Showing posts with label Olah Raga. Show all posts
Showing posts with label Olah Raga. Show all posts
Fun Walk 2015 bersama Bupati Bantaeng dan Gubernur SulSel
Sunday, June 14, 2015
Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah) bersama sejumlah Kepala SKPD Kabupaten Bantaeng mengikuti kegiatan Fun Walk 2015 di Maccini Sombala, Makassar (14/06). Tampak Sekretaris Daerah Daerah (H. Abdul Gani), Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Syahrul Bayan), Direktur RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu (dr. Sultan), Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (Rita Pasha) dan Kabag. Humas dan Protokoler (Riesa Meylani).
Dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Propinsi Sulawesi Selatan di Maccini Sombala Of Indonesia (MOI). Kegiatan fun walk ini juga dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan (H. Syahrul Yasin Limpo) dan beberapa pejabat Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan.
"Kami datang ke Makassar untuk silaturahmi, sekaligus menghadiri acara Fun Walk dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup bersama Bupati Bantaeng. Sekaligus kami juga promosikan aplikasi Selfie sambil Menanam Pohon yang digagas oleh SEeForest Community. Dimana telah dilaunching sejak tanggal 2 Juni 2015 di Kabupaten Bantaeng oleh Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Propinsi Sumatera selatan bersama Bupati Bantaeng", ujar Syahrul Bayan (selaku juga Koordinator SEeForest Community Sulawesi Selatan).
Bupati Bantaeng dihampiri sejumlah pejabat dan masyarakat peserta Fun Walk. Masyarakat menjalin komunikasi yang akrab dengan sang Bupati dari daerah terkecil di SulSel ini. Sementara itu, mereka juga meminta untuk berfoto bersama H. M. Nurdin Abdullah. Fenomena yang sering terjadi ketika sosok bergelar Profesor ini muncul di tengah-tengah publik.
Peringatan Hari Lingkungan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia kali ini mengusung tema "Mimpi dan aksi bersama untuk keberlanjutan kehidupan di bumi". Kegiatan yang diprakarsai Astra Green Lifestyle Campaign (AGLC) tersebut juga berlangsung di empat Ibukota Propinsi secara bersamaan, ujar Perwakilan Astra.
Dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Propinsi Sulawesi Selatan di Maccini Sombala Of Indonesia (MOI). Kegiatan fun walk ini juga dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan (H. Syahrul Yasin Limpo) dan beberapa pejabat Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan.
"Kami datang ke Makassar untuk silaturahmi, sekaligus menghadiri acara Fun Walk dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup bersama Bupati Bantaeng. Sekaligus kami juga promosikan aplikasi Selfie sambil Menanam Pohon yang digagas oleh SEeForest Community. Dimana telah dilaunching sejak tanggal 2 Juni 2015 di Kabupaten Bantaeng oleh Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Propinsi Sumatera selatan bersama Bupati Bantaeng", ujar Syahrul Bayan (selaku juga Koordinator SEeForest Community Sulawesi Selatan).
Bupati Bantaeng dihampiri sejumlah pejabat dan masyarakat peserta Fun Walk. Masyarakat menjalin komunikasi yang akrab dengan sang Bupati dari daerah terkecil di SulSel ini. Sementara itu, mereka juga meminta untuk berfoto bersama H. M. Nurdin Abdullah. Fenomena yang sering terjadi ketika sosok bergelar Profesor ini muncul di tengah-tengah publik.
Peringatan Hari Lingkungan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia kali ini mengusung tema "Mimpi dan aksi bersama untuk keberlanjutan kehidupan di bumi". Kegiatan yang diprakarsai Astra Green Lifestyle Campaign (AGLC) tersebut juga berlangsung di empat Ibukota Propinsi secara bersamaan, ujar Perwakilan Astra.
PORDA XV - Perolehan Medali 16-09-14 - 14:00 Wita
Tuesday, September 16, 2014
Pergeseran peringkat terjadi signifikan pada Gowa, Maros dan Sinjai. Sementara Makassar dan Bantaeng saling mengejar satu sama lain dalam upaya menduduki podium utama Juara Umum PORDA XV dan PEPARPROV III 2014 di Kabupaten Bantaeng. Meski demikian, dengan kondisi peringkat saat ini yang sudah mendekati titk akhir PORDA XV, besar kemungkinan Makassar menjadi Juara Umum. Bantaeng patut berbangga dengan posisi Runner-up pada Klasemen event terbesar di tingkat Propinsi Sulawesi Selatan. Perolehan Sementara Medali selama pelaksanaan PORDA XV dan PEPARPROV III 2014 di Kabupaten Bantaeng, dapat dibaca dan didownload pada artikel ini.
Peringkat 10 Besar PORDA XV
update : 16 September 14 - 14:00 Wita
Peringkat 10 Besar PORDA XV
update : 16 September 14 - 14:00 Wita
- Makassar : Peringkat ke-1 (56 emas, 48 perak, 57 perunggu)
- Bantaeng : Peringkat ke-2 (37 emas, 44 perak, 54 perunggu)
- Pangkep : Peringkat ke-3 (35 emas, 19 perak, 35 perunggu)
- Bone : Peringkat ke-4 (32 emas, 32 perak, 18 perunggu)
- Selayar : Peringkat ke-5 (24 emas, 19 perak, 17 perunggu)
- Pare-pare : Peringkat ke-6 (19 emas, 10 perak, 18 perunggu)
- Tana Toraja : Peringkat ke-7 (17 emas, 27 perak, 23 perunggu)
- Sinjai : Peringkat ke-8 (17 emas, 10 perak, 18 perunggu)
- Gowa : Peringkat ke-9 (16 emas, 10 perak, 17 perunggu)
- Maros : Peringkat ke-10 (12 emas, 16 perak, 30 perunggu)
- Sidrap : Peringkat ke-11 (10 emas, 7 perak, 9 perunggu)
- Toraja Utara : Peringkat ke-12 (7 emas, 8 perak, 7 perunggu)
- Luwu Utara : Peringkat ke-13 (7 emas, 5 perak, 16 perunggu)
- Barru : Peringkat ke-14 (6 emas, 5 perak, 9 perunggu)
- Pinrang : Peringkat ke-15 (5 emas, 4 perak, 10 perunggu)
- Palopo : Peringkat ke-16 (4 emas, 4 perak, 24 perunggu)
- Luwu : Peringkat ke-17 (4 emas, 10 perak, 27 perunggu)
- Bulukumba : Peringkat ke-18 (3 emas, 6 perak, 2 perunggu)
- Soppeng : Peringkat ke-19 (3 emas, 4 perak, 12 perunggu)
- Luwu Timur : Peringkat ke-20 (3 emas, 3 perak, 11 perunggu)
- Wajo : Peringkat ke-21 (1 emas, 9 perak, 11 perunggu)
- Jeneponto : Peringkat ke-22 (1 emas, 6 perak, 3 perunggu)
- Takalar : Peringkat ke-23 (1 emas, 3 perak, 10 perunggu)
- Enrekang : Peringkat ke-24 (0 emas, 0 perak, 2 perunggu)
PORDA XV - Perolehan Medali 16-09-14 - 11:00 Wita

Makassar masih berada di ujung tombak Calon Juara Umum pada perhelatan PORDA XV dan PEPARPROV III 2014 di Kabupaten Bantaeng. Dibayangi oleh Kabupaten Bantaeng yang terus mengejar perolehan emas untuk bisa mengukir sejarah. Di peringkat berikutnya Pangkep dan Bone masih perlu diantisipasi dengan angka tertaut masing-masing hanya 2 dan 3 point. Perolehan Sementara Medali selama pelaksanaan PORDA XV dan PEPARPROV III 2014 di Kabupaten Bantaeng, dapat dibaca dan didownload pada artikel ini.
Peringkat 10 Besar PORDA XV
update : 16 September 14 - 11:00 Wita
Peringkat 10 Besar PORDA XV
update : 16 September 14 - 11:00 Wita
- Makassar : Peringkat ke-1 (53 emas, 48 perak, 56 perunggu)
- Bantaeng : Peringkat ke-2 (37 emas, 43 perak, 52 perunggu)
- Pangkep : Peringkat ke-3 (35 emas, 15 perak, 34 perunggu)
- Bone : Peringkat ke-4 (32 emas, 32 perak, 17 perunggu)
- Selayar : Peringkat ke-5 (24 emas, 19 perak, 17 perunggu)
- Pare-pare : Peringkat ke-6 (19 emas, 9 perak, 18 perunggu)
- Tana Toraja : Peringkat ke-7 (17 emas, 27 perak, 23 perunggu)
- Gowa : Peringkat ke-8 (16 emas, 10 perak, 17 perunggu)
- Maros : Peringkat ke-9 (12 emas, 16 perak, 29 perunggu)
- Sinjai : Peringkat ke-10 (11 emas, 9 perak, 14 perunggu)
- Sidrap : Peringkat ke-11 (9 emas, 6 perak, 8 perunggu)
- Toraja Utara : Peringkat ke-12 (7 emas, 8 perak, 6 perunggu)
- Luwu Utara : Peringkat ke-13 (7 emas, 4 perak, 18 perunggu)
- Barru : Peringkat ke-14 (6 emas, 5 perak, 9 perunggu)
- Palopo : Peringkat ke-15 (4 emas, 11 perak, 20 perunggu)
- Pinrang : Peringkat ke-16 (4 emas, 4 perak, 10 perunggu)
- Luwu : Peringkat ke-17 (3 emas, 10 perak, 27 perunggu)
- Bulukumba : Peringkat ke-18 (3 emas, 6 perak, 2 perunggu)
- Soppeng : Peringkat ke-19 (3 emas, 4 perak, 10 perunggu)
- Luwu Timur : Peringkat ke-20 (3 emas, 3 perak, 9 perunggu)
- Wajo : Peringkat ke-21 (1 emas, 8 perak, 10 perunggu)
- Jeneponto : Peringkat ke-22 (1 emas, 6 perak, 3 perunggu)
- Takalar : Peringkat ke-23 (0 emas, 3 perak, 10 perunggu)
- Enrekang : Peringkat ke-24 (0 emas, 0 perak, 2 perunggu)
Emas Utama dan Keutamaan Sepak Bola

Sepak Bola itu ibarat sosok Kepala Rumah Tangga. Rumah tangga akan makmur jika kepala rumah tangga mampu jadi teladan bagi anak-anaknya. Keberhasilan anak-anaknya adalah cerminan keberhasilan dari kepala rumah tangga itu sendiri. Ketika sang pemimpin meraih point positif, nilai positif akan menyinari lingkaran kehidupan mereka secara keseluruhan. Namun, ketika point negatif merasuk ke dalam sukma sang punggawa, kerap kali nilai positif yang ada akan terabaikan.
Boleh saja, tidak semua cabang olah raga mampu menyumbangkan medali emas bagi para atlit Butta Toa (sebutan untuk Bonthain/Bantaeng). Namun, keberhasilan satu cabang olah raga yang paling memasyarakat, mampu melibas semua peraihan emas yang ada. Meski secara fisik, tidaklah sama nilainya.
Berhasilnya PERSIBAN menjuarai perhelatan bola bundar pada lapangan besar di semua cabang lapangan hijau, mencerminkan semangat yang terus berkobar di hati para atlit dan official kontingen tuan rumah. Tuan rumah berbekal keberaniannya melaksanakan perhelatan akbar 4 tahunan (PORDA XV dan PEPARPROV III 2014), memacu adrenalin para atlit untuk memberikan yang terbaik demi nama baik Kabupaten Bantaeng yang semakin berkibar.
Final Sepak Bola yang berlangsung di Stadion Mini Lamalaka Bantaeng membuahkan hasil memuaskan bagi PERSIBAN. Skor 2-1 untuk kemenangan Bantaeng atas Makassar. Dengan demikian medali emas diraih oleh Kabupaten Bantaeng untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola antara kedua tim. Sementara medali Perak diraih oleh Kota Makassar.
Selamat kepada kawan soccer mania.
Boleh saja, tidak semua cabang olah raga mampu menyumbangkan medali emas bagi para atlit Butta Toa (sebutan untuk Bonthain/Bantaeng). Namun, keberhasilan satu cabang olah raga yang paling memasyarakat, mampu melibas semua peraihan emas yang ada. Meski secara fisik, tidaklah sama nilainya.
Berhasilnya PERSIBAN menjuarai perhelatan bola bundar pada lapangan besar di semua cabang lapangan hijau, mencerminkan semangat yang terus berkobar di hati para atlit dan official kontingen tuan rumah. Tuan rumah berbekal keberaniannya melaksanakan perhelatan akbar 4 tahunan (PORDA XV dan PEPARPROV III 2014), memacu adrenalin para atlit untuk memberikan yang terbaik demi nama baik Kabupaten Bantaeng yang semakin berkibar.
Final Sepak Bola yang berlangsung di Stadion Mini Lamalaka Bantaeng membuahkan hasil memuaskan bagi PERSIBAN. Skor 2-1 untuk kemenangan Bantaeng atas Makassar. Dengan demikian medali emas diraih oleh Kabupaten Bantaeng untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola antara kedua tim. Sementara medali Perak diraih oleh Kota Makassar.
Selamat kepada kawan soccer mania.
PORDA XV - Perolehan Medali 16-09-14 - 11:00 Wita
Sunday, September 14, 2014
Aksi kejar-kejaran antar kontingen peserta PORDA berlangsung sengit. Cabang-cabang olah raga yang ditargetkan dijuarai oleh kontingen terkuat Pra PORDA, tergerus oleh kontingen yang dari awal tidak ditakuti. Perolehan Sementara Medali selama pelaskanaan PORDA XV dan PEPARPROV III 2014 di Kabupaten Bantaeng, dapat dibaca dan didownload pada artikel ini.
Peringkat 10 Besar PORDA XV
update : 13 September 14 - 11:00 Wita
Peringkat 10 Besar PORDA XV
update : 13 September 14 - 11:00 Wita
- Makassar : Peringkat ke-1
- Selayar : Peringkat ke-2
- Pangkep : Peringkat ke-3
- Bone : Peringkat ke-4
- Bantaeng : Peringkat ke-5
- Gowa : Peringkat ke-6
- Pare-pare : Peringkat ke-7
- Tana Toraja : Peringkat ke-8
- Sinjai : Peringkat ke-9
- Maros : Peringkat ke-10
PORDA XV - Perolehan Medali 13-09-14 - 11:00 Wita
Saturday, September 13, 2014
Aksi kejar-kejaran antar kontingen peserta PORDA berlangsung sengit. Cabang-cabang olah raga yang ditargetkan dijuarai oleh kontingen terkuat Pra PORDA, tergerus oleh kontingen yang dari awal tidak ditakuti. Perolehan Sementara Medali selama pelaskanaan PORDA XV dan PEPARPROV III 2014 di Kabupaten Bantaeng, dapat dibaca dan didownload pada artikel ini.
Peringkat 10 Besar PORDA XV
update : 13 September 14 - 11:00 Wita
Peringkat 10 Besar PORDA XV
update : 13 September 14 - 11:00 Wita
- Makassar : Peringkat ke-1
- Pangkep : Peringkat ke-2
- Selayar : Peringkat ke-3
- Bantaeng : Peringkat ke-4
- Pare-pare : Peringkat ke-5
- Gowa : Peringkat ke-6
- Bone : Peringkat ke-7
- Maros : Peringkat ke-8
- Sinjai : Peringkat ke-9
- Tana Toraja : Peringkat ke-10
PORDA XV - Selayar Sabet 2 Emas Renang 200 M
Thursday, September 11, 2014
Kepulauan Selayar yang terkenal dengan para penyelamnya, berhasil menyabet 2 medali emas sepanjang sore hari ini (Red. 11 September 2014). Masing-masing pada kelas Putra 200 M, mengungguli tuan rumah dan kota Makassar. Bendera Kontingen dari salah satu daerah kepulauan di Sulawesi Selatan ini pun berkibar di tiang utama. Menggambarkan kebesaran dan apresiasi pelaksanaan PORDA XV terhadap sang juara.
Pada kelas 200 M Gaya Kupu-kupu Putra, medali emas diraih Rezkiyanto (Kepulauan Selayar) dengan catatan waktu 02:12:80 detik, Perak diraih oleh A. Eko Saputra (Makassar) dengan catatan waktu 02:40:76 detik dan medali Perunggu dengan catatan waktu 02:50:12 detik diraih oleh tuan rumah Bantaeng (Arifuddin).
Sedangkan untuk kelas 200 M Gaya Ganti Perorangan Putra tuan rumah kehilangan peluang meraih medali satu pun. Kepulauan Selayar kembali mengisi podium utama dengan catatan waktu 02:33:33 detik An. Ridho P. Nasution. Di peringkat kedua, medali perak bergulir ke utara dengan perolehan waktu 02:43:91 detik diraih oleh Caleb Nandito dari Tana Toraja. Disusul Muh. Al Andrian dari Luwu meraih perunggu yang bertaut 3 menit (02:46:36 detik).
Kami sudah menargetkan emas dari awal untuk kelas ini dan Alhamdulillah kami mampu meraihnya. Semoga PORDA XV di Kabupaten Bantaeng bisa membawa angin segar terhadap kehadiran kami dari Selayar, tutur Rezkiyanto yang berhasil meraih 1 emas.
Rezkiyanto menambahkan, Alhamdulillah kami tidak pernah mengkonsumsi makanan basi. Pelayanan terbaik telah kami dapatkan sebagai tamu. Bahkan kami berbangga bisa hadir dan menginjakkan kaki di kota yang kami kenal sebagai salah satu dari 5 kota terbersih di Indonesia.
Atlit Renang kelahiran Selayar tahun 1992 silam, baru saja menikmati Wisuda setelah menyelesaikan masa kuliah di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM). Rezkiyanto menetap di Makassar bersama kedua orang tuanya. Keduanya (Bapak Abdul kadir dan Ibu hasniah) berprofesi sebagai PNS Guru di salah satu Sekolah Dasar di Makassar.
Pada kelas 200 M Gaya Kupu-kupu Putra, medali emas diraih Rezkiyanto (Kepulauan Selayar) dengan catatan waktu 02:12:80 detik, Perak diraih oleh A. Eko Saputra (Makassar) dengan catatan waktu 02:40:76 detik dan medali Perunggu dengan catatan waktu 02:50:12 detik diraih oleh tuan rumah Bantaeng (Arifuddin).
Sedangkan untuk kelas 200 M Gaya Ganti Perorangan Putra tuan rumah kehilangan peluang meraih medali satu pun. Kepulauan Selayar kembali mengisi podium utama dengan catatan waktu 02:33:33 detik An. Ridho P. Nasution. Di peringkat kedua, medali perak bergulir ke utara dengan perolehan waktu 02:43:91 detik diraih oleh Caleb Nandito dari Tana Toraja. Disusul Muh. Al Andrian dari Luwu meraih perunggu yang bertaut 3 menit (02:46:36 detik).
Kami sudah menargetkan emas dari awal untuk kelas ini dan Alhamdulillah kami mampu meraihnya. Semoga PORDA XV di Kabupaten Bantaeng bisa membawa angin segar terhadap kehadiran kami dari Selayar, tutur Rezkiyanto yang berhasil meraih 1 emas.
Rezkiyanto menambahkan, Alhamdulillah kami tidak pernah mengkonsumsi makanan basi. Pelayanan terbaik telah kami dapatkan sebagai tamu. Bahkan kami berbangga bisa hadir dan menginjakkan kaki di kota yang kami kenal sebagai salah satu dari 5 kota terbersih di Indonesia.
Atlit Renang kelahiran Selayar tahun 1992 silam, baru saja menikmati Wisuda setelah menyelesaikan masa kuliah di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM). Rezkiyanto menetap di Makassar bersama kedua orang tuanya. Keduanya (Bapak Abdul kadir dan Ibu hasniah) berprofesi sebagai PNS Guru di salah satu Sekolah Dasar di Makassar.
PORDA XV - Sesi Rehat Balap Motor

Suasana balap motor di Sirkuit Butta Toa yang ada di Kampung Sasayya, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng begitu meriah dan menarik perhatian ribuan penonton.
Beberapa kelas telah dilombakan sejak pagi tadi (Red. : 11 September 2014, antara lain Kelas MP3, MP4 dan MP5 masing-masing pada kategori perseorangan dan beregu.
Penonton yang ada disirkuit ekstra berteduh setelah menyaksikan beberapa balapan di sekitar lintasan. Meski pepohonan banyak berderet di sisi kanan dan kiri sirkuit, namun cuaca yang terbilang panas sekali memaksa penonton tidak berlama-lama di bawah terik matahari.
Sesekali, minuman dingin diteguk untuk menghapus keringnya kerongkongan. Ada pula yang memilih bertteduh di dalam tenda Paddock Peserta PORDA XV. Sebagian lainnya bergerak meninggalkan sirkuit menuju kawasan kuliner untuk bersantap siang.
Sampai berita ini dipublikasikan, pebalap dari berbagai daerah telah bersiap kembali untuk melanjutkan sesi balapan pada siang ini sampai sore hari nanti. Selamat berlomba dan tetap junjung Sportifitas.
Beberapa kelas telah dilombakan sejak pagi tadi (Red. : 11 September 2014, antara lain Kelas MP3, MP4 dan MP5 masing-masing pada kategori perseorangan dan beregu.
Penonton yang ada disirkuit ekstra berteduh setelah menyaksikan beberapa balapan di sekitar lintasan. Meski pepohonan banyak berderet di sisi kanan dan kiri sirkuit, namun cuaca yang terbilang panas sekali memaksa penonton tidak berlama-lama di bawah terik matahari.
Sesekali, minuman dingin diteguk untuk menghapus keringnya kerongkongan. Ada pula yang memilih bertteduh di dalam tenda Paddock Peserta PORDA XV. Sebagian lainnya bergerak meninggalkan sirkuit menuju kawasan kuliner untuk bersantap siang.
Sampai berita ini dipublikasikan, pebalap dari berbagai daerah telah bersiap kembali untuk melanjutkan sesi balapan pada siang ini sampai sore hari nanti. Selamat berlomba dan tetap junjung Sportifitas.
Tinjau Kesiapan PORDA Secara Berkala
Saturday, September 6, 2014
PORDA yang dilangsungkan di Kabupaten Bantaeng merupakan sebuah kegiatan besar yang menantang untuk dapat sukses dalam penyelenggaraanya. Betapa tidak, Butta Toa (julukan untuk Kabupaten Bantaeng), terbilang daerah dengan luas wilayah terkecil di Sulawesi Selatan. Tingkat pembangunannya yang terus meningkat sepanjang waktu. Kemudian dihadapkan dengan pelaksanaan PORDA XV yang dipusatkan di daerah ini. Berbagai fasilitas olah raga telah dibenahi, yang diharapkan mendukung sepenuhnya PORDA XV.
Kesuksesan yang diharapkan bukan hanya mengejar Juara pada tiap cabang olah raga yang dipertandingkan. Sebagai tuan rumah, seyogyanya kita memberikan pelayanan yang baik kepada setiap tamu yang hadir saat ini. Jadilah tuan rumah yang baik, yang akan memberikan kesan terbaik pula sebagai oleh-oleh paling berharga untuk mereka bawa pulang ke daerahnya masing-masing. Cerita tersebut akan dikenang dalam waktu yang cukup lama. Dengan sendirinya memberi dampak positif terhadap keberadaan Bonthain yang telah dikenal sejak lama dengan keramah tamahannya, ungkap Bupati Bantaeng.
Di sela-sela kesibukannya sebagai orang nomor satu di Butta Toa, H. M. Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng), selalu menyempatkan waktu untuk meninjau segala hal terkait dengan pelaksanaan PORDA XV dan Peparprov III 2014. Suasana santai menjadi ciri khas tersendiri bagi The Doctor (julukan Bupati Bantaeng). Keakraban dengan masyarakat hingga kalangan paling bawah, kerap kali membuat kebingungan tetamu ataupun pengunjung dari daerah lain.
Jadi itu Bupati Bantaeng pak ? Saya benar-benar tidak bisa percaya. Tidak mungkin seorang Bupati, mau memegang kamera. Sampai bersedia dengan santainya untuk memotret kami semua. Padahal justru seorang Bupati yang kami minta kesediannya tadi untuk memotret kami, tutur Lukman (seorang Bikers, dari Kabupaten Sinjai) sambil terheran-heran. Lukman lanjut bertanya pada petugas kebersihan, “Lalu siapa Bapak yang berdiri agak jauh di belakangnya itu ? Dijawabnya dengan nada rendah, "Beliau Ajudannya, namanya Pak Syamsul".
Kehadiran Bapak Bupati Bantaeng di tempat ini, kesan bersantai ria dan bermain dengan anak-anak adalah bagian strategi beliau agar para pekerja tidak canggung dan merasa takut diawasi. Biarkan mereka bekerja dengan tugas yang diembannya masing-masing. “Saya suka menyimak dan bercermin dari aktifitas keseharian Bupati Bantaeng. Masyarakat tidak takut, tetapi naik satu peringkat dengan keseganan menghadapinya. Dan tentu saja dengan gayanya yang santai, celetuk Daeng Rusdi (warga Kecamatan Bissappu). Bupati cukup memantau dari dekat dan melihat perkembangannya. Sehingga dapat terukur dengan baik segalanya secara langsung, bahkan sebelum laporan, lanjut dijelaskan oleh Daeng Rusdi”.
Sarana dan prasarana PORDA XV sampai sekarang telah tersedia 99,99%. Keseluruhan Cabang Olah Raga sudah dapat menggunakannya meskipun pertandingan belum dilangsungkan. Terkhusus bagi atlit yang penginapannya berada tidak jauh dari salah satu venue, bisa berlatih di lokasi tersebut.
Dari hasil pantauan Tim Bonthain dan penuturan para pekerja yang enggan disebut namanya, kegiatan pengerjaan yang terlihat sekarang bukan lagi kegiatan inti dari pembangunan venue. Mereka bekerja untuk mempersiapkan rangkaian Penerimaan/Pelepasan, Pembukaan maupun pengaturan-pengaturan kelancaran acara lainnya yang membutuhkan sarana pendukung dan terus dimobilisasi dari satu tempat ke tempat lainnya.
Kesuksesan yang diharapkan bukan hanya mengejar Juara pada tiap cabang olah raga yang dipertandingkan. Sebagai tuan rumah, seyogyanya kita memberikan pelayanan yang baik kepada setiap tamu yang hadir saat ini. Jadilah tuan rumah yang baik, yang akan memberikan kesan terbaik pula sebagai oleh-oleh paling berharga untuk mereka bawa pulang ke daerahnya masing-masing. Cerita tersebut akan dikenang dalam waktu yang cukup lama. Dengan sendirinya memberi dampak positif terhadap keberadaan Bonthain yang telah dikenal sejak lama dengan keramah tamahannya, ungkap Bupati Bantaeng.
Di sela-sela kesibukannya sebagai orang nomor satu di Butta Toa, H. M. Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng), selalu menyempatkan waktu untuk meninjau segala hal terkait dengan pelaksanaan PORDA XV dan Peparprov III 2014. Suasana santai menjadi ciri khas tersendiri bagi The Doctor (julukan Bupati Bantaeng). Keakraban dengan masyarakat hingga kalangan paling bawah, kerap kali membuat kebingungan tetamu ataupun pengunjung dari daerah lain.
Jadi itu Bupati Bantaeng pak ? Saya benar-benar tidak bisa percaya. Tidak mungkin seorang Bupati, mau memegang kamera. Sampai bersedia dengan santainya untuk memotret kami semua. Padahal justru seorang Bupati yang kami minta kesediannya tadi untuk memotret kami, tutur Lukman (seorang Bikers, dari Kabupaten Sinjai) sambil terheran-heran. Lukman lanjut bertanya pada petugas kebersihan, “Lalu siapa Bapak yang berdiri agak jauh di belakangnya itu ? Dijawabnya dengan nada rendah, "Beliau Ajudannya, namanya Pak Syamsul".
Kehadiran Bapak Bupati Bantaeng di tempat ini, kesan bersantai ria dan bermain dengan anak-anak adalah bagian strategi beliau agar para pekerja tidak canggung dan merasa takut diawasi. Biarkan mereka bekerja dengan tugas yang diembannya masing-masing. “Saya suka menyimak dan bercermin dari aktifitas keseharian Bupati Bantaeng. Masyarakat tidak takut, tetapi naik satu peringkat dengan keseganan menghadapinya. Dan tentu saja dengan gayanya yang santai, celetuk Daeng Rusdi (warga Kecamatan Bissappu). Bupati cukup memantau dari dekat dan melihat perkembangannya. Sehingga dapat terukur dengan baik segalanya secara langsung, bahkan sebelum laporan, lanjut dijelaskan oleh Daeng Rusdi”.
Sarana dan prasarana PORDA XV sampai sekarang telah tersedia 99,99%. Keseluruhan Cabang Olah Raga sudah dapat menggunakannya meskipun pertandingan belum dilangsungkan. Terkhusus bagi atlit yang penginapannya berada tidak jauh dari salah satu venue, bisa berlatih di lokasi tersebut.
Dari hasil pantauan Tim Bonthain dan penuturan para pekerja yang enggan disebut namanya, kegiatan pengerjaan yang terlihat sekarang bukan lagi kegiatan inti dari pembangunan venue. Mereka bekerja untuk mempersiapkan rangkaian Penerimaan/Pelepasan, Pembukaan maupun pengaturan-pengaturan kelancaran acara lainnya yang membutuhkan sarana pendukung dan terus dimobilisasi dari satu tempat ke tempat lainnya.
Manjakan Kendaraan Atlit dan Official PORDA XV
Thursday, September 4, 2014
Jelang pelaksanaan event akbar yang dilangsungkan tiap 4 tahun sekali, Pemerintah Kabupaten Bantaeng terus berbenah. Tidak hanya fokus pada penyiapan Venue Cabang Olah Raga. Berbagai sarana dan prasarana pendukung turut dibangun dan dibenahi.
Area parkir kendaraan roda 2 maupun roda 4, menjadi salah satu perhatian bagi Tuan Rumah PORDA XV. Khususnya untuk wilayah yang dianggap akan terjadi peningkatan arus lalu lintas. Hal tersebut harus cepat diantisipasi, mengingat terdapat area tertentu yang memiliki berbagai macam lapangan olah raga yang akan digunakan pada saat PORDA.
Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyikapi hal tersebut dengan membangun kawasan Parkir di sisi Utara Sport Center. Disamping itu, juga menyiapkan area parkir di sisi Barat Alun-alun Pantai Seruni. Tepatnya pada halaman depan dan samping dari RSUD Modern Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng.
Untuk wilayah perkotaan misalnya di Pantai Seruni, mulai dari Jl. Kenanga sampai ke Jl. Seruni bagian barat, pastinya akan terjadi peningkatan volume kendaraan yang masuk dan keluar. Dengan dibangunnya area parkir ini, merupakan langkah yang sangat tepat. Dan akan sangat membantu terhadap kelancaran arus lalu lintas, tutur Takko (Sat Dishub dan Infokom Kab. Bantaeng).
Sekitar 20-50 mobil dapat diparkir disini. Sedangkan untuk sepeda motor, area ini bisa menampung sebanyak 100-200 unit. Demikian disampaikan H. Aco yang mendapat mandat untuk melaksanakan pekerjaan dimaksud.
Kami menggunakan paving sesuai dengan Bestek yang terlampir dalam Kontrak Pekerjaan. Jenis paving yang dipasang adalah K300 yang telah melalui uji laboratorium di Makassar. Mobil akan diparkir di bagian tengah. Dan untuk sepeda motor, berdasarkan desain pekerjaan akan diparkir di tiap sisi. Dilengkapi pula dengan pintu masuk dan keluar yang akan dijaga aparat demi keamanan, lanjut H. Aco.
Idrus (salah seorang Tokoh Masyarakat) mengungkapkan bahwa area parkir di depan RSUD mampu menampung sekitar 100 kendaraan roda 4 dan 1.000 kendaraan roda 2. Harapan saya, semoga pihak Kepolisian bisa menahan atau memblokir kendaraan yang masuk ke wilayah Pantai Seruni. Adapun yang bisa masuk adalah kendaraan Atlit dan Pelatihnya. Dan utamakan tamu, untuk tuan rumah biarkanlah pada urutan kedua atau ketiga.Karena pejabata juga pasti harus diloloskan masuk agar bisa melihat dan mengatur PORDA, harap Idrus yang ditemui Tim Bonthain di Pantai Seruni.
Area parkir kendaraan roda 2 maupun roda 4, menjadi salah satu perhatian bagi Tuan Rumah PORDA XV. Khususnya untuk wilayah yang dianggap akan terjadi peningkatan arus lalu lintas. Hal tersebut harus cepat diantisipasi, mengingat terdapat area tertentu yang memiliki berbagai macam lapangan olah raga yang akan digunakan pada saat PORDA.
Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyikapi hal tersebut dengan membangun kawasan Parkir di sisi Utara Sport Center. Disamping itu, juga menyiapkan area parkir di sisi Barat Alun-alun Pantai Seruni. Tepatnya pada halaman depan dan samping dari RSUD Modern Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng.
Untuk wilayah perkotaan misalnya di Pantai Seruni, mulai dari Jl. Kenanga sampai ke Jl. Seruni bagian barat, pastinya akan terjadi peningkatan volume kendaraan yang masuk dan keluar. Dengan dibangunnya area parkir ini, merupakan langkah yang sangat tepat. Dan akan sangat membantu terhadap kelancaran arus lalu lintas, tutur Takko (Sat Dishub dan Infokom Kab. Bantaeng).
Sekitar 20-50 mobil dapat diparkir disini. Sedangkan untuk sepeda motor, area ini bisa menampung sebanyak 100-200 unit. Demikian disampaikan H. Aco yang mendapat mandat untuk melaksanakan pekerjaan dimaksud.
Kami menggunakan paving sesuai dengan Bestek yang terlampir dalam Kontrak Pekerjaan. Jenis paving yang dipasang adalah K300 yang telah melalui uji laboratorium di Makassar. Mobil akan diparkir di bagian tengah. Dan untuk sepeda motor, berdasarkan desain pekerjaan akan diparkir di tiap sisi. Dilengkapi pula dengan pintu masuk dan keluar yang akan dijaga aparat demi keamanan, lanjut H. Aco.
Idrus (salah seorang Tokoh Masyarakat) mengungkapkan bahwa area parkir di depan RSUD mampu menampung sekitar 100 kendaraan roda 4 dan 1.000 kendaraan roda 2. Harapan saya, semoga pihak Kepolisian bisa menahan atau memblokir kendaraan yang masuk ke wilayah Pantai Seruni. Adapun yang bisa masuk adalah kendaraan Atlit dan Pelatihnya. Dan utamakan tamu, untuk tuan rumah biarkanlah pada urutan kedua atau ketiga.Karena pejabata juga pasti harus diloloskan masuk agar bisa melihat dan mengatur PORDA, harap Idrus yang ditemui Tim Bonthain di Pantai Seruni.
POR Pelajar VIII 2014
Saturday, November 23, 2013
Seolah tiada henti, keramaian yang berlangsung di Bonthain. Daerah yang dulunya sunyi, tenggelam di kebisingan kota-kota Indonesia. Tiada kabar terdengar, menjadikannya sebuah daerah yang hampir tidak terlihat di Peta berskala 1:2.000 atau yang lebih besar lagi. Bantaeng kini bukanlah kota sepi. Tetapi kota yang sarat dengan kunjungan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, seperti Seram, Karangasem, Situbondo dan sebagainya. Bahkan kota-kota besar mancanegara, seperti Kamboja, Jepang, Malaysia, Rusia, India, Perancis, Belanda, Jerman, Hong Kong, Korea, China dan sebagainya. Perayaan kecil sekalipun, pasti terpantau dan terpublikasi dengan cepat. Sekecil apapun nuansa kegiatannya, kehebohan di dalamnya langsung mendunia. Menjadikannya semakin ramai dan memikat siapapun untuk menyaksikan keindahan dan keramaian Bonthain yang sedang menuju pencapaian totalitas The New Bantaeng.
Sore tadi (Red. : 23 Nopember 2013) berlangsung pembukaan Pekan Olah Raga Pelajar VIII 2013 yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. Kegiatan ini merupakan rangkaian dalam rangka menyambut Hari Jadi Bantaeng ke-759 pada tanggal 7 Desember 2013. Melalui kegiatan ini pula, diharapkan memunculkan bibit atlet yang berpotensi untuk mengikuti kejuaraan berbagai cabang olah raga pada event akbar PORDA XV 2014 yang akan dilaksanakan di Bantaeng.
Puluhan ribu peserta defile mengawali acara pembukaan POR Pelajar VIII 2013 yang terdiri dari para pelajar, official dan juri/wasit. Adapun jumlah peserta yang berasal dari para pelajar sekolah Negeri dan Swasta, yakni :
Sore tadi (Red. : 23 Nopember 2013) berlangsung pembukaan Pekan Olah Raga Pelajar VIII 2013 yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. Kegiatan ini merupakan rangkaian dalam rangka menyambut Hari Jadi Bantaeng ke-759 pada tanggal 7 Desember 2013. Melalui kegiatan ini pula, diharapkan memunculkan bibit atlet yang berpotensi untuk mengikuti kejuaraan berbagai cabang olah raga pada event akbar PORDA XV 2014 yang akan dilaksanakan di Bantaeng.
Puluhan ribu peserta defile mengawali acara pembukaan POR Pelajar VIII 2013 yang terdiri dari para pelajar, official dan juri/wasit. Adapun jumlah peserta yang berasal dari para pelajar sekolah Negeri dan Swasta, yakni :
- Tingkat SD : 23 Gugus (tiap Gugus terdiri dari 3-6 sekolah)
- Tingkat SMP/MTs./Pondok Pesantren : 36 sekolah
- SMA/SMK/MA : 30 sekolah
- Juara 1 : SDN No. 5 lembang Cina
- Juara 2 : SD Inp. Tappanjeng
- Juara 3 : SD Inp. Moti
- Juara 4 : SD Inp. Tanetea
- Juara 1 : SMP Neg. 1 Bantaeng
- Juara 2 : SMP Neg. 2 Bantaeng
- Juara 3 : SMP Neg. 2 Bissappu
- Juara 4 : SMP Neg. 1 Bissappu
- Juara 1 : SMA Neg. 1 Bantaeng
- Juara 2 : SMA Neg. 2 Bantaeng
- Juara 3 : SMA Neg. 1 Eremerasa
- Juara 4 : SMK Neg. 5 Bantaeng
Bonthain
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor



















