blog how to, blog trick, blog tips, tutorial blog, blog hack

Daftar Isi





Showing posts with label MURI. Show all posts
Showing posts with label MURI. Show all posts

Koya Garden MoU with Bonthain

Saturday, March 27, 2010
Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bantaeng menjalin kerja sama dengan perusahaan bunga Koya Garden Makassar. Kerja sama yang ditandatangani Kadis Pertanian dan Perternakan (DR. Syamsul Alam) dan Direktur Koya Garden Makassar (Ny. Yeni Ariani Saleh) untuk penyediaan bunga potong tersebut dilakukan pada hari Selasa, 23 Maret 2010 yang lalu di Hotel Quality Makassar. Penandatanganan naskah Memorandum of Understanding (MOU) tersebut disaksikan Menteri Pertanian (Ir. H. Suswono, MMA), Dirjen Hortikultura (DR. Ir. Dimyati, Ms), Gubernur SulSel (Syahrul Yasin Limpo) dan sejumlah petinggi lainnya.

Kerja sama kemitraan antar kedua belah pihak dilakukan untuk pemesanan bunga potong jenis Krissan serta pembelian produk sekaligus dengan kegiatan pembinaan teknis lainnya. Sebagai upaya pemenuhan bunga potong dalam menunjang program pengembangan agribisnis tanaman hias di SulSel. Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura berharap kerja sama tersebut dapat meningkatkan penghasilan petani bunga di Bantaeng. Terlebih dengan adanya sinergi antara pengusaha bunga dengan hotel di Makassar melalui kerja sama antara Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dengan Flora Club Makassar.

Untuk menjamin kualitas bunga dari Bantaeng, Dinas Pertanian dan Hortikultura Sulsel menyiapkan mobil box agar warna dan kesegaran bunga tidak berubah, jelas Ir. Lutfi Halide. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo juga menyambut baik kerja sama penjualan bunga yang sudah dimulai Kabupaten Bantaeng. Syahrul memuji kabupaten yang dipimpin H. M. Nurdin Abdullah tersebut yang sebelumnya juga sudah berhasil mengekspor produk perikanan Surimi Beku ke Jepang, biji kapuk ke Korea dan akan disusul ekspor talas juga ke Jepang.

Alhamdulillah, kita juga sudah mencatat rekor MURI melalui penanaman 2 juta pohon serta penebaran 2 juta ekor ikan yang dipusatkan di Kabupaten Pangkep pada hari Senin, 22 Maret 2010 lalu. Komoditi lain yang berhasil memasukkan dana triliunan rupiah berasal dari beras yang berhasil mencapai overstock 2 juta ton, disusul jagung 1,5 juta ton. Insya Allah akan disusul produksi kakao melalu Gerakan Nasional Kakao di Sulsel.

Pertumbuhan di bidang pertanian dan perkebunan tersebut meningkatkan pendapatan ekonomi dari Rp 9 juta menjadi Rp 13 juta/kapita. Ini belum termasuk keberhasilan ekspor udang ke Kanada, terang Syahrul yang disambut gempita. Meski begitu, untuk menjamin ketersediaan air, ia mengisyaratkan pembuatan embung. Kalau setiap kabupaten bisa membangun 10 unit embung, akan banyak tempat penyimpanan air secara sederhana dan biaya murah. Ini penting karena air adalah segalanya. Menghidupi banyak hal, tambahnya lagi.

Menteri Pertanian pada kesempatan itu juga memuji keberhasilan yang dibina langsung Gubernur Syahrul Yasin Limpo. Menurutnya, pertanian memiliki peran strategis, terutama menghadapi perubahan iklim. Lahan padi di Indonesia kini mencapai 12 juta ton, dan SulSel menjadi andalan karena itu sangat lumrah bila subsidi petani tetap berjalan. Diluar negeri juga begitu, petaninya juga disubsidi pemerintah, tandas Mentan.

Ia kemudian mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) agar menyiasati penggunaan lahan. Jangan sampai lahan subur dijadikan perumahan. Carilah lahan marginal bila mau membangun rumah, terang Suswono. Bila lahan dibenahi dan petani melakukan penanaman dengan benar, petani berhak menikmati hasil yang baik. Meski begitu, masyarakat juga perlu dibiasakan mengkonsumsi komoditi non beras. Banyak tanaman yang memiliki sumber karbohidrat. Bila dibiasakan, konsumsi beras kita bisa menurun dan kelebihannya kita ekspor, urainya.
Read Full 0 comments

154.015 Pohon ditanam di Bonthain

Monday, March 22, 2010
Hari ini puncak kegiatan penanaman pohon dilaksanakan di Sulawesi Selatan. Merupakan rangkaian penanaman DUA JUTA Pohon se-Sulawesi Selatan. Untuk wilayah Bonthain dilaksanakan penanaman sebanyak 154.015 pohon. Jumlah tersebut tersebar pada 67 Desa dan Kelurahan di 8 Kecamatan se-Kabupaten Bantaeng. Kerja bakti massal dalam bentuk penanaman pohon sebagai rangkaian penanaman pohon se-Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Pangkep tersebut, untuk tingkat Kabupaten Bantaeng dipusatkan di Cekdam Balang Sikuyu, Kelurahan Karatuang, Kecamatan Bantaeng. Di kawasan tersebut ditanam 7000 pohon jenis Mahoni. Sedang di tempat lainnya ditanam Sengon, Gemelina dan Tanaman produktif seperti Kakao, Kopi, Cengkeh serta Tanaman Multi lainnya.

Bupati Bantaeng menyambut baik kesediaan masyarakat termasuk Warga Peduli Lingkungan (Wapel) yang memberi dukungan terhadap penanaman pohon tersebut. Meski penanaman ini bukan kali pertama karena sudah dilakukan program Sabtu Menanam sejak Nurdin memimpin Bonthain. Namun ia berharap konsistensi dari semua pihak untuk memelihara pohon yang sudah ditanam tersebut.

Menanam itu mudah, namun memeliharanya diharapkan konsistensi dari semua pihak agar pohon yang ditanam tersebut bisa tumbuh sesuai harapan, pintanya. Bupati Bantaeng mengatakan, hutan Indonesia merupakan Paru-paru Dunia bersama hutan yang ada di Brasil. Bila tidak dipelihara, maka akan menjadi ancaman kita semua terutama warga Kota Bonthain.

Ketika hutan habis dan hujan turun ditambah air pasang, maka Bonthain akan tenggelam. Karena itu, mari kita jaga hutan kita dan mengembalikan sesuai fungsinya, tandasnya. Masih menurut Nurdin Abdullah, salah satu penyangga yang dibuat Pemda adalah dengan membangun cekdam. Pembangunan ini dilakukan tepat pada alur sungai yang sering mensuplai air dan menjadi penyebab banjir di Kota Bonthain. Melalui cekdam ini tak hanya mencegah banjir, tapi juga berfungsi sebagai cadangan air pada musim kemarau dan menjadi sumber ikan air tawar sekaligus berfungsi sebagai tempat rekreasi.

Sebelumnya, Ketua Panitia (Syamsu Rijal) melaporkan kegiatan penanaman pohon juga akan disertai penebaran ikan serta transplantasi karang.yang serentak dilakukan di Sulawesi Selatan dan dipusatkan di Kabupaten Pangkep. Syamsu Rijal yang juga Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bantaeng, menerangkan bahwa selain untuk penilaian Museum Rekor Indonesia (MURI), juga diharapkan menjadi Hutan Tangkapan Hujan.
Read Full 2 comments
Thankz atas comment-nya...jangan bosan tuk mampir
Bonthain

Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Image and video hosting by TinyPic
Google PageRank Checker pagerank 
search engine optimization pagerank search engine optimization Search Engine Promotion Widget
Powered by Counters4blogs.com
100 Blog Indonesia Terbaik
money ideas
 

Twitter Update

Followers

Newspaper Template

© Black Newspaper Copyright by Bonthain | Design by Ambae.exe | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks