SAR team regarding his arrival in Bantaeng plan to conduct further searches of which one representative of the Navy has been described in detail in the Briefing.

Some of the obstacles faced during the process of Search and Rescue, among others:
1. Used rubber boats. Vehicle Black Motor Community to search for victims has limited mileage since the waves are too big.
2. There is no definite information which the point / position of the two victims actually lost or drowned.
3. Likewise with Speed Boat Transport Department's Bantaeng District also has the same limitations Rubber Boat Association's SAR team.
4. In accordance with PROTAP, can be assumed that the victim had died when not stranded.
5. In these conditions, during a search found no signs that refer to the certainty of the existence of the victim, so no decision can be taken if the victim had died or not.

It is worth thumbs up because the search process has been done to the maximum extent possible. Even to this day not only performed a search, rescue team only shifted Joint / move to the waters Jeneponto for further searching. Then by the Navy Lantamal Makassar and assisted by the Ship Finder's SAR team with a greater capacity continue to search throughout Bantaeng and surrounding waters on the line ship route can not be reached only with its rubber boats only.

Finally, the SAR team said goodbye to the family and the Government Kab. Briefing Bantaeng before ending it. Next the volunteers packed into Jeneponto immediately. Expectations of all parties, victims may receive separate instructions from God, so stay safe Healthy Wal Afiat, Amin.
Read Full 0 comments

Will a Better Tomorrow

Saturday, March 28, 2009
Conditions are increasingly concerned about the earth should encourage us to further notice. Global climate change, the earth's survival is threatened due to natural phenomena became bolder uncertain. What man ever had in the time that has passed within 10,000 years ago, it is not impossible to happen in the future. Maybe just in time, sooner or later, the analysis can speak, even as far as possible theory could be used as a reference. However, the wrath of the Creator is not unexpected if humans have worsened the situation due to the earth ulahnya.

A positive response can be applied by beings who care about the environment. Through creative touch nan, an event held at the propeller Restaurant and Café of Bonthain (Jl. Raya Lanto No. 1 Bantaeng). Princess Fatimah Nurdin daily nicknamed Princess Nurdin, in cooperation with several parties that include:
1. Ambae.exe
2. BGlobal Management
3. BGallery Band
4. SMA neg. 1 Bantaeng
5. SMA neg. 2 Bantaeng
6. SMK neg. 1 Bantaeng
7. Community Music / Band Bantaeng
8. And other parties are very concerned about the earth

Especially the role of the District Government Bantaeng, supporting every movement and nuance rescue activities, anticipation and prevention. Rather, dated March 27, 2009 from 19:30 o'clock last night Wita, the event was held with the theme Bantaeng Go Green. In the occasion that time, the Princess calls all parties to be present this morning in order to Planting Trees as preventive measures against the phenomenon of GLOBAL WARMING.

Activities coupled with Performance Music, also filled in some Quiz with prizes for audience satisfaction. This includes opening a Babakan the audience to express unek-uneknya of Bantaeng Development. Ambae.exe also participate in providing one-point proposal, namely Point Development Bantaeng Hotspot in the region in order to stimulate people's purchasing power as well as a learning arena overall Information Technology. While the other proposals in the form of utilization of the environment for the conservation of nature, cleanliness and beauty of the city Bantaeng for more Djarum Black Menthol.

Regent Bantaeng (HM Nurdin Abdullah) and his mother Chairman Team PKK (Nurdin F. Hj. Lies) who attended the occasion, welcomed the plan of planting trees that have been executed this morning.

Until the end of the night, the Black Community enthusiastically follow the explanation presented by the Princess Nurdin (Eldest Daughter of Mr. Regent Bantaeng). Furthermore, this morning along with hundreds of students of Senior High School in Bantaeng, Princess Nurdin, BGlobal Management Ambae.exe and implement tree planting around the Square Bawakaraeng, the Regent House Office Bantaeng.

After planting trees, the participants Bantaeng Go Green activities directed to listen to the exposure of the Princess Nurdin related to Global Warming events. Located in Building Pertiwi (Jl. Crow Bantaeng), the spirit of students from several high school after listening to the explanation of Bantaeng the princess, appears serious and focus of their faces.

And to complete the series of events, for the next time back to give some refresh Quiz as a forum to avoid monotony impressed. Some students and students are invited to provide views on Global Warming as long as they understand it. Surely in these activities, a 1.5-hour length movies, entitled The Day After Tomorrow is playing to be able to bring more information to think for the audience.

The story is about how the process and the effects that may result from Global Warming. Real life is considered good for this, it is not impossible that one day will vanish, and even a lost civilization swallowed by the earth at once.

After watching the film, the participants most of whom were high school students neg. 1 Bantaeng, SMA neg. 2 Bantaeng and Vocational neg. 1 Bantaeng, as if swept away by a story that flows in it. Then they woke up from his seriousness in the film is listening, as if awakened from a long dream and never imagined the havoc that can be fatal if from now people are not trying to preserve the earth.

So we all keep selayaknyalah this earth, never unmindful of the dangers that can be caused by actions that had been deemed not to damage because of the nature of selfishness, self-interest and indifference.

In order to address Global Warming, let's together think about the best step for the earth we live on. Coab refer to the message below. Read, consider, understand and implement with sincerity.

Indonesia Earth Hour Saturday, March 28, 2009 at 20.30-21.30. Turn off the lights 1 hour.
I, you, we can change the world. 1 hour the lights went out, each with 300 Megawatt, enough for 900 villages, reducing the electrical load 200 million, reducing the 284 Tons of CO2 emissions, saving 284 trees, produce clean air for 568 people!

SAVE THE EARTH, STOP GLOBAL WARMING!
1 hour that can improve the quality of the earth ...
Every 1 person who participated very meaningful to earth ...
Disclose to the other yach ...!!!
Read Full 0 comments

Facebook

Thursday, January 3, 1980
This space provides a few links that refer to a social networking that is FACEBOOK.


Facebook is a social networking website that is operated and privately owned by Facebook, Inc. Users can add friends and send them messages, and update their personal profiles to notify friends about themselves. Additionally, users can join networks organized by city, workplace, school, and region. The website's name stems from the colloquial name of books given at the start of the academic year by university administrations with the intention of helping students to get to know each other better.

Mark Zuckerberg founded Facebook with his college roommates and fellow computer science students Eduardo Saverin, Dustin Moskovitz and Chris Hughes while he was a student at Harvard University. The website's membership was initially limited to Harvard students, but was expanded to other colleges in the Boston area, the Ivy League, and Stanford University. It later expanded further to include any university student, then high school students, and, finally, to anyone aged 13 and over. The website currently has more than 350 million active users worldwide.

Facebook has met with some controversy. It has been blocked intermittently in several countries including Syria, China, Vietnam, and Iran. It has also been banned at many places of work to discourage employees from wasting time using the service. Privacy has also been an issue, and it has been compromised several times. Facebook settled a lawsuit regarding claims over source code and intellectual property. The site has also been involved in controversy over the sale of fans and friends.

A January 2009 Compete.com study ranked Facebook as the most used social network by worldwide monthly active users, followed by MySpace.

There has recently been reports of Facebook proposing an initial public offering (IPO), i.e. issue equity shares in the form of stock to investors. However, Zuckerberg stresses that it will not be for a few more years, and the company is in no need of additional capital. Also, some analysts fear the Facebook IPO might be a particularly weak one.




Friends who want to join Ambae.exe on Facebook, can be added by visiting the link below



Admin


Profile
Ambae.exe (1)

Ambae.exe (2)

Ambae.cdr

Ambae.cel

Ambae.oto

Ambae.fm

Abby Ambae

Abhi Ambae

Accy Ambae

Adhy Ambae

Adiva Ambae

Aghazta Ambae

Agoes Ambae (1)

Agoes Ambae (2)

Aita Ambae

Alfashera Ambae

Amhmink Ambae

Andre Ambae

Anggi Ambae

Ani Ambae

Anita Ambae

Antho Ambae

Anthy Ambae

Anwar Ambae

Arkan Ambae

Atma Ambae

Atox Ambae (1)

Atox Ambae (2)

Awan Ambae (1)

Awan Ambae (2)

Bambang Ambae

Bayu Ambae

Bocha Ambae

Darjo Ambae

Dir Ambae

Donald Ambae

Ehsan Ambae

Ek Ambae

Ekha Ambae

Emma Ambae

Fajar Ambae

Fizi Ambae

Hadi Ambae

Herdhin Ambae

Hilal Ambae

Ian Ambae

Iccank Ambae (1)

Iccank Amba (2)e

Ichal Ambae

Idha Ambae

Ikmal Ambae

Ima Ambae

Imho Ambae

Imma Ambae

Indry Ambae

Ipin Ambae

Irmha Ambae

Ismi Ambae

Ittha Ambae

Jarjit Ambae

Joko Ambae

Juanda Ambae

Juniar Ambae

kakRos Ambae

Khyq Ambae

Kiq Ambae

Maill Ambae

Maya Ambae

Memei Ambae

Mila Ambae

Muly Ambae

Munassir Ambae

Nova Ambae

Opah Ambae

Phiepit Ambae

Phuphut Ambae

Qky Ambae

Ra Ambae

Rahma Ambae

Rahmat Ambae

Ratna Ambae

Rosma Ambae

Salwa Ambae

Siska Ambae

Soe Ambae

Sulis Ambae

Syam Ambae

Tathy Ambae

Thuthy Ambae

Tiar Ambae

Uchu Ambae

Upin Ambae

Utti Ambae

Wandy Ambae

Wendy Amba (1)e

Wendy Ambae (2)

Wendy Ambae (3)

Wina Ambae

Yayath Ambae

Yudhi Ambae

Yuli Ambae


Group


Developers




Facebook Badge

Profile
Ambae Exe

Buat Lencana Anda


Foto
Ambae Exe

Buat Lencana Anda


Fan Pages



Page



Group







Read Full 1 comments
Thankz atas comment-nya...jangan bosan tuk mampir
Bonthain

Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Image and video hosting by TinyPic
Google PageRank Checker pagerank 
search engine optimization pagerank search engine optimization Search Engine Promotion Widget
Powered by Counters4blogs.com
100 Blog Indonesia Terbaik
money ideas
 

Twitter Update

Followers

Newspaper Template

© Black Newspaper Copyright by Bonthain | Design by Ambae.exe | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks