Showing posts with label Ambae. Show all posts
Showing posts with label Ambae. Show all posts
Hadapi MEA bersama Smansa Bantaeng
Wednesday, February 11, 2015
Berangkat dari sebuah ide untuk melakukan gebrakan kecil di sekolah tertua di Bantaeng, Kepsek (H. M. Alam Nur) mempersembahkan event bergengsi tingkat sekolah bertajuk Pameran Spektakuler (Prestasi dan Ekstrakurikuler). Melalui pameran ini, diharapkan menjadi langkah awal yang positif untuk memicu terlaksananya event serupa di beberapa sekolah di Kabupaten Bantaeng, khususnya pada tingkatan SMA maupun SMP. Hasil kreasi siswa yang telah dibuat selama ini melalui bimbingan guru, dipamerkan untuk mendapat penilaian dari para pengunjung. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat membeli dan melakukan pesanan terhadap beberapa produk yang telah siap jual.
Pameran yang berlangsung sejak kemarin (Red. : Selasa, 10 Pebruari 2015) di Kampus SMA Negeri 1 Bantaeng, direncanakan berlangsung sampai tanggal 12 Pebruari 2015. Adapun pesertanya, pada umumnya berasal dari kalangan siswa/siswi SMA Negeri 1 Bantaeng.
Peserta dari kalangan luar sekolah ini, antara lain :
Peserta dari kalangan siswa SMA Negeri 1 Bantaeng, terdiri dari :
Turut hadir dalam seremonial pembukaan yang berlangsung kemarin sore, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga yang diwakili oleh Sekretaris (Basri), Ketua Komite Sekolah (Muslimin) dan Dewan Pembina Guru.
"Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) terbilang mudah diucapkan, tetapi sangat sulit untuk merealisasikannya ke dalam kehidupan kita. Bulan Oktober mendatang, MEA mulai akan didengungkan. Namun, saat ini kita sudah merasakan dampak yang ditimbulkannya. Indonesia merupakan negara dengan kekayaan alam yang melimpah ruah. Tetapi kemiskinan dan pengangguran masih menghantui di seluruh pelosok tanah air. Olehnya itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi pengangguran. Saat ini, sedang digodok dan dilakukan pendaftaran tenaga kerja yang akan disiapkan untuk mengisi posisi-posisi strategis di Bantaeng Industrial Park (BIP) di Pa'jukukang. Melalui pendaftaran tersebut, sekitar 30-40 orang akan dikirim ke China untuk Training sekaligus belajar beradaptasi dengan lingkungan industri yang akan dihadapinya kelak. Demikian diungkapkan H. M. Nurdin Abdullah saat membuka acara Pameran Spektakuler.
Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah) dalam sambutannya mengapresiasi penuh event tersebut. "Kita patut mengapresiasi kegiatan ini, dan mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah, para guru serta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga. Saya menitipkan pesan kepada semua pihak yang berkompeten, khususnya kepada Kepala Sekolah agar dapat membimbing anak-anak kita menjadi generasi yang lebih berkualitas. Jangan lagi ada yang bermain busur-busur, dan tawuran. Kreasi seperti ini diharapkan meminimalisir perilaku buruk yang dapat menjerumuskan siswa ke dalam hal-hal kriminalitas."
Kabupaten Bantaeng telah menjadi salah satu daerah yang terus dilirik dan menjadi daerah percontohan nasional. Berbagai daerah di Indonesia melakukan kunjungan untuk belajar kepada Bantaeng. Bahkan dari luar negeri pun sudah tidak asing lagi, sering melakukan kunjungan di daerah kita ini. Generasi muda saat ini dituntut untuk dapat menguasai minimal 2 bahasa asing, yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. Anak-anak kita yang mampu menguasai bahasa tersebut, tentunya akan lebih siap menghadapi setiap perubahan dan kemajuan, khususnya menghadapi dan melalui MEA.
PUNNA ERO' KO ANJAMA...MANGE KO RI PA'JUKUKANG...!!!
Kalimat ini, diungkapkan Bupati Bantaeng untuk menggambarkan bahwa di Pa'jukukang terdapat ruang yang sebesar-besarnya untuk memenuhi kebutuhan ketenagakerjaan dan peluang hidup yang lebih baik.
Selama ini, daerah yang begitu kecil di Sulawesi Selatan ini tidak pernah dilirik dan kerap disepelekan. Namun dengan kehadiran beberapa icon-icon baru seperti BIP di Kecamatan Pa'jukukang, Bantaeng berbalik 180 derajat sebagai daerah tujuan dan daerah kunjungan. Warga Pa'jukukang dulunya tidak pernah mau berbangga dan mengaku sebagai warga setempat ketika ditanya daerah asalnya. Tetapi, sekarang ketika ditanya, mereka akan bersahutan seraya meneriakkan kobaran semangat dari dalam jiwanya, "Saya dari Pa'jukukang di Kabupaten Bantaeng", tambah H. M. Nurdin Abdullah dengan keceriaannya.
Pameran yang berlangsung sejak kemarin (Red. : Selasa, 10 Pebruari 2015) di Kampus SMA Negeri 1 Bantaeng, direncanakan berlangsung sampai tanggal 12 Pebruari 2015. Adapun pesertanya, pada umumnya berasal dari kalangan siswa/siswi SMA Negeri 1 Bantaeng.
Peserta dari kalangan luar sekolah ini, antara lain :
- Pengusaha Batu Permata dari dalam dan luar Bantaeng
- Sekolah Penerbangan dari Gowa
- AMBAE dari Kabupaten Bantaeng
Peserta dari kalangan siswa SMA Negeri 1 Bantaeng, terdiri dari :
- OSIS
- PASKIBRAKA
- SANGGAR SENI
- PMR
- JURNALIS
- KIR
- IRMUS
- PRAMUKA
- OLAH RAGA
- UKS
- KIS
- PIK
- S3PALA
- Menciptakan alat pendeteksi Banjir
- Beras analog yang terbuat dari umbi-umbian (Ui)
Turut hadir dalam seremonial pembukaan yang berlangsung kemarin sore, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga yang diwakili oleh Sekretaris (Basri), Ketua Komite Sekolah (Muslimin) dan Dewan Pembina Guru.
"Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) terbilang mudah diucapkan, tetapi sangat sulit untuk merealisasikannya ke dalam kehidupan kita. Bulan Oktober mendatang, MEA mulai akan didengungkan. Namun, saat ini kita sudah merasakan dampak yang ditimbulkannya. Indonesia merupakan negara dengan kekayaan alam yang melimpah ruah. Tetapi kemiskinan dan pengangguran masih menghantui di seluruh pelosok tanah air. Olehnya itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi pengangguran. Saat ini, sedang digodok dan dilakukan pendaftaran tenaga kerja yang akan disiapkan untuk mengisi posisi-posisi strategis di Bantaeng Industrial Park (BIP) di Pa'jukukang. Melalui pendaftaran tersebut, sekitar 30-40 orang akan dikirim ke China untuk Training sekaligus belajar beradaptasi dengan lingkungan industri yang akan dihadapinya kelak. Demikian diungkapkan H. M. Nurdin Abdullah saat membuka acara Pameran Spektakuler.
Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah) dalam sambutannya mengapresiasi penuh event tersebut. "Kita patut mengapresiasi kegiatan ini, dan mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah, para guru serta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga. Saya menitipkan pesan kepada semua pihak yang berkompeten, khususnya kepada Kepala Sekolah agar dapat membimbing anak-anak kita menjadi generasi yang lebih berkualitas. Jangan lagi ada yang bermain busur-busur, dan tawuran. Kreasi seperti ini diharapkan meminimalisir perilaku buruk yang dapat menjerumuskan siswa ke dalam hal-hal kriminalitas."
Kabupaten Bantaeng telah menjadi salah satu daerah yang terus dilirik dan menjadi daerah percontohan nasional. Berbagai daerah di Indonesia melakukan kunjungan untuk belajar kepada Bantaeng. Bahkan dari luar negeri pun sudah tidak asing lagi, sering melakukan kunjungan di daerah kita ini. Generasi muda saat ini dituntut untuk dapat menguasai minimal 2 bahasa asing, yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. Anak-anak kita yang mampu menguasai bahasa tersebut, tentunya akan lebih siap menghadapi setiap perubahan dan kemajuan, khususnya menghadapi dan melalui MEA.
PUNNA ERO' KO ANJAMA...MANGE KO RI PA'JUKUKANG...!!!
Kalimat ini, diungkapkan Bupati Bantaeng untuk menggambarkan bahwa di Pa'jukukang terdapat ruang yang sebesar-besarnya untuk memenuhi kebutuhan ketenagakerjaan dan peluang hidup yang lebih baik.
Selama ini, daerah yang begitu kecil di Sulawesi Selatan ini tidak pernah dilirik dan kerap disepelekan. Namun dengan kehadiran beberapa icon-icon baru seperti BIP di Kecamatan Pa'jukukang, Bantaeng berbalik 180 derajat sebagai daerah tujuan dan daerah kunjungan. Warga Pa'jukukang dulunya tidak pernah mau berbangga dan mengaku sebagai warga setempat ketika ditanya daerah asalnya. Tetapi, sekarang ketika ditanya, mereka akan bersahutan seraya meneriakkan kobaran semangat dari dalam jiwanya, "Saya dari Pa'jukukang di Kabupaten Bantaeng", tambah H. M. Nurdin Abdullah dengan keceriaannya.
PAVI Nusantara Paguyuban Vixion 2013
Thursday, May 30, 2013
Para Biker akan dimanjakan event berkelas Nasional yang akan dilaksanakan di Bonthain. Event berjuluk Pekan Jambore Nusantara Paguyuban Vixion 2013 (JAMNUS II PAVI 2013) akan berlangsung pada tanggal 2-8 Juni 2013 di Kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bonthain. Irsan Tamrin (Panitia Pelaksana) yang dikonfirmasi Tim Bonthain mengungkapkan, Lebih dari 2.000 Bikers yang berasal dari 21 Propinsi di Indonesia bakal menghadiri event ini. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bonthain bilamana kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses. Kunjungan mereka ke kota ini tentunya memberi dampak positif yang sangat bermanfaat. Bukan hanya Panitia, tetapi masyarakat yang akan merasakan manfaat tersebut.
Kami berharap kerja sama yang baik dapat terjalin antara Panitia, Pemerintah dan segenap masyarakat Bonthain dalam rangka menjamu para Biker. Semoga banyak cerita menarik dan menyenangkan yang dapat mereka bawa serta menuju kota masing-masing setelah event ini. Sehingga Bonthain semakin dikenal di setiap penjuru Nusantara, tambah Iccang (sapaan akrab Irsan Tamrin).
Bonthain yang dulunya tertinggal jauh dari daerah lainnya di Indonesia, kini bangkit dengan semua potensi yang dimilikinya. Masyarakat luar semakin mengenalnya dengan berbagai perubahan di dalamnya. Fasilitas publik terus dibangun guna menunjang sektor perekonomian.
Juni mendatang, ribuan Bikers peserta JAMNUS II PAVI 2013 akan membelanjakan uangnya di Bonthain. Masyarakat harus lebih siap menghadapinya dengan memberikan pelayanan yang terbaik. Banyak hal yang dapat dilakukan, antara lain dengan menyiapkan segala perlengkapan Automotif yang dapat dibeli para Bikers. Demikian halnya dengan makanan dan minuman, baik kuliner maupun makanan siap saji. Betapa tidak, masyarakat dari berbagai daerah yang kerap mengunjungi Bonthain akan ikut ambil bagian meramaikan event tersebut.
Berbagai aktifitas seru, menarik, informatif dan menghibur akan mengisi PAVI Nusantara Paguyuban Vixion 2013 untuk memperebutkan hadiah Puluhan Juta Rupiah, yakni :Panitia Pelaksana event Yamaha V-One Celebes Club Chapter (YVCC) Bantaeng Jl. A. Mannappiang Kabupaten Bantaeng Propinsi Sulawesi Selatan
Contact Person : 0852 5506 0005 (Nining Kesumah) 0852 9877 8700 (Irsan) 0852 5557 5888 (Irwan)
Kami berharap kerja sama yang baik dapat terjalin antara Panitia, Pemerintah dan segenap masyarakat Bonthain dalam rangka menjamu para Biker. Semoga banyak cerita menarik dan menyenangkan yang dapat mereka bawa serta menuju kota masing-masing setelah event ini. Sehingga Bonthain semakin dikenal di setiap penjuru Nusantara, tambah Iccang (sapaan akrab Irsan Tamrin).
Bonthain yang dulunya tertinggal jauh dari daerah lainnya di Indonesia, kini bangkit dengan semua potensi yang dimilikinya. Masyarakat luar semakin mengenalnya dengan berbagai perubahan di dalamnya. Fasilitas publik terus dibangun guna menunjang sektor perekonomian.
Juni mendatang, ribuan Bikers peserta JAMNUS II PAVI 2013 akan membelanjakan uangnya di Bonthain. Masyarakat harus lebih siap menghadapinya dengan memberikan pelayanan yang terbaik. Banyak hal yang dapat dilakukan, antara lain dengan menyiapkan segala perlengkapan Automotif yang dapat dibeli para Bikers. Demikian halnya dengan makanan dan minuman, baik kuliner maupun makanan siap saji. Betapa tidak, masyarakat dari berbagai daerah yang kerap mengunjungi Bonthain akan ikut ambil bagian meramaikan event tersebut.
Berbagai aktifitas seru, menarik, informatif dan menghibur akan mengisi PAVI Nusantara Paguyuban Vixion 2013 untuk memperebutkan hadiah Puluhan Juta Rupiah, yakni :
- Kontes Modifikasi Motor
- Kontes Freestyle
- Top Lady Bikers Modelling
- Lomba Karaoke
- Festival Musik
- Perkusi DJ
- Sexy Dancer
- Donor Darah
- Pentas Seni dan Budaya
- Pameran
- Yamaha
- Telkomsel
- Djarum Black Mild
- Makassar TV
- Tribun Timur Makassar
- NBC FM Bantaeng
- Ambae.exe
- Media Biker
- Baling Baling Restoran & Kafe
- Jalarambang Automotif Club (JAC) Bantaeng
- AHRS Racing Product
- Telkom Flexi
- Pertamina Lamalaka Bantaeng
- Celebes Scorpio Club (CSC) Chapter Bantaeng
- Sulawesi Thunder Club (STC) Chapter Bantaeng
- Makassar Master Club (MMC) Bantaeng
- Bantaeng Matic Club (BMC)
- Bantaeng Ninja Club (BNC)
- Bantaeng MX Community (BMXC)
- BMBC X-Treme Bantaeng
- Byson Independent Club Bantaeng (BICB)
- Bikers 78 Community Bantaeng
- Yamaha Mio Community (YMC) Bantaeng
- Suzuki Satria F 150 Club (SSFC) Bantaeng
- Beaters Bantaeng Community (BBC)
- Satria Butta Toa (SBT) Bantaeng
CPNS 2010 Bonthain
Monday, November 15, 2010Menyongsong Hari Jadi Bantaeng yang ke-756, banyak kegiatan dilaksanakan di Bantaeng. Tak pelak, seluruh lapisan masyarakat ikut berperan serta dalam menyukseskan perayaan besar kota Butta Toa (Tanah Tua/Kota Tua) ini. Adapun puncak perayaannya jatuh pada tanggal 7 Desember 2010 mendatang.
Di sisi lain ribuan muda-mudi dari Bonthain maupun kota lainnya di sekitar Bonthain, sejak pagi hari ini mulai memadati Bonthain, khususnya Kantor BKD Kab. Bantaeng dab Kantor Pos Bantaeng. Meski kegiatan ini tidak begitu erat kaitannya dengan Hari Jadi Bantaeng. Namun, kiranya kehadiran muda-muda ini turut menyemarakkan suasana menjelang Hari Jadi Bantaeng ke-756. Bahkan menjadi ajang silaturahim sebelum pelaksanaan Hari Raya Idul Qurban yang Insya Allah jatuh pada Hari Kamis, 17 Nopember 2010 (berdasarkan Kalender Nasional).
Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang nantinya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) disibukkan dengan segala urusan administrasi sebagai kelengkapan berkas pendaftaran, khususnya di Kabupaten Bantaeng. Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bantaeng mengumumkan Pendaftaran CPNS Formasi Tahun 2010 secara resmi melalui Surat yang ditandatangani Drs. Zainuddin, M.Si (Sekretaris Daerah Kab. Bantaeng) dengan Nomor 709/BKD/2010 Tanggal 13 Nopember 2010. Berdasar pada surat ini, Tim Bonthain segera mempublikasikannya melalui Blog yang amat sederhana ini demi kepentingan muda-mudi maupun kaum tua yang berkeinginan mengadu peruntungan sebagai CPNS/PNS Lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Pada dasarnya informasi ini telah merebak dimana-mana sejak seminggu lalu. Namun Admin Bonthain menunggu pengumuman resmi dari BKD sebelum ON AIR dan dinikmati penghuni dunia maya. Dengan demikian setiap informasi yang diposting pada blog ini memiliki sumber yang dapat dipercaya dan dibuktikan berdasarkan arsip Tim Bonthain.

Setelah membahas perihal posting dan dasar posting, AMBAE/AYO/MARI membahas lebih jauh perihal CPNS/PNS Formasi Tahun 2010 di Kabupaten Bantaeng. Lagi-lagi berdasarkan surat resmi dari BKD Bonthain, berikut disajikan informasi lengkap formasi dimaksud.
Berkenaan dengan persyaratan yang ditentukan, beberapa hal penting harus diperhatikan calon pendaftar yakni :
A. Persyaratan Umum
B. Persyaratan Khusus
C. TATA CARA PEMASUKAN BERKAS

Kelengkapan berkas dapat diperoleh di :
Kantor Pos dan Telekomunikasi Kabupaten Bantaeng
Jl. Merpati No. 4 Bantaeng
Telp. 0413-21019
92411
Di sisi lain ribuan muda-mudi dari Bonthain maupun kota lainnya di sekitar Bonthain, sejak pagi hari ini mulai memadati Bonthain, khususnya Kantor BKD Kab. Bantaeng dab Kantor Pos Bantaeng. Meski kegiatan ini tidak begitu erat kaitannya dengan Hari Jadi Bantaeng. Namun, kiranya kehadiran muda-muda ini turut menyemarakkan suasana menjelang Hari Jadi Bantaeng ke-756. Bahkan menjadi ajang silaturahim sebelum pelaksanaan Hari Raya Idul Qurban yang Insya Allah jatuh pada Hari Kamis, 17 Nopember 2010 (berdasarkan Kalender Nasional).
Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang nantinya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) disibukkan dengan segala urusan administrasi sebagai kelengkapan berkas pendaftaran, khususnya di Kabupaten Bantaeng. Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bantaeng mengumumkan Pendaftaran CPNS Formasi Tahun 2010 secara resmi melalui Surat yang ditandatangani Drs. Zainuddin, M.Si (Sekretaris Daerah Kab. Bantaeng) dengan Nomor 709/BKD/2010 Tanggal 13 Nopember 2010. Berdasar pada surat ini, Tim Bonthain segera mempublikasikannya melalui Blog yang amat sederhana ini demi kepentingan muda-mudi maupun kaum tua yang berkeinginan mengadu peruntungan sebagai CPNS/PNS Lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Pada dasarnya informasi ini telah merebak dimana-mana sejak seminggu lalu. Namun Admin Bonthain menunggu pengumuman resmi dari BKD sebelum ON AIR dan dinikmati penghuni dunia maya. Dengan demikian setiap informasi yang diposting pada blog ini memiliki sumber yang dapat dipercaya dan dibuktikan berdasarkan arsip Tim Bonthain.
Setelah membahas perihal posting dan dasar posting, AMBAE/AYO/MARI membahas lebih jauh perihal CPNS/PNS Formasi Tahun 2010 di Kabupaten Bantaeng. Lagi-lagi berdasarkan surat resmi dari BKD Bonthain, berikut disajikan informasi lengkap formasi dimaksud.
Berkenaan dengan persyaratan yang ditentukan, beberapa hal penting harus diperhatikan calon pendaftar yakni :
A. Persyaratan Umum
- Warga Negara Indonesia.
- Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS Calon/Anggota TNI/POLRI.
- Tidak pernah diberhentikan dengan hormat atau tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/TNI/POLRI atau diberhentikan dengan hormat sebagai pegawai swasta.
- Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan.
- Memenuhi persyaratan kualifikasi (jenjang dan jurusan) yang sesuai dengan kebutuhan.
- Berkelakuan baik, sehat jasmani dan rohani.
- Melengkapi persyaratan lamaran berikut lampiran yang telah ditentukan.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
B. Persyaratan Khusus
- Setiap lamaran harus ditulis tangan dengan tinta hitam dan ditanda tangani sendiri oleh pelamar dan bermaterai Rp 6.000,-. Diajukan kepada Bapak Bupati Bantaeng dengan mencantumkan jenis formasi jabatan yang akan dilamar dengan melampirkan :
- Foto Copy Sah Surat Tanda Tamat Belajar/Ijazah yang telah dilegalisir/disahkan oleh pejabat yang berwenang sesuai PP No. 11 Tahun 2002.
- Foto Copy Sah Transkrip Nilai Akademik yang telah dilegalisir.
- Pas Photo Berwarna ukuran 3x4 cm sebanyak 3 (tiga) lembar.
- Bagi pelamar berpendidikan S2, S1, DIII dan DII, Indeks Prestasi Komulatif (IPK) minimal 2,75.
- Bagi pelamar berpendidikan SMU/SMK sederajat untuk formasi jabatan Pemadam Kebakaran memiliki standar nilai rata-rata 7 (tujuh) dan harus memiliki Sertifikat Diklat Pemadam.
- Syarat usia pelamar :
Berusia serendah-rendahnya 18 (delapan belas) tahun dan setinggi-tingginya 35 (tiga puluh lima) tahun per 31 Desember 2010 dan/atau 40 (empat puluh) tahun per 31 Desember 2010, harus memiliki pengalaman kerja pada instansi Pemerintah atau Lembaga Swasta yuang berbadan hukum yang menunjang kepentingan nasional paling kurang 5 (lima) tahun pada 17 April 2002 secara terus-menerus hingga saat ini atau selama 13 tahun masa kerja.
C. TATA CARA PEMASUKAN BERKAS
- Berkas lamaran disusun rapi sesuai urutan (angka 1 Persyaratan Khusus) di atas dimasukkan dalam Snelhecter Plastic (Business File) ditulis Nama, Alamat, Nomor Handphone, Nama Jabatan yang diinginkan dan Pendidikan Terakhir dengan huruf BALOK/KAPITAL. Warna Map Snelhecter Plastic yakni :
- BIRU untuk Tenaga Guru.
- KUNING untuk Tenaga Kesehatan.
- HIJAU untuk Tenaga Tekhnis.
- Selanjutnya berkas kelengkapan lamaran dimasukkan dalam AMPLOP BESAR WARNA COKELAT yang ditujukan kepada Ketua Panitia Seleksi CPNSD Kabupaten Bantaeng Tahun 2010. Pada bagian sudut kiri atas amplop dituliskan Nama, Alamat Lengkap, Pendidikan dan Kode Berkas. Pada sudut kanan bawah ditulis Yt. Ketua Panitia Seleksi CPNS Kabupaten Bantaeng Tahun 2010
- Pemasukan berkas lamaran dilaskanakan setiap hari kerja mulai tanggal 15-19 Nopember 2010 dan hanya diterima di Kantor Pos Bantaeng mulai pukul 08.00-16.00 WITA.
Kantor Pos dan Telekomunikasi Kabupaten Bantaeng
Jl. Merpati No. 4 Bantaeng
Telp. 0413-21019
92411
AMBAE daeng ke Bonthain ki
Friday, October 15, 2010Pencanangan Gemar Membaca Buku dilaksanakan di Kabupaten Bantaeng, tepatnya hari Jum’at, 15 Oktober 2010. Bertempat di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, acara ini juga dihadiri Ibu Theresia E. E. Pardede, S.Sos (Anggota Komisi I DPR-RI yang membidangi Pendidikan) dan Agus Arifin Nu'mang (Wakil Gubernur Sulawesi Selatan) beserta rombongan.
Acara yang berlangsung hikmad tersebut mendapat sambutan hangat dari para hadirin. Menurut Ibu Theresia, Pemerintah Kabupaten Bantaeng amat antusias dalam upaya meningkatkan taraf pendidikan ke arah yang lebih maju. Dalam sambutannya, juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng agar keberadaan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bantaeng ini dapat menjalin kerja sama yang bersinergi dengan Perpustakaan Pusat di Jakarta. Demikian pula halnya dengan elemen-elemen lainnya yang terkait dengan sektor pendidikan.
Sementara itu, Bapak Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Agus Arifin Nu’mang) dan Bapak Bupati Bantaeng (Nurdin Abdullah), masing-masing dalam sambutannya menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang diberikan DPR-RI dalam rangka peningkatan sektor pendidikan di Kabupaten Bantaeng. Nurdin menambahkan, keberhasilan pendidikan di kota berjuluk Butta Toa ini tidak lepas dari terjalinnya kebersamaan berbagai elemen khususnya para pendidik, pelajar dan masyarakat pada umumnya yang senantiasa mendukung setiap program Pemerintah Kabupaten Bantaeng.
Acara ini dirangkaikan pula dengan penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Propinsi Sulawesi Selatan dalam rangka penyebarluasan dan peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bantaeng. Langkah konkrit yang dilakukan Pemerintah saat ini antara lain yakni dengan menyediakan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bantaeng. Keberadaan perpustakaan ini diharapkan dapat membantu para pelajar pada khususnya dan masyarakat pada umumnya dalam menggali dan mendapatkan informasi yang up to date, lebih lanjut disampaikan Nurdin Abdullah.
Tidak hanya dengan menonton Sinetron, Entertainment ataupun Publisitas Demonstrasi, tetapi diharapkan akan menumbuhkan minat baca masyarakat Bantaeng. Olehnya itu, perlu diperhatikan Pemerintah Kabupaten Bantaeng bahwa perpustakaan ini harus pula menyiapkan sarana Information Technology (IT) di dalamnya. Dengan hadirnya IT dalam melengkapi sarana perpustakaan, akses informasi dunia luar akan ikut diketahui masyarakat Bantaeng. Pada dasarnya informasi itu penting, amat mahal dan patut diketahui siapa pun sebagai insan yang berakhlak mulia, tambah Agus Arifin Nu’mang.
Perpustakaan Daerah Kabupaten Bantaeng dikelola langsung oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Bantaeng (KPAD). Selama ini perpustakaan daerah menyatu dalam lingkup kantor KPAD. Mengingat jaraknya yang tidak berada di tengah kota Bantaeng dan beberapa pertimbangan lainnya, perpustakaan daerah pun dipindahkan. Gedung Pertiwi Bantaeng yang selama ini digunakan sebagai ruang pertemuan, oleh Nurdin Abdullah dialihfungsikan sebagai Perpusatakaan Daerah Kabupaten Bantaeng. Berlokasi di Jl. Gagak Bantaeng (samping Rumah Jabatan Bupati Bantaeng). Sementara Gedung Pertiwi dipindahkan ke lokasi lainnya dalam lingkup gedung “Guest House” di Jl. Kartini Bantaeng.
Acara berlanjut berupa Peninjauan Lapangan ke salah satu Taman Baca yang berlokasi di Kampung Tangnga-tangnga, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Sebuah rumah ibadah bernama Masjid Jami’ jamiatul Khairiah Tangnga-tangnga dijadikan Taman Baca bagi santri-santriwati masyarakat Tangnga-tangnga. Taman Baca ini pula menjadi percontohan bagi Taman Baca lainnya yang tersebar di beberapa lokaisi di Kabupaten Bantaeng.
Semoga dengan pencanangan Gemar Baca Buku ini dapat meningkatkan minat masyarakat dalam Membaca Buku. Selanjutnya ilmu yang diperolehnya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan bidang profesi yang digelutinya, demikain diungkapkan Amir Hamzah (salah seorang tokoh masyarakat Kampung Nelayan Tangnga-tangnga).
Acara yang berlangsung hikmad tersebut mendapat sambutan hangat dari para hadirin. Menurut Ibu Theresia, Pemerintah Kabupaten Bantaeng amat antusias dalam upaya meningkatkan taraf pendidikan ke arah yang lebih maju. Dalam sambutannya, juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng agar keberadaan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bantaeng ini dapat menjalin kerja sama yang bersinergi dengan Perpustakaan Pusat di Jakarta. Demikian pula halnya dengan elemen-elemen lainnya yang terkait dengan sektor pendidikan.
Sementara itu, Bapak Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Agus Arifin Nu’mang) dan Bapak Bupati Bantaeng (Nurdin Abdullah), masing-masing dalam sambutannya menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang diberikan DPR-RI dalam rangka peningkatan sektor pendidikan di Kabupaten Bantaeng. Nurdin menambahkan, keberhasilan pendidikan di kota berjuluk Butta Toa ini tidak lepas dari terjalinnya kebersamaan berbagai elemen khususnya para pendidik, pelajar dan masyarakat pada umumnya yang senantiasa mendukung setiap program Pemerintah Kabupaten Bantaeng.
Acara ini dirangkaikan pula dengan penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Propinsi Sulawesi Selatan dalam rangka penyebarluasan dan peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bantaeng. Langkah konkrit yang dilakukan Pemerintah saat ini antara lain yakni dengan menyediakan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bantaeng. Keberadaan perpustakaan ini diharapkan dapat membantu para pelajar pada khususnya dan masyarakat pada umumnya dalam menggali dan mendapatkan informasi yang up to date, lebih lanjut disampaikan Nurdin Abdullah.
Tidak hanya dengan menonton Sinetron, Entertainment ataupun Publisitas Demonstrasi, tetapi diharapkan akan menumbuhkan minat baca masyarakat Bantaeng. Olehnya itu, perlu diperhatikan Pemerintah Kabupaten Bantaeng bahwa perpustakaan ini harus pula menyiapkan sarana Information Technology (IT) di dalamnya. Dengan hadirnya IT dalam melengkapi sarana perpustakaan, akses informasi dunia luar akan ikut diketahui masyarakat Bantaeng. Pada dasarnya informasi itu penting, amat mahal dan patut diketahui siapa pun sebagai insan yang berakhlak mulia, tambah Agus Arifin Nu’mang.
Perpustakaan Daerah Kabupaten Bantaeng dikelola langsung oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Bantaeng (KPAD). Selama ini perpustakaan daerah menyatu dalam lingkup kantor KPAD. Mengingat jaraknya yang tidak berada di tengah kota Bantaeng dan beberapa pertimbangan lainnya, perpustakaan daerah pun dipindahkan. Gedung Pertiwi Bantaeng yang selama ini digunakan sebagai ruang pertemuan, oleh Nurdin Abdullah dialihfungsikan sebagai Perpusatakaan Daerah Kabupaten Bantaeng. Berlokasi di Jl. Gagak Bantaeng (samping Rumah Jabatan Bupati Bantaeng). Sementara Gedung Pertiwi dipindahkan ke lokasi lainnya dalam lingkup gedung “Guest House” di Jl. Kartini Bantaeng.
Acara berlanjut berupa Peninjauan Lapangan ke salah satu Taman Baca yang berlokasi di Kampung Tangnga-tangnga, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Sebuah rumah ibadah bernama Masjid Jami’ jamiatul Khairiah Tangnga-tangnga dijadikan Taman Baca bagi santri-santriwati masyarakat Tangnga-tangnga. Taman Baca ini pula menjadi percontohan bagi Taman Baca lainnya yang tersebar di beberapa lokaisi di Kabupaten Bantaeng.
Semoga dengan pencanangan Gemar Baca Buku ini dapat meningkatkan minat masyarakat dalam Membaca Buku. Selanjutnya ilmu yang diperolehnya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan bidang profesi yang digelutinya, demikain diungkapkan Amir Hamzah (salah seorang tokoh masyarakat Kampung Nelayan Tangnga-tangnga).
Nekad Bunuh Diri in Bonthain
Friday, September 17, 2010Bonthain ramai diperbincangkan dengan aksi nekad seorang pemuda yang berusaha bunuh diri. Usaha bunuh diri ini dilakukan oleh salah seorang pemuda bernama Andika Pratama yang berasal dari Tanete, Kabupaten Bulukumba. Upaya ini dilakukannya sejak dini hari, Jum'at 17 September 2010 hingga siang sebelum Sholat Jum'at dilangsungkan.
Menurut sumber terpercaya dan dengan melihat kondisinya secara langsung, pemuda dimaksud mengalami stres. Stres yang dialaminya berupa halusinasi bahwa kiamat telah tiba. Menurut penglihatannya, air menggenangi di sekitarnya yang dianggapnya bahwa itu bagian dari Kiamat. Sehingga dia memilih untuk menghindar dari genangan air tersebut dengan memanjat Tower BTS salah satu provider Seluler yang berlokasi di Kampung Lumpangang, Desa Lumpangang, Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng, Propinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.
Setelah warga mengetahui kejadian ini, Tim Penyelamat pun segera dihubungi dan langsung menuju TKP. Usaha penyelamatan berhasil dilakukan sebelum Sholat Jum'at, sekitar pukul 12.00 WITA.
Adapun lokasi tepatnya yakni :
Kampung Lumpangang
Desa Lumpangang
Kecamatan Pa'jukukang
Kabupaten Bantaeng
Propinsi Sulawesi Selatan
Indonesia
Rescue Team yang berperan aktif dalam upaya penyelamatan :
1. Baling-baling Adventure Team (BAT)
2. Loka Camp (Resort & Outbound)
3. Brigade Siaga Bencana (BSB) of Bonthain, terdiri dari :
- Satuan Tugas (Satgas) Pemadam Kebakaran 113 of Bonthain
- Tim Medis BSB of Bonthain
4. Kepolisian Republik Indonesia terdiri dari :
- Kepolisian Resort (Polres) Bantaeng
- Kepolisian Sektor (Polsek) Pa'jukukang
5. Tim Medis Kabupaten Bantaeng terdiri dari :
- Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng
- RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng
6. Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bantaeng
7. Pemerintah Setempat terdiri dari :
- Kecamatan Pa'jukukang
- Desa Lumpangang
8. Warga Bonthain
Pihak berwajib yang juga hadir di TKP langsung menggiring pemuda berusia 26 tahun ini menuju Kantor Polres Bantaeng di Jl. Sungai Bialo Bantaeng. Menurut salah seorang anggota dari Polres Bantaeng, Andika akan mengalami pemeriksaan kesehatan lebih lanjut. Selanjutnya akan diinterogasi perihal perbuatannya yang sempat meresahkan masyarakat. Dari pantauan Tim AMBAE di lapangan melaporkan bahwa sebagian masyarakat berusaha meluapkan amarahnya. Saya sangat ingin memukul itu orang pak, keluh salah seorang pemuda dengan nada marah. Warga Lumpangang marah, pasalnya Tower BTS yang dipanjatnya masih berumur kacang. Mereka tidak ingin kampungnya dinodai dengan aksi negatif, terlebih dengan bunuh diri. Apalagi si Andika ini bukan berasal dari kampung kami bahkan bukan orang Bonthain. Demikian gambaran kemarahan warga Kampung Lumpangang.
Akibat aksi ini, masyarakat Bonthain ramai mengunjungi lokasi kejadian. Gosip-gosip tetangga pun tidak ketinggalan. Saking kecilnya Bonthain, tak lama setelah kejadian informasi ini telah tersebar kemana-mana. Salah satunya ditandai dengan masuknya pesan singkat dari beberapa rekan Bonthain di Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Bulukumba. Mereka berusaha mendapatkan kepastian informasi di atas. Tim Bonthain pun bergegas mempublikasikan informasi ini berdasarkan reportase Tim AMBAE di lapangan yang ikut ambil bagian dalam upaya pengelamatan.
Bahkan kemungkinan informasi ini akan tersebar lebih cepat lagi ke seluruh pelosok Nusantara tanpa harus mengunjungi dunia maya dengan hadirnya beberapa Tim Media Elektronik dan Media Cetak di TKP. Berbekal peralatan standar, Tim AMBAE mendapatkan beberapa gambar baik video maupun foto.
Video tersebut dapat dinikmati melalui YouTube. Sedangkan untuk foto-foto dapat dinikmati hasilnya melalui jejaring sosial FACEBOOK.
Menurut sumber terpercaya dan dengan melihat kondisinya secara langsung, pemuda dimaksud mengalami stres. Stres yang dialaminya berupa halusinasi bahwa kiamat telah tiba. Menurut penglihatannya, air menggenangi di sekitarnya yang dianggapnya bahwa itu bagian dari Kiamat. Sehingga dia memilih untuk menghindar dari genangan air tersebut dengan memanjat Tower BTS salah satu provider Seluler yang berlokasi di Kampung Lumpangang, Desa Lumpangang, Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng, Propinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.
Setelah warga mengetahui kejadian ini, Tim Penyelamat pun segera dihubungi dan langsung menuju TKP. Usaha penyelamatan berhasil dilakukan sebelum Sholat Jum'at, sekitar pukul 12.00 WITA.
Adapun lokasi tepatnya yakni :
Kampung Lumpangang
Desa Lumpangang
Kecamatan Pa'jukukang
Kabupaten Bantaeng
Propinsi Sulawesi Selatan
Indonesia
Rescue Team yang berperan aktif dalam upaya penyelamatan :
1. Baling-baling Adventure Team (BAT)
2. Loka Camp (Resort & Outbound)
3. Brigade Siaga Bencana (BSB) of Bonthain, terdiri dari :
- Satuan Tugas (Satgas) Pemadam Kebakaran 113 of Bonthain
- Tim Medis BSB of Bonthain
4. Kepolisian Republik Indonesia terdiri dari :
- Kepolisian Resort (Polres) Bantaeng
- Kepolisian Sektor (Polsek) Pa'jukukang
5. Tim Medis Kabupaten Bantaeng terdiri dari :
- Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng
- RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng
6. Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bantaeng
7. Pemerintah Setempat terdiri dari :
- Kecamatan Pa'jukukang
- Desa Lumpangang
8. Warga Bonthain
Pihak berwajib yang juga hadir di TKP langsung menggiring pemuda berusia 26 tahun ini menuju Kantor Polres Bantaeng di Jl. Sungai Bialo Bantaeng. Menurut salah seorang anggota dari Polres Bantaeng, Andika akan mengalami pemeriksaan kesehatan lebih lanjut. Selanjutnya akan diinterogasi perihal perbuatannya yang sempat meresahkan masyarakat. Dari pantauan Tim AMBAE di lapangan melaporkan bahwa sebagian masyarakat berusaha meluapkan amarahnya. Saya sangat ingin memukul itu orang pak, keluh salah seorang pemuda dengan nada marah. Warga Lumpangang marah, pasalnya Tower BTS yang dipanjatnya masih berumur kacang. Mereka tidak ingin kampungnya dinodai dengan aksi negatif, terlebih dengan bunuh diri. Apalagi si Andika ini bukan berasal dari kampung kami bahkan bukan orang Bonthain. Demikian gambaran kemarahan warga Kampung Lumpangang.
Akibat aksi ini, masyarakat Bonthain ramai mengunjungi lokasi kejadian. Gosip-gosip tetangga pun tidak ketinggalan. Saking kecilnya Bonthain, tak lama setelah kejadian informasi ini telah tersebar kemana-mana. Salah satunya ditandai dengan masuknya pesan singkat dari beberapa rekan Bonthain di Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Bulukumba. Mereka berusaha mendapatkan kepastian informasi di atas. Tim Bonthain pun bergegas mempublikasikan informasi ini berdasarkan reportase Tim AMBAE di lapangan yang ikut ambil bagian dalam upaya pengelamatan.
Bahkan kemungkinan informasi ini akan tersebar lebih cepat lagi ke seluruh pelosok Nusantara tanpa harus mengunjungi dunia maya dengan hadirnya beberapa Tim Media Elektronik dan Media Cetak di TKP. Berbekal peralatan standar, Tim AMBAE mendapatkan beberapa gambar baik video maupun foto.
Video tersebut dapat dinikmati melalui YouTube. Sedangkan untuk foto-foto dapat dinikmati hasilnya melalui jejaring sosial FACEBOOK.
Bonthain
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor






