Showing posts with label Bendera. Show all posts
Showing posts with label Bendera. Show all posts
Emas Utama dan Keutamaan Sepak Bola
Tuesday, September 16, 2014
Sepak Bola itu ibarat sosok Kepala Rumah Tangga. Rumah tangga akan makmur jika kepala rumah tangga mampu jadi teladan bagi anak-anaknya. Keberhasilan anak-anaknya adalah cerminan keberhasilan dari kepala rumah tangga itu sendiri. Ketika sang pemimpin meraih point positif, nilai positif akan menyinari lingkaran kehidupan mereka secara keseluruhan. Namun, ketika point negatif merasuk ke dalam sukma sang punggawa, kerap kali nilai positif yang ada akan terabaikan.
Boleh saja, tidak semua cabang olah raga mampu menyumbangkan medali emas bagi para atlit Butta Toa (sebutan untuk Bonthain/Bantaeng). Namun, keberhasilan satu cabang olah raga yang paling memasyarakat, mampu melibas semua peraihan emas yang ada. Meski secara fisik, tidaklah sama nilainya.
Berhasilnya PERSIBAN menjuarai perhelatan bola bundar pada lapangan besar di semua cabang lapangan hijau, mencerminkan semangat yang terus berkobar di hati para atlit dan official kontingen tuan rumah. Tuan rumah berbekal keberaniannya melaksanakan perhelatan akbar 4 tahunan (PORDA XV dan PEPARPROV III 2014), memacu adrenalin para atlit untuk memberikan yang terbaik demi nama baik Kabupaten Bantaeng yang semakin berkibar.
Final Sepak Bola yang berlangsung di Stadion Mini Lamalaka Bantaeng membuahkan hasil memuaskan bagi PERSIBAN. Skor 2-1 untuk kemenangan Bantaeng atas Makassar. Dengan demikian medali emas diraih oleh Kabupaten Bantaeng untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola antara kedua tim. Sementara medali Perak diraih oleh Kota Makassar.
Selamat kepada kawan soccer mania.
Boleh saja, tidak semua cabang olah raga mampu menyumbangkan medali emas bagi para atlit Butta Toa (sebutan untuk Bonthain/Bantaeng). Namun, keberhasilan satu cabang olah raga yang paling memasyarakat, mampu melibas semua peraihan emas yang ada. Meski secara fisik, tidaklah sama nilainya.
Berhasilnya PERSIBAN menjuarai perhelatan bola bundar pada lapangan besar di semua cabang lapangan hijau, mencerminkan semangat yang terus berkobar di hati para atlit dan official kontingen tuan rumah. Tuan rumah berbekal keberaniannya melaksanakan perhelatan akbar 4 tahunan (PORDA XV dan PEPARPROV III 2014), memacu adrenalin para atlit untuk memberikan yang terbaik demi nama baik Kabupaten Bantaeng yang semakin berkibar.
Final Sepak Bola yang berlangsung di Stadion Mini Lamalaka Bantaeng membuahkan hasil memuaskan bagi PERSIBAN. Skor 2-1 untuk kemenangan Bantaeng atas Makassar. Dengan demikian medali emas diraih oleh Kabupaten Bantaeng untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola antara kedua tim. Sementara medali Perak diraih oleh Kota Makassar.
Selamat kepada kawan soccer mania.
PORDA XV - Selayar Sabet 2 Emas Renang 200 M
Thursday, September 11, 2014
Kepulauan Selayar yang terkenal dengan para penyelamnya, berhasil menyabet 2 medali emas sepanjang sore hari ini (Red. 11 September 2014). Masing-masing pada kelas Putra 200 M, mengungguli tuan rumah dan kota Makassar. Bendera Kontingen dari salah satu daerah kepulauan di Sulawesi Selatan ini pun berkibar di tiang utama. Menggambarkan kebesaran dan apresiasi pelaksanaan PORDA XV terhadap sang juara.
Pada kelas 200 M Gaya Kupu-kupu Putra, medali emas diraih Rezkiyanto (Kepulauan Selayar) dengan catatan waktu 02:12:80 detik, Perak diraih oleh A. Eko Saputra (Makassar) dengan catatan waktu 02:40:76 detik dan medali Perunggu dengan catatan waktu 02:50:12 detik diraih oleh tuan rumah Bantaeng (Arifuddin).
Sedangkan untuk kelas 200 M Gaya Ganti Perorangan Putra tuan rumah kehilangan peluang meraih medali satu pun. Kepulauan Selayar kembali mengisi podium utama dengan catatan waktu 02:33:33 detik An. Ridho P. Nasution. Di peringkat kedua, medali perak bergulir ke utara dengan perolehan waktu 02:43:91 detik diraih oleh Caleb Nandito dari Tana Toraja. Disusul Muh. Al Andrian dari Luwu meraih perunggu yang bertaut 3 menit (02:46:36 detik).
Kami sudah menargetkan emas dari awal untuk kelas ini dan Alhamdulillah kami mampu meraihnya. Semoga PORDA XV di Kabupaten Bantaeng bisa membawa angin segar terhadap kehadiran kami dari Selayar, tutur Rezkiyanto yang berhasil meraih 1 emas.
Rezkiyanto menambahkan, Alhamdulillah kami tidak pernah mengkonsumsi makanan basi. Pelayanan terbaik telah kami dapatkan sebagai tamu. Bahkan kami berbangga bisa hadir dan menginjakkan kaki di kota yang kami kenal sebagai salah satu dari 5 kota terbersih di Indonesia.
Atlit Renang kelahiran Selayar tahun 1992 silam, baru saja menikmati Wisuda setelah menyelesaikan masa kuliah di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM). Rezkiyanto menetap di Makassar bersama kedua orang tuanya. Keduanya (Bapak Abdul kadir dan Ibu hasniah) berprofesi sebagai PNS Guru di salah satu Sekolah Dasar di Makassar.
Pada kelas 200 M Gaya Kupu-kupu Putra, medali emas diraih Rezkiyanto (Kepulauan Selayar) dengan catatan waktu 02:12:80 detik, Perak diraih oleh A. Eko Saputra (Makassar) dengan catatan waktu 02:40:76 detik dan medali Perunggu dengan catatan waktu 02:50:12 detik diraih oleh tuan rumah Bantaeng (Arifuddin).
Sedangkan untuk kelas 200 M Gaya Ganti Perorangan Putra tuan rumah kehilangan peluang meraih medali satu pun. Kepulauan Selayar kembali mengisi podium utama dengan catatan waktu 02:33:33 detik An. Ridho P. Nasution. Di peringkat kedua, medali perak bergulir ke utara dengan perolehan waktu 02:43:91 detik diraih oleh Caleb Nandito dari Tana Toraja. Disusul Muh. Al Andrian dari Luwu meraih perunggu yang bertaut 3 menit (02:46:36 detik).
Kami sudah menargetkan emas dari awal untuk kelas ini dan Alhamdulillah kami mampu meraihnya. Semoga PORDA XV di Kabupaten Bantaeng bisa membawa angin segar terhadap kehadiran kami dari Selayar, tutur Rezkiyanto yang berhasil meraih 1 emas.
Rezkiyanto menambahkan, Alhamdulillah kami tidak pernah mengkonsumsi makanan basi. Pelayanan terbaik telah kami dapatkan sebagai tamu. Bahkan kami berbangga bisa hadir dan menginjakkan kaki di kota yang kami kenal sebagai salah satu dari 5 kota terbersih di Indonesia.
Atlit Renang kelahiran Selayar tahun 1992 silam, baru saja menikmati Wisuda setelah menyelesaikan masa kuliah di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM). Rezkiyanto menetap di Makassar bersama kedua orang tuanya. Keduanya (Bapak Abdul kadir dan Ibu hasniah) berprofesi sebagai PNS Guru di salah satu Sekolah Dasar di Makassar.
Bonthain
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor