Showing posts with label Wirabuana. Show all posts
Showing posts with label Wirabuana. Show all posts
HUT KODAM VII Wirabuana Dirangkaikan Buka Puasa Bersama
Wednesday, June 24, 2015
KODIM 1410 Bantaeng memperingati Hari Ulang Tahun KODAM VII Wirabuana ke-65 tahun. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Buka Puasa Bersama Ramadhan. Bertepatan dengan Puasa hari ke-3 Ramadhan 1436 H / 20 Juni 2015.
Kegiatan yang dilaksanakan di Markas Besar KODIM 1410 Bantaeng, dihadiri Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah), Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng (H. Sahabuddin), Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng (H. Abdul Gani), Ketua TP. PKK Kabupaten Bantaeng (Hj. Liestiaty F. Nurdin) dan sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Disamping itu, turut hadir beberapa Tokoh Masyarakat dan Purnawirawan TNI.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 1410 Bantaeng (Heny Setyono) didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Bantaeng tampak gembira dapat merayakan HUT KODAM VII Wirabuana dalam suasana kehangatan. Berbagi kebahagiaan dengan seluruh aparatur Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bantaeng menjadi bagian dari kebersamaan prajurit TNI dengan seluruh komponen bangsa ini.
Demikian halnya para prajurit yang tergabung dalam satuan KODIM 1410 Bantaeng, antusias menikmati sajian buka puasa. Yang pada akhirnya melakukan Shalat Maghrib berjama'ah di Mushallah yang ada dalam Markas Besar KODIM 1410 Bantaeng.
Ketua umum DPD BKPRMI Kabupaten Bantaeng (K. H. Arifuddin, Lc) yang membawakan tausyiyah menyerukan agar selalu menjaga kebersamaan dan persatuan antar sesama manusia. Dan melalui perayaan kali ini, Dandim 1410 Bantaeng menyerahkan penghargaan Prajurit Terbaik kepada beberapa anggotanya.
Kegiatan yang dilaksanakan di Markas Besar KODIM 1410 Bantaeng, dihadiri Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah), Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng (H. Sahabuddin), Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng (H. Abdul Gani), Ketua TP. PKK Kabupaten Bantaeng (Hj. Liestiaty F. Nurdin) dan sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Disamping itu, turut hadir beberapa Tokoh Masyarakat dan Purnawirawan TNI.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 1410 Bantaeng (Heny Setyono) didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Bantaeng tampak gembira dapat merayakan HUT KODAM VII Wirabuana dalam suasana kehangatan. Berbagi kebahagiaan dengan seluruh aparatur Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bantaeng menjadi bagian dari kebersamaan prajurit TNI dengan seluruh komponen bangsa ini.
Demikian halnya para prajurit yang tergabung dalam satuan KODIM 1410 Bantaeng, antusias menikmati sajian buka puasa. Yang pada akhirnya melakukan Shalat Maghrib berjama'ah di Mushallah yang ada dalam Markas Besar KODIM 1410 Bantaeng.
Ketua umum DPD BKPRMI Kabupaten Bantaeng (K. H. Arifuddin, Lc) yang membawakan tausyiyah menyerukan agar selalu menjaga kebersamaan dan persatuan antar sesama manusia. Dan melalui perayaan kali ini, Dandim 1410 Bantaeng menyerahkan penghargaan Prajurit Terbaik kepada beberapa anggotanya.
Kantin Kejujuran in BONTHAIN
Sunday, May 2, 2010Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Propinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Bantaeng diwarnai penyerahan penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada 10 orang Kepala Sekolah dan tenaga pendidik di daerah ini. Ke-10 orang tersebut telah mengabdi selama 10-20 tahun. Masing-masing H. Mansyur, H. M. Said, H. Kamaruddin, Hasbiah dan Miftahuddin yang telah mengabdi selama 20 tahun. Sedang Sitti Haswati, Hamsyah, Kasmina, Arifin dan Husein mendapat penghargaan yang sama atas pengabdiannya selama 10 tahun.
Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan Gubernur Sulawesi Selatan (H. Syahrul Yasin Limpo) pada upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) se-SulSel yang dipusatkan di Kabupaten Bantaeng pada hari Minggu tanggal 02 Mei 2010 di Lapangan Lompobattang BONTHAIN. Peringatan HARDIKNAS tersebut juga ditandai penyerahan penghargaan kepada 12 Bupati dan Walikota se-SulSel yang dinilai sukses membina KANTIN KEJUJURAN. Ke-12 Bupati dan Walikota itu masing-masing :
1. Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah)
2. Bupati Bone (Idris Galigo)
3. Bupati Gowa (Ichsan Yasin Limpo)
4. Bupati Takalar (Ibrahim Rewa)
5. Bupati Jeneponto (Radjamilo)
6. Bupati Wajo (Burhanuddin Unru)
7. Bupati Pangkep (Andi Kemal Burhanuddin)
8. Bupati Enrekang (Latinro La Tunrung)
9. Bupati Luwu Timur (Andi Hatta Marakarma)
10. Walikota Makassar (Ilham Arief Siradjuddin)
11. Walikota Parepare (Zain Katoe)
12. Walikota Palopo (H. A. Tenriadjeng)
Gubernur SulSel bersama 5 Pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pencipta lagu Mars Kantin Kejujuran (Drs. H. Mansyur) juga mendapat penghargaan yang sama. Penyerahan penghargaan dilakukan Jaksa Agung yang diwakili Jaksa Agung Muda bidang Intelejen/JAMIntel (H. M. Amarin). Pada kesempatan tersebut, Gubernur SulSel juga memberikan penghargaan kepada Pangdam VII Wirabuana, Kapolda SulSelBar, guru berdedikasi terbaik, siswa SD, SMP dan SMA/SMK dan pengawas sekolah se-SulSel.
Penghargaan diberikan atas jasa baik sehingga SulSel berhasil masuk dua besar propinsi terbaik di Indonesia bersama Bengkulu. Usai upacara yang dipimpin langsung Gubernur SulSel, orang nomor satu SulSel itu bersama JAMIntel dan Bupati Bantaeng meresmikan Kantin Sehat Taman Kanak-Kanak Kemala Bhayangkari.
Mendiknas (Muh. Nuh) dalam sambutan seragam yang dibacakan Gubernur SulSel berharap perjuangan para pendahulu bidang pendidikan harus terus dikumandangkan dan direkonstruksi agar kegiatan ini tak sekadar menjadi peringatan seremoni. Melainkan juga bisa membangkitkan optimisme dan percaya diri. Pembangunan bidang pendidikan, kata Mendiknas, tak hanya untuk mendidik anak bangsa menjadi cerdas. Namun juga berbudi pekerti dan berkarakter dan berakhlak serta berbudi mulia, bermoral dan berperilaku baik untuk membangun bangsa. Pembangunan yang kita inginkan itu tercermin dari moral, etika dan budi pekerti serta rasa persaudaraan yang tinggi. Sehingga pada saatnya bisa diraih kemandirian yang bermartabat.
Menurut Gubernur, pendidikan merupakan segalanya. Pendidikan tersebut harus bisa dibarengi dengan agama dan adat istiadat yang tetap perlu dipertahankan. Karena itulah, ia meminta kepada para pendidik agar mengajarkan ilmu setinggi-tingginya dan biasakan anak-anak memiliki keterampilan agar berdaya saing. Sedang para pegawai diharapkan membiasakan diri bekerja lebih dibanding orang lain. Sebab orang Bugis-Makassar terkenal ulet.
Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan Gubernur Sulawesi Selatan (H. Syahrul Yasin Limpo) pada upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) se-SulSel yang dipusatkan di Kabupaten Bantaeng pada hari Minggu tanggal 02 Mei 2010 di Lapangan Lompobattang BONTHAIN. Peringatan HARDIKNAS tersebut juga ditandai penyerahan penghargaan kepada 12 Bupati dan Walikota se-SulSel yang dinilai sukses membina KANTIN KEJUJURAN. Ke-12 Bupati dan Walikota itu masing-masing :
1. Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah)
2. Bupati Bone (Idris Galigo)
3. Bupati Gowa (Ichsan Yasin Limpo)
4. Bupati Takalar (Ibrahim Rewa)
5. Bupati Jeneponto (Radjamilo)
6. Bupati Wajo (Burhanuddin Unru)
7. Bupati Pangkep (Andi Kemal Burhanuddin)
8. Bupati Enrekang (Latinro La Tunrung)
9. Bupati Luwu Timur (Andi Hatta Marakarma)
10. Walikota Makassar (Ilham Arief Siradjuddin)
11. Walikota Parepare (Zain Katoe)
12. Walikota Palopo (H. A. Tenriadjeng)
Gubernur SulSel bersama 5 Pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pencipta lagu Mars Kantin Kejujuran (Drs. H. Mansyur) juga mendapat penghargaan yang sama. Penyerahan penghargaan dilakukan Jaksa Agung yang diwakili Jaksa Agung Muda bidang Intelejen/JAMIntel (H. M. Amarin). Pada kesempatan tersebut, Gubernur SulSel juga memberikan penghargaan kepada Pangdam VII Wirabuana, Kapolda SulSelBar, guru berdedikasi terbaik, siswa SD, SMP dan SMA/SMK dan pengawas sekolah se-SulSel.
Penghargaan diberikan atas jasa baik sehingga SulSel berhasil masuk dua besar propinsi terbaik di Indonesia bersama Bengkulu. Usai upacara yang dipimpin langsung Gubernur SulSel, orang nomor satu SulSel itu bersama JAMIntel dan Bupati Bantaeng meresmikan Kantin Sehat Taman Kanak-Kanak Kemala Bhayangkari.
Mendiknas (Muh. Nuh) dalam sambutan seragam yang dibacakan Gubernur SulSel berharap perjuangan para pendahulu bidang pendidikan harus terus dikumandangkan dan direkonstruksi agar kegiatan ini tak sekadar menjadi peringatan seremoni. Melainkan juga bisa membangkitkan optimisme dan percaya diri. Pembangunan bidang pendidikan, kata Mendiknas, tak hanya untuk mendidik anak bangsa menjadi cerdas. Namun juga berbudi pekerti dan berkarakter dan berakhlak serta berbudi mulia, bermoral dan berperilaku baik untuk membangun bangsa. Pembangunan yang kita inginkan itu tercermin dari moral, etika dan budi pekerti serta rasa persaudaraan yang tinggi. Sehingga pada saatnya bisa diraih kemandirian yang bermartabat.
Menurut Gubernur, pendidikan merupakan segalanya. Pendidikan tersebut harus bisa dibarengi dengan agama dan adat istiadat yang tetap perlu dipertahankan. Karena itulah, ia meminta kepada para pendidik agar mengajarkan ilmu setinggi-tingginya dan biasakan anak-anak memiliki keterampilan agar berdaya saing. Sedang para pegawai diharapkan membiasakan diri bekerja lebih dibanding orang lain. Sebab orang Bugis-Makassar terkenal ulet.
Bonthain
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor