Showing posts with label Road Race. Show all posts
Showing posts with label Road Race. Show all posts
PORDA XV - Sesi Rehat Balap Motor
Thursday, September 11, 2014
Suasana balap motor di Sirkuit Butta Toa yang ada di Kampung Sasayya, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng begitu meriah dan menarik perhatian ribuan penonton.
Beberapa kelas telah dilombakan sejak pagi tadi (Red. : 11 September 2014, antara lain Kelas MP3, MP4 dan MP5 masing-masing pada kategori perseorangan dan beregu.
Penonton yang ada disirkuit ekstra berteduh setelah menyaksikan beberapa balapan di sekitar lintasan. Meski pepohonan banyak berderet di sisi kanan dan kiri sirkuit, namun cuaca yang terbilang panas sekali memaksa penonton tidak berlama-lama di bawah terik matahari.
Sesekali, minuman dingin diteguk untuk menghapus keringnya kerongkongan. Ada pula yang memilih bertteduh di dalam tenda Paddock Peserta PORDA XV. Sebagian lainnya bergerak meninggalkan sirkuit menuju kawasan kuliner untuk bersantap siang.
Sampai berita ini dipublikasikan, pebalap dari berbagai daerah telah bersiap kembali untuk melanjutkan sesi balapan pada siang ini sampai sore hari nanti. Selamat berlomba dan tetap junjung Sportifitas.
Beberapa kelas telah dilombakan sejak pagi tadi (Red. : 11 September 2014, antara lain Kelas MP3, MP4 dan MP5 masing-masing pada kategori perseorangan dan beregu.
Penonton yang ada disirkuit ekstra berteduh setelah menyaksikan beberapa balapan di sekitar lintasan. Meski pepohonan banyak berderet di sisi kanan dan kiri sirkuit, namun cuaca yang terbilang panas sekali memaksa penonton tidak berlama-lama di bawah terik matahari.
Sesekali, minuman dingin diteguk untuk menghapus keringnya kerongkongan. Ada pula yang memilih bertteduh di dalam tenda Paddock Peserta PORDA XV. Sebagian lainnya bergerak meninggalkan sirkuit menuju kawasan kuliner untuk bersantap siang.
Sampai berita ini dipublikasikan, pebalap dari berbagai daerah telah bersiap kembali untuk melanjutkan sesi balapan pada siang ini sampai sore hari nanti. Selamat berlomba dan tetap junjung Sportifitas.
Road Race Bupati Cup Race III
Saturday, November 2, 2013
Sirkuit yang berada di bilangan Kampung Sasayya, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng telah ramai dipadati penonton sejak pagi hari. Suasana di dalam sirkuit terdengar bising oleh deru suara motor yang melakukan test drive maupun pengecekan kendaraan di dalam paddock. Ratusan ribu penonton dari berbagai daerah berbondong-bondong membeli tiket masuk pada 3 loket yang disiapkan panitia pelaksana.
Hal ini membuat antrian yang panjang sampai pada jalur Jalan Poros Makassar-Bantaeng-Bulukumba yang berada ± 500 M dari lokasi sirkuit. Demikian pula halnya dengan arus lalu lintas pada Jalan Negara tersebut, kemacetan terjadi ± 3-5 Km. Ditambah lagi arus pergerakan peserta CPNS yang mulai memasuki kota berjuluk Butta Toa ini sejak pagi hari. Serta kehadiran pawai mobil berjumlah ratusan unit pada event Tour Wisata 2013 Makassar-Marina Beach Bantaeng.
Babak penyisihan dimulai hari ini (Red. : 2 Nopember 2013) dalam rangkaian event Road Race bertajuk Bupati Cup Race III The New Spirit Motoprix Bantaeng. Sebanyak 10 race dilombakan pada hari pertama balapan yang berlangsung di Sirkuit Butta Toa Bantaeng. Dengan kelas lomba, mulai dari MP1 sampai dengan MP5 untuk kelas Lokal Wilayah IV Bantaeng.
Pada ajang kali ini, banyak bermunculan pembalap muda yang baru menginjakkan rodanya di garis Start balapan resmi. Kehadiran mereka di balapan tersebut telah menepis anggapan masyarakat selama ini yang menilai sangat negatif terhadap aktifitas kaum muda yang kerap balapan liar di jalan raya. Di satu sisi, kebenaran argumen masyarakat mendapat dukungan penuh demi keselamatn para pengguna jalan raya. Di sisi lainnya, kaum muda pun tidak bisa disalahkan begitu saja. Mengingat event Road Race tidak berlangsung setiap hari. Sementara jiwa ambisi yang tertanam pada diri kaum muda kerap ingin mendapat pujian dan selalu ingin diperhatikan oleh orang banyak, khususnya ketika balapan liar mampu menyelamatkan nyawanya beserta pengguna jalan lainnya.
Di samping para pembalap lokal, hadir juga ratusan pembalap dari kota-kota yang ada di Propinsi Sulawesi Selatan. Bahkan pembalap kawakan Richard Taroreh dari tanah jawa ikut serta meramaikan kontes ekstrim tersebut pada kelas MP1 dan MP2.
Sementara para pembalap sibuk memacu kendaraannya di dalam sirkuit, tidak kalah menariknya aktifitas di luar arena balapan. Area parkir bermunculan dimana-mana, rumah warga bak disulap dalam sekejap dari halaman kosong menjadi tempat penitipan kendaraan. Warga Bantaeng pun menuai berkah hingga esok hari pada sesi Final Road Race.
Kita hadirkan event-event bergengsi di Bantaeng untuk memberikan manfaat yang sebanyak-banyaknya kepada masyarakat. Melalui event tersebut, masyarakat diharapkan peka menyikapinya. Masyarakat harus siap memberikan pelayanan terbaik kepada setiap tamu yang berkunjung ke kota ini. Meski hanya dengan area parkir berbekal keramahan dan pro aktif dalam menjaga kendaraan yang diparkir, mereka akan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Tidak tanggung-tanggung, mereka rela membayar mahal demi keamanan kendaraannya. Demikian dituturkan A. Rilman Abdullah (salah seorang Panitia Pelaksana).
Hal ini membuat antrian yang panjang sampai pada jalur Jalan Poros Makassar-Bantaeng-Bulukumba yang berada ± 500 M dari lokasi sirkuit. Demikian pula halnya dengan arus lalu lintas pada Jalan Negara tersebut, kemacetan terjadi ± 3-5 Km. Ditambah lagi arus pergerakan peserta CPNS yang mulai memasuki kota berjuluk Butta Toa ini sejak pagi hari. Serta kehadiran pawai mobil berjumlah ratusan unit pada event Tour Wisata 2013 Makassar-Marina Beach Bantaeng.
Babak penyisihan dimulai hari ini (Red. : 2 Nopember 2013) dalam rangkaian event Road Race bertajuk Bupati Cup Race III The New Spirit Motoprix Bantaeng. Sebanyak 10 race dilombakan pada hari pertama balapan yang berlangsung di Sirkuit Butta Toa Bantaeng. Dengan kelas lomba, mulai dari MP1 sampai dengan MP5 untuk kelas Lokal Wilayah IV Bantaeng.
Pada ajang kali ini, banyak bermunculan pembalap muda yang baru menginjakkan rodanya di garis Start balapan resmi. Kehadiran mereka di balapan tersebut telah menepis anggapan masyarakat selama ini yang menilai sangat negatif terhadap aktifitas kaum muda yang kerap balapan liar di jalan raya. Di satu sisi, kebenaran argumen masyarakat mendapat dukungan penuh demi keselamatn para pengguna jalan raya. Di sisi lainnya, kaum muda pun tidak bisa disalahkan begitu saja. Mengingat event Road Race tidak berlangsung setiap hari. Sementara jiwa ambisi yang tertanam pada diri kaum muda kerap ingin mendapat pujian dan selalu ingin diperhatikan oleh orang banyak, khususnya ketika balapan liar mampu menyelamatkan nyawanya beserta pengguna jalan lainnya.
Di samping para pembalap lokal, hadir juga ratusan pembalap dari kota-kota yang ada di Propinsi Sulawesi Selatan. Bahkan pembalap kawakan Richard Taroreh dari tanah jawa ikut serta meramaikan kontes ekstrim tersebut pada kelas MP1 dan MP2.
Sementara para pembalap sibuk memacu kendaraannya di dalam sirkuit, tidak kalah menariknya aktifitas di luar arena balapan. Area parkir bermunculan dimana-mana, rumah warga bak disulap dalam sekejap dari halaman kosong menjadi tempat penitipan kendaraan. Warga Bantaeng pun menuai berkah hingga esok hari pada sesi Final Road Race.
Kita hadirkan event-event bergengsi di Bantaeng untuk memberikan manfaat yang sebanyak-banyaknya kepada masyarakat. Melalui event tersebut, masyarakat diharapkan peka menyikapinya. Masyarakat harus siap memberikan pelayanan terbaik kepada setiap tamu yang berkunjung ke kota ini. Meski hanya dengan area parkir berbekal keramahan dan pro aktif dalam menjaga kendaraan yang diparkir, mereka akan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Tidak tanggung-tanggung, mereka rela membayar mahal demi keamanan kendaraannya. Demikian dituturkan A. Rilman Abdullah (salah seorang Panitia Pelaksana).
3 ON 3
Wednesday, October 30, 2013
Semakin hangat kalau membicarakan angka 3 (tiga) setelah kemenangan sang pemimpin Bonthain setelah mengusung Nomor Urut 3 pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati beberapa waktu lalu. Angka 3 merupakan angka populer di mata orang. Angka inilah yang akan memaksa seluruh elemen yang ada di Kabupaten Bantaeng mempersiapkan diri dengan segala potensi yang dimilikinya. Modernisasi Kabupaten Bantaeng serta merta membawa perubahan besar pada posisi Bonthain yang dulunya hanya sebagai daerah persinggahan menjadi daerah tujuan. Baik pada sektor wisata, olah raga, seni, budaya, pertanian, perikanan, pertambangan dan sebagainya.
Admin Bonthain mengajak kepada segenap warga Bantaeng yang baik hati, bersiaplah menghadapi arus massa dan kendaraan yang amat padat yang akan mengisi ruang-ruang yang ada di Bonthain. Tepatnya pekan ini (Red. : 1-4 Nopember 2013, dimana akan berlangsung 3 event besar yang puncaknya pada tanggal 3 Nopember 2013.
Ketiga event tersebut, sebagai berikut :
1. Tes CPNS Kabupaten Bantaeng 2013
Waktu Pelaksanaan :
3 Nopember 2013
Lokasi :
sejumlah sekolah se-Kabupaten Bantaeng
Perkiraan Massa :
Waktu Pelaksanaan : 2-3 Nopember 2013
Lokasi : Sirkuit Butta Toa Bantaeng
Perkiraan Massa :
Waktu Pelaksanaan : 2-3 Nopember 2013
Lokasi : Pantai Marina Bantaeng
Perkiraan Massa :
Admin Bonthain mengajak kepada segenap warga Bantaeng yang baik hati, bersiaplah menghadapi arus massa dan kendaraan yang amat padat yang akan mengisi ruang-ruang yang ada di Bonthain. Tepatnya pekan ini (Red. : 1-4 Nopember 2013, dimana akan berlangsung 3 event besar yang puncaknya pada tanggal 3 Nopember 2013.
Ketiga event tersebut, sebagai berikut :
1. Tes CPNS Kabupaten Bantaeng 2013
Waktu Pelaksanaan :
3 Nopember 2013
Lokasi :
sejumlah sekolah se-Kabupaten Bantaeng
Perkiraan Massa :
- Peserta Pendaftar Umum : 6.777 orang
- Peserta Honorer Kategori 2 : 1.225 orang
- Pengantar (Keluarga & Teman) : ratusan orang
- Pengawas : puluhan-ratusan orang
- Pengamanan : ratusan orang
- Kendaraan : puluhan ribu unit
Waktu Pelaksanaan : 2-3 Nopember 2013
Lokasi : Sirkuit Butta Toa Bantaeng
Perkiraan Massa :
- Peserta/Pembalap : puluhan-ratusan orang
- Official : puluhan-ratusan orang
- Pengantar (Keluarga & Teman) : puluhan-ratusan orang
- Panitia : puluhan orang
- Pengamanan : ratusan orang
- Kendaraan : ribuan unit
- Penonton : puluhan ribu orang
Waktu Pelaksanaan : 2-3 Nopember 2013
Lokasi : Pantai Marina Bantaeng
Perkiraan Massa :
- Peserta/Pengendara : puluhan-ratusan orang
- Pengantar (Keluarga & Teman) : puluhan-ratusan orang
- Panitia : puluhan orang
- Pengamanan : puluhan-ratusan orang
- Kendaraan : ratusan-ribuan unit
- Penonton Event & Pengunjung Obyek Wisata) : puluhan ribu orang
KEJURDA FDR Serie III
Sunday, May 9, 2010BONTHAIN jadi ramai para pelancong, lebih ramai dari hari-hari biasa. Pasalnya sejak kemarin, di kota berjuluk Butta Toa ini berlangsung Road Race alias balapan Kendaraan Roda Dua atau lazim disebut motor. berbagai daerah ikut ambil bagian dalam kompetisi kali ini, khususnya Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan.
Pembalap kawakan dan pemula pun diturunkan guna memenangi Tiket menuju Kejurnas. Road Race yang berlangsung 8-9 Mei 2010 di BONTHAIN ini berjuluk KEJURDA FDR Serie III-Bupati Cup Race 2-The New Spirit Motor Prix 2010.
Kelas yang diperlombakan yakni :
Kelas Utama
- Kelas MP1 (Bebek Tune Up hingga 125 cc) Seeded
- Kelas MP2 (Bebek Tune Up hingga 110 cc) Seeded
- Kelas MP3 (Bebek Tune Up hingga 125 cc) Pemula +
- Kelas MP4 (Bebek Tune Up hingga 110 cc) Pemula +
- Kelas MP5 (Bebek Tune Up hingga 125 cc) Pemula
- Kelas MP6 (Bebek Tune Up hingga 110 cc) Pemula
Kelas Tambahan/Supporting Race
- Kelas Bebek 4 Tak 125 cc Lokal Wilayah Tune Up (Bantaeng, Jeneponto, Bulukumba, Sinjai & Selayar)
- Kelas Bebek Standar 2 Tak hingga 115 cc Pemula Wilayah (Bantaeng, Jeneponto, Bulukumba, Sinjai & Selayar)
- Kelas Bebek Standar 2 Tak hingga 115 cc Pemula
- Kelas Matic Bore Up hingga 130 cc
- Kelas Sport Standar hingga 150 cc Open
- Matic Standar hingga 125 cc
- Honda 4 Tak 125 cc Standar Show Room
- Honda 4 Tak 125 cc Tune Up
Road Race ini diadakan di Sirkuit Sasayya BONTHAIN. Pada hari pertama RACE, dilangsungkan kelas tambahan/supporting race. Sementara pada hari kedua barulah para Joki bersaing meraih garis Finish pada Kelas Utama, disamping Final untuk Supporting Race.
Penulis berharap melalui ROAD RACE, dengan sendirinya bakat dan minat pemuda BONTHAIN akan tersalurkan. Biasanya pemuda hanya paham dengan Balapan Liar yang mengganggu kelancaran lalu lintas jalan raya. Dengan Road Race, kehebatan mereka di jalan raya mesti dibuktikan. Tentunya harus mampu menjadi Juara dari pembalap lainnya. Sepeti slogan Yamaha "Selalu Terdepan".
Kehadiran kompetisi selama 2 (dua) hari di BONTHAIN, memberi efek tersendiri bagi beberapa elemen masyarakat maupun Pemerintah, antara lain :
1. Masyarakat amat terhibur dengan kegiatan ini
2. Pembalap lokal maupun daerah lainnya akan tersalurkan bakat dan minatnya
3. Pemda ikut terbantu dengan promosi yang lebih terhadap BONTHAIN
4. Usaha Kecil Menengah (UKM) ikut terbantu pula, misalnya :
JUARA MP1
1. KARDI Racing Team
2. SGP Racing Team
3. ZREMPET Racing Team
4. KARDI Racing Team
5. IJO LUMUT Racing Team
JUARA MP2
1. SGP Racing Team
2. SOC (Sawerigading Otomotive Club)
3. KARDI Racing Team
4. SOLTHANA Racing Team
5. NYAMPA Racing Team
JUARA MP3
1. SJAM Racing Team
2. Ijo Lumut Racing Team
3. MINNANG Racing Team
4. Mekar Jaya Racing Team
5. SOLTHANA Racing Team
JUARA MP4
1. KABOCI Racing Team
2. SOLTHANA Racing Team
3. ANS Racing Team
4. Bintang Terang Racing Team
5. Bone Racing Team
JUARA MP5
1. MINNANG Racing Team
2. URT (Usaha Rappang Team)
3. Gowa Racing Team
4. SGP Racing Team
5. TONKA Racing Team
JUARA MP6
1. SOLTHANA Racing Team
2. MINNANG Racing Team
3. CHIKONG Racing Team
4. KARDI Racing Team
5. Sinjai Racing Team
Pembalap kawakan dan pemula pun diturunkan guna memenangi Tiket menuju Kejurnas. Road Race yang berlangsung 8-9 Mei 2010 di BONTHAIN ini berjuluk KEJURDA FDR Serie III-Bupati Cup Race 2-The New Spirit Motor Prix 2010.
Kelas yang diperlombakan yakni :
Kelas Utama
- Kelas MP1 (Bebek Tune Up hingga 125 cc) Seeded
- Kelas MP2 (Bebek Tune Up hingga 110 cc) Seeded
- Kelas MP3 (Bebek Tune Up hingga 125 cc) Pemula +
- Kelas MP4 (Bebek Tune Up hingga 110 cc) Pemula +
- Kelas MP5 (Bebek Tune Up hingga 125 cc) Pemula
- Kelas MP6 (Bebek Tune Up hingga 110 cc) Pemula
Kelas Tambahan/Supporting Race
- Kelas Bebek 4 Tak 125 cc Lokal Wilayah Tune Up (Bantaeng, Jeneponto, Bulukumba, Sinjai & Selayar)
- Kelas Bebek Standar 2 Tak hingga 115 cc Pemula Wilayah (Bantaeng, Jeneponto, Bulukumba, Sinjai & Selayar)
- Kelas Bebek Standar 2 Tak hingga 115 cc Pemula
- Kelas Matic Bore Up hingga 130 cc
- Kelas Sport Standar hingga 150 cc Open
- Matic Standar hingga 125 cc
- Honda 4 Tak 125 cc Standar Show Room
- Honda 4 Tak 125 cc Tune Up
Road Race ini diadakan di Sirkuit Sasayya BONTHAIN. Pada hari pertama RACE, dilangsungkan kelas tambahan/supporting race. Sementara pada hari kedua barulah para Joki bersaing meraih garis Finish pada Kelas Utama, disamping Final untuk Supporting Race.
Penulis berharap melalui ROAD RACE, dengan sendirinya bakat dan minat pemuda BONTHAIN akan tersalurkan. Biasanya pemuda hanya paham dengan Balapan Liar yang mengganggu kelancaran lalu lintas jalan raya. Dengan Road Race, kehebatan mereka di jalan raya mesti dibuktikan. Tentunya harus mampu menjadi Juara dari pembalap lainnya. Sepeti slogan Yamaha "Selalu Terdepan".
Kehadiran kompetisi selama 2 (dua) hari di BONTHAIN, memberi efek tersendiri bagi beberapa elemen masyarakat maupun Pemerintah, antara lain :
1. Masyarakat amat terhibur dengan kegiatan ini
2. Pembalap lokal maupun daerah lainnya akan tersalurkan bakat dan minatnya
3. Pemda ikut terbantu dengan promosi yang lebih terhadap BONTHAIN
4. Usaha Kecil Menengah (UKM) ikut terbantu pula, misalnya :
- Pihak penyedia Jasa PenginapanNach, ini dia para Pemenang untuk masing-masing kelas yang diperlombakan.
- Cafe, restoran, warung, toko, mini market dan lain sebagainya
- Warnet, kopinet, rumah kopi dan lain sebagainya
- Bengkel
- Angkot
- dll
JUARA MP1
1. KARDI Racing Team
2. SGP Racing Team
3. ZREMPET Racing Team
4. KARDI Racing Team
5. IJO LUMUT Racing Team
JUARA MP2
1. SGP Racing Team
2. SOC (Sawerigading Otomotive Club)
3. KARDI Racing Team
4. SOLTHANA Racing Team
5. NYAMPA Racing Team
JUARA MP3
1. SJAM Racing Team
2. Ijo Lumut Racing Team
3. MINNANG Racing Team
4. Mekar Jaya Racing Team
5. SOLTHANA Racing Team
JUARA MP4
1. KABOCI Racing Team
2. SOLTHANA Racing Team
3. ANS Racing Team
4. Bintang Terang Racing Team
5. Bone Racing Team
JUARA MP5
1. MINNANG Racing Team
2. URT (Usaha Rappang Team)
3. Gowa Racing Team
4. SGP Racing Team
5. TONKA Racing Team
JUARA MP6
1. SOLTHANA Racing Team
2. MINNANG Racing Team
3. CHIKONG Racing Team
4. KARDI Racing Team
5. Sinjai Racing Team
Racing Circuit of Bonthain
Tuesday, March 16, 2010Komunitas motor di Bonthain terbilang banyak bila kita membandingkannya dengan luas wilayah Bonthain yang amat kecil. Bonthain merupakan kota kecil, namun terdapat berbagai macam komunitas pecinta kendaraan roda dua di dalamnya. Seiring berkembangnya era teknologi menuju modernisasi, muncullah klub-klub motor yang dibedakan dari jenis motor yang dikendarainya antara lain :
1. Klub Honda Tiger Bonthain
2. Klub Honda 90 Bonthain
3. Klub Vespa Bonthain
4. Klub Matic Bonthain
5. Klub Thunder Bonthain
6. Klub Scorpio Bonthain
7. Klub Yamaha MX Bonthain
8. Klub Motor Gede (Moge) Bonthain
Tiap komunitas hidup dan mengembangkan organisasinya masing-masing. Kebersamaan menjadi ciri utama sekaligus dijadikan dasar utama dalam rangka kelangsungan komunitas. Aturan demi aturan pun diterapkan agar manajemen keanggotaan teratur.
Di samping komunitas tersebut, terdapat pula kalangan yang suka balapan liar di jalan raya. Sebuah pekerjaan yang terbilang buruk di mata masyarakat. Betapa tidak, tak kurang merasa terganggu dengan hadirnya balapan liar. Bahkan terkadang perilaku buruk ini sengaja ditampilkan di saat lalu lintas ramai dan padat.
Olehnya itu, lahirlah komunitas yang menampung aspirasi para pembalap liar. Lobi demi lobi dilakukan agar para anggotanya mendapat tempat untuk melampiaskan aspirasinya. Kerja sama dengan pihak berwenang pun tak lupa dijalin agar mendapat dukungan penuh demi keamanan jalan raya yang lebih terjamin.
Semua usaha itu membuahkan hasil menggembirakan. Berbekal fasilitas standar, komunitas balapan liar pun difasilitasi wadah untuk mencurahkan aspirasinya. Kawasan Terminal Regional Bonthain yang terletak di bilangan Jl. Pahlawan dijadikan pusat balapan. Hampir tiap hari pembalap Bonthain melakukan atraksi balap sebagai ajang latihan di sirkuit ini. Bahkan di akhir pekan, Sabtu sore berkumpullah para pembalap dan mempertontonkan aksinya. Masyarakat tak ketinggalan menjadikannya sebagai salah satu alternatif tontonan untuk mengisi akhir pekan yang ceria.
Beberapa kali kompetisi dilaksanakan di arena balap ini. Lomba kembali akan digelar awal Mei mendatang. TNS Motor Prix Bupati Cup II rencananya dilaksanakan 8-9 Mei 2010 di Sirkuti Butta Toa.
Kegiatan seperti ini bukan sekedar hiburan semata. Banyak manfaat yang dapat diperoleh, antara lain :
1. Ketenaran bagi seorang pembalap Bonthain maupun kota lainnya yang ikut bertarung
2. Ketenaran sang pelaksana kegiatan
3. Ketenaran kota Bonthain di mata kota-kota lainnya
4. Tentunya keuntungan bagi pihak pelaksana
5. Perekonomian ikut terbantu khususnya para pedagang lokal
Dari sisi pengguna dunia maya alias netter baik itu FACEBOOKER maupun BLOGGER dan komunitas lainnya dapat memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang KOPI DARAT. Olehnya, tidak ada salahnya membuat perencanaan sedini mungkin bilamana berminat hadir menyaksikan kompetisi di bulan Mei mendatang.
1. Klub Honda Tiger Bonthain
2. Klub Honda 90 Bonthain
3. Klub Vespa Bonthain
4. Klub Matic Bonthain
5. Klub Thunder Bonthain
6. Klub Scorpio Bonthain
7. Klub Yamaha MX Bonthain
8. Klub Motor Gede (Moge) Bonthain
Tiap komunitas hidup dan mengembangkan organisasinya masing-masing. Kebersamaan menjadi ciri utama sekaligus dijadikan dasar utama dalam rangka kelangsungan komunitas. Aturan demi aturan pun diterapkan agar manajemen keanggotaan teratur.
Di samping komunitas tersebut, terdapat pula kalangan yang suka balapan liar di jalan raya. Sebuah pekerjaan yang terbilang buruk di mata masyarakat. Betapa tidak, tak kurang merasa terganggu dengan hadirnya balapan liar. Bahkan terkadang perilaku buruk ini sengaja ditampilkan di saat lalu lintas ramai dan padat.
Olehnya itu, lahirlah komunitas yang menampung aspirasi para pembalap liar. Lobi demi lobi dilakukan agar para anggotanya mendapat tempat untuk melampiaskan aspirasinya. Kerja sama dengan pihak berwenang pun tak lupa dijalin agar mendapat dukungan penuh demi keamanan jalan raya yang lebih terjamin.
Semua usaha itu membuahkan hasil menggembirakan. Berbekal fasilitas standar, komunitas balapan liar pun difasilitasi wadah untuk mencurahkan aspirasinya. Kawasan Terminal Regional Bonthain yang terletak di bilangan Jl. Pahlawan dijadikan pusat balapan. Hampir tiap hari pembalap Bonthain melakukan atraksi balap sebagai ajang latihan di sirkuit ini. Bahkan di akhir pekan, Sabtu sore berkumpullah para pembalap dan mempertontonkan aksinya. Masyarakat tak ketinggalan menjadikannya sebagai salah satu alternatif tontonan untuk mengisi akhir pekan yang ceria.
Beberapa kali kompetisi dilaksanakan di arena balap ini. Lomba kembali akan digelar awal Mei mendatang. TNS Motor Prix Bupati Cup II rencananya dilaksanakan 8-9 Mei 2010 di Sirkuti Butta Toa.
Kegiatan seperti ini bukan sekedar hiburan semata. Banyak manfaat yang dapat diperoleh, antara lain :
1. Ketenaran bagi seorang pembalap Bonthain maupun kota lainnya yang ikut bertarung
2. Ketenaran sang pelaksana kegiatan
3. Ketenaran kota Bonthain di mata kota-kota lainnya
4. Tentunya keuntungan bagi pihak pelaksana
5. Perekonomian ikut terbantu khususnya para pedagang lokal
Dari sisi pengguna dunia maya alias netter baik itu FACEBOOKER maupun BLOGGER dan komunitas lainnya dapat memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang KOPI DARAT. Olehnya, tidak ada salahnya membuat perencanaan sedini mungkin bilamana berminat hadir menyaksikan kompetisi di bulan Mei mendatang.
Bonthain
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor







