blog how to, blog trick, blog tips, tutorial blog, blog hack

Wednesday, February 17, 2010

Petenis Junior Asal Bonthain ke Srilanka

Nur Adim Ramdani (panggilan Adim), petenis junior nasional asal Bantaeng yang kini berkiprah di gelanggang Nasional dan Asia. Si atlit menempati urutan kedua pada ajang Seleksi Nasional Kelompok Umur 16 Tahun setelah dikalahkan oleh Petenis junior asal Tegal, Wisnu Adi Nugroho. Ajang seleknas ini digelar di Lapangan tenis Kemayoran Jakarta, 5-9 Fenruari 2010 lalu. Ajang ini hanya diikuti oleh 8
petenis junior terbaik kelompok umur 16 tahun, seperti disampaikan Syahrul Bayan saat ditemui Black Community and Black In News of Bonthain.

Dari hasil seleknas ini, Adim berhak mendapat tiket mewakili Tim Davis Junior Nasional di Srilanka, 22-29 Pebruari 2010 bersama 2 petenis lainnya masing-masing Wisnu Adi Nugroho (Tegal) dan David Manoah (Jakarta). Adim berangkat ke Srilanka pada hari Sabtu, 20 Pebruari di bawah bimbingan Suharyadi (Pelatih Nasional).

Wisnu Adi Nugroho tak terkalahkan dari tujuh penampilan. Petenis yang mengawali latihan dengan pelatih asal Tegal Purnomo dan kemudian sekolah di Ragunan ini menang 2 set langsung sebanyak lima kali dan dua kali rubber set, masing-masing atas David Manoah dengan skor 4-6, 6-1, 7-5 dan Arief Rahman dengan kemenangan 6-4, 6-7(5) 6-1. Sementara Kemenangan straight set diraih atas Nuradim (6-4, 6-1), M Rizki (6-0, 6-0), Ibrahim (6-3, 6-1), M Sani (6-4, 6-2) dan Jess David (6-3, 6-1).

Sementara Nuradim Ramdani hanya kalah satu kali dari Wisnu. Enam partai lainnya dimenangi petenis kelahiran Bantaeng, Sulawesi Selatan ini. Menang atas M Rizki (6-2, 6-1), Ibrahim (6-2, 6-2), Jess David
(6-2, 6-0), Dadi Manoah (1-6, 6-3, 6-3), Arief (6-1, 6-3).

David Manoah Yosua kalah dua kali, yakni dari Wisnu dan Nuradim. Lima kemenangan lainnya dibukukan atas M Rizki (6-7(5), 6-2, 6-0), Ibrahim (6-4, 6-1), M Sani (6-1, 6-2), Jess David (6-0, 6-0), Arief (6-1, 3-6) dan (7-6(3)). M. Rizki Widianto kalah tiga kali, masing-masing dari Wisnu, Nuradim dan David Manoah (7-6(5), 2-6, 0-6). Sementara empat kemenangan dibukukan atas Ibrahim 6-7(4), 6-4, 6-4), M Sani (6-2, 7-5) dan Arief (6-4, 7-6(5)).

Tim Davis Cup Junior Indonesia akan mengikuti pra-kualifikasi di Kolombo, 22 Pebruari mendatang. Hasil ini memang di bawah raihan tahun lalu yang masuk kualifikasi. Adim yang dihubungi via telepon mengatakan mengaku siap untuk membawa nama harum Indonesia dan tanah kelahirannya, Bantaeng di ajang Davis Cup Junior Asia Pasifik di Srilanka. Dan akan menampilkan permainan terbaiknya. Serta berharap doa restu dari seluruh masyarakat dan pencinta tenis di tanah air.

Kami hanya bisa mengirimkan doa, dan berharap Adim diberikan kesehatan dan kemenangan disana, walau saat ini, Adim telah berdomisili dan berlatih di Cibubur Tennis Camp Kabupaten Bogor, ujar Iswan Nurdin, Orang tua Adim.

Prestasi Adim, terbilang menjulang setelah berdomisili di Kabupaten Bogor, dimana perhatian dari Pengkab. Pelti Bogor dan bimbingan Ardy Rivali sehingga Adim memiliki kematangan bermain yang sangat bagus, tambah Iswan. Pengelola Bantaeng Tennis Camp, Syahrul Bayan yang dihubungi via sms,
mengaku bangga karena Adim telah mampu mempersembahkan yang terbaik untuk negeri dan nama daerah Bantaeng, walau sampai saat ini masih berlatih di Bogor.

0 comments:

Post a Comment

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

Thankz atas comment-nya...jangan bosan tuk mampir
Bonthain

Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Powered by Counters4blogs.com
 

Twitter Update

Followers

Newspaper Template

© Black Newspaper Copyright by Bonthain | Design by Ambae.exe | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks