blog how to, blog trick, blog tips, tutorial blog, blog hack

Daftar Isi





Showing posts with label Parepare. Show all posts
Showing posts with label Parepare. Show all posts

Warung Bawakaraeng

Sunday, February 21, 2010
Siang yang cerah menyapa para Black Car Community dan Black Motor Community yang melewati jalan poros Makassar-Bantaeng-Bulukumba. Sekitar pukul 12.00 Waktu Bonthain, kendaraan besar yang terdiri dari mobil Bus beserta mobil kecil lainnya singgah di Warung Bawakaraeng. Kejadian ini terus berlangsung tiap harinya. Penumpang pada turun dari mobil dan segera masuk ke warung Bawakaraeng.

Warung ini amat dikenal, khususnya bagi bagi masyarakat Bantaeng dan masyarakat Bulukumba, Sinjai dan Selayar yang nota bene sering berkunjung untuk bersantap siang dan malam. Ada apa dengan penduduk Bulukumba, Sinjai dan Selayar..............???Apa hubungannya dengan Warung Bawakaraeng.

Bantaeng menjadi daerah yang dilewati kendaraan dari dan menuju ketiga kota tersebut. Posisi Bonthain amat strategis sebagai kota persinggahan bagi penumpang yang akan berkunjung ke Makassar maupun sebaliknya. Saking strategisnya, setiap mobil dari dan menuju kota tersebut menjadwalkan tempat singgahnya yakni di Bonthain. Saat Black Community and Black In News of Bonthain Blackinnovationawards goes to campus ke Warung Bawakaraeng, jalan poros dipadati puluhan bahkan ratusan kendaraan. Sehingga jalan yang menghubungkan daerah selatan-selatan Propinsi Sulawesi Selatan ini praktis berubah menjadi lautan Black Community dan menjadi macet.

Dari dulu fenomena ini menjadi lazim yang pada akhirnya menjadikan kota Bonthain amat dikenal oleh masyarakat disekitarnya. Bahkan Bonthain dihuni banyak Black Community, misalnya komunitas Selayar, Bulukumba, Sengkang, Sinjai, Pare-pare, Makassar, Jeneponto, Bone dan sebagainya. Tiap komunitas menempati daerah-daerah tertentu di Bonthain. Banyak kalangan berasumsi bahwa Bonthain sejak lama dijadikan daerah tujuan yang aman. Setelah berdiam lama di Bonthain, tak kurang dari mereka yang berkeluarga dengan orang Bonthain dan mendiami kota ini hingga sekarang.

Gambaran di atas mengisahkan bahwa keberadaan Warung Bawakaraeng bukanlah hal baru bagi pengunjung yang akan bersantap siang dan malam disana sebelum berangkat lagi menuju Makassar atau Selayar dan sekitarnya. Apa saja yang disajikan di warung tersebut...???Pilih menunya :
1. Sop Konro
2. Sop Kikil
3. Sop Saudara
4. Sop Ayam
5. Sop Paru
6. Bakso
7. Ayam Goreng
8. Ikan Bakar
9. Teh
10. Es Teh
11. Kopi
12. Teh Susu
13. Kopi Susu
14. Minuman Dingin
15. Aneka Jajanan/Cemilan
Read Full 3 comments

Seruni of Culinary on Bonthain

Saturday, February 6, 2010
Akhir pekan yang indah menyapa seluruh penghuni Bonthain. Seperti biasa di akhir pekan, tepatnya sabtu sore hingga malam jadi Djarum Black, Pantai Seruni Bantaeng dijajaki masyarakat yang. Pantai Seruni itu sendiri, dibagi dalam 2 sisi, yakni timur dan barat. Pada postingan kali ini, Black Community and Black In News of Bonthain akan membahas keramaian di bagian barat pada Pantai Seruni Bantaeng.

Setiap sabtu sore mulai pukul 15.30 WITA, masyarakat Bantaeng melepas lelah dengan Autoblackthrough goes to campus ke pantai ini. Berbagai macam alasan mereka datang. Namun di tempat ini satu alasan yang pasti, tak lain untuk menikmati jajanan yang disediakan di sana. Mulai dari barang mainan, keramik, perabotan rumah tangga, koleksi musik dalam format VCD/MP3/DVD, makanan dan minuman serta yang paling utama berupa pakaian bekas yang lazim disebut CAKAR. Disinyalir pakaian tersebut adalah pakaian impor dari berbagai negara maju yang tidak terpakai lagi mengingat negara maju tidak begitu antusias dalam mengoleksi pakaian di rumah mereka. Adapun supply pakaian Cakar masuk ke Sulawesi Selatan melalui pelabuhan yang ada di Parepare.

Banyak koleksi menarik yang siap dipilih. Penjual berjejer di lokasi tersebut sepanjang ± 250 Meter, menjadikannya amat ramai. Merek dan modelnya pun terbilang tidak kalah dengan pakaian yang hadir di Distro maupun pusat perbelanjaan terkenal yang dikenal saat ini. Sebut saja THE NORTH FACE, THE RED FACE, ALPINE, NIKE, D&G dan lain sebagainya. Pengunjung dapat memilih sesukanya dan menyesuaikan kebutuhannya. Pakaian itu berupa apa saja....................? Jenis-jenisnya antara lain :
Sleeping Bag (SB)
Baju (Luar dan Dalam)
Celana (Luar dan Dalam)
Sepatu
Tas dan Koper
Topi
Seprei
Jaket/Sweater
Kaos Kaki dan Tangan
Dasi alias Tea
Syal
Kelambu
Sarung Bantal

Dari segi warna, beragam pula dan tentunya tersedia warna Djarum Black. Bagaimana dengan harganya...? Harga relatif terjangkau bila dibandingkan dengan barang yang yang sama dengan status BARU. Misalnya untuk Sleeping Bag seharga Rp 15.000-Rp 30.000, Baju seharga Rp 10.000-Rp 25.000 dan Celana seharga Rp 15.000-Rp 20.000. Untuk jenis pakaian anak-anak malah lebih murah lagi, harganya berkisar antara Rp 3.000-Rp 10.000. Dengan perbandingan harga tersebut, pengunjung akan sangat berminat mendapatkannya.

Penjual yang menyiapkan ratusan lembar pakaian siap jual sejak sore, sering kali cepat menutup kiosnya sebelum deadline penutupan karena barang dagangannya telah habis terjual. Pengunjung berburu pakaian ini dengan memilih jenis dan model yang terbaik. Kebanggaan tersendiri bisa memakai pakaian bermerek meskipun statusnya CAKAR. Hal ini diutarakan salah satu pengunjung yang sempat diambil keterangannya. Beliau berkata “di luar sana pakaian ini tidak lagi dapat dikenali statusnya”. Pakaian yang mereka pakai pun belum tentu hebat, kalau pun hebat maka fungsinya tetap saja sama yakni melindungi kulit dan badan mereka.

Selain pakaian CAKAR, ada pula pedagang yang menyajikan makanan bagi para pengunjung. Masyarakat begitu cermat melihat peluang yang ada. Tidak semua pengunjung yang datang, hanya berbelanja pakaian. Bahkan ada di antaranya yang khusus mencari makanan. Salah satu makanan yang laris manis di tempat tersebut yaitu LEMANG. Terbuat dari beras ketan dicampur santan kemudian dibakar dalam cetakan bambu. Itulah Lemang dengan khasiat yang tak kalah nikmatnya dengan Djarum Black Slimz dan Djarum Black Menthol.

Yang belum mengunjungi lokasi wisata ini, tidak ada salahnya jika suatu waktu di sabtu sore yang cerah mencoba berkunjung dan menikmati sajiannya. Ramaikan Bonthain dengan menghadirkan berbagai obyek wisata yang diminati para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Datang untuk menikmati Culinary of Tourism dan membawa pulang oleh-oleh dari Bonthain.
Read Full 12 comments

Kondisi Jalan Poros Makin Parah

Wednesday, January 27, 2010
Sejumlah ruas jalan utama di Kota Makassar dan daerah lainnya seperti Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Gowa, dan Bantaeng, rusak parah akibat curah hujan.

Data yang dihimpun Tribun, Senin (25/1), menyebutkan, sejumlah jalan utama di Kota Makassar berlubang seperti di Jl Adyaksa Baru, Jl AP Pettarani, Jl Abd Dg Sirua, Jl Baji Minasa, dan sebagian Cenderawasih.
Sementara di Maros kerusakan terjadi pada jalan poros Makassar-Pangkep yang menjadi akses utama trans Sulawesi menuju ke Luwu dan kawasan wisata Toraja.
Di arah selatan, jalur Makassar-Bulukumba juga tidak luput dari kerusakan, terutama pada jalan poros Gowa-Bulukumba dan Gowa-Malino.
Kepala Dinas Bina Marga Sulsel, Abdul Latief, mengatakan, pihaknya hanya menangani perbaikan, pemeliharaan, dan pembangunan akses jalan provinsi di Sulsel.
"Untuk itu (jalan rusak) harus diperjelas dulu posisinya. Kalau berbicara jalan ada tanggung jawab pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/ kota," kata Latief yang dikonfirmasi Tribun, kemarin.
Dia mengkaui, di musim hujan ini terdapat sejumlah ruas jalan provinsi juga mengalami kerusakan. Namun dia mengaku belum mengetahui persis rincian jalan yang mengalami kerusakan akibat pengaruh cuaca tersebut.
"Musim hujan biasa ada kerusakan dan itu pasti kita coba melakukan upaya penanganan," kata mantan Asisten I Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar ini.
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Muhammad Ansar juga membenarkan banyaknya ruas jalan yang rusak selama musim hujan.
Menurut Ansar, kondisi tersebut sudah menjadi tradisi tahunan di musim hujan. "Bukan cuma di Makassar tapi semua daerah juga mengalami hal serupa," kata Ansar.

Gowa
Belum tuntas pengerjaan perbaikan poros Sungguminasa-Malino, sejumlah titik kembali rusak akibat genangan air di musim hujan ini. Pengguna jalan poros ini mulai mengeluhkan kondisi jalan yang kembali parah.
Bahkan, beberapa titik terbentuk kubangan yang cukup dalam. Seperti di dekat IPA Somba Opu, Kelurahan Batangkaluku hingga Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu. Kerusakan di jalan ini membuat arus lalu lintas macet setiap saat.
Satu lajur rusak parah sehingga kendaraan hanya melalui satu lajur lainnya. Kendaraan melintas secara bergantian. Beberapa warga pengguna jalan menuding kerusakan itu diakibatkan aktivitas pencucian taksi setempat.
Mobil taksi itu dicuci di pinggir jalan setiap pagi sekitar pukul 07.00-08.00 wita. Air limbahnya mengalir membuat genangan di badan jalan karena tidak adanya saluran air di kawasan tersebut
Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum Sulsel Yusuf Genda mengakui jika jalan yang berada pada jalur provinsi di poros Batangkaluku-Tamarunang ini memang makin parah.
Hanya saja, pihaknya belum dapat memastikan apakah poros ini masuk dalam perencanaan pembangunan baru atau tidak. Yang jelas tahun 2010 ini lanjutnya, untuk pembangunan jalan di jalan poros Sungguminasa-Malino hanya sekitar enam kilometer dengan anggaran berkisar Rp 14,145 miliar.
Menurutnya, penutupan lubang parah jalanan tersebut, hanya sementara saja sambil menunggu apakah poros jalan sepanjang 100 meter itu masuk daftar perencanaan pembangunan atau tidak untuk tahun ini.
Selain di titik itu, kerusakan juga terjadi di Bili-bili, di Jl Sultan Hasanuddin, Sungguminasa, dan beberapa jalan kabupaten.

Parepare
Di Parepare, beberapa ruas jalan protokol juga rusak berat. Kerusakan yang terlihat rata-rata berupa jalan aspal yang berlubang di sejumlah titik seperti di Jl Mattirotasi, yang selama ini banyak dilewati pengguna kendaraan bermotor mulai sepeda motor hingga truk dan bus-bus besar di malam hari.
Dari pantauan Tribun sejak akhir pekan lalu, terdapat puluhan kerusakan jalan berupa lubang di jalan aspal satu arah tersebut dengan berbagai ukuran dan kedalaman.
Selain banyak lubang yang cukup dalam dan beresiko bagi pengguna jalan, beberapa di antaranya juga terdapat lubang-lubang kecil akibat aspal jalan yang terkelupas disertai butiran kerikil di sekitarnya.
Saat malam hari, apalagi ketika lampu jalan padam, sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil banyak yang terperosok ke lubang-lubang jalan tersebut akibat tidak dapat melihat lubang di jalanan tersebut.
Begitu juga saat hujan, sejumlah lubang jalan di Jl Mattirotasi tertutup genangan air sehingga pengendara banyak yang ban kendaraannya terperosok.
Akhir pekan lalu, bahkan ada pengendara sepeda motor terpental lalu jatuh dari motornya saat ban motornya masuk dalam lubang yang cukup dalam di dekat Taman Bermain La Mario (bekas Komplek Pasar Seni).
Staf teknis bidang pemeliharaan jalan Dinas PU Parepare, Julius Upa, mengatakan, pihaknya berjanji segera memperbaiki dan menutupi jalan berlubang yang ada di wilayah Kota Parepare tersebut.
"Sementara kita akan lakukan survei dan pendataan dulu sambil menunggu curah hujan berkurang. Setelah itu, sekaligus akan kita perbaiki dengan menutup jalan yang berlubang tersebut sebagi bentuk pemeliharaan jalan," katanya.


Source : Tribun Timur
Read Full 7 comments

Parepare

Thursday, January 3, 1980
Read Full 0 comments
Thankz atas comment-nya...jangan bosan tuk mampir
Bonthain

Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Image and video hosting by TinyPic
Google PageRank Checker pagerank 
search engine optimization pagerank search engine optimization Search Engine Promotion Widget
Powered by Counters4blogs.com
100 Blog Indonesia Terbaik
money ideas
 

Twitter Update

Followers

Newspaper Template

© Black Newspaper Copyright by Bonthain | Design by Ambae.exe | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks