blog how to, blog trick, blog tips, tutorial blog, blog hack

Wednesday, March 10, 2010

Export Talas from Bonthain to Sakura

Harga talas dunia cukup menjanjikan untuk petani di daerah. Meski tak disebutkan harga pasaran tingkat dunia saat ini akibat fluktuasi mata uang dolar AS dan Jepang namun Bupati Bantaeng mengatakan, rata-rata Rp 5000/kg saja, petani sudah bisa bernafas lega sebab talas bisa berproduksi 40 ton/ha. Bupati Bantaeng mengatakan, talas memiliki pasar luas di manca Negara. Salah satu negara yang sudah siap menampung produksi talas dari Bonthain adalah Jepang. Negeri matahari terbit itu sudah mengakui kualitas talas Bonthain sebagai talas berkualitas tinggi

Berdasarkan hasil penelitian Jepang, talas Bonthain lebih baik dari talas Jepang dan China. Jepang dikenal sebagai negara terbanyak mengkonsumsi talas yang dipasok dari China. Karena itu, kita bertekad memenuhi pasar talas Jepang, kata Nurdin yang menyatakan rencana ekspor talas mulai April 2010. Insya Allah, mulai April kita juga sudah bisa mengekspor talas ke Jepang, tandasnya. Selain talas, Kabupaten Bantaeng melalui PT. Global Seafood Internasional Indonesia (GSII) juga sudah melakukan ekspor hasil laut ke negeri Sakura tersebut. Ekspor dalam bentuk ikan olahan (Surimi) tersebut berlangsung sejak Januari 2010.

Bupati Bantaeng optimistis, bila ekspor berjalan lancar, semakin banyak masyarakat yang akan menikmati hasilnya. Ia kemudian mengingatkan masyarakat, terutama yang berprofesi sebagai nelayan agar dapat memenuhi kebutuhan ikan industri pengolahan ikan yang bepangkalan di Kecamatan Pa’jukukang tersebut. Industri tersebut membutuhkan ikan 40 ton/hari yang selama ini dipasok dari Kalimantan, Sulawesi Tengah dan Barat serta beberapa daerah lainnya, termasuk Makassar. Ia kemudian mengajak masyarakat agar memberi perhatian terhadap komoditi yang bisa meningkatkan kesejahteraan. Khusus talas, hingga kini baru dikembangkan pada areal seluas 25 Ha di beberapa kecamatan.

Karena itu, tak ada salahnya bila masyarakat juga mengembangkan tanaman ini, pintanya. Masih menurut Bupati Bantaeng, potensi daerah ini cukup menjanjikan. Kita punya laut, punya daratan untuk penanaman padi dan punya gunung yang bisa ditanami berbagai jenis tanaman. Karena itu kita gagal bila masyarakat masih miskin. Nurdin kemudian mengajak semua pihak untuk memerangi kemiskinan di daerah ini. Pemerintah bertekad mengurangi dan bila perlu menghilangkan kemiskinan di Bonthain. Karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyatukan visi ciptakan keamanan dan kedamaian serta menghimpun kekuatan untuk membangun daerah.

Hanya kebersamaanlah yang bisa kita lakukan untuk membangun, tandasnya seraya mengemukakan program perbaikan infrastruktur, terutama jalan yang dapat memudahkan transfortasi ke sentra produksi. Di bidang kesehatan, Bupati Bantaeng itu juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis yang sudah disiapkan Pemda Bantaeng. Bila terjadi sesuatu, cukup hubungi telepon 113. Ambulance bersama dokter dan tenaga medisnya akan meluncur ke lokasi, terangnya.

8 comments:

CINTA RASUL said...

Wow.... tak disangka talas bisa menjadi komoditi ekspor ya?

bocah keren said...

Dahsyat sekali income petani. Hitung2 sekali panen 40.000Kg X Rp.5.000,- = Rp.200.000.000,-/th
Jadi pendapatan perbulan diatas Rp.16.000.000,- melebihi PNS yang punya jabatan Kepala Bagian.

Gubug Sederhana said...

Semoga petani Indonesia cepat makmur

dollar Hunter said...

Selain di Bantaeng, petani talas di Bogor juga bakal banjir rejeki nih

Bonthain said...

@CINTA RASUL...
@bocah keren...
@Gubug Sederhana...
@dollar Hunter...

lengkap dgn perhitungan yg diberikan sobat bocah keren...
harapannya...Bonthain dgn perkembangan komoditi Talas dapat memberikan efek yg sama thdap daerah laennya

tentu sj kalau daerah laen dpt menyediakan komoditi Talas...bs sj investor luar pun bakal meliriknya

mk rejeki pun bakal datang
yg untung Petani dan Pemerintahnya

Resep KoKi said...

infonya sangat menarik, saya ingin mencobanya didaerah saya

Bonthain said...

@Resep KoKi...
smoga bermanfaat ya semua info disini
sbg tambahan
Talas bs dibikin Kue yg enak dgn dicampur agar2 Sarang Walet...kebetulan waktu kecil sering bikin yg ginian...tp Talasnya mesti yg jenis Talas China...krn Talas China tdk Gatal saat dimakan

agi said...

Wow, hebat sekali, HINGGA BISA EKSPOR begitu!! Salut! Talas memang menyimpan "sejuta" pesona. Selain itu, talas juga bisa dibuat kue lapis. Saya pernah baca resepnya di http://bit.ly/OcqRYx . Bahan-bahan untuk adonannya pun mudah didapatkan.

Post a Comment

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

Thankz atas comment-nya...jangan bosan tuk mampir
Bonthain

Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Powered by Counters4blogs.com
 

Twitter Update

Followers

Newspaper Template

© Black Newspaper Copyright by Bonthain | Design by Ambae.exe | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks