Showing posts with label Celebration. Show all posts
Showing posts with label Celebration. Show all posts
Happy New Years of 2014
Wednesday, January 1, 2014
Tahun 2013 baru saja berlalu, tahun 2014 disambut dengan penuh kegembiraan. Di berbagai daerah di belahan dunia, dilaksanakan pesta guna menyambut tahun baru. Kemeriahan tahun baru tidak terlepas dari pesta kembang api yang selalu mengisi kemegahannya, demikian halnya di Kabupaten Bantaeng. Bertempat di Kawasan Reklamasi Pantai Seruni Bantaeng, ratusan kilogram kembang api dinyalakan dari Lantai 8 Gedung RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng.
Pesta kembang api berlangsung selama 15 menit penuh, kemudian dilanjutkan dengan Festival Musik di Anjungan Pantai Seruni Bantaeng. Sebelumnya telah dilaksanakan Dzikir Bersama di Masjid Agung Syekh Abdul Gani Bantaeng dan Lomba Musik Tradisional Tanjidor yang dilaksanakan di Tribun Pantai Seruni Bantaeng.
Harapan terbesar, semoga di tahun 2014 semangat lebih meningkat untuk semakin berkreasi. Dan segala peristiwa yang terjadi selama tahun 2013 menjadi pelajaran berharga terhadap setiap pribadi kita sekalian. Happy New Years of 2014.
Pesta kembang api berlangsung selama 15 menit penuh, kemudian dilanjutkan dengan Festival Musik di Anjungan Pantai Seruni Bantaeng. Sebelumnya telah dilaksanakan Dzikir Bersama di Masjid Agung Syekh Abdul Gani Bantaeng dan Lomba Musik Tradisional Tanjidor yang dilaksanakan di Tribun Pantai Seruni Bantaeng.
Harapan terbesar, semoga di tahun 2014 semangat lebih meningkat untuk semakin berkreasi. Dan segala peristiwa yang terjadi selama tahun 2013 menjadi pelajaran berharga terhadap setiap pribadi kita sekalian. Happy New Years of 2014.
Wali feat BGallery Gebrak BONTHAIN
Saturday, December 15, 2012
Lagi-lagi masyarakat BONTHAIN dapat menikmati akhir pekan yang ceria bersama Wali Band yang akan menggebrak BONTHAIN pada hari Minggu tanggal 16 Desember 2012 esok. Jelang penampilannya, H. M. Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng) meninjau kesiapan Panitia Pelaksana untuk dalam rangka pagelaran musik tersebut. Bersama dengan sejumlah pejabat teras lingkup Kabupaten Bantaeng, The Doctor mengecek langsung segala peralatan pendukung. Beliau berharap sore hari ini, pannggung telah rampung dipasang beserta Lighting dan Sound System, demikian diungkapkan di Pantai Seruni BONTHAIN pagi ini (Red. : 15 Desember 2012).
Kondisi lapangan di sekitar panggung utama terlihat becek akibat hujan yang mengguyur BONTHAIN tadi malam. Hal ini tentu patut mendapat perhatian penuh agar penonton dapat maksimal menikmati penampilan Wali Band. Sementara di lokasi tersebut, Anggota Pemadam Kebakaran Kabupaten Bantaeng telah melakukan upaya dengan menyedot air dari lapangan untuk dibuang ke laut. Namun, H. M. Nurdin Abdullah mengharapkan kepada Arsyad Borahima (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kimpraswil Kabupaten Bantaeng) agar mengambil langkah berikutnya untuk menyelesaikan masalah yang kerap terjadi yang diakibatkan hujan. Dalam penuturannya, Kadis PUK akan segera memobilisasi Sirtu/Pasir pada sejumlah sisi lapangan agar air tidak tergenang lagi. Bahkan, saluran pembuangan akan diperluas dan ditambah agar sirkulasi air dapat mengalir dengan cepat, tambahnya.
Kepala Bapedalda Kabupaten Bantaeng yang dimintai keterangannya mengemukakan bahwa kehadiran Anggota Damkar sebagai upaya reaksi cepat dalam menyelesaikan masalah yang sifatnya mendadak dan harus rampung dalam waktu yang relatif singkat. Olehnya itu, kami segera menerjunkan Anggota Damkar sebagai salah satu bagian yang berada di bawah naungan Brigade Siaga Bencana (BSB) BONTAIN yang menjadi tanggung jawab dari Bapedalda Kabupaten Bantaeng. Kami berharap, air yang tergenang di lapangan ini dapat selesai disedot secara keseluruhan hingga siang hari ini, Insya Allah.
H. M. Nurdin Abdullah kembali mengemukakan bahwa Wali Band akan hadir di BONTHAIN esok, tepatnya tanggal 16 Desember 2012. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan sebelumnya dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Jadi BONTHAIN ke-758 yang jatuh pada tanggal 7 Desember 2012. Kedatangan Wali Band esok, jangan dianggap sebagai sebuah pemborosan anggaran APBD. BONTHAIN tidak mampu membiayai setiap kegiatan kalau hanya mengacu pada APBD yang ada. Meski cukup, aturan yang ada tidak membenarkan kegiatan seperti ini untuk dianggarkan di APBD. Lalu seperti apa langkah Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk mendatangkan Wali Band. Banyak hal dapat dilakukan, tentunya kerja sama dengan berbagai pihak diperlukan. Sama halnya untuk mendatangkan mobil Pemadam Kebakaran yang harganya Trilyunan Rupiah per-unitnya. Pemerintah melakukan terus pendekatan kerja sama berbagai bidang dengan negeri Tirai Bambu melalui konsep Sister City.
Tim BONTHAIN berharap, masyarakat dapat terhibur dengan hadirnya Wali Band. Upaya Pemerintah menyediakan hiburan berskala nasional, kiranya dapat merangsang pertumbuhan ekonomi di BONTHAIN. Peredaran uang akan semakin meningkat yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kondisi lapangan di sekitar panggung utama terlihat becek akibat hujan yang mengguyur BONTHAIN tadi malam. Hal ini tentu patut mendapat perhatian penuh agar penonton dapat maksimal menikmati penampilan Wali Band. Sementara di lokasi tersebut, Anggota Pemadam Kebakaran Kabupaten Bantaeng telah melakukan upaya dengan menyedot air dari lapangan untuk dibuang ke laut. Namun, H. M. Nurdin Abdullah mengharapkan kepada Arsyad Borahima (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kimpraswil Kabupaten Bantaeng) agar mengambil langkah berikutnya untuk menyelesaikan masalah yang kerap terjadi yang diakibatkan hujan. Dalam penuturannya, Kadis PUK akan segera memobilisasi Sirtu/Pasir pada sejumlah sisi lapangan agar air tidak tergenang lagi. Bahkan, saluran pembuangan akan diperluas dan ditambah agar sirkulasi air dapat mengalir dengan cepat, tambahnya.
Kepala Bapedalda Kabupaten Bantaeng yang dimintai keterangannya mengemukakan bahwa kehadiran Anggota Damkar sebagai upaya reaksi cepat dalam menyelesaikan masalah yang sifatnya mendadak dan harus rampung dalam waktu yang relatif singkat. Olehnya itu, kami segera menerjunkan Anggota Damkar sebagai salah satu bagian yang berada di bawah naungan Brigade Siaga Bencana (BSB) BONTAIN yang menjadi tanggung jawab dari Bapedalda Kabupaten Bantaeng. Kami berharap, air yang tergenang di lapangan ini dapat selesai disedot secara keseluruhan hingga siang hari ini, Insya Allah.
H. M. Nurdin Abdullah kembali mengemukakan bahwa Wali Band akan hadir di BONTHAIN esok, tepatnya tanggal 16 Desember 2012. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan sebelumnya dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Jadi BONTHAIN ke-758 yang jatuh pada tanggal 7 Desember 2012. Kedatangan Wali Band esok, jangan dianggap sebagai sebuah pemborosan anggaran APBD. BONTHAIN tidak mampu membiayai setiap kegiatan kalau hanya mengacu pada APBD yang ada. Meski cukup, aturan yang ada tidak membenarkan kegiatan seperti ini untuk dianggarkan di APBD. Lalu seperti apa langkah Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk mendatangkan Wali Band. Banyak hal dapat dilakukan, tentunya kerja sama dengan berbagai pihak diperlukan. Sama halnya untuk mendatangkan mobil Pemadam Kebakaran yang harganya Trilyunan Rupiah per-unitnya. Pemerintah melakukan terus pendekatan kerja sama berbagai bidang dengan negeri Tirai Bambu melalui konsep Sister City.
Tim BONTHAIN berharap, masyarakat dapat terhibur dengan hadirnya Wali Band. Upaya Pemerintah menyediakan hiburan berskala nasional, kiranya dapat merangsang pertumbuhan ekonomi di BONTHAIN. Peredaran uang akan semakin meningkat yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menristek pamitan kepada Nurdin Abdullah
Saturday, December 8, 2012
Kendaraan purwarupa capung siap menanti penumpangnya di sebuah Helipad berlokasi di Lapangan Lompobattang Bantaeng. Rombongan dari Jakarta ini siap berpamitan untuk bertolak menuju Makassar, setelah sehari sebelumnya menghadiri Perayaan Hari Jadi BONTHAIN ke-758 (Red. : 7 Desember 2012). Menristek bersama rombongan diantar oleh Bapak H. M. Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng) dan Ibu Lies Fachruddin (Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng).
Meriah dan membanggakan bagi masyarakat BONTHAIN, mengingat setiap kegiatan yang berlangsung di kota ini selalu dihadiri oleh Pejabat Negara dan Pejabat Luar Negeri. Demikian halnya Hari Jadi BONTHAIN yang dirangkaikan dengan Bantaeng Ekonomi EXPO (BEE) 2012, yang mana pada sesi Pembukaan tanggal 1 Desember 2012 yang lalu dihadiri oleh H. Syahrul Yasin Limpo (Gubernur Sulawesi Selatan).
Prof. Dr .Ir .H. Gusti Muhammad Hatta, MS (Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia) memuji BONTHAIN dengan sejumlah keberhasilan yang ditunjukkannya selama ini. BONTHAIN butuh pemimpin yang patut jadi panutan bagi masyarakatnya. Pemimpin yang berdedikasi tinggi dan penuh semangat untuk membangun dengan mengedepankan kesejahteraan. Pak Nurdin layak mendapat acungan jempol, saya saja sebagai tamu di kota ini amat salut apalagi masyarakat yang menetap dan merasakan manfaat BONTHAIN. Demikian penuturan Menristek kepada Tim BONTHAIN sebelum memasuki ruang Helikopter pagi ini (Red. : 07:39 Wita).
Sementara H. Agus Arifin Nu'mang (Wakil Gubernur Sulawesi Selatan) pada puncak perayaan Hari Jadi Bantaeng di Balai Kartini kemarin, menuturkan bahwa BONTHAIN jangan dipandang sebelah mata dan jangan dianggap remeh. Uang yang beredar di kota ini amatlah besar dalam tiap harinya. Sejumlah investor telah menanamkan investasinya, bahkan investor lainnya siap ikut ambil bagian dalam memajukan BONTHAIN. Hal ini seharusnya menjadi cambuk bagi daerah lainnya agar mencontoh Nurdin Abdullah sebagai aset Sulawesi Selatan dari BONTHAIN.
Pada perayaan tersebut, hadir pula investor dari Jepang, Arab Saudi dan India serta H. Bahar Ngitung (Anggota DPD RI) dan Prof. DR. H. A. Amiruddin (Mantan Gubernur Sulawesi Selatan). Ketiga investor dimaksud telah siap memajukan BONTHAIN melalui kerja sama berbagai bidang yakni Pertambangan, Peternakan, Pembangkit Energi Listrik Tenaga Hidromikro dan Pertanian.
Gusti Muhammad Hatta menitip pesan kepada Nurdin Abdullah, "Jangan menyerah hanya karena angin kecil bertiup, badai yang datang pun patut dihadapi". Selamat Hari Jadi BONTHAIN ke-758 dan terima kasih atas keramah tamahannya, tuturnya sebelum Helikopter berangkat menuju Makassar.
Meriah dan membanggakan bagi masyarakat BONTHAIN, mengingat setiap kegiatan yang berlangsung di kota ini selalu dihadiri oleh Pejabat Negara dan Pejabat Luar Negeri. Demikian halnya Hari Jadi BONTHAIN yang dirangkaikan dengan Bantaeng Ekonomi EXPO (BEE) 2012, yang mana pada sesi Pembukaan tanggal 1 Desember 2012 yang lalu dihadiri oleh H. Syahrul Yasin Limpo (Gubernur Sulawesi Selatan).
Prof. Dr .Ir .H. Gusti Muhammad Hatta, MS (Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia) memuji BONTHAIN dengan sejumlah keberhasilan yang ditunjukkannya selama ini. BONTHAIN butuh pemimpin yang patut jadi panutan bagi masyarakatnya. Pemimpin yang berdedikasi tinggi dan penuh semangat untuk membangun dengan mengedepankan kesejahteraan. Pak Nurdin layak mendapat acungan jempol, saya saja sebagai tamu di kota ini amat salut apalagi masyarakat yang menetap dan merasakan manfaat BONTHAIN. Demikian penuturan Menristek kepada Tim BONTHAIN sebelum memasuki ruang Helikopter pagi ini (Red. : 07:39 Wita).
Sementara H. Agus Arifin Nu'mang (Wakil Gubernur Sulawesi Selatan) pada puncak perayaan Hari Jadi Bantaeng di Balai Kartini kemarin, menuturkan bahwa BONTHAIN jangan dipandang sebelah mata dan jangan dianggap remeh. Uang yang beredar di kota ini amatlah besar dalam tiap harinya. Sejumlah investor telah menanamkan investasinya, bahkan investor lainnya siap ikut ambil bagian dalam memajukan BONTHAIN. Hal ini seharusnya menjadi cambuk bagi daerah lainnya agar mencontoh Nurdin Abdullah sebagai aset Sulawesi Selatan dari BONTHAIN.
Pada perayaan tersebut, hadir pula investor dari Jepang, Arab Saudi dan India serta H. Bahar Ngitung (Anggota DPD RI) dan Prof. DR. H. A. Amiruddin (Mantan Gubernur Sulawesi Selatan). Ketiga investor dimaksud telah siap memajukan BONTHAIN melalui kerja sama berbagai bidang yakni Pertambangan, Peternakan, Pembangkit Energi Listrik Tenaga Hidromikro dan Pertanian.
Gusti Muhammad Hatta menitip pesan kepada Nurdin Abdullah, "Jangan menyerah hanya karena angin kecil bertiup, badai yang datang pun patut dihadapi". Selamat Hari Jadi BONTHAIN ke-758 dan terima kasih atas keramah tamahannya, tuturnya sebelum Helikopter berangkat menuju Makassar.
Hari Jadi BONTHAIN 758
Friday, December 7, 2012
Segar nan cantik mengembang kala Bunga Desember memekarkan dirinya. Warnanya merah menandakan keberaniannya, bangkit dari tidurnya selama 11 (sebelas) bulan untuk mengawal kehidupan di Bulan Desember. Bertahun-tahun berlalu, BONTHAIN berada dalam masa tidur. Meski sesekali terjaga, namun kantuknya tetap menghantui dirinya untuk terus melanjutkan tidurnya. Namun, kini BONTHAIN meninggalkan sifat malasnya dan bangun dari tidur panjangnya selama ini.
Pembangunan terus dijalankan hingga ke pelosok BONTHAIN pada tiap sektor dengan tetap mengacu pada pemerataan masing-masing cluster yang terdiri dari Lautan, Dataran Rendah dan Dataran Tinggi. Pepatah BONTHAIN mengungkapkan bahwa BONTHAIN diibaratkan tubuh manusia. Kepalanya berada pada sisi Utara dengan hadirnya Dataran Tinggi membentang pada Gunung Lompobattang. Sementara badannya dipenuhi dengan areal perkebunan, persawahan, perikanan darat dan sebagainya. Dan kakinya menjulur panjang ke arah Selatan dengan menghadirkan biota laut yang beraneka ragam, antara lain ikan, udang dan rumput laut.
Pemerintahan H. M. Nurdin Abdullah telah berlangsung selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan sebagai Bupati Bantaeng pada tanggal 8 Agustus 2008 silam. Selama kurun waktu tersebut, Bupati yang kerap dipanggil The Doctor telah membawa BONTHAIN ke arah yang semakin membaik. Sarana dan prasarana pendukung telah tersedia dan semakin bertambah. Dengan sendirinya hal ini menyulap kota yang dulunya suram menjadi gemerlap. Akibatnya, peredaran ekonomi semakin meningkat dengan hadirnya para investor, baik dari dalam maupun luar negeri untuk menanamkan modalnya.
Hari Jadi Bantaeng yang jatuh pada hari ini, Jum'at tanggal 7 Desember 2012 begitu semarak. Segenap elemen yang ada di BONTHAIN menampilkan hasil pembangunan selama 5 tahun terakhir melalui Parade/Devile. Tidak hanya itu, sejak tanggal 1 sampai 7 Desember 2012 telah berlangsung Pameran Pembangunan berjuluk Bantaeng Ekonomi EXPO (BEE) 2012. Pameran tersebut digelar dengan tujuan utama untuk menampikan sejumlah program 5 tahunan yang telah ditelorkan. Disamping itu, dimanfaatkan pula sebagai media publikasi untuk menggaet para investor lainnya untuk datang berinvestasi ke BONTHAIN.
Pembangunan terus dijalankan hingga ke pelosok BONTHAIN pada tiap sektor dengan tetap mengacu pada pemerataan masing-masing cluster yang terdiri dari Lautan, Dataran Rendah dan Dataran Tinggi. Pepatah BONTHAIN mengungkapkan bahwa BONTHAIN diibaratkan tubuh manusia. Kepalanya berada pada sisi Utara dengan hadirnya Dataran Tinggi membentang pada Gunung Lompobattang. Sementara badannya dipenuhi dengan areal perkebunan, persawahan, perikanan darat dan sebagainya. Dan kakinya menjulur panjang ke arah Selatan dengan menghadirkan biota laut yang beraneka ragam, antara lain ikan, udang dan rumput laut.
Pemerintahan H. M. Nurdin Abdullah telah berlangsung selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan sebagai Bupati Bantaeng pada tanggal 8 Agustus 2008 silam. Selama kurun waktu tersebut, Bupati yang kerap dipanggil The Doctor telah membawa BONTHAIN ke arah yang semakin membaik. Sarana dan prasarana pendukung telah tersedia dan semakin bertambah. Dengan sendirinya hal ini menyulap kota yang dulunya suram menjadi gemerlap. Akibatnya, peredaran ekonomi semakin meningkat dengan hadirnya para investor, baik dari dalam maupun luar negeri untuk menanamkan modalnya.
Hari Jadi Bantaeng yang jatuh pada hari ini, Jum'at tanggal 7 Desember 2012 begitu semarak. Segenap elemen yang ada di BONTHAIN menampilkan hasil pembangunan selama 5 tahun terakhir melalui Parade/Devile. Tidak hanya itu, sejak tanggal 1 sampai 7 Desember 2012 telah berlangsung Pameran Pembangunan berjuluk Bantaeng Ekonomi EXPO (BEE) 2012. Pameran tersebut digelar dengan tujuan utama untuk menampikan sejumlah program 5 tahunan yang telah ditelorkan. Disamping itu, dimanfaatkan pula sebagai media publikasi untuk menggaet para investor lainnya untuk datang berinvestasi ke BONTHAIN.
Bonthain
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor



























