blog how to, blog trick, blog tips, tutorial blog, blog hack

Daftar Isi





Showing posts with label Tennis. Show all posts
Showing posts with label Tennis. Show all posts

Atlet Bonthain in Davis Cup Junior-Malaysia

Monday, April 19, 2010
Setelah beberapa hari berlatih di Bantaeng, petenis Junior Indonesia asal Bonthain (Nur Adim Ramdani), yang berada pada peringkat I KU-16 Nasional, berada di Serawak-Malaysia sejak tanggal 18 April 2010. Adim akan memulai pertandingannya bersama dua orang rekan lainnya yakni Wisnu Adi Nugroho asal Tegal-Jawa Tengah dan David Manoah asal DKI Jakarta. Davis Cup Junior se-Asia Pasifik ini diikuti sebanyak 16 negara. Event ini akan berlangsung sejak tanggal 19-25 April 2010. Tim Indonesia didampingi pelatih Suharyadi.

Davis Cup Junior merupakan langkah kedua setelah Tim Indonesia ini menang di Srilanka bulan Pebruari 2010 yang lalu. Harapannya semoga melalui ajang kali ini, Tim Indonesia (Adim dan kawan-kawan) mampu menunjukkan kualitas permainannya dan mampu meraih gelar juara. Sebagaimana harapan Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah) bersama pelatih sekaligus orang tua Adim pada saat menghadiri undangan khusus Bupati Bantaeng diruangan kerjanya, untuk senantiasa membawa nama harum Indonesia dan terkhusus Bonthain. Spirit dan prestasi yang gemilang petenis Bonthain diharapkan dapat menjadi panutan buat petenis lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemkab Bantaeng melalui KONI Bantaeng juga telah memberikan bantuan dana. Melalui bantuan tersebut, sedapat mungkin Adim memanfaatkannya untuk tour dalam rangka tanding di beberapa negara pada bulan Mei hingga Juli mendatang sebesar Rp 40 Juta. Dana ini sangat besar manfaatnya, khususnya menunjang peningkatan prestasi buat atlit kita. Apalagi telah mengharumkan nama Indonesia dan Bonthain pada event kejuaraan tenis kelas Asia dan dunia. Selanjutnya dana tersebut akan diserahkan ke pelatih Nur Adim Ramdani di Cibubur Tennis Camp, tempat Adim berlatih dibawah bimbingan Ardi Rivali.

Bantaeng Tennis Camp (BTC) kini mempersiapkan atlit tenis yang berbakat lainnya pada event pra Porda Tenis 2010 yang akan digelar 26 April mendatang di Makassar. Semoga persiapannya membuahkan hasil berupa target 3 emas pada bagian putri. Petenis putri yang berbakat yang dimiliki BTC masing-masing Nuroktafianti, Fauziah Azis, A. Nesti Ramadani dan Azima Faradina. Atlit kami ini semuanya juara junior di Makasar, makanya ada optimisme sebagai pengelola dan pelatih.

Prestasi dapat diraih dengan Team Work yang solid dengan menghadirkan kebersamaan pembinaan antara pemerintah, pengelola, pelatih, atlit dan orang tua sendiri. Namun, belumlah lengkap kalau tidak ada bantuan dari para donatur/pemerhati tenis. untuk itu, mohon dukungan sehingga prestasi petenis junior Indonesia, dapat meraih juara di Serawak-Malaysia. Demikian diungkapkan Pengelola BTC (Syahrul Bayan,SSTP).
Read Full 6 comments

Harumkan Bonthain dan Indonesia

Saturday, April 10, 2010
Petenis junior Indonesia asal Bonthain (Nur Adim Ramdani) mengikuti farewell game tennis Kapolres Bantaeng. Kegiatan dalam rangka perpisahan dengan Kapolres Bantaeng (AKBP Turman Siregar) tersebut berlangsung di lapangan tennis Bantaeng Tennis Club (BTC). Kegiatan tersebut juga diikuti Bupati Bantaeng (H. M. Nurdin Abdullah), Dandim 1410 Bantaeng (Letkol Sidik), Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng (Zainal Arifin, SH), unsur Muspida dan para Kepala Dinas lingkup Pemda Bantaeng.

Nur Adim Ramdani yang sedang mempersiapkan diri memperkuat tim Indonesia untuk kualifikasi Davis Cup Yunior Asia Oceania di Malaysia 17 April 2010 mendatang, memperlihatkan permainan terbaiknya dengan membabat pemain lokal. Nur Adim yang berpasangan dengan Kabag Humas dan Protokol (Syahrul Bayan) menyudahi permainan pasangan Syamsul Alam/Akhyar dengan skor telak 8-1. Pada kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng yang berpasangan dengan Kapolres Bantaeng, kalah 5-8 dari pasangan Dandim 1410 Bantaeng dan Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng.

Bupati Bantaeng mengemukakan kebanggaannya terhadap keberhasilan putra Bantaeng yang berkiprah pada event internasional. Ia berharap, prestasi Nur Adim terus menanjak di tingkat internasional sehingga tak hanya membawa nama baik bangsa Indonesia, tetapi juga nama daerah. Untuk itu, Pemkab Bantaeng mendukung petenis yang kini dilatih pelatih nasional Ardi Rivali (Cibubur Tennis Camp) untuk mengikuti turnamen di China dan Thailand pada Mei-Juli tahun ini. Kapolres Bantaeng berharap kehadiran petenis junior Indonesia dapat menjadi spirit bagi petenis daerah. Pelaksanaan farewell game tennis ini sendiri lebih dimaksudkan sebagai ajang silaturahim dan memberi dukungan moril kepada Nur Adim yang membawa nama Indonesia.
Read Full 0 comments

Menang di Srilanka

Wednesday, March 3, 2010
Bertarung di tingkat internasional, Bonthain menorehkan lagi satu prestasi besar setelah menang di Srilanka. Petenis junior nasional asal Bantaeng, Nur Adim Ramdani (panggilan Adim) bersama 2 rekan lainnya masing-masing (Wisnu Adi Nugroho (Tegal) dan David Manoah (Jakarta) di ajang Pra Kualifikasi Davis Cup Junior Asia Pasifik yang digelar di Srilanka, 22-27 Pebruari 2010, meraih gelar juara dan lolos ke babak Kualifikasi Davis Cup Junior Asia Pasifik yang akan digelar pada bulan April 2010 di Malaysia. Ini membuktikan, bahwa semangat dan jiwa merah putih Adim Cs, dibuktikannya.

Keberhasilan Adim Cs, disambut gembira oleh berbagai pihak. Terkhusus pengelola Bantaeng Tennis Camp (BTC) bersama Iswan Nurdin selaku pelatih dan orang tua Adim, yang mendidik lebih awal yang selanjutnya berlatih dan camp di Cibubur Tennis Camp sejak Maret 2008 yang lalu.

Pada babak Pra Kualifikasi ini diikuti oleh 9 negara, diantaranya Indonesia, Srilanka, Arab Saudi, Singapura, Malaysia, Kazakstan, Bangladesh, Siria dll. Tim Davis Cup Junior Indonesia ini berhasil
mengalahkan masing-masing Negara Arab Saudi (3-0), Siria (3-0), Srilanka (3-0), Bangladesh (3-0), Kazakstan (3-0). Dari hasil Pra Kualifikasi ini, maka Tim Davis Junior Indonesia lolos ke Babak Kualifikasi yang diikuti 16 negara Asia Pasifik dan akan digelar pada bulan April 2010 di Malaysia. Adim memang memiliki kualitas permainan yang sangat bagus, fisik dan postur tubuh yang memungkinkan untuk dicetak menjadi atlet tennis dunia masa depan. Apalagi prosfektifnya, bahwa berdasarkan hasil Rakernas Pelti 2010 beberapa waktu lalu di Jakarta memutuskan untuk menyetujui batasan usia atlet peserta PON di usia 21 tahun, keputusan ini diambil setelah melalui adu argumentasi yang alot.

Prestasi Adim, terbilang menjulang setelah berdomisili di Kabupaten Bogor sejak Maret 2008 yang lalu, dimana perhatian dan bimbingan dari pelatih nasional, Ardy Rivali, sehingga Adim memiliki kematangan
bermain yang sangat bagus.

Sebagai Pengelola Bantaeng Tennis Camp, merasa bangga karena Adim telah mampu mempersembahkan yang terbaik untuk negeri dan nama daerah Bantaeng. Kini, Bantaeng Tennis Camp akan mempersiapkan beberapa petenis junior putra dan putri terbaiknya untuk bertandimg di ajang Pra Porda 2010 dan Porda 2010 di Kabupeten Pangkep. Dimana visi Bantaeng Tennis Camp adalah Menuju Prestasi Dunia, lambat tapi pasti ternyata segera terwujud.
Read Full 5 comments

Profil Bantaeng Tennis Camp

Thursday, February 18, 2010
Untuk mengetahui sejarah berdirinya Bantaeng Tenis Camp, Black Community and Black In News of Bonthain mencari informasi tersebut langsung pada pihak yang mengelolanya. Sebelum nama Bantaeng Tennis Camp, dulunya bernama Bawakaraeng Junior Tennis Camp (BJTC) diresmikan oleh Bapak H. M. Amin Syam (Ketua Pengda PELTI Sulawesi Selatan) pada tanggal 29 Juni 2004 yang ditandai dengan penandatanganan Prasasti. Peresmian ini dilakukan pada saat beliau Blackinnovationawards goes to campus di Bonthain dalam rangka Peresmian Rehab. Lapangan Tenis PELTI Bawakaraeng Bantaeng.

Bawakaraeng Junior Tennis Camp (BJTC) Bantaeng lahir, berawal dari keprihatinan para penggagas atas prestasi junior Kabupaten Bantaeng pada setiap event-event di Makassar. Adapun Penggagas pembentukan Bawakaraeng Junior Tennis Camp (BJTC) Bantaeng adalah :
1. Ir. H.Syafruddin Siata, MS
2. H. Asri Rani
3. Syahrul Bayan, SSTP
4. Iswan Nurdin

Lambat laun, Bawakaraeng Junior Tennis Camp berubah nama menjadi Bantaeng Tennis Camp (BTC) pada tanggal 9 September 2008, seiring dengan pencitraan nama Kabupaten Bantaeng. Harapannya, dengan jalur prestasi tennis, Bantaeng dapat dikenal dimana saja. Bantaeng Tennis Camp (BTC) menetapkan Visi Raih Prestasi dengan Team Work yang Solid dengan Program kerja yang mengacu pada penggalian bakat petenis junior Kabupaten Bantaeng dan peningkatan prestasi di tingkat Regional maupun di tingkat Nasional.

Salah satu strategi yang dilakukan dengan mengirimkan Iswan Nurdin untuk mengikuti pelatihan pelatih Level I dan Level II. Dari ilmu pertenisan yang diraihnya, diteruskan kepada anak didik. Terbilang singkat, namun dengan modal semangat akhirnya 6 bulan latihan, telah mampu menunjukkan prestasi regional dan nasional waktu itu.

Dalam upaya mengarah pada peningkatan Prestasi Petenis Junior Bantaeng, dari pihak Pengelola BTC melakukan kerja sama dengan Loka Camp Resort and Outbound. Hal ini dilakukan demi peningkatan semangat semangat, peningkatan percaya diri dan motivasi individu berupa kegiatan Outbound untuk pembentukan tim work yang solid.

Dari sinilah, sehingga prestasi Petenis-petenis junior asal Bantaeng bermunculan. Nur Adim Ramdani, Nur Oktafianti, Azima Faradina, Fauziah Azis, A. Nesti Ramdani dan Yaumil Iswan. Prestasi mereka tak diragukan khususnya di tingkat Indonesia Timur bahkan Asia.
Read Full 1 comments

Petenis Junior Asal Bonthain ke Srilanka

Wednesday, February 17, 2010
Nur Adim Ramdani (panggilan Adim), petenis junior nasional asal Bantaeng yang kini berkiprah di gelanggang Nasional dan Asia. Si atlit menempati urutan kedua pada ajang Seleksi Nasional Kelompok Umur 16 Tahun setelah dikalahkan oleh Petenis junior asal Tegal, Wisnu Adi Nugroho. Ajang seleknas ini digelar di Lapangan tenis Kemayoran Jakarta, 5-9 Fenruari 2010 lalu. Ajang ini hanya diikuti oleh 8
petenis junior terbaik kelompok umur 16 tahun, seperti disampaikan Syahrul Bayan saat ditemui Black Community and Black In News of Bonthain.

Dari hasil seleknas ini, Adim berhak mendapat tiket mewakili Tim Davis Junior Nasional di Srilanka, 22-29 Pebruari 2010 bersama 2 petenis lainnya masing-masing Wisnu Adi Nugroho (Tegal) dan David Manoah (Jakarta). Adim berangkat ke Srilanka pada hari Sabtu, 20 Pebruari di bawah bimbingan Suharyadi (Pelatih Nasional).

Wisnu Adi Nugroho tak terkalahkan dari tujuh penampilan. Petenis yang mengawali latihan dengan pelatih asal Tegal Purnomo dan kemudian sekolah di Ragunan ini menang 2 set langsung sebanyak lima kali dan dua kali rubber set, masing-masing atas David Manoah dengan skor 4-6, 6-1, 7-5 dan Arief Rahman dengan kemenangan 6-4, 6-7(5) 6-1. Sementara Kemenangan straight set diraih atas Nuradim (6-4, 6-1), M Rizki (6-0, 6-0), Ibrahim (6-3, 6-1), M Sani (6-4, 6-2) dan Jess David (6-3, 6-1).

Sementara Nuradim Ramdani hanya kalah satu kali dari Wisnu. Enam partai lainnya dimenangi petenis kelahiran Bantaeng, Sulawesi Selatan ini. Menang atas M Rizki (6-2, 6-1), Ibrahim (6-2, 6-2), Jess David
(6-2, 6-0), Dadi Manoah (1-6, 6-3, 6-3), Arief (6-1, 6-3).

David Manoah Yosua kalah dua kali, yakni dari Wisnu dan Nuradim. Lima kemenangan lainnya dibukukan atas M Rizki (6-7(5), 6-2, 6-0), Ibrahim (6-4, 6-1), M Sani (6-1, 6-2), Jess David (6-0, 6-0), Arief (6-1, 3-6) dan (7-6(3)). M. Rizki Widianto kalah tiga kali, masing-masing dari Wisnu, Nuradim dan David Manoah (7-6(5), 2-6, 0-6). Sementara empat kemenangan dibukukan atas Ibrahim 6-7(4), 6-4, 6-4), M Sani (6-2, 7-5) dan Arief (6-4, 7-6(5)).

Tim Davis Cup Junior Indonesia akan mengikuti pra-kualifikasi di Kolombo, 22 Pebruari mendatang. Hasil ini memang di bawah raihan tahun lalu yang masuk kualifikasi. Adim yang dihubungi via telepon mengatakan mengaku siap untuk membawa nama harum Indonesia dan tanah kelahirannya, Bantaeng di ajang Davis Cup Junior Asia Pasifik di Srilanka. Dan akan menampilkan permainan terbaiknya. Serta berharap doa restu dari seluruh masyarakat dan pencinta tenis di tanah air.

Kami hanya bisa mengirimkan doa, dan berharap Adim diberikan kesehatan dan kemenangan disana, walau saat ini, Adim telah berdomisili dan berlatih di Cibubur Tennis Camp Kabupaten Bogor, ujar Iswan Nurdin, Orang tua Adim.

Prestasi Adim, terbilang menjulang setelah berdomisili di Kabupaten Bogor, dimana perhatian dari Pengkab. Pelti Bogor dan bimbingan Ardy Rivali sehingga Adim memiliki kematangan bermain yang sangat bagus, tambah Iswan. Pengelola Bantaeng Tennis Camp, Syahrul Bayan yang dihubungi via sms,
mengaku bangga karena Adim telah mampu mempersembahkan yang terbaik untuk negeri dan nama daerah Bantaeng, walau sampai saat ini masih berlatih di Bogor.
Read Full 0 comments
Thankz atas comment-nya...jangan bosan tuk mampir
Bonthain

Bantaeng terletak di sebelah selatan Propinsi Sulawesi Selatan
dengan jarak tempuh 120 Kilometer dari kota Makassar. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Makassar dengan mengendarai mobil atau sepeda motor
Image and video hosting by TinyPic
Google PageRank Checker pagerank 
search engine optimization pagerank search engine optimization Search Engine Promotion Widget
Powered by Counters4blogs.com
100 Blog Indonesia Terbaik
money ideas
 

Twitter Update

Followers

Newspaper Template

© Black Newspaper Copyright by Bonthain | Design by Ambae.exe | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks