Showing posts with label Kantor. Show all posts
Showing posts with label Kantor. Show all posts
K-II Ditunda, Kenapa PNS STOP Bekerja
Friday, February 7, 2014
Berselang dua hari, pengumuman Honorer Kategori II masih belum memperlihatkan titik terang. Aktifitas perkantoran seharusnya telah berjalan normal dan lancar kembali. Sebagaimana aktifitas yang berlangsung pada hari Rabu, tanggal 5 Pebruari 2014 yang lalu. Tidak hanya Tenaga Honorer, PNS pun tidak mau ketinggalan untuk mendapatkan informasi Pengumuman Kelulusan Tenaga Honorer Kategori II. Namun, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kemenpan & RB masih menunda dengan batas waktu yang tidak ditentukan dalam mengumumkannya kepada khalayak ramai.
Kelancaran aktifitas perkantoran yang diharapkan berupa pemberian pelayanan yang baik oleh Pegawai Negeri Sipil sebagai aparat Pemerintahan. Dalam hal persuratan, hampir semuanya telah menggantungkan prosesnya pada alat canggih bernama Komputer. Kantor-kantor telah dilengkapi dengan peralatan tersebut. Bahkan, komputer pribadi PNS pun serasa wajib dibawa serta ke kantor untuk digunakan di ruangan masing-masing. Tidak semua PNS dilengkapi dengan komputer dinas pak. Kalaupun sudah difasilitasi oleh kantor, spesifikasi komputernya terbilang tidak memadai. Olehnyaa itu, saya secara pribadi lebih memilih menggunakan komputer pribadi. Namun, kendalanya bahwa komputer pribadi tidak mendapat pembiayaan perbaikan ketika mengalami kerusakan, meskipun digunakan untuk keperluan kantor.
Dengan semua perangkat tersebut, apakah pekerjaan sudah berlangsung dengan baik dan lancar, khususnya hari ini (Red. : 7 Pebruari 2014)...?
Kota Bonthain diselimuti gelap sampai pukul 11:45 Wita. Pemadaman ini telah berlangsung sejak pukul 03:30 Wita dini hari tadi yang mana terjadi berulang kali, sampai pada akhirnya padam todal untuk seluruh wilayah Kabupaten Bantaeng. Melihat hal tersebut, Tim Bonthain menelusuri penyebabnya.
Rupanya, pohon yang rindang yang dijadikan penghijauan di sepanjang jalanan kota Bonthain cukup mengganggu fasilitas kabel listrik milik PT. PLN (Persero). Kabel-kabel tersebut menjadi media utama dalam mendistribusikan pasokan listrik ke setiap rumah warga kota Bonthain. Termasuk pula, kantor Pemerintah maupun Swasta yang tersebar di sejumlah wilayah kota Bonthain. Dengan demikian, listrik mengalami gangguan dimana-mana yang diakibatkan oleh pohon dengan daun rimbun. Ketika angin bertiup kencang, daun tersebut menyentuh kabel bertegangan tinggi yang mencapai kapasitas Mewa Watt. Demikian diungkapkan salah seorang karyawan PT. PLN (Persero) Ranting Bantaeng yang ditemui Tim Bonthain di bilangan Lamalaka, Kabupaten Bantaeng.
Bekerja sama dengan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Daerah (Bapedalda) Kabupaten Bantaeng melalui bidang pertamanan, PT. PLN (Persero) Ranting Bantaeng melakukan pemangkasan pohon di sepanjang jalan utama kota Bantaeng. Pemangkasan difokuskan pada jalan poros antar negara, mulai dari perbatasan Gerbang Barat kota Bonthain (Jl. Pahlawan Sasayya) sampai Gerbang Timur kota Bonthain (Jl. A. Mannappiang).
Pemangkasan berlangsung alot, mengingat jumlah pohon yang harus dipangkas terbilang cukup banyak. Begiu pula dengan pertimbangan pengamanan jalan raya dari arus lalu lintas yang akan melewati area pemangkasan. Baik dari karyawan PT. PLN (Persero) Ranting Bantaeng maupun Pegawai Bapedalda Kabupaten Bantaeng, bersama-sama mengamankan jalanan terlebih dahulu sebelum melakukan penebangan demi keselamatan para pengguna jalan.
Sementara di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bantaeng, aktifitas menjadi terhambat dengan terjadinya pemadaman listrik yang berlangsung lama. Seperti halnya di Kantor Bupati Bantaeng, Kantor DPRD Kabupaten Bantaeng, Kantor Dinas Pendidikan Nasional, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bantaeng serta beberapa kantor lainnya yang berada dalam kompleks perkantoran di bilangan Lamalaka mengalami penundaan pekerjaan. Pegawai Negeri Sipil (PNS) STOP bekerja di kantornya masing-masing. Sebagian besar lebih memilih berada di luar kantor guna menikmati udara segar. Pekerjaan di kantor untuk saat ini lebih bergantung pada peralatan elektronik berbasis komputerisasi. Pembuatan Surat, SK, Kuitansi dan pekerjaan yang lainnya membutuhkan komputer. Padahal, listrik masih padam. Sehingga kami tidak bisa bekerja, praktis kami menghentikan pekerjaan. Tetapi, bukan berarti pekerjaan tersebut tidak akan kami kerjakan nantinya. Justru pekerjaan akan menumpuk karena banyak waktu terbuang sia-sia hari ini. Kami hanya bisa duduk dan mengobrol dengan teman kantor yang lain, karena di dalam ruangan juga sangat panas kondisi suhunya, ungkap salah seorang PNS yang ada di Kantor Bupati Bantaeng.
Kelancaran aktifitas perkantoran yang diharapkan berupa pemberian pelayanan yang baik oleh Pegawai Negeri Sipil sebagai aparat Pemerintahan. Dalam hal persuratan, hampir semuanya telah menggantungkan prosesnya pada alat canggih bernama Komputer. Kantor-kantor telah dilengkapi dengan peralatan tersebut. Bahkan, komputer pribadi PNS pun serasa wajib dibawa serta ke kantor untuk digunakan di ruangan masing-masing. Tidak semua PNS dilengkapi dengan komputer dinas pak. Kalaupun sudah difasilitasi oleh kantor, spesifikasi komputernya terbilang tidak memadai. Olehnyaa itu, saya secara pribadi lebih memilih menggunakan komputer pribadi. Namun, kendalanya bahwa komputer pribadi tidak mendapat pembiayaan perbaikan ketika mengalami kerusakan, meskipun digunakan untuk keperluan kantor.
Dengan semua perangkat tersebut, apakah pekerjaan sudah berlangsung dengan baik dan lancar, khususnya hari ini (Red. : 7 Pebruari 2014)...?
Kota Bonthain diselimuti gelap sampai pukul 11:45 Wita. Pemadaman ini telah berlangsung sejak pukul 03:30 Wita dini hari tadi yang mana terjadi berulang kali, sampai pada akhirnya padam todal untuk seluruh wilayah Kabupaten Bantaeng. Melihat hal tersebut, Tim Bonthain menelusuri penyebabnya.
Rupanya, pohon yang rindang yang dijadikan penghijauan di sepanjang jalanan kota Bonthain cukup mengganggu fasilitas kabel listrik milik PT. PLN (Persero). Kabel-kabel tersebut menjadi media utama dalam mendistribusikan pasokan listrik ke setiap rumah warga kota Bonthain. Termasuk pula, kantor Pemerintah maupun Swasta yang tersebar di sejumlah wilayah kota Bonthain. Dengan demikian, listrik mengalami gangguan dimana-mana yang diakibatkan oleh pohon dengan daun rimbun. Ketika angin bertiup kencang, daun tersebut menyentuh kabel bertegangan tinggi yang mencapai kapasitas Mewa Watt. Demikian diungkapkan salah seorang karyawan PT. PLN (Persero) Ranting Bantaeng yang ditemui Tim Bonthain di bilangan Lamalaka, Kabupaten Bantaeng.
Bekerja sama dengan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Daerah (Bapedalda) Kabupaten Bantaeng melalui bidang pertamanan, PT. PLN (Persero) Ranting Bantaeng melakukan pemangkasan pohon di sepanjang jalan utama kota Bantaeng. Pemangkasan difokuskan pada jalan poros antar negara, mulai dari perbatasan Gerbang Barat kota Bonthain (Jl. Pahlawan Sasayya) sampai Gerbang Timur kota Bonthain (Jl. A. Mannappiang).
Pemangkasan berlangsung alot, mengingat jumlah pohon yang harus dipangkas terbilang cukup banyak. Begiu pula dengan pertimbangan pengamanan jalan raya dari arus lalu lintas yang akan melewati area pemangkasan. Baik dari karyawan PT. PLN (Persero) Ranting Bantaeng maupun Pegawai Bapedalda Kabupaten Bantaeng, bersama-sama mengamankan jalanan terlebih dahulu sebelum melakukan penebangan demi keselamatan para pengguna jalan.
Sementara di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bantaeng, aktifitas menjadi terhambat dengan terjadinya pemadaman listrik yang berlangsung lama. Seperti halnya di Kantor Bupati Bantaeng, Kantor DPRD Kabupaten Bantaeng, Kantor Dinas Pendidikan Nasional, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bantaeng serta beberapa kantor lainnya yang berada dalam kompleks perkantoran di bilangan Lamalaka mengalami penundaan pekerjaan. Pegawai Negeri Sipil (PNS) STOP bekerja di kantornya masing-masing. Sebagian besar lebih memilih berada di luar kantor guna menikmati udara segar. Pekerjaan di kantor untuk saat ini lebih bergantung pada peralatan elektronik berbasis komputerisasi. Pembuatan Surat, SK, Kuitansi dan pekerjaan yang lainnya membutuhkan komputer. Padahal, listrik masih padam. Sehingga kami tidak bisa bekerja, praktis kami menghentikan pekerjaan. Tetapi, bukan berarti pekerjaan tersebut tidak akan kami kerjakan nantinya. Justru pekerjaan akan menumpuk karena banyak waktu terbuang sia-sia hari ini. Kami hanya bisa duduk dan mengobrol dengan teman kantor yang lain, karena di dalam ruangan juga sangat panas kondisi suhunya, ungkap salah seorang PNS yang ada di Kantor Bupati Bantaeng.
Instansi Vertikal
Sunday, March 14, 2010Dalam dunia pemerintahan kita kenal beberapa instansi yang bernaung pada Departemen Dalam Negeri, Departemen Agama, Departemen Luar Negeri dan lain sebagainya. Kesemuanya itu dipecah lagi ke dalam 2 bagian yang sering diistilahkan instansi horizontal dan vertikal. Instansi horizontal lebih dikenal dengan sebutan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Di Bonthain terdapat beberapa instansi vertikal antara lain :
- Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bantaeng
- Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bantaeng
- Badan Pusat Statistik Bantaeng
- Perum Pegadaian Cab. Bantaeng
- Kantor Departemen Agama Kab. Bantaeng
- Kantor Pengadilan Negeri Bantaeng
- Kantor Kejaksaan Bantaeng
- Kantor Pengadilan Agama Bantaeng
- Badan Pertanahan Nasional
- Lembaga Pemasyarakatan/Rumah Tahanan Klas C Bantaeng
- Kodim 1410 Bantaeng
- Polres Bantaeng
- PT. Telkom Persero Kandatel Bantaeng
- PT. PLN (Persero) Ranting Bantaeng
- PT. Pos Indonesia (Persero) Cab. Bantaeng
- Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Bantaeng
- Perbankan
Di Bonthain terdapat beberapa instansi vertikal antara lain :
- Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bantaeng
- Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bantaeng
- Badan Pusat Statistik Bantaeng
- Perum Pegadaian Cab. Bantaeng
- Kantor Departemen Agama Kab. Bantaeng
- Kantor Pengadilan Negeri Bantaeng
- Kantor Kejaksaan Bantaeng
- Kantor Pengadilan Agama Bantaeng
- Badan Pertanahan Nasional
- Lembaga Pemasyarakatan/Rumah Tahanan Klas C Bantaeng
- Kodim 1410 Bantaeng
- Koramil Bissappu
- Koramil Sinoa
- Koramil Ulu Ere
- Koramil Bantaeng
- Koramil Eremerasa
- Koramil Pa'jukukang
- Koramil Gantarang Keke
- Koramil Tompobulu
- Polres Bantaeng
- Polsek Bissappu
- Polsek Sinoa
- Polsek Ulu Ere
- Polsek Bantaeng
- Polsek Eremerasa
- Polsek Pa'jukukang
- Polsek Gantarang Keke
- Polsek Tompobulu
- PT. Telkom Persero Kandatel Bantaeng
- PT. PLN (Persero) Ranting Bantaeng
- PT. Pos Indonesia (Persero) Cab. Bantaeng
- Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Bantaeng
- Perbankan
- BTPN Cab. Bantaeng
- BRI Cab. Bantaeng- BRI Ranting Pasar Sentral Bantaeng
- BRI Ranting Bissappu
- BRI Ranting Pasar Baru Bantaeng
- BRI Ranting Bantaeng
- BRI Ranting Tompobulu
- BNI 1946 Cab. Bantaeng
- Bank Danamon Cab. Bantaeng
- Bank Tabungan Pensiunan Nasional Cab. Bantaeng
- Bank SulSel Cab. Bantaeng
- Perum BULOG Divre Wilayah V Bulukumba Kab. Bantaeng
Bonthain
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor




